
Sampai di rumah, axel segera menuju kamarnya.
Axel melihat clara sedang tidur.
"yang benar saja, aku di suruh mengantri ayam goreng, tetapi dia malah asik tidur." batin axel.
Akan tetapi axel tidak tega membangunkan clara.
Mama adel pun mengetuk pintu.
Axel segera membukanya.
"xel, kamu sudah makan." tanya mama adel.
axel menggeleng.
"ya sudah kamu makan dulu, lagian clara juga masih tidur." ucap mama adel.
"iya ma," ucap axel mengikuti mamanya keruang makan.
Selesai makan siang, mama adel dan axel membangunkan clara untuk makan siang.
Clara pun terbangun.
"cla, makan dulu ya. Ini axel sudah membeli apa yang kamu inginkan." ucap mama adel.
clara mengangguk.
clara makan dengan lahapnya, hingga habis 2 potong ayam tanpa rasa mual.
"mama dan axel sudah makan..?" tanya clara.
"mama dan axel sudah makan kok cla tadi." ucap mama adel.
Axel dan mama adel pun bingung.
"kamu laper cla." ucap mama adel.
"gak kok ma," ucap clara.
"kamu sudah tidak mual lagi cla." tanya mama adel kembali.
clara menggeleng.
"apa jangan jangan bener clara hamil." batin adel.
Axel pun ikut merasa bingung.
"ya sudah, kamu habis makan istirahat lagi ya cla." mama mau istirahat juga." ucap mama adel.
"iya ma." ucap clara.
Mama adel pun keluar dari kamar axel.
Akhirnya mereka semua tidur siang.
Mama adel yang hanya tidur 1 jam, kini sudah bangun dan membantu bik ina menyiapkan bahan masakan untuk makan malam nanti.
"bik, apa bibik merasa ada yang aneh dengan clara bik.." tanya adel.
"sewaktu sarapan tadi bibik melihat non clara mual buk, terus tubuh non clara juga agak sedikit berisi, apa jangan jangan non clara lagi hamil ya buk..?" ucap bik ina.
"saya juga berpikir begitu bik," kita lihat saja kedepannya ya bik, kita doain yang terbaik." ucap adel.
"iya buk ..aminn.." ucap bik ina.
Clara terbangun pukul 5 sore, ia melihat axel masih tidur.
"xel, andai aku beneran hamil, apa kamu bisa lebih perhatian dari pada saat ini, dan apa kamu akan menerima anak ini." batin clara.
Clara menatap wajah axel yang sedang tidur.
tangan clara menyentuh wajah axel.
Axel yang merasa ada menyentuhnya seketika menangkap tangan itu dan membuka matanya.
__ADS_1
"cla." ucap axel.
clara terdiam.
"kenapa aku tiba tiba ingin menyentuh wajah axel." batin clara.
"eeemmm . .it..itu . .tadi ada nyamuk," ucap clara.
"kamu mau mandi air hangat..?" tanya axel.
dengan gerakan cepat clara pun mengangguk.
"aku siapkan dulu." ucap axel.
Clara merasa sangat senang, walaupun axel terkadang beraikap dingin terhadapnya, tetapi axel sangat perhatian.
"air hangatnya sudah siap." ucap axel.
"terimakasih xel." ucap clara.
Selesai mandi, clara menyiapkan pakaian untuk axel.
Kini axel pun pergi mandi.
Clara turun ke bawah, ia melihat mama adel sudah seger dan sedang duduk di ruang tv.
"ma," ucap clara.
"iya sayang, sini duduk." ucap mama adel.
clara pun duduk di sebelah mama adel.
"kenapa tiba tiba aku ingin makan nasi goreng buatan mama ya. Tapi aku merasa tidak enak meminta mama untuk membuatnya" batin clara.
"ma," ucap clara.
"kenapa cla." ucap mama adel.
Clara menggeleng.
Selesai mandi, axel turun ke bawah, ia melihat clara sedang duduk bersama mama adel. Axel menuju dapur, ia mencari cemilan.
axel pun membawakan cemilan untuk mereka berdua.
"wah . .wah . .kamu bawa apa itu xel." tanya mama adel.
"ini ma, axel bawakan keripik singkong." ucap axel.
"terimakasih ya nak." ucap mama adel.
mereka pun mengobrol hingga jam makan malam tiba.
Akhirnya mereka menuju ke ruang makan.
Axel duduk di sebelah clara.
Clara mulai mengambilkan makanan untuk suaminya itu.
Sementara ia mengambil sedikit untuk dirinya.
Mama adel melihat piring clara hanya terisi sedikit nasi.
"cla, kenapa kamu makannya sedikit." ucap mama adel.
"gak apa apa kok ma. Cla masih kenyang." ucap clara.
Axel dan mama adel pun selesai makan, sementara clara dari tadi hanya berkurang sedikit di piringnya.
Adel yang melihat itu merasa khawatir, takut clara sakit.
"ma," ucap clara.
"ada apa cla." ucap mama adel.
"ma, cla ingin makan nasi goreng buatan mama." ucap clara memberanikan diri sambil menunduk.
__ADS_1
"kamu mau mama bikinin nasi goreng." tanya mama adel.
Clara mengangguk, lalu ia melihat ke arah axel yang sedang memperhatikan tingkahnya.
"sebentar ya cla, mama bikinin." ucap mama adel.
Mama adel pun membuat nasi goreng yang di inginkan oleh clara.
kini sepiring nasi goreng buatan mama adel pun sudah selesai. Mama adel memberikannya kepada clara.
"ini nasi gorengnya sayang." ucap mama adel sambil menyodorkan nasi goreng itu.
"terimakasih ma." ucap clara dengan senang.
Clara pun menikmati nasi goreng itu hingga habis.
"apa mau lagi cla." tanya mama adel.
"gak ma, cla sudah kenyang." ucap clara.
"apa kamu hamil." tanya axel tiba tiba.
mama adel langsung menatap axel.
Clara melihat ke arah axel, ia sangat takut jika ia hamil axel tidak menginginkannya. Clara pun langsung menatap mama adel.
Clara menggelengkan kepalanya.
tiba tiba clara merasa mual lagi. Tapi kali ini hanya mual saja.
"cla, kamu kenapa." ucap mama adel.
"gak apa apa ma, hanya mual sedikit. Mungkin kekenyangan." ucap clara.
" ya sudah, kamu istirahat saja." ucap mama adel.
Clara pun menurut.
Axel mengantarkan clara ke dalam kamarnya.
"kamu istirahat lah, aku ada kerjaan sebentar." ucap axel . .
Clara mengangguk.
Axel pun menuju ruang kerjanya.
Clara tertidur.
Mama adel yang melihat ruang kerja axel masih terang, akhirnya menuju kesana.
"xel, kamu belum tidur." ucap mama adel.
"belum ma, bryan barusan mengirim laporan, katanya yang menyabotase laporan kita sudah ketangkap." ucap axel.
"bagus lah xel. Jadi siapa dalang ini semua." ucap mama adel.
"ternyata orang baru ma, dia pernah bekerja di perusahaan aldo." ucap axel.
"aldo." tanya mama adel.
"iya ma, client yang bertemu axel di kota Z itu. Ternyata dia orang suruhan aldo ma. Dan aldo juga yang membuat clara mabuk waktu itu." ucap axel jujur.
"mabuk, maksud kamu." ucap mama adel.
"aldo sudah lama menyukai clara ma, rupanya dia teman kuliah clara dulu." aldo sengaja memesan minuman yang beralkohol, dan clara salah mengambil nya." ucap axel.
"segera tarik kembali saham kita di perusahaannya xel,. Selidiki dia. Mama rasa dia sudah mengetahui jika clara istri kamu." ucap mama adel.
"iya ma." axel mengerti." ucap axel.
"sekarang kamu istirahat, temani clara, mama juga akan istirahat." ucap mama adel.
"iya ma," ucap axel.
Axel pun segera kembali ke kamarnya, ia melihat wajah clara yang tidur dengan nyenyak.
__ADS_1
Axel pun ikut tidur di samping clara.
...