
Sementara di kamar davina dan bryan.
Mereka baru saja selesai mandi, bryan pun sudah memesan makanan untuk makan siangnya.
Makanan pun juga sudah datang, hanya membutuhkan waktu 10 menit.
Mereka pun segera makan siang.
Selesai makan siang, bryan dan davina pun mengobrol.
"bryan," ucap davina.
Bryan pun melihat ke arah davina.
"apa kita pulang barengan saja sama axel." ucap davina.
"terserah kamu sayang, aku ngikut saja." ucap bryan.
bryan memang memanjakan davina. Apa pun yang menjadi keinginan davina selalu di turuti.
davina yang mendengar jawaban bryan pun mendekat,
"cup"
Satu kecupan singkat di bibir bryan.
Bryan tersenyum bahagiah.
Davina pun malu malu.
"sudah mulai berani ya sekarang." ucap bryan.
"aku ingin kamu memanggil ku sayang juga mulai sekarang." ucap bryan.
"sa. .saa . .sayang." ucap davina.
Bryan pun memeluk davina saking bahagiahnya.
"terimakasih," ucap davina.
"nanti malam kita lihat clara ya sa . .saa. Saayang." ucap davina.
"iya kesayangan ku." ucap bryan.
davina pun memikirkan adel, bagai mana jika adel menanyakan clara kepada dirinya, hatus jawab apa.
Davina termenung.
Bryan yang melihatnya pun menanyakannya.
__ADS_1
"sayang, kamu sedang memikirkan apa." tanya bryan.
"bagaimana jika tante adel menanyakan clara," ucap davina.
"ya kamu jawab apa adanya." ucap bryan.
Davina menghela napasnya.
Pasalnya davina tau, pasti clara tidak akan memberi tau mama mertuanya itu.
"sayang,hari ini kamu ingin kemana." tanya bryan.
"hari ini kita di sini saja ya bryan, aku sangat lelah." ucap davina.
"baiklah istriku tersayang, bagaimana kalau kita usaha buat bryan dan davina junior." ucap bryan.
"bryan, aku benar benar lelah," ucap davina memohon.
Bryan pun tersenyum.
"istirahatlah sayang." ucap bryan.
Akhirnya mereka beristirahat.
Sementara axel dan clara pun duduk santai di atas tempat tidur.
Hari pun sudah semakin sore,
"xel, aku ingin mandi." ucap clara.
"sebentar sayang, aku siapkan airnya dulu." ucap axel.
Axel pun segera beranjak ke kamar mandi, dan menyiapkan air hangat.
Tidak lama airnya sudah siap.
"sayang, airnya sudah siap." ucap axel.
Axel membantu clara ke kamar mandi.
"apa aku boleh mandi juga." ucap axel.
"xel, " ucap clara.
"aku janji hanya mandi, aku tidak akan memakan kamu sayang." ucap axel.
clara pun menghela napasnya dengan pasrah.
Alhirnya mereka pun mandi berbarengan.
__ADS_1
Axel menepati janjinya.
"sayang, pakaian kamu sudah aku siapkan." ucap axel lagi.
"xel, seharusnya aku yang menyiapkan keperluan kamu. Bukan terbalik seperti ini." ucap clara.
"tidak apa apa sayang." ucap axel tulus.
Clara pun mengganti pakaiannya, dan begitu juga dengan axel.
Selesai semuanya. Axel menanyakan kepada clara.
"sayang, kamu ingin makan apa untuk makan malam kita.." tanya axel.
"xel, aku ingin makan yang ada kuah kuah nya." ucap clara.
Axel mengangguk mengerti.
Kali ini axel menyuruh seseorang yang menjaga kamarnya untuk memesan makanan.
"tolong pesankan saya makanan yang sehat buat istri saya, dia mau yang berkuah." oya satu lagi, tambahkan ayam goreng mentega, di sini ada koki orang indoneaianya kan.," ucap axel.
"ada tuan, sebentar saya akan pesankan makanan yang tuan minta." ucap penjaga itu.
Tidak lama penjaga pun datang dengan pesanan yang axel minta tadi.
Clara bingung, ternyata yang ia minta ada.
Rupanya penjaga tadi memesan soto, bakso, sop, ayam goreng mentega, udang lobster, bahkan kepiting saos pesas manis.
"xel, kamu dapat makanan ini dari mana, sepertinya sangat enak." ucap clara.
"ini spesial buat kamu sayang." buat makan malam kita." ucap axel.
Clara pun memeluk axel.
"terimakasih xel, sudah ada buat aku sampai saat ini." ucap clara.
"iya sama sama nyonya clara evan bardy." ucap axel.
Sementara di kamar davina, mereka baru terbangun. tidak terasa sudah hampir gelap.
Davina mandi duluan, setelah itu bryan.
Selesai mandi mereka memesan makanan bersama untuk makan malam.
...
.......
__ADS_1