
Di rumahnya clara tidak bisa tidur sama sekali, karena teringat oleh ucapan tante adel.
Clara pun tersenyum, ada senangnya , karena ia bisa berdekatan dengan pria yang ia cintai dari dulu hingga saat ini.
Tak terasa sudah lewat tengah malam, clara pun baru bisa tertidur pulas.
Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi, tapi clara pun belum bangun, ia masih berguling di bawah selimut.
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu, clara pun segera bangun dan melihatnya.
setelah pintu di buka, ternyata yang datang adalah davina, ia tidak sengaja lewat di dekat rumah clara, lalu ia berfikir untuk mampir.
"ya ampun cla, sudah jam brapa ini kamu baru bangun." ucap davina ketika clara membuka pintu.
"aku sangat mengantuk vin, semalam aku tidak bisa tidur." ucap clara.
"untung ini hari minggu, jadi libur, coba aja kamu bayangin kalau kamu kerja terlambat dan ketahuan pak axel, habis lah kamu cla." ucap davina sambil geleng kepala.
"emangnya kenapa kalau terlambat ketahuan sama axel." ucap clara bertanya.
"ya kamu di suruh pulang, tidak boleh masuk kerja hari itu juga. terus gaji kamu di potong." ucap davina.
Clara tersenyum.
"tapi untungnya kan ini hari minggu," kamu tumben pagi-pagi kesini," ucap clara.
"Aku tidak sengaja lewat dekat sini, jadi aku mampir, sekalian mau ajak kamu keluar." kata davina.
"baiklah, kamu tunggu aku sebentar ya vin, aku madi sebentar." ucap clara.
__ADS_1
davina mengangguk.
Davina melihat foto yang tergantung di dinding,
"pantas clara cantik, ibunya saja sangat cantik." batin davina.
............
Di rumah adel, axel turun untuk sarapan,
axel yang melihat mama nya sudah berada di depan meja makan, hanya cuek dan diam tanpa ingin menyapanya.
axel masih kesal terhadap mama nya yang ingin menjodohkannya dengan clara.
"kamu masih marah sama mama," ucap mama adel. Axel pun masih diam.
"mama hanya ingin yang terbaik buat kamu nak, " ucap mama adel dengan sendu nya.
"ma, axel itu hanya menganggap clara seperti adik ma, tidak lebih." ucap axel sambil memegang tangan mama nya.
"mama hanya minta satu sama kamu nak, tinggalkan wanita itu, lalu menikahlah dengan clara. Mama tidak mau sampai terjadi apa-apa dengan mu gara-gara wanita itu." ucap adel memohon.
axel terdiam. Ia menghela nafas sambil berfikir sejenak.
mau tidak mau axel pun menuruti mama nya, karena axel tidak ingin membuat mamanya sedih.
"mama jangan sedih lagi, baik lah ma, axel akan menuruti kata-kata mama." ucap axel dengan berat hati.
Adel tersenyum senang mendengar kata-kata anaknya itu .
__ADS_1
...............
Clara sudah siap pergi dengan davina,
mereka pergi ke sebuah danau yang lumayan jauh dari rumah clara.
Kini mereka berdua sudah sampai di danau itu.
" vina, indah banget danau ini. Apa kamu sering kesini vin " ucap clara.
"iya, dulu sewaktu aku belum mendapatkan pekerjaan, aku selalu kesini hampir setiap hari. Disini aku merasa tenang, Dan sekarang setelah 3 tahun lamanya aku tidak pernah kesini lagi. dan baru hari ini aku kesini lagi bersama sahabat ku ini." ucap davina sambil tersenyum.
Mereka pun tertawa lepas, tanpa peduli kanan kiri ada yang melihat mereka.
tidak terasa mereka berdua sudah 3 jam berada di danau itu.
mereka berdua sudah lapar, dan mencari tempat makan,
Sehabis makan mereka pulang,
mereka sampai di rumah clara pukul 5 sore.
davina pun segera pamit pulang,
Clara langsung pergi mandi, setelah itu ia memasak untuk makan malamnya.
clara pun makan malam sendirian seperti biasanya.
Kini clara sudah merasa lelah, dan ia pergi beristirahat di kamarnya.
__ADS_1
.