Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 53


__ADS_3

Adel mengantar dokter mega sampai ke mobilnya.


"kamu mau bicara apa mega." tanya adel.


"begini del, aku lihat clara seperti tertekan, dan ada yang di pikirkannya. Kalau bisa clara jangan terlalu setres del, bukan maksud ku ingin ikut campur, hanya saja selain asam lambungnya kambuh, dia terlalu banyak pikir del." ucap mega.


"aku juga merasa begitu, aku ingin menanyakannya , akan tetapi tidak mungkin untuk saat ini." ucap adel.


"ya sudah, aku pamit dulu ya del, semoga clara cepet sembuh." ucap mega.


"terimakasih ya mega," ucap adel.


Adel pun kembali ke kamar axel.


Kebetulan pintu tidak di kunci axel dan sedikit terbuka.


"bagaimana clara xel,.?" tanya adel.


"habis minum obat tadi clara tertidur ma." ucap axel.


"tolong kamu jaga clara dengan baik xel, dia sudah tidak mempunyai siapa siapa lagi. Perlakukanlah dia selayaknya seorang istri xel." ucap mama adel.


"iya ma.." jawab axel.


"clara belum makan dari pagi ma, dia baru makan tadi di kamar davina." ucap axel.


"ya, mama lihat masih ada bungkusan makanan yang masih utuh di atas meja." ucap mama adel.


"ma . . " ucap axel terhenti.


"kenapa xel," ucap mama adel.


axel pun menggeleng.


"kamu harus lebih memperhatikan clara xel."ucap mama adel.


axel pun masih dengan jawaban mengangguknya.


Sedangkan di kamar davina, ia merasa kehilangan axel dan clara,


"sepertinya clara sudah di bawa pulang ke kamarnya." ucap davina tersenyum.


Davina pun kembali ke kamar dan tidur.


Mama adel pun masih setia menunggui clara.


Padahal jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.


"ma, mama istirahat saja di kamar mama, clara biar axel yang jaga." ucap axel.


"baiklah xel, tapi ingat, jangan kamu buat sedih menantu kesayangan mama itu." ucap adel.


"iya mamaku tersayang." ucap axel.


Adel pun kembali ke kamarnya.


Axel pun mengunci pintu, dan langsung berbaring di sebelah clara.


Tiba tiba axel memeluk clara yang sudah tidur duluan.


"maafkan aku cla," ucap axel.


Axel pun ikut tertidur.


Jam 3 malam clara terbangun, ia merasa haus.


clara pun melihat tangan axel melingkar di atas perutnya. Clara mencoba memindahkannya.


Axel yang merasa ada pergerakan pun ikut terbangun.


"kamu mau kemana cla," ucap axel tiba tiba.


"aku mau ambil air minum." ucap clara.


"kamu di sini saja, biar aku yang ambilin." ucap axel langsung beranjak dari atas tempat tidur.


Clara hanya menatap punggung axel yang berjalan ke arah meja dekat tv.


Axel pun menyerahkan air minum itu.


"terimakasih." ucap clara lalu meminum air putih itu.


"apa masih sakit perut kamu cla." tanya axel.

__ADS_1


"sudah agak mendingan kok." jawab clara.


Axel mengangguk.


clara pun merebahkan dirinya lagi di atas kasur.


Axel meletakkan gelas itu di meja lagi.


Axel pun kembali ke atas tempat tidur.


mereka pun akhirnya tertidur kembali.


.......


Pagi hari nya, axel bangun duluan, ia langsung memesankan sarapan, setelah itu ia pergi mandi.


Axel membiarkan clara masih tidur.


selesai mandi, ternyata ada yang mengetuk pintu.


Axel yang masih menggunakan handuk di pinggangnya pun membuka pintu dengan hanya kepala yang keluar.


"permisi pak, ini pesanan sarapannya yang bapak minta." ucap pelayan itu.


axel pun mengambil makanan itu.


"terimakasih pak." ucap axel.


Di balas anggukan dengan pelayan itu "sama sama pak."


Axel pun menginci pintu kamarnya lagi.


Dengan masih menggunakan handuk yang melilit di pinggangnya, axel menyajikan makanan yang di pesannya ke atas meja.


setelah itu, axel pun mengganti pakaiannya.


Selesai semua, axel membangunkan clara.


"cla . .. Clara..." ucap axel lembut.


Clara yang mendengar samar samar namanya di panggil pun terbangun.


"mandi dulu, habis itu kita sarapan. Nanti kamu minum obat." ucap axel.


Clara menjawab dengan mengangguk.


Clara menggeleng dan pergi menuju kamar mandi.


Mama adel pun datang.


"xel, " panggil adel.


Axel yang mendengar suara itu,l segera membuka pintu.


"ma." ucap axel.


"ini mama bawa kan sarapan." ucap adel.


"axel tadi juga memesan makanan ma." bagai mana kalau kita sarapan bersama saja." biar davina dan bryan kesini saja ma, ini terlalu banyak."ucap axel.


"baiklah xel, kamu hubungi mereka." oohh ya, dimana clara xel." ucap adel.


"clara lagi mandi ma." ucap axel.


Axel pun mengambil ponselnya dan menghubungi bryan. Axel mengirimkan pesan kepada bryan.


Axel :


" bryan, kamu ajak davina sekarang ke kamar ku, kita sarapan bersama."


Bryan pun langsung membalas pesan axel.


Bryan :


"siap xel."


Bryan pun menjemput davina,


Sementara clara baru selesai mandi.


"pagi ma." ucap clara.


"pagi juga sayang, gimana perutnya, masih sakit..?" tanya adel.

__ADS_1


"sudah gak lagi kok ma." ucap clara.


"kamu jangan telat makan ya cla, nanti bisa bisa asam lambung kamu naik lagi." ucap mama adel.


"iya ma." ucap clara.


"kamu bilang sama mama kalau axel menyakiti kamu." ucap adel.


"apaan sih ma." protes axel


clarah pun tersenyum melihat nya.


Bryan yqng sudah sampai di depan pintu kamar davina pun mengetuk pintu.


Davina keluar,


"ada apa bry," ucap davina.


"pagi sayang." gitu kek, ini ada pa bry." protes bryan.


"iya pagi. Ada apa." ucap davina.


"axel menyuruh kita sarapan bersama di kamarnya." ucap bryan.


"aku ganti baju dulu." ucap davina.


"baiklah, aku tunggu di sini ya." ucap bryan.


Selesai berganti baju, davina dan bryan menuju kamar axel.


Davina dan bryan pun sudah sampai, axel menyuruhnya masuk.


"sini bryan, davina, kita sarapan bersama." ucap mama adel.


Mereka pun duduk menikmati sarapan pagi.


"cla, kenapa kamu terlihat pucat." ucap davina.


"gak apa apa kok vin, aku hanya lelah." ucap clara.


"ma, cla ingin pulang hari ini." ucap clara tiba tiba di sela sarapannya.


"loooh . .kenapa cla. Bukannya besok kita baru pulangnya." tanya adel.


"gak apa apa kok ma, cla hanya ingin pulang saja." ucap clara.


Adel melihat davina, bryan dan axel.


"bagaimana, liburan kita masih ada 1 hari lagi." tanya mama adel.


"ya sudah kita pulang saja tante, biar bisa istirahat juga di rumah." ucap davina.


"baiklah, xel kamu pesan penerbangan sore ini ya." ucap adel.


"iya ma." ucap axel.


clara sebenarnya masih kesal terhadap axel.


Jadi clara berpikir berniat meminta pulang saja ke kota asalnya.


Ia merasa liburan sekaligus kerja ini menjadi sia sia setelah axel menyuruhnya untuk berhenti bekerja.


Tapi clara tidak mengatakan itu kepada siapa siapa, termasuk davina.


Selesai sarapan , mereka semua menuju kamar masing masing, mereka pun bersiap siap mengemas pakaian.


"sampai bertemu lagi kota Z, terimakasih karena davina akhirnya menerima lamaranku berkat kota ini." batin bryan.


.....


...****************...


Hayooo . . .. . .


Pada penasaran ya dengan lanjutannya.....


pantengin terus setiap harinya . .. .


Mohon maaf kalau author agak sedikit telat update nya . .Karena author kerja, jadi author usahakan update 1 bab setiap hari nya yaaa...


jangan lupa like, komen, dan follow .


Eeeh . .jangan lupa juga di share ya....🤗

__ADS_1


Author tunggu komen dan masukannya....


Terimakasih semuanya yang sudah support author.. . .. . 🤗🤗😘


__ADS_2