Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 127


__ADS_3

Terimakasih yang sudah mendukung author.


Yuuk lanjut lagi ceritanya. 😇😇


...****************...


Tidak terasa hari sudah sore,


Adel dan yang lain pun akhirnya meninggalkan kantor dan menuju ke vila.


Sampai di vila, mereka semua menuju kamar masing masing.


Clara pun pergi mandi, sementara axel menelpon bryan.


mereka berbincang bincang.


Sampai clara selesai mandi , axel baru menyudahi telponnya.


"sayang, kamu mandi dulu sana." ucap clara.


"cla, apa aku boleh meminta sesuatu." tanya axel.


Clara pun bingung.


"kamu mau minta apa xel." tanya clara balik.


"apa boleh kamu memanggilku dengan sebutan sayang, bukan dengan nama lagi." ucap axel.


clara pun mengangguk.


Sebab selama ini, clara sangat jarang memanggil axel dengan sebutan sayang,


Axel pun bahagiah dan mencium pipi clara sambil berlari ke kamar mandi.


Clara hanya bisa tersenyum melihat tingkah suaminya itu.


tidak lama axel pun keluar dari kamar mandi sudah dengan pakaian santainya.


Kini jam pun sudah menunjukkan jam makan malam.


Mama adel pun mengetok pintu kamar axel.


"tok . .tookk . .tookk . .

__ADS_1


"xel, cla, kita makan malam dulu." ucap mama adel di depan pintu.


Axel pun membuka pintu kamarnya.


"eeh mama, iya ma." ucap axel.


Tidak lama clara pun berjalan menuju mamanya.


"ayo sayang." ucap mama adel menggandeng clara.


Mereka pun makan malam sambil sesekali mengobrol.


"ma," ucap clara di sela sela selesai makan.


"iya cla." ucap mama adel.


Clara pun melihat axel.


"apa axel mengijinkan jika malam ini aku tidur dengan mama." batin clara sambil melihat ke arah axel.


"eeemm..gak jadi ma." ucap clara.


Sebenarnya mama adel tau jika clara ada yang ingin di bilangnya.


bik sarah pun datang.


"ooh ya bik, suruh masuk saja, tunggu di ruang tamu, saya sebentar lagi kesana." ucap bu adel.


"baik bu." ucap bik sarah lalu pergi.


Adel , axel dan clara pun menghampirinya di ruang tamu.


"malam bu adel, pak axel, dan bu clara." ucap derry sopan sambil berdiri.


"malam juga. Silahkan duduk." ucap adel.


"begini bu adel, istri saya ingin bertemu dengan bu adel. Ini istri saya dan anak saya bu." ucap derry.


"begini bu, saya istrinya derry, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada ibu,karena berkat ibu saya bisa berkumpul kembalu bersama sama." ucap ucap istri derry.


"saya sangat senang bisa melihat kalian bersama." saya bisa merasakan bagaimana rasanya ketika jauh dari orang yang di sayangi." ucap adel.


"ooh iya bu, ini ada sedikit oleh oleh dari saya." ucap istri derry sambil menyerahkan sesuatu.

__ADS_1


"waah terimakasih banyak, jadi ngerepoti." ucap adel.


"gak ngerepoti kok bu, itu dari kampung saya." ucap istri derry.


Clara dan axel hanya mendengarkan saja.


Sesekali clara merasa tendangan dari dalam perutnya.


Clara pun mengelus perutnya yang buncit.


Tidak pama derry pun pulang.


Kini clara masih memikirkan keinginannya tidur dengan mama adel.


"cla, kamu ingin sesuatu." ucap mama adel yang melihat clara.


Axel pun langsung melihat clara.


"kamu ingin apa cla." tanya axel.


Clara semakin bingung.


"eeemmm . . I . Itu . .." ucap clara terhenti.


"bilang saja cla." ucap axel.


"apa boleh malam ini aku tidur sama mama." ucap clara memberanikan diri.


Mama adel pun tersenyum.


"pasti bakalan ada yang gak bisa tidur ini." batin adel.


axel menghela napasnya.


"boleh kok sayang." hanya malam ini kan." ucap axel.


Clara mengangguk.


Kini jam pun sudah menunjukkan pukul 21.30


Clara dan mama adel pun masuk kedalam kamar.


Begitu juga dengan axel yang kembali ke dalam kamarnya.

__ADS_1


....


....


__ADS_2