Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 9


__ADS_3

Kini axel berjalan bersama bryan ke luar menuju mobilnya untuk pergi bertemu client.


mereka tetap menjadi pusat perhatian para karyawan.


Tibalah jam pulang kantor, adel sengaja menunggu clara, sebab dari tadi adek hanya di ruangannya.


Adel pun keluar ruangan,


"cla, kamu sudah siap" ayo kita pulang" ucap adel.


Clara mengangguk.


"vina, aku duluan ya" ucap clara.


Davina hanya bengong melihat clara pulang bareng sama bos nya itu.


davina menatap punggung clara yang sudah berjalan jauh dari ruangannya.


seketika davina tersenyum.


Sepanjang perjalanan pulang, mereka mengobrol.


"cla, tante mau kamu menikah bersama axel." ucap tante adel.


clara terkejut.


Bukan hanya clara saja, tetapi sopir pribadi adel pun sangat terkejut dengan permintaan majikannya itu kepada clara. Akan tetapi ia pura-pura tidak mendengar obrolan majikannya itu.


"tante harap kamu mau ya cla menerimanya." ucap adel lagi.


"tante, apa ini tidak terlalu cepat tante, bagai mana dengan axel, apa axel akan menerimanya." ucap clara.


Clara tidak menolaknya, ia pun merasa sangat senang, karena bisa menikah dg orang yang ia cintai selama ini. Hanya saja ia berfikir, apa axel mau menerimanya, sedangkan axel cuek kepadanya dan bersikap dingin.

__ADS_1


Tante adel pun tersenyum senang, karna mendengar ucapan clara seperti tidak menolaknya.


"kamu tidak usah khawatir cla, tante sudah membicarakan ini kepada axel." ucap tante adel.


Kini mereka telah sampai di rumah clara, adel pun segera langsung pulang karena sudah hampir gelap.


Clara segera mandi, setelah itu ia langsung memesan makanan menggunakan menggunakan aplikasi.


Dirumahnya adel terlihat sangat bahagiah.


Axel yang baru sampai dirumah, melihat mama nya di ruang TV,


"assalammualaikum" ucap axel.


"waalaikum salam xel, kamu baru sampai" ucap mama adel.


"iya ma, tdi axel sempat duduk dulu di cafe sama bryan."


"ya sudah, kamu mandi dulu sana, habis itu kita makan, bik ina sudah masak makanan ke sukaan kamu, mama tunggu kamu di meja makan". Ucap adel. Axel mengangguk.


Keesokan harinya,


Karena ini hari minggu, clara pun libur.


Hari ini adel akan menanyakan pada clara dan juga axel, kapan pernikahan mereka segera di laksanakan.


Adel pun mengirim pesan kepada clara.


Tante adel .."cla, apa hari ini kamu bisa datang ke cafe XX cla, "


Clara .."bisa tante, kebetulan cla hari ini tidak kemana-mana".


Tante adel .."tante tunggu kamu pukul 3 sore ya cla".

__ADS_1


Clara .."baik tante".


Didalam rumah adel,


"kamu nanti ikut mama ya xel, mama ingin membicarakan pernikahan kalian." ucap adel.


Axel mengangguk pasrah.


tidak terasa sudah jam 3 kurang.


Clara yang sudah datang duluan, kini sedang menunggu adel.


tidak lama pun adel dan axel datang menghampiri clara.


"kamu sudah lama cla" ucap adel.


"tidak kok tante, cla baru juga sampai."


Axel pun hanya melirik kepada clara, tidak ada niat untuk menyapanya.


Mereka bertiga pun memesan makanan dan minuman.


" begini cla, xel, kapan kalian siap untuk menikah".ucap adel.


Axel dan clara terdiam.


"kok kalian diam sih, yaudah kalau gitu mama putuskan 2 bulan lagi kalian menikah, karena kalian hanya diam saja, mama anggap kalian berdua setuju." ucap adel tanpa ada bantahan sedikitpun.


Sementara di rumah adel,


para pembantu sedang membicarakan desas desus yang mereka dengar, kalau clara dan axel anak majikannya akan menikah.


mereka juga mengenal clara dengan baik, karena dulu clara sering main kerumah itu bersama ibunya. Mereka begitu sangat senang mendengar clara yang akan menjadi istri axel.

__ADS_1


.


__ADS_2