Dosen Cantik Milik Presdir

Dosen Cantik Milik Presdir
Bab 16


__ADS_3

...🐾🐾🐾🐾🐾...


Kenneth Pov


Sejak awal tidak ada niat untuk menjatuhkan reputasinya. Tidak menyangka, respon mereka di luar prediksiku. Hanya dalam beberapa jam saja, gosip sudah beredar luas, bahkan lebih parah. Aku ingin meminta maaf padanya, tapi dia pergi dengan buru-buru.


Beruntung, saat itu ada Ziko yang datang ke kampus untuk meminta tanda tangan. Aku segera menyuruhnya mengemudi dan mengikuti mobil Kia. Baru beberapa menit usai meninggalkan kampus. Aku melihat mobilnya berhenti di bahu jalan dengan lampu hazard yang menyala.


Aku mengintip dari balik kaca, ia menyandarkan keningnya pada kemudi. Beberapa kali aku mengetuk kaca mobil, tapi tak kunjung ada respon.


“Gawat!” seruku saat mulai menyadari ada yang tak beres dengannya.


“Kia ... buka pintu! Kia!” Aku masih mengedor kaca dengan keras, berusaha untuk membuatnya sadar. Sampai pada akhirnya, ia memalingkan wajah ke arahku.


“Kia! Buka pintunya!”


Tangan kanannya perlahan terangkat, aku tahu jika dia sedang berusaha mengerahkan seluruh tenaganya saat itu. Meski sudah dua kali gagal terangkat, ia tak putus asa. Sampai pada akhirnya ... dia berhsil.


Bagus sayang, bagus.


Wajah yang sebelumnya aku kagumi terlihat begitu pucat. Bahkan lipstik merahnya juga ikut memudar.

__ADS_1


Bertahanlah!


Segera ku gendong tubuhnya dan masuk ke mobil. Mobil dari pabrikan Audi meluncur dengan cepat, mendahului beberapa mobil yang berjalan cukup cepat.


Apa yang sedang terjadi padanya? Saat di kelas dia masih baik-baik saja, kenapa sekarang jatuh pingsan?



Mobil berhenti tepat di depan pintu IGD, dua jurawat datang dengan mendorong Brankar. Kenneth mengendong tubuh Kia dengan hati-hati, dan merebahkannya di atas ranjang dorong.


“Apa keluhannya Tuan? tanya seorang dokter yang bersiap memeriksa Kia.


Dokter hendak memeriksa dengan stetoskop dan sudah bersiap membuka sedikit baju Kia. Namun tiba-tiba tangannya di hentikan Kennt, “Tunggu!” Dokter memandang Kennt dengan heran. “Panggilkan dokter wanita!”


Seruan Kennt membuat beberapa pertugas medis yang berjaga menoleh dan memandangnya. Ziko yang sudah selesai memarkir mobil, menepuk pundak bosnya. “Presdir, ini rumah sakit!” bisiknya perlahan.


“Aku gak peduli! Bawakan aku dokter wanita, sekarang!” serunya dengan nada lantang.


Suasana menjadi hening seketika, dengan beberapa pasien dan juga para medis yang mengarahkan pandangan mereka pada Kenneth. Tidak lama kemudian, seorang lelaki paruh baya berlari tergopoh-gopoh dengan dua orang dokter yang mengikutinya.


“Pre-presdir Lee,” deru napasnya masih begitu jelas saat mengucap salam pada Kenneth.

__ADS_1


“Sa-saya membawa dokter wanita terbaik!” lanjutnya lagi yang masih berusaha mengatur napas.


Dokter laki-laki itu mundur, saat dua orang dokter wanita yang lebih senior darinya maju. Pemeriksaan detak jantuk mulai di lakukan, dan saat dokter menekan sedikit pada area di bawa dada ....


“Ugh!” Kia merintih sesat, tapi dengan posisi mata yang masih terpejam.


Melihat respon Kia, dua dokter itu saling menoleh. “Kemungkinan ini Gerd, atau bisa merambah ke hal lain. Kita perlu cek darah, urin, dan Endoskopi,” jelas salah satu dokter.


Kennt memijat keningnya, “Lakukan! Siapkan juga kamar vvip untuk dia!” ucap Kenneth.


“Baik, Tuan. Kami perlu data pasien untuk informasi, bisakah Anda ....” kalimat dokter terpotong dengan ucapan Kenneth.


“Tulis saja Nyonya Muda Lee!”


Jawaban Kennt sontak membuat Ziko yang sejak tadi berdiri di sampingnya menoleh dengan cepat. Ini kali pertama dia mendengar bosnya mengakui seorang perempuan sebagai nyonya muda.


...🍃🍃🍃🍃🍃🍃...


Jangan lupa Like.


*Othor udah up banyak nih **🙈🙈*

__ADS_1


__ADS_2