Dosen Cantik Milik Presdir

Dosen Cantik Milik Presdir
Bab 36


__ADS_3

...🐾🐾🐾🐾🐾🐾...


“Kemana aja?” tanya Kia langsung ke inti pembicaraan.


“Itu ... aku harus kerja par-time untuk sambung hidup.” Kennt mengharuk kepalanya yang tak gatal.


“Aku kirim pesan, kenapa gak balas?” cerca Kia dengan nada ketus. Seperti detektif yang sedang mengintrogasi tersangka.


Kennt menunduk dan meninggikan salah satu sudut bibirnya. Rasa puasnya tak dapat di tutupi saat mendengar ucapan Kia. “Anda cukup perhatian, Miss.” Kenneth menatap Kia yang sedang menunggu jawabannya.


“Cih!” Kia mendecis dan membuang muka. “Aku cuma gak mau kelasku gagal di semester depan!” Elak Kia dengan ekspresi tenang.


“Sampai jauh-jauh datang ke tempatku? Yakin ini gaya Anda?” Goda Kenneth.


Kia melipat kedua tangannya, “Cuma kebetulan lewat!” Jawabnya sombong. Engan mengakui jika dia memang berniat mencari Kenneth.


Kenneth berdiri dari duduknya, mengambil bir yang ada di meja kemudian meminum habis isinya. “Anda gak pandai berbohong, Miss.!” Ia menatap Kia yang masih membuang muka, menghindari tatapan matanya.


“Sebenarnya aku gak keberatan!” Ia berpindah posisi dan duduk tepat di sebelah Kia. “Jadi, Anda merindukanku!” Dua pasang mata itu saling menatap satu sama lain selama beberapa saat.


“Ngak!” Kia mengalihkan pandangannya. Namun Kent masih terus berjuang. Ia menarik lengan Kia, membuat wanita itu menoleh.


“Ayo bertaruh, Miss!” Tantang Kennt percaya diri. “Sepuluh detik! Dalam sepuluh detik, aku bisa membuatmu terpesona padaku!”


Kia tersenyum sinis, mengabaikan ucapan mahasiswanya. “Kenapa? Anda tidak berani?” Goda Kenneth. Kia merasa terejek oleh ucapan Kennt, “Kalau aku menang?” tanyanya.

__ADS_1


“Aku traktir deh, tapi kalau kalah ....” Tatapan Kenneth semakin tajam. “Anda harus jadi pacarku!” ucapnya penuh percaya diri.


Netra Kia membulat penuh, ia tak menyangka jika mahasiswanya akan mengajukan tawaran seperti itu. Namun, jiwa bar-bar Kia terasa tertantang. “Oke. Setuju!” Mendengar itu, jelas Kennt begitu senang.


“Oke kita mulai!”


Kia menatap dalam wajah Kennth. Dua bola mata hitam kecoklatan. Bibir tipis yang begitu menggoda. Wajah tampannya yang sedang menatap dengan senyum tipis.


“Satu ... dua ....” Kenneth terus menghitung. Sedangkan Kia masih menatapnya dan meneguhkan diri agar tak jatuh dalam pesona lelaki itu.


Sakia Shen, hati dan ketertarikannya sudah mati tiga tahun lalu. Kekecewaan terhadap lelaki yang pelit, juga pada malam mahkotanya terenggut. “Semua lelaki sama saja!” Kata itu sudah tersemat kuat dalam benak Kia.


Sejak saat itu pula, ia menutup hati dan matanya untuk tertarik pada lelaki, bahkan jika lelaki setampan aktor china Yang Yang. Akankah hari ini seorang Kenneth Lee berhasil membuatnya jatuh?


Kia berhasil jatuh tak berdaya dalam dekapannya. Pesona Kenneth ternyata mampu merontokkan keteguhan wanita itu. Kia yang sudah terbuai menikmati setiap sudut bibir Kennt, bahkan tak segan segan membiarkan lidah tak bertulang itu masuk untuk menjajah.


“Kamu kalah, Miss!” ucap Kenneth saat ia melepas bibir mangsanya.


“Sia-lan!” Kia berdiri secepat mungkin, ingin segera pergi dari sana. Namun Kenneth meraih tangan Kia dengan cepat. Membuat wanita itu berbalik dan jatuh dalam pelukannya.


“A-aku sudah menikah!” Seru Kia gugup.


“Em em!” Kenneth menggeleng. “Kamu jomblo!” lanjutnya.


“Aku punya anak!” elak Kia yang masih dalam dekapan lelaki itu.

__ADS_1


“Dia akan jadi anakku!”


“Hubungan dosen dan mahasiswa tidak diperkenankan!”


“Itu hanya berlaku di kampus!” Kenneth tersenyum menyerigai puas. “Kamu gak bisa mengelak lagi, Miss!”


“Aku gak cinta! Tadi, tadi cuma tertarik sedikit!”


Kenneth menghela napas kasar. “Tiga bulan. Jika kamu belum jatuh cinta padaku, aku melepaskanmu. Bagaimana?”


Untuk saat ini, tidak ada alasan yang tepat bagi wanita itu untuk menghindar atau bahkan bernegosiasi. Ia berada dalam kandang singa, jika salah menjawab. Mungkin ia akan jadi mangsa selanjutnya.


“O-oke!” jawab Kia setengah ragu.



Bang Ken tatapannya gitu, gimana Kia gak klepek-klepek 😂


Kecoa terbang pun kalau ditatap begitu juga jatuh 🙈


Tiga bulan nih, bakal nitip kecebong lagi gak?


Othor nyari wangsit dulu. Kali ini ngajak bang John apa Bang Ken 🤭


Jangan lupa sajen, kopi, kembangang, jempolnya juga 🤭

__ADS_1


__ADS_2