Dosen Cantik Milik Presdir

Dosen Cantik Milik Presdir
Bab 43


__ADS_3

...🐾🐾🐾🐾...


Suasana tribun terlihat cukup ramai jika dibanding saat hari pertama. Sorak sorai penonton sudah terdengar nyaring, begitu ke dua tim memasuki lapangan.


Kenneth terlihat celingukan. Manik matanya menelisik setiap sudut, mencari keberadaan seseorang. Namun dia belum juga menenukan sosok itu sampai peluit pertandingan berbunyi.


Mungkin dia masih mengajar, begitu pikirnya. Alih-alih curiga, dia lebih memilih untuk berpikir positif. Pertandingan sudah berjalan dua babak. Skor tim Kenneth unggul sementara ini. Di sela-sela waktu istirahat, manik matanya masih sibuk menelisik. Sampai pada akhirnya ....


Tepat di arah pintu masuk, seorang wanita tengah berjalan dengan senyum cerianya. Kenneth begitu senang saat melihat sosok itu. Namun, raut wajahnya menjadi kecut beberapa detik kemudian.


Bagaimana tidak, wanita itu tengah bergandeng tangan dengan seorang lelaki yang mungkin berusia 30 tahun lebih. Bukan cuma itu, lelaki itu bahkan mengusap rambut Kia hingga menjadi acak-acakan.


Kenneth yang melihat semua itu jelas tak dapat membendung rasa cemburunya. Dia langsung meremas kuat botol air mineral yang sedang digengam.


Pantas Kia langsung setuju kemarin malam. Rupa-rupanya dia ingin memamerkan hal ini. Begitu yang ada dalam benak Kennt.


Dia ingin sekali menghampiri Kia, tetapi pertandingan babak ke tiga sudah dimulai.


“Kenapa? Tiba-tiba ngajak liat pertandingan basket?” tanya Jefrans menatap Kia.

__ADS_1


“Pengen bikin taruhan.” Netra Kia tertuju pada sosok lelaki yang begitu gagah bermain. “Sayangnya, kita terlambat!”


Jefrans mengandeng tangan Kia, duduk disalah satu kursi yang ada di tribun. “Gak ada kata terlambat!” ucapnya.


Kenneth melihat itu dari ujung lapangan. Gelak tawa lepas Kia, yang sangat ingin dia lihat. Justru bukan ditujukan untuk dirinya.


Marah, sudah sangat jelas terlihat. Terutama saat konsentrasi Kenneth hilang sesaat sehingga dia salah mengoper bola pada tim lawan. Beruntung, saat itu tim lawan tidak bisa mencetak skor.


“Kenn! Ada apa denganmu? Kamu gak fokus!” pekik Sam yang marah saat waktu istirahat.


“Sory!” jawab Kennt ketus. Netra matanya masih menatap Kia. Tepat saat itu Kia juga tengah menatapnya. Dua pasang mata itu saling beradu pandang. Kennt ingin sekali menyampaikan perasaannya yang sedang marah dan cemburu. Namun Kia, ingin sekali menunjukkan pada lelaki itu. Jika dia tidak tertarik.


Peluit pertandingan berbunyi. Riuh gema tribun terdengar nyaring, menyorakkan kemenangan. Sam langsung memeluk Kenneth, karena bahagia. Namun, lelaki itu dengan kasar mendorong temannya dan pergi begitu saja.


Ia berjalan menuju tribun, menghampiri pacarnya yang sedang berselingkuh terang-terangan. Kia sangat takut. Bukan karena amarah Kennt. Dia hanya takut, Kennt akan membocorkan hubungan mereka.


“Anda datang, Miss!” ucap Kenneth mencoba santai dan menahan emosinya.ucap


“I-iya. Aku ada waktu luang jadi ....”

__ADS_1


Kenneth mengambil kaleng cola yang di pegang Kia. Lalu, meneguknya dengan cepat. Berharap amarahnya sedikit menurun.


“Jadi ini, ayah dari Jenny? Mantan suami Anda?” sela Kennt.


“Mantan suami?” Jeff menoleh melihat Kia.


Kenneth meninggikan satu sudut bibirnya. Ia mengembalikan kaleng soda kepada Kia dan berbisik lirih. Ucapan Kennth ternyata mampu membuat netra mata Kia membulat.


Kenneth langsung pergi begitu saja. Meninggalkan mereka berdua ditengah kerumunan fansnya.



Bang Kenn bisikin apa sih? Othor dan reader kepo 🤭😂


Othor semedi lagi ah. Jangan lupa ritual wajipnya (like)


Juga sajen, kopi atau kembang, Othor terima semua itu kok. Apa lagi vote 🙈😂


Bab selanjutnya 🛬🛬 otw

__ADS_1


__ADS_2