Elisya

Elisya
Hari pertama sekolah


__ADS_3

Disekolah


Bel masuk sebentar lagi berbunyi, sedangkan Elisya baru saja memasuki gerbang sekolah. Merasa takut terlambat karena ini adalah hari pertamanya masuk sekolah akhirnya, ia memutuskan untuk berlari menuju kelasnya yang sudah diberi tahu Lisa kemarin.


Brukkk...


"Auu sakit..." Elisya tersungkur kelantai karena ia tak sengaja menabrak seorang cowok.


Dengan sigap ia langsung berdiri.


"Maaf ya ka, aku ngga sengaja, buru-buru soalnya..."ujar Elisya pelan.


Cowok itu tetap dengan wajah angkuhnya menatap Elisya dengan sinis


"Makanya kalau jalan liat- liat, punya mata kan lo..."ujarnya sedikit kasar.


"Iya ka maaf..."ujar Elisya lalu berlari lagi menuju kelasnya tanpa menunggu jawaban cowok itu.


Mata cowok itu tiba-tiba terbelalak. Ia tidak menyangka ada cewe yang berani mengabaikan nya, karena jika orang lain yang mungkin ia tabrak orang itu bisa saja langsung minta tanda tangannya, atau memohon untuk berfoto dengannya.


"Gila ngga tuh cewe cantik banget, baru pernah gue liat, beh bodynya mantep banget ngga..."ucap Hendra.


"Diam lo orang biasa aja juga..."sahut Devano.


"Baru kali ini gue liat ada cewe yang cuekin lo Van hahaha..."sambung Aldi dengan nada meledek.


"Diam kalian semua, berisik, ayo ke kelas..."ucap Devano lalu teman-teman nya langsung mengikutinya.


_____


Devano Mahesya, pria tampan, badan tinggi putih, dan sangat populer di sekolahnya. Siapa yang tidak mengenalnya bahkan cewe satu sekolah mengidolakan nya.


Putra tunggal dari Yudi Mahesya dan ibunya Yunita Mahesya yang juga terjun didunia bisnis.


Harta yang melimpah, wajah yang rupawan membuatnya sombong. Walaupun angkuh namun tetap saja dia sangat populer dan menjadi incaran kaum hawa.


Visual Devano Mahesya menurut imajinasi Author 😁



Aldi Syaputra dan juga Hendrawan adalah sahabat dari Devano, kedua sahabatnya ini juga tak kalah tampan dan juga kaya itulah yang membuat mereka bertiga bersahabat karena memang status penting bagi mereka.


Mereka berdua terkenal dengan sifat yang playboy dan suka bermain-main dengan wanita, berbeda dengan Devano yang sangat tak peduli dengan wanita kecuali wanita yang dari dulu ia cintai.


Visual Aldi Syaputra



Visual Hendrawan



_____


Dikelas X


"Hai Lis, maaf ya baru nyampe, gue telat ya..."ujar Elisya dengan nafas tersengal-sengal.

__ADS_1


"Ngga ko, tenang aja, sini duduk dulu..."ujar Lisa.


"Syukur deh..."Elisya bernafas lega.


Tanpa mereka sadari semua mata tertuju pada Elisya.


"Kalian ngapain sih liat-liat kaya ngeliat apa aja..."sewot Lisa.


Riski sang ketua kelas pun langsung mendekati mereka.


"Gila Lis temen lo perpect banget, kasi ke gue dong Lis..."ujarnya sambil mengedipkan matanya.


"Jangan macem-macem ya lo..."marah Lisa.


"Yee lo ga asik banget sih Lis orang gue cuman mau kenalan..."


Tiba-tiba "Good morning student..."


Wali kelas itu pun masuk.


"Morning Mrs..."jawab semuanya serentak.


"Baik hari ini kita kedatangan murid baru dari Amerika, Elisya silahkan maju ke depan perkenalkan diri kamu..."ujarnya tersenyum ramah.


Elisya pun maju perlahan semua mata menatapnya hampir tak berkedip terutama kaum adam.


"Hello my name is Elisya Caithlyn Qiandra, saya pindahan dari SMA xxx Amerika serikat, semoga kita bisa berteman dengan baik, thank you..."ucap Elisya seraya tersenyum.


Semuanya masih diam seolah terpana dengan keelokan Elisya.


"Elisya silahkan kembali ke tempat duduk kamu..."


Pelajaran pun dimulai.


Tanpa terasa jam makan siang pun tiba.


"Sya ayo ke kantin, gue laper banget nih..."ajak Lisa.


"Ayo..."ikut Elisya mengiringi langkah Lisa.


Sesampainya dikantin mereka duduk dan memesan beberapa makanan. Banyak mata yang tertuju pada Elisya lalu berbisik-bisik.


"Tuh cewe cantik banget cuy..."ujar siswa A.


"Siapa ya..."sahut siswa B.


Ya begitulah banyak yang berbisik-bisik saat melihat Elisya.


Elisya dan Lisa sibuk makan tanpa memperdulikan kata-kata orang.


Tiba-tiba terdengar suara keributan dari depan Aula. Berhubung bersebelahan dengan aula sekolah jadi dapat dilihat dengan jelas.


"Lis itu ada apaan sih ribut-ribut..."tanya Elisya penasaran.


"Ya biasalah Sya itu tuh ka Devano cowo paling populer disini, sampe banyak banget yang suka sama dia Sya..."jawab Lisa antusias karena terlihat jelas ia juga mengaguminya.


"Oh pantes angkuh banget waktu gue ga sengaja ketabrak dia tadi pagi..."ujar Elisya acuh lalu melanjutkan makannya.

__ADS_1


Lisa langsung kaget dan menggoyang-goyang kan tubuh Elisya.


"Syaaaaa lo serius, astaga ko bisa buruan cerita..."


Elisya tersedak


"Iya lepasin dulu ihhh..."


Lisa langsung melepaskan tangannya.


"Jadi gue ga sengaja ketabrak ka Vano tadi pagi karena buru-buru lalu gue minta maaf, udah itu aja lalu gue lari lagi ke kelas..." Jawab Elisya santai.


"Gila lo Sya, sumvah lo gila banget, kalau aja ya Sya cewe lain yang ada diposisi lo udah pingsan kali Sya karena bisa ke sentuh ka Vano, leh lo responnya cuman gitu..."ujar Lisa kaget.


"Ga usah lebay kali Lis orang biasa aja ko, udah ah lo ke kelas dulu aja, gue mau bayar dulu nih..."ujar Elisya.


"Yaudah deh gue duluan ya Sya, jangan lama-lama..."ujar Lisa lalu pergi.


Saat ia ingin membayar makanannya ternyata ia tidak menemukan uangnya dalam kantongnya.


"Astaga gue lupa bawa uang lagi, ketinggalan dikelas nih pasti..."ucapnya gusar.


"Aduh gimana nih..."gumam Elisya.


Tiba-tiba, seorang cowo menghampiri Elisya.


"Ekhem kenapa, ko keliatan bingung..."tanyanya.


Elisya langsung mendongak melihat siapa yang menyapanya.


" Emm ini ka uang aku ketinggalan di kelas..."ujarnya tampak lesu.


"Yaudah pakai duit kaka aja dulu, nih mba sama cewe ini..."ujarnya sambil menyerahkan beberapa lembar uang.


"Makasih banget ya ka, nanti aku janji aku bakal balikin uang kaka..."ujar Elisya merasa tak enak hati.


"Heheh tenang aja kali, nama kamu siapa dek, ko kaka ga pernah liat?..."tanyanya.


"Oh iya kenalin ka, Aku Elisya Caithlyn Qiandra, murid baru pindahan dari Amerika, makanya baru liat..."ujar Elisya mengulurkan tangannya.


Tangannya langsung disambut oleh cowo itu.


"Saya Samuel Albert panggil aja Ka Sam biar gampang..."ujarnya.


"Emm maaf ka tangannya..."ujar Elisya karena merasa Sam tak melepas tangannya.


"Eh iya maaf kaka lupa..."jawab Sam salah tingkah karena tidak pokus.


"Gapapa ko ka, nanti uang kaka aku balikin aku ke kelas dulu ya kak, takut ada guru mapel..."ujar Elisya pamit.


"Kalau kaka antar ke kelas boleh ngga?..."tanya Sam sedikit ragu.


"Emm yaudah deh..."


Akhirnya mereka berjalan beriringan menuju kelas.


Visual Samuel Albert

__ADS_1



__ADS_2