ELSA'S LOVE STORY

ELSA'S LOVE STORY
BAB 104


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan Sarah dan Jef.. Elsa dan Rey sangat sibuk mengurus semua keperluan pernikahan Sarah dan Jef.


"Sayang, apa lagi yang kurang?" Tanya Rey sambil memperlihatkan penataan kursi untuk para tamu.


"Hmm,, apa ya? Sepertinya sudah semua deh perfect!" tegas Elsa.


"Mwah! Aku jadi inget pas kita nikah sayang.." ucap Rey yang tiba-tiba mencium kening Elsa.


"Ih kamu tuh malu sama anak-anak udah gede masih aja suka gombal!" ketus Elsa sambil memukul punggung Rey.


"Lagian anak-anak ga liat sayang."


"Mama, papa, ciee..." teriak Gilang, Giffari dan Dika sambil menutup kedua mata mereka menggunakan tangannya sambil mengintip sedikit.


Rey dan Elsa langsung menoleh ke asal suara, mereka berdua melihat ketiga pangerannya sedang mengintip mereka.


"Lihat kan!? Kamu sudah mengajarkan hal buruk pada mereka!" ketus Elsa.


Rey langsung menghampiri ketiga anak laki-laki itu lalu berjongkok di hadapan mereka.


"Kalian para pangeran! Tegak grak!" tegas Rey

__ADS_1


Ketinyanya langsung menegakkan badannya dengan wajah yanh serius.


"Kalian mau es krim ga?" Tanya Rey.


"Mau!!!" teriak ketiganya.


"Ayo berangkat!!!" seru Rey dengan semangat sambil menggandeng tangan ketiganya.


Sedangkan Elsa hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami dan anak-anaknya.


"Aku tidak boleh sering-sering membiarkan kak Rey mengasuk mereka, bisa perang dunia ini." gumam Elsa yang berjalan menaiki tangga.


Acara pernikahan Sarah dan Jef di lakukan secara sederhana di rumah Rey dan hanya mengundang keluarga dan beberapa rekan bisnis saja.


Elsa sudah berada di depan kamar Sarah, dengan segera Elsa membuka pintu kamar sarah dan melihat Sarah yang sudah cantik dengan gaun berwarna putihnya.


"Wah, cantik sekali..." puji Elsa.


"Kamu juga sangat cantik Elsa! Dimana anak-anak?" Tanya Sarah.


"Mereka keluar sama kak Rey, bagaimana perasaanmu?"

__ADS_1


"Deg-degan Els, hehe.."


Elsa hanya tersenyum mendengar ucapan Sarah, sama seperti dirinya dulu jantungnya seperti akan copot saat dia mau menikah.


"Oh iya Els, ada yang mau aku bicarakan." ucap Sarah membuat Elsa langsung menatapnya dengan tatapan tanya.


"Bicara apa?"


"Aku dan Jef berencana untuk mengadopsi Dika saat kami sudah menikah nanti." ucap Sarah.


"Emm,, aku sih terserah kalian berdua dan Dika, tapi sepertinya yang harus kalian pamiti adalah dokter Levin dan kak Sandy. Mereka adalah keluarga Dika jadi kamu harus bicarakan tentang hal ini kepada mereka." jelas Elsa.


"Hmm, kamu benar juga! Kalau begitu aku akan mengajak Jef untuk mengunjunginya dan berbicara tentang hal ini." ucap Sarah yang di balas anggukan oleh Elsa.


"Sekarang kamu fokus saja pada pernikahanmu dan bulan madumu nanti." ucap Elsa.


"Kalau aku bulan madu, bagaimana denganmu? Apa kamu tidak masalah menjaga tiga anak sekaligus?"


"Tidak apa-apa Sarah, mereka anak yang pengertian kok jadi mereka tidak akan rewel." ucap Elsa.


"Sudahlah ayo turun, acaranya akan segera dimulai." lanjutnya.

__ADS_1


Sarah menganggukkan kepala dan berjalan berpegangan tangan dengan Elsa. Keduanya menuruni tangga dengan perlahan, Jef tersenyum bahagia melihat wanita malang yang dia tolong akan segera menjadi istrinya sebentar lagi.


Sedangkan Gilang, Giffari dan Dika menaburkan bunga ke arah Sarah yang berjalan menghampiri Jef, ketiganya melempar bunga sambil bermain-main hingga membuat semua orang yang melihatnya sangat gemas melihat tingkah lucu para tuan muda kecil itu.


__ADS_2