ELSA'S LOVE STORY

ELSA'S LOVE STORY
BAB 109


__ADS_3

"Kalau begitu, aku dan Karren pulang dulu." pamit Key.


"Baiklah hati-hati di jalan.." ucap Rey.


"Ah iya satu lagi!" ucap Key sambil berbalik menoleh ke arah Rey.


"Sandy masih sering mengunjungi rumahmu untuk melihat Dika bukan?" Tanya Key.


"Iya, kenapa?"


"Kamu ga takut? Kalau saat kamu tidak bersama Elsa di sana, Sandy justru memiliki kesempatan yang besar untuk mengisi ruang kosong itu? Sudah dua hari loh Elsa kesepian di sana.." ucap Key lalu berjalan meninggalkan Rey bersama fikirannya.


Rey menatap lurus ke depan dengan fikiran yang kosong.


"Sandy? T-tidak mungkin Elsa mengkhianatiku!" gumam Rey.


"Tapi bagaimana kalau Sandy yang memaksanya? Dulu juga Sandy tega menculiknya!" gumam Rey kembali.


Dengan segera Rey mengeluarkan hpnya dan menghubungi Elsa namun hpnya tidak bisa di hubungi. Rey kembali ke tempat duduknya dan meminta ijin untuk pulang lebih dulu.


"Permisi tuan-tuan,, selebihnya silahkan bicarakan dengan sekretaris saya, saya masih harus kembali pulang untuk mengurus sesuatu." ucap Rey.


Kedua klient Rey menganggukkan kepalanya, mengiyakan ucapan Rey karena semua dokumen sudah di jelaskan semua. Sedangkan Karina terkejut mendengar ucapa Rey, Karina meminta ijin sebentar untuk mengantar Rey ke mobilnya.


"Bagaimana bisa kamu meninggalkan aku begitu saja dengan klient penting Rey!?" Tanya Karina.


"Aku tetap mempekerjakan kamu sebagai sekretarisku karena aku yakin kalau kamu bisa Karina! Jika seperti ini bukannya lebih baik kamu tidak usah bekerja lagi denganku?" Tanya Rey dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Rey! Ini masalah perusahaanmu! Apa kamu tidak memperdulikannya?"


"Perusahaan itu memang penting untukku, tapi keluargaku jauh lebih penting dari perusahaanku!" tegas Rey yang langsung masuk ke dalam mobilnya.


Mendengar hal itu membuat Karina menggigit bibir bawahnya sambil mengepalkan kedua tangannya.


"Jadi kamu masih mempekerjakan aku karena masih membutuhkan kemampuanku saja?" gumam Karina.


Karina kembali masuk ke dalam cafe dengan wajah sedih dan kecewanya, dia benar-benar kesal dengan ucapan Rey.


"Nona Karina? Ada apa?" Tanya klient tersebut.


"Tidak ada apa-apa, silahkan kita lanjutkan kerjasama kontrak yang ingin di tanda tangani." ucap Karina.


***


Sedangkan Rey segera memesan tiket pulang detik itu juga, terlebih saat mendengar ucapan Key dan hp Elsa yang tidak aktif.


Rey segera mengendarai mobilnya dengan kencang saat dirinya sudah sampai di negara tempat tinggalnya.


"Elsa!! Elsa..." teriak Rey sambil berlari memasuki rumahnya.


Rey terkejut saat melihat Sandy yang sedang duduk di ruang tamu sedang tertawa bersama Elsa.


"Kalian! Apa yang kalian lakukan dirumahku!?" Tanya Rey dengan tatapan tajam.


"Sayang, kamu sudah pulang?" Tanya Elsa yang terkejut melihat kedatangan Rey.

__ADS_1


"Kalian ngapain di belakang aku!?" tegas Rey.


"Hah? Apaan sih Rey? Aku lagi liat Dika, semalem aku sama kak Levin terlalu malam jadi ga bisa lama-lama di sini." jelas Sandy.


"Semalam kamu kesini juga!? Kalian..."


"Apaan sih kak Rey? Kamu pulang-pulang jadi marah-marah begini.." ucap Elsa.


"Kamu belain dia!?"


"Aku lagi ngomongin masalah kepindahan aku sama anak-anak ke Indonesia!" tegas Elsa.


"Hah!? Apa? Kenapa?" Tanya Rey.


"Bukankah kemarin kamu dan Karina ke Indonesia?"


"Kamu tau dari Key?"


"Ah jadi kalo bukan karena kamu ketemu sama kak Key di sana kamu ga mau bilang?" Tanya Elsa dengan senyum sinisnya.


"Bukan gitu sayang,, aku cuma ga mau kamu kepikiran.." ucap Rey.


"Sudahlah kak, jangan bilang apa-apa lagi.. Kamu capek kan, istirahatlah nanti aku akan membawa minuman untukmu. Aku masih mau membahas tentang Dika dengan Sandy." jelas Elsa.


"Ehem,, sepertinya aku harus pulang dulu deh.. Kamu bicarain dulu tentang hal ini dengan Rey baru hubungi aku lagi." ucap Sandy.


Elsa menoleh ke arah Rey terlebih dahulu lalu mengiyakan ucapan Sandy.

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu, nanti aku hubungi lagi ya kak." ucap Elsa yang di balas anggukan oleh Sandy.


"Rey, aku pamit dulu.. Bicarakan masalah kalian baik-baik,, jangan sampai menggunakan kekerasan dan berujung penyesalan seperti aku." ucap Sandy lalu segera pergi meninggalkan rumah Rey dan Elsa.


__ADS_2