ELSA'S LOVE STORY

ELSA'S LOVE STORY
BAB 117


__ADS_3

"Bagaimana? Kamu sudah dapat kabar dimana mereka?" Tanya Elsa kepada Bernard.


"Belum sayang, sabarlah.. Mereka juga butuh proses kemari, ga langsung tiba-tiba sampe gitu aja." ucap Bernard.


Key hanya memanyunkan bibirnya sambil menyilangkan kedua tangannya di dadanya.


"Mamiii, papii!!" teriak Karren saat masuk ke dalam rumah.


"Hai princess!" ucap Bernard sambil menggendong tubuh anak perempuannya.


"Loh, Karren kamu kok di sini? Kamu kesini sama siapa sayang?" Tanya Key.


"Sama uncle Ken!" jawab Karren.


"Hai semuanya!!" sapa Ken saat masuk ke dalam rumah.


"Kamu ngapain ke sini? Kan aku nyuruh kamu jaga Karren Ken!"


"Aduh, Karren kalo di satuin sama Darren udah kayak mau penjajahan! Gakuat aku Key."


"Aduh gimana sih? Kamu tau kan Karren kayak apa usilnya? Kalo nanti anak-anak Elsa takut semua sama dia gimana?"


"Mami! Kok mami ngomong kayak gitu!?" protes Karren.


"Tau nih mami, padahal kan Karren baik kayak princess ya sayang?" sambung Bernard.

__ADS_1


"Haduh terserah deh, dasar bapak sama anak sama aja.." ucap Key sambil menggelengkan kepalanya.


"Ingat ya Karren, jangan membuat saudaramu takut oke?" tegas Key kepada putrinya.


"Siap bos!" tegas Karren sambil menunjukkan sikap hormat.


Tidak lama kemudian, sebuah mobil terparkir di halaman rumah hingga membuat semua orang melihat ke luar.


"Elsa sudah datang! Ayo cepat sambut mereka di depan." ucap Key dengan hebohnya.


Key dan Ken segera berlari ke luar rumah, bahkan Bernard pun langsung menurunkan Karren dari gendongannya dan mengikuti Key dan Ken ke luar.


"Huh! Kenapa semua orang meninggalkanku?" gumam Karren yang berjalan ke arah sofa dan duduk di sana dengan wajah yang di tekuk.


Sedangkan yan lain, menyambut kedatangan Elsa, Rey dan anak-anak mereka dengan antusias.


Elsa, Rey dan anak-anaknya hanya tersenyum mendengar sambutan dari Key dan yang lainnya.


"Kalian ngapain pake acara kayak begini sih? Kita kan punya rumah sendiri di sini." ucap Rey sambil menggelengkan kepalanya.


"Aku ngasih kejutan buat Elsa kok bukan buat kamu!" ketus Key.


"Hai pangeran-pangeran aunty Key!! Kalian bertiga tampan sekali, ayo masuk ke dalam.. Di dalam ada kak Karren yang sudah menunggu kalian." ajak Key.


Dengan segera ketiga anak laki-laki itu menganggukkan kepalanya dan masuk ke dalam rumah, namun tiba-tiba saja Gilang menyuruh dua saudaranya berhenti.

__ADS_1


"Tunggu!" ucap Gilang.


"Ada apa Gilang?" Tanya Key.


"Aunty, di sini ada jebakan." ucap Gilang.


"Hah? Jebakan apa sih sayang? Ga mungkin lah.." ucap Key sambil berjalan mendahului Gilang, Giffari dan Dika.


Benar saja, baru beberapa langkah Key berjalan ternyata seluruh tubuhnya sudah basah karena tersiram air hingga membuatnya terkejut.


"Karren!!!" teriak Key.


Yap! Key tau betul kalau itu adalah ulah anak perempuannya, Karren memang anak yang sangat usil dan penuh dengan kejutan.


"Upssi! Sorry mami!" teriak Karren.


Semua orang yang ada di sana tertawa melihat Key yang sudah basah kuyup karena ulah anaknya sendiri, terutama Ken yang selalu disuruh menjaga Karren jika Key sedang ingin pergi kemana-mana.


"Turun kamu Karren!" teriak Key kembali.


"Sudahlah kak Key, namanya juga anak kecil.." ucap Elsa.


"Ga bisa Els! Kalau bukan aku, pasti anak-anakmu yang tersiram!" ucap Key.


"Yang penting anak-anakku tidak tersiram kak, sudahlah Karren sedang berada di masa aktif-aktifnya." ucap Elsa kembali.

__ADS_1


Akhirnya Key hanya bisa menatap tajam ke arah Karren yang berada di lantai atas, lalu Key segera berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


__ADS_2