
Rey dan Elsa masih berada di perjalanan menuju tempat makan mereka, Elsa rasanya sampai mengantuk karena Rey mengajaknya makan malam di tempat yang cukup jauh.
“Sebenarnya kita mau ke mana sih sayang?” tanya Elsa kepada Rey.
“Kamu capek ya? Tempatnya cukup jauh, jadi kamu tidurlah dulu nanti kalau sudah sampai akan aku bangunkan.” Ucap Rey sambil mengelus rambut panjang istrinya.
“Aku kasian sama anak-anak kalau kita pergi terlalu jauh..”
“Karena aku memang mau pergi jauh makanya aku menitipkan anak-anak di tempat mama Rose karena di sana ada Nala dan anaknya Niko, kalau di rumah mamaku mereka akan sangat bosan.” Jelas Rey.
“Hem,, kamu ternyata sudah merencanakan semuanya ya.” Ucap Elsa dengan mata menyipit.
Sedangkan Rey hanya memamerkan gigi putihnya mendengar ucapan istrinya, dia juga sudah menyiapkan semua rencana makan malam bersama istrinya ini sejak lama.
“Tidurlah sayang, nanti aku akan membangunkanmu.. Perjalanan kita mungkin masih setengah jam lagi.” Ucap Rey.
“Hm,, baiklah aku tidur dulu ya..” ucap Elsa yang di balas anggukan oleh Rey.
Rey fokus menyetir, hingga setengah jam kemudian akhirnya Rey sudah memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang menurutnya lebih dekat dengan tempat tujuannya.
“Sayang, bangunlah..” ucap Rey membangunkan Elsa dengan perlahan.
__ADS_1
“Hm, kita sudah sampai?” tanya Elsa yang sudah membuka kedua matanya perlahan.
“Iya sayang sudah sampai.”
Elsa melihat ke luar jendela dan terkejut saat melihat lautan luas dan banyak kapal berukuran besar di hadapannya.
“Kita di mana sayang?” tanya Elsa yang terkejut dengan pemandangan yang ada di hadapannya.
“Di pelabuhan sayang, kita akan makan malam dan menginap di sini.” Ucap Rey.
“Hah? Serius? Kita nginep di sini sayang?”
Elsa tersenyum mendengar ucapan suaminya itu, dia tidak menyangka jika Rey akan melakukan hal romantis seperti ini.
Sebelum turun dari mobil, Rey mengeluarkan kain berwarna hitam untuk menutupi mata Elsa.
“Ngapain di tutup mata aku sayang?” tanya Elsa.
“Karena ini kejutan jadi harus di tutup dong matanya sayang.”
Akhirnya dengan pasrah Elsa membiarkan suaminya menutup kedua matanya dan menuntunnya keluar dari mobil.
__ADS_1
Sesampainya di tempat yang di tuju, Rey mendudukkan Elsa di kursi dan membuka penutup matanya. Elsa benar-benar terkejut melihat pemandangat lautan yang sangat indah di hadapannya.
Elsa dan Rey saat ini sedang berada di sebuah kapal pesiar yang sangat besar, di sana sudah tersusun meja makan yang minimalis dengan hiasan bunga mawar di atasnya. Bahkan pemandangan lautan yang sangat luas itu menambah keindahan makan malam mereka.
Rey yang masih berada di belakang Elsa langsung berjalan ke hadapan Elsa dengan bucket bunga besar di tangannya.
“Happy Anniversary pernikahan sayang..” ucap Rey sambil berlutut di hadapan Elsa.
“Yaampun, sekarang Anniversary kita?” tanya Elsa.
“Hm,, aku yakin kamu pasti lupa sangking sibuknya bekerja dan menjaga anak-anak kita yang mulai akif, jadi sekarang aku yang mengucapkannya lebih dulu.” Ucap Rey.
“Terimakasih sayang..” ucap Elsa.
“Jangan berterimakasih sayang, akulah yang harus berterimakasih karena kamu sudah mau menyukaiku, setia kepadaku walaupun sifatku sangat menyebalkan dan sering membuatmu kesal, terimakasih karena sudah melahirkan anak-anak yang cerdas dan tampan sepertiku.” Ucap Rey dengan lembut membuat hati Elsa tersentuh.
“Ah kenapa kamu jadi romantis begini sih, aku kan jadi terharu..” ucap Elsa yang sudah meneteskan air mata.
Malam itu benar-benar malam terindah untuk Elsa, karena selama ini Rey tidak pernah seromantis itu, bahkan jarang sekali mengucapkan anniversary lebih dulu. Malam itu sangat sempurna dan tidak akan pernah di lupakan oleh Elsa.
__ADS_1