ELSA'S LOVE STORY

ELSA'S LOVE STORY
BAB 63


__ADS_3

Elsa dan Rey sudah berada di dalam kamar mereka, jujur saja selama ini Elsa tidak pernah melarang Rey untuk tidur di sebelahnya tapi mereka tidak pernah melakukan apapun.


Rey selalu menghormati keputusan Elsa, dia tidak mau menyentuh Elsa lebih jauh jika tidak di ijinkan.


"Els, aku sebenernya udah nyiapin sesuatu buat kamu, aku berharap dengan adanya liburan ini kita bisa semakin dekat satu sama lain." ucap Rey.


Rey mendudukkan Elsa di pinggir tempat tidur, sedangkan Rey berjalan ke lain sisi untuk mengambil sesuatu dari dalam tasnya.


"Itu apaan kak?" Tanya Elsa yang melihat Rey membawa sesuatu.


"Cincin, buat kamu!" ucap Rey sambil membuka kotak yang berisi cincin dengan batu berwarna merah.


"Wah, indahnya! Tapi bukannya kak Rey bilang ga ada cincin?"


"Iya kan tadi ga ada, kalo sekarang ada hehe.. Mau pake ga?" Tanya Rey.


"Pakein lah! Gak romantis banget deh!" ketus Elsa.


"Dih dasar manja deh!"


"Ih kak Rey apaan sih, di mana-mana tuh cincinnya di pakein sama cowo tau! Makanya kalo mau sok-sokan romantis tuh belajar dulu!"


"Udah-udah stop! Kita ini udah mulai romantis kenapa kamu malah marah-marah?"


"Kak kak Rey yang buat aku marah!"


"Udah sini aku pakein, nah kan udah puas kan sekarang?"


"Hm,, udah kok gini dari tadi kan enak!" ucap Elsa sambil melihat jari manis sebelah kirinya yang terselip cincin dari Rey.


Di saat romantis seperti itu, Rey dan Elsa Masih tetap saja berdebat tentang hal-hal kecil.


"Kamu mau kemana?" Tanya Rey yang melihat Elsa berjalan menjauhinya.


"Mandi lah gerah tau kak dari tadi jalan-jalan kita."


"Yaelah Els, masa langsung mandi sih? Biasanya tuh kalo udah romantis begini tuh jatohnya ke kasur bukan kamar mandi!" protes Rey.


Elsa tersenyum mendengar protes dari Rey, dia sedikit banyak tau tentang apa yang sedang di bicarakan oleh Rey, terutama Key juga sudah memberinya pelajaran tentang suami istri, dia juga memberikan Elsa film yang tidak pantas di tonton karena membuat Elsa tersipu malu saat melihatnya.


Dengan tiba-tiba Elsa mendekati Rey dan memeluknya hingga membuat Rey terkejut dan tidak bisa melakukan apa-apa.


"Kak, dimana-mana mandi dulu lah emang enak main di kasur gerah-gerah?" Tanya Elsa menggoda.


Justru hal itu yang membuat Rey semakin bersemangat, dengan segera Rey menarik tangan Elsa dan mendorongnya pelan ke atas tempat tidur.


"K-kak Rey, mandi dulu.."


"Aku udah ga sabar Els, dari kemarin aku selalu keluar di kamar mandi, jadi sekarang aku mau keluar di dalam tubuh istriku." ucap Rey yang sudah berada di atas tubuh Elsa.

__ADS_1


Rey mencium kening Elsa, turun ke hidung, pipi dan bibir, Rey menyukai rasa manis dari bibir Elsa yang berwarna merah muda itu.


"Kenapa kamu diam saja Els?" Tanya Rey yang menyadari kalau Elsa tidak membalas ciumannya.


"A-aku,, aku tidak tau harus bagaimana kak.." ucap Elsa dengan malu-malu.


"Cukup buka mulutmu Els, ikutin aku.." ucap Rey yang langsung melahap habis bibir mungil Elsa.


Dan sekarang Elsa bisa mengikuti pergerakan Rey, hawa semakin memanas hingga membuat Rey mulai membuka kancing bajunya dan melemparnya kemana saja.


Rey juga mulai membuka kancing pakaian Elsa secara perlahan, namun Elsa menghentikan tangan Rey.


"Kenapa Els?"


"A-aku takut kak.."


"Aku suami kamu Els, aku juga bakal pelan-pelan kok sayang janji.." Bisik Rey tepat di telinga Elsa.


"Kamu percaya aku kan?" Tanya Rey.


Elsa menganggukkan kepalanya secara perlahan den tersenyum ke arah Rey.


Setelah mendapat persetujuan dari Elsa, Rey segera melancarkan aksinya untuk menembus pertahanan Elsa yang selama ini Rey jaga hanya untuk menunggu satu anggukan dari Elsa.


Rey semakin bermain ke bawah dan akhirnya, Rey sedang berusaha untuk menerobos pertahanan Elsa dengan perlahan.


"Aw! S-sakit kak.."


Dan akhirnya!!! Rey mampu menembus pertahanan Elsa, awalnya Elsa merasa sangat kesakitan namun lama-kelamaan Elsa mulai bisa mengikuti permainan Rey dan mereka berdua pun akhirnya,,,, wik wik hihihi🤭


(Mon maap kalo masih kaku-kaku gimana gitu😁)


"Kak Rey mau apa lagi?" Tanya Elsa dengan lemas.


"Mau lagi Els.." rengek Rey.


"No!! Kak Rey ini sudah yang ketiga kalinya tau! Aku udah capek banget.." tolak Elsa.


Rey melihat Elsa yang benar-benar sudah kelelahan karena aktifitas fisiknya itu langsung merasa kasihan.


"Baiklah kita istirahat saja ya.." ucap Rey yang langsung mendekap tubuh Elsa dari belakang.


Karena kenyamanan itu akhirnya Elsa dan Rey tertidur pulas.


Drrtt,,drrtt..


Dering telfon membuat Elsa menggeliat karena berisik.


"Kak Rey, hp kamu bunyi tuh angkat cepetan berisik.." ucap Elsa dengan mata yang masih tertutup.

__ADS_1


Dengan segera Rey duduk dan mengangkat telfon yang entah dari siapa.


"Halo tuan.." ucap Jef dari sebrang telfon.


"Jef? Kenapa kamu menghubungiku!? Mengganggu saja!" ketus Rey.


"Maaf tuan, tapi saya harus menghubungi anda karena hari ini saya akan pergi ke Hawaii menyusul anda."


"Apa!?" teriak Rey yang langsung menutup mulutnya sendiri sambil melirik Elsa yang masih tertidur nyenyak.


Karena tidak ingin membangunkan Elsa, akhirnya Rey turun dari atas tempat tidur dan memakai kembali boxer miliknya lalu segera berjalan ke balkon untuk melanjutkan pembicaraannya dengan Jef.


"Lanjutkan Jef! Kenapa kamu pergi ke Hawaii?"


"Saya harus menghampiri tuan karena ada pertemuan yang kebetulan berada di Hawaii juga, atasan perusahaan Y juga sedang berbulan madu di Hawaii sama seperti anda tuan." jelas Jef.


"Jadi saya memutuskan mengajak mereka bertemu untuk makan malam bersama anda dan nyonya." lanjutnya.


"Hahh... tapi Elsa tidak ingin liburannya di ganggu!" ucap Rey frustasi.


"Lalu bagaimana ini tuan? Saya akan berangkat beberapa jam lagi dan besok akan sampai di Hawaii."


"Siapa yang bilang aku tidak ingin di ganggu?" sahut Elsa dari tempat tidur hingga membuat Rey terkejut.


"Els, kamu bangun gara-gara aku ya? Maaf sayang." ucap Rey yang menoleh ke arah Elsa.


"Engga kok, aku emang mau bangun.. Kak Rey lagi telfonan sama siapa?" Tanya Elsa.


"Sama Jef, dia bilang mau ke sini dan dia juga mengatur jadwal untuk bertemu dengan client di sini." jelas Rey sambil berjalan mendekati tempat tidur.


"Jef itu asistenmu? Tidak masalah kok biarkan dia datang, aku juga tidak masalah kalau hanya untuk makan malam bersama." ucap Elsa dengan senyum manisnya.


Rey melihat dengan tatapan aneh kepada Elsa, dia tidak menyangka kalau Elsa akan sangat kalem seperti itu saat liburannya terganggu.


"Terimakasih sudah mau mengerti aku sayang, kalau begitu aku akan menyetujui pertemuan ini." ucap Rey.


"Jef, kamu sudah dengar bukan?" Tanya Rey.


"Sudah tuan, bahkan saya mendengar pembicaraan romantis kalian, sepertinya saya juga jadi ingin menikah." ucap Jef.


"Jef!! Segera berangkat kemari dan selesaikan pekerjaan kita secepat mungkin!" tegas Rey.


"Baik tuan! Selamat berbulan madu! Pipp..." ucap Jef yang langsung mematikan telfonnya.


"Sudah berapa kali dia bicara selamat berbulan madu! Sampai pusing rasanya palaku!" gumam Rey yang kembali menaruh hpnya di atas meja dan merebahkan tubuhnya di sebelah sang istri.


***


__ADS_1



__ADS_2