Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Sahabat selamanya#


__ADS_3

Sampai pria tampan itu menghilang Desy langsung membayar makanan yang sudah Marco makan setelah itu dia simpan sisanya buat lain kali jika Marco datang.


sudah tiga tahun dia mengenal Marco, dan pemuda itu selalu berusaha untuk memberikan bantuan pada dirinya, tapi kemudian Desy, selalu punya trik untuk bisa menolak semua itu secara halus.


Dia langsung pulang setelah menyetor pamit pulang pada bos pemilik cafe tersebut hingga dia berjalan kaki di trotoar yang benar-benar sepi seperti di kuburan itu, tapi Desy selalu membawa senjata andalan nya yang ada beberapa jenis, seperti semprotan cairan cabai yang super pedas, juga alat setrum tongkat baseball.


Desy terus berjalan hingga tiba di rumah kontrakan nya itu, yang cukup sederhana hanya butuh lima juta pertahun.


Sampai saat wanita berhenti di depan teras rumah nya barulah mobil sport mewah itu meninggalkan kontrakan tersebut.


Orang itu tidak lain adalah Marco, dia selalu menghawatirkan sahabat nya itu.


Marco hanya bisa memantau dia dari jauh karena Desy tidak pernah mau jika dia menawarkan bantuan.


Keesokan paginya Desy masih bergulung di balik selimut tebal, wanita itu enggan untuk bangun bahkan sekedar untuk membeli sarapan pagi.


Hingga jam menunjukkan pukul sembilan lewat tiga puluh menit, wanita itu langsung bangun, dan bergegas mandi dan bersiap untuk pergi menuju kampus, sampai di depan rumah dia langsung membeli dua bungkus roti dan sebotol air mineral.


Desy bahkan tidak perduli jika orang-orang menganggap nya aneh karena wanita itu makan sambil berjalan menuju angkutan umum di pertigaan, dia terpaksa harus tinggal agak jauh dari kampus karena rumah atau kosan di dekat kampus, harganya tidak cocok dengan kantong nya yang bahkan hanya cukup untuk membeli roti dan air mineral saja jika dia belum waktunya gajian yang tak seberapa itu.


Beruntung dia kuliah dengan beasiswa karena otak cerdas nya, tapi selalu ada tugas yang mengharuskan dia mengeluarkan uang sebagai transportasi ataupun untuk membeli buku di luar sana, dan juga biyaya hidup nya meskipun tidak glamor, tapi tetap saja dia harus bekerja keras dulu untuk itu, karena dia hanya seorang gadis dari keluarga yang sangat sederhana.


kakak nya sempat menjadi TKI di Jepang, untuk membiayai hidup nya selama kuliah satu tahun lalu tapi kemudian karena ayahnya kecelakaan dan sakit-sakitan akhirnya,sang kakak kembali lagi ke Indonesia untuk merawat ayah ibunya, dia hanya bekerja di sebuah bengkel mobil yang gajinya tak seberapa itu, karena sepi pengunjung.


Dan sekarang Kakak nya hanya bisa menanggung biaya untuk kedua orang tua nya dia bahkan menghabiskan tabungan untuk dia menikah bersama dengan calon istri nya, karena dia lebih mengutamakan kedua orang tua nya, dia yakin bahwa jodoh sudah diatur oleh yang maha kuasa, jadi tidak perlu memikirkan calon istri yang kini menikah dengan sahabat nya di kampung.


Miris memang tapi semua itu adalah takdir yang maha kuasa, dan jalan terbaik untuk kakak Desy.


Bahkan sekarang Desy pun ikut membantu kakak nya, jika dia memiliki uang sisa bayar kontrakan dan lain nya.


Desy pun akan magang di sebuah perusahaan otomotif, yang ada di kota itu, semoga saja bisa diterima, hingga dia lulus kuliah nanti.


Sementara itu di kantor, Mikel, tengah mengetuk-ngetuk meja kebesaran nya, sambil melihat sebuah lamaran kerja yang saat ini ada di meja nya, entah salah kirim atau memang sengaja tapi itu terselip di dokumen yang dibawa oleh HRD kepegawaian.


Tiba saat dia tengah berpikir tiba-tiba Marco datang dan langsung duduk di samping adiknya itu.


"Daddy meminta mu untuk datang ke Mension utama milik nya"ujar Marco, yang kini tak sengaja melihat surat lamaran kerja tersebut.


"Kenapa? ada lamaran kerja sahabat ku disini"tanya Marco.


"Kau kenal wanita aneh itu"ujar Maikel.


"Tentu saja saja sudah tiga tahun lebih aku bersahabat dengan nya"ujar Marco.


"Sahabat selamanya atau sahabat satu ranjang"ujar Maikel.


"Sahabat selamanya, karena dia adalah perempuan sejati yang tidak kenal dengan mie instan"ujar Marco.


"Alah paling juga pencitraan"ujar Maikel.


"Dimana ada wanita berani melakukan pencitraan karena setiap kali aku bertemu dengannya sedang bekerja di cafe atau pom bensin dan kadang di bengkel mobil, dan dia tidak pernah memanjakan diri, sekalipun untuk pergi hangout bersama sahabat nya"ujar Marco.


"Heumm menarik, sepertinya, Daddy akan setuju jika aku membawa pulang gadis itu"ujar Maikel.


"Jangan bawa-bawa dia dalam masalah hidup mu, dia sudah sangat menderita , dan aku tidak akan membiarkan itu terjadi"ucap Marco penuh penekanan.

__ADS_1


"Apa? kau mampu menghalangi ku"kata Maikel.


"Dia tidak akan tertarik dengan mu, Maikel"ujar Marco marah.


"Kak, kamu kok, marah sih hanya karena perempuan kampung itu, kau bilang hanya sahabat"ujar Maikel.


"Dia, itu lebih dari sahabat, aku akan selalu melindungi nya dan kau jangan coba-coba untuk mendekati nya" ujar Marco.


Pria itu langsung pergi membawa surat lamaran kerja milik Desy.


Marco, langsung pergi menuju kampus tempat Desy kuliah dia bertekad harus menemui Desy, biar bagaimanapun dia harus memberitahu jika suatu saat adiknya datang pada Desy, dan mengganggu nya dalam hal apapun dia meminta Desy untuk berhati-hati, karena dia tau adiknya itu selalu nekad.


Hingga sampai di depan kampus, dia menunggu Desy hingga bubar kuliah dan kini terlihat gadis itu tengah berbincang dengan satu orang teman nya.


"Desy"ujar Marco.


"Kak Marco"ujar Desy.


"Masuklah, aku ingin bicara"ucap Marco.


Desy pun akhirnya masuk ke dalam mobil tersebut, hingga Marco melajukan mobilnya.


"Desy jika suatu hari, ada seseorang yang sangat mirip dengan ku, merayu atau menawarkan sesuatu padamu aku mohon jangan ikuti atau jangan terima apapun penawaran nya, aku tidak ingin kamu terluka dan terbawa kedalam masalah keluarga kami, aku dan adikku, sedang dijodohkan oleh, kedua orang tua ku, tapi entah dari mana dia mendapat surat lamaran kerja ini, saat dia tau bahwa kamu adalah sahabat ku, dia ingin memanfaatkan mu untuk bersandiwara didepan kedua orang tua ku, tapi aku tidak bisa menjamin keselamatan mu jika itu terjadi karena Daddy ku, dan calon yang akan dijodohkan dengan kami tidak akan segan untuk melukai siapapun yang menjadi penghalang dari perjodohan tersebut"ujar Marco.


"Lalu bagaimana aku bisa membedakan kalian berdua, bagaimana jika aku tolak saja kedatangan kakak dan adik nya itu"ucap Desy.


"Aku tidak mau itu, tapi aku tidak pernah menawarkan mu sesuatu, yang melanggar aturan yang kamu tetap kan, aku akan terus menemui mu, sampai kau benar-benar bosan untuk bertemu dengan ku"ujar Marco.


...🌹💖💖💖🌹...


"Apa? itu"tanya Marco.


"Simpan lah ini atau gunakan itu untuk mengetahui, kak Marco yang asli atau bukan kakak bisa memakai nya, sampai saat aku akan pulang nanti, karena aku harus menengok ayah ku yang tengah sakit parah mungkin dua bulan lagi kuliah ku selesai karena semua akan dipercepat"ujar Desy.


Bagaimana jika kamu aku belikan tiket pesawat, hitung-hitungan meminjamkan uang, kamu bisa bayar dengan bekerja di perusahaan ku, setelah lulus nanti"ujar Marco tulus.


"Tidak usah kak, aku pulang naik kapal saja, biar lebih irit ongkos nya"ucap Desy, yang membelikan kalung berliontin bintang itu, kalung itu cukup unik karena terbuat dari sebuah ukiran kayu entah kayu apa? tapi yang pasti semua nya terlihat sangat cantik.


"Kak, gunakan ini saat ingin bertemu dengan ku"ujar Desy.


"Baiklah, tapi berapa ongkos perjalanan mu menggunakan kapal, dan betapa? hari perjalanan untuk tiba di sana"tanya Marco.


"Heumm mungkin, satu Minggu lebih"jawab Desy.


"Kabari aku saat kamu jauh sebelum kamu pergi, agar aku sempat untuk mengembalikan ini pada mu, takut nya, saat perjalanan bisnis ke luar negeri"ucap Marco.


"Kakak tenang saja aku bisa mengambil nya lain waktu, jika umurku panjang"kata Desy.


"Kau adalah wanita yang sangat baik hati, sudah pasti umur mu akan panjang"ucap Marco.


"Tapi sepertinya setiap kali orang baik hati itu cepat tiada deh, coba lihat para ustadz atau ustadzah"ujar Desy sambil tersenyum,di hadapan Marco.


"Andaikan saja tuntutan keluarga ku untuk menikah tidak terlalu besar, aku akan menikah dengan mu, kau adalah perempuan teristimewa yang pernah ada dalam hidup ku, selain Mommy"ucap Marco.


"Kakak, ada-ada saja sebaiknya terima saja perjodohan itu aku yakin dia adalah jodoh yang terbaik dari orang tua Kakak, karena tidak mungkin orang tua kakak mau menjerumuskan kakak"ujar Desy.

__ADS_1


"Kau benar, aku akan menerima nya"ucap Marco, sambil mengusap puncak kepala Desy.


Hingga dua bulan berlalu, Marco yang saat itu dikabarkan sudah menikah dengan seorang wanita cantik, anak dari rekan bisnis nya, pria itu tidak lagi ada untuk menemui Desy, bahkan saat ini adalah hari kelulusan Desy, dia diwisuda tanpa kehadiran sanak keluarga nya, dia benar-benar sendiri tidak ada siapapun yang menemani nya, meskipun berkali-kali menitikkan air mata, karena tepat saat kelulusan itu, ayah Desy menghembuskan nafas terakhir nya.


Desy, yang menerima kabar dari sanak saudara nya yang ada di sana, bertepatan saat dia baru lulus sarjana S1 nya itu.


Langkah Desy gontai dia bahkan hampir sudah tidak kuat lagi untuk berjalan hingga seseorang datang mengatasnamakan asisten pribadi Marco, meminta dia bertemu di sebuah tempat Desy terpaksa pergi karena dia juga harus mengambil kalung peninggalan sang ayah.


"Sesampainya di sebuah sebuah restaurant hotel yang orang tersebut janjikan dengan masih menggunakan dress dari kain tenun yang memiliki ciri khas daerah nya, dia berjalan mengikuti langkah lebar pria yang tadi menjemput ya.


Sesampainya di sana, dia melihat Marco, yang kini menggunakan kalung tersebut, dan tiba-tiba saja Desy, bercucuran air mata, karena di sana dia hanya punya Marco tempat nya mencurahkan segala beban di hati nya, wanita itu terduduk di hadapan Marco.


"Desy...." ujar pria itu terlihat sedikit canggung mungkin karena dia sudah menikah itu pikir Desy.


"Maafkan aku kak, aku tidak bermaksud, seperti ini, tapi hari ini Ayah sudah tiada, aku tidak bisa menahan kesedihan ini"ujar Desy sambil menundukkan kepalanya di atas meja, beruntung itu adalah ruangan VVIP.


"Maaf, aku tidak ada disaat kamu sedang menghadapi duka dan maafkan aku tidak datang di saat hari penting mu"ujar Marco.


"Tidak apa kak, itu bukan kewajiban mu, aku juga datang kesini untuk mengambil kalung ku"ujar Desy.


"Kalung mu"ujar Marco, seakan tak mengerti.


"Iya kakak lupa ya, jika kalung itu adalah pinjaman sementara, atau kamu bukan lah kak Marco"ujar Desy.


"Desy, aku tadi hanya bercanda duduk lah dan nikmati lah hidangan ini dulu karena saat ini kamu juga butuh tenaga"ujar pria itu.


Tapi Desy merasakan bahwa ada sesuatu yang janggal saat ini, hingga Desy meminta kalung itu lagi, pria itu langsung melepaskan kalung tersebut dan memberikan nya pada Desy, gadis itu hendak pergi tapi seseorang membungkam bibir nya dari belakang dengan saputangan hingga gadis itu tidak sadarkan diri.


Kalung itu terjatuh dari tangan Desy tepat di tempat di depan pintu lift yang kini dilewati oleh Marko dan istri nya, Marco kalung itu hampir membuat istri Marco tergelincir karena terinjak dan liontin itu pecah menjadi dua.


"Sayang kamu tidak apa-apa"ujar Marco yang melihat ke arah kaki sang istri, tapi kemudian matanya terbelalak kaget saat melihat kalung yang selama ini dia cari kini pecah menjadi dua di bagian liontin nya.


Marco langsung memungut dan memasukkan benda itu kedalam saku jasnya.


"Desy"ucap nya, dia benar-benar merasa khawatir dengan Desy, karena saat dia berada di luar negeri, dengan menggunakan kalung itu, tiba-tiba seseorang wanita asal Nigeria yang terlihat seperti sedang peramal mengatakan.


"Benda itu adalah suci, kalung keberuntungan yang di ciptakan untuk menjaga putri kesayangannya, dan jika sampai liontin itu pecah berarti sesuatu yang selama ini dia jaga sudah hancur dan musnah, dan membawa petaka hingga berakibat fatal jika saja pangeran yang selama ini menjaga nya tidak menyelamatkan nyawa nya.


Sementara itu di sebuah kamar, dengan sadisnya Maikel menggagahi seseorang yang ingin dia jadikan sebagai alat balas dendam, karena sang kakak sudah merebut wanita yang diam-diam ia cintai.


Marco langsung meminta anak buahnya untuk mencari keberadaan Desy, saat itu hingga berlari kesana-kemari dan tanpa sadar meninggalkan istri nya itu.


Sampai dia tiba di sebuah kamar yang anak buahnya tunjukkan


Bruk....


Pintu itu di tendang oleh Marco dan anak buahnya saat pintu terbuka Marco mendapati Maikel, memaksa gadis itu untuk melayani nya untuk yang kedua kalinya, hingga Marco, menerjang adiknya itu tidak peduli dengan hubungan darah yang terikat pada dirinya.


"Kau, sudah datang, lihat lah wanita yang selama ini kamu jaga, bukan, aku bisa menyentuhnya, kita impas, kau merebut wanita yang sangat aku cintai dan aku rampas sesuatu yang paling berharga yang selama ini kau jaga"ujar pria itu.


Bug...


Bug...


Sementara Desy kini menangis sesenggukan sambil menatap kosong, hancur sudah hidupnya saat ini.

__ADS_1


__ADS_2