Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Alexander tiba


__ADS_3

Mila masih berada kedai milik nya, saat ini padahal waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari, dia sengaja tidak ingin pulang ke apartemen nya, karena dia tau Alexander, tengah berada di perjalanan, untuk menemui dirinya.


Mila dan sahabat nya, baru tutup toko setelah pukul dua malam, wanita itu pun terpaksa pulang dan di sepanjang perjalanan dia berharap tidak menemukan dirinya tapi sayang, Alexander ternyata sudah menunggu dirinya sedari tadi di depan pintu masuk unit apartemen nya.


"Honey"ujar Alex sambil memeluk Mila yang sedang menatap tak percaya pria itu datang jauh-jauh hanya untuk mencari dirinya.


"Lepas Alex, kamu tidak bisa memeluk ku, sekarang kamu sudah punya istri"ucap Mila sambil berusaha untuk melepaskan diri tapi sayang pelukan Alex, malah semakin erat.


"Alexander lepas"ucap Mila.


"Tidak sayang, aku tak akan pernah melepaskan mu"ucap Alexander.


"Apa? kau sudah gila, kau sudah memiliki istri"Ujar Mila lagi.


"Ya...aku memang sudah gila Honey, aku gila karena mu"ucap Alex.


Mila langsung melepaskan pelukan Alexander dengan kasar.


"Minggir, aku sudah cukup lelah setelah bekerja, kau tidak usah membual didepan ku"ucap Mila.


Mila langsung membuka pintu apartemen nya, setelah itu dia langsung masuk Alex pun mengikuti langkah nya hingga kedalaman setelah itu dia langsung memeluk Mila lagi kali ini Alexander me***m nya dengan lembut dan membuat mata Mila membulat sempurna hingga dia refleks mendorong Alexander.


"Apa-apaan kamu sudah kelewat batas tuan Alexander,aku bukan p***c*r mu"ucap Mila.


"Jaga bicaramu honey, aku sangat mencintaimu mana mungkin aku memperlakukan mu seperti itu, kamu adalah cinta pertama dan terakhir ku"ucap Alexander.


"Itu tidak berguna lagi Alex, kamu tidak akan pernah bisa melakukan semua itu sesuka hati mu"ucap Mila.


Tapi Alexander langsung mendorong tubuh Mila, keatas sofa, pria itu tidak suka mendengarkan penolakan terhadap nya yang dilakukan oleh Mila, dia ingin Mila nya kembali, hingga Alexander benar-benar melakukan hal yang tidak seharusnya terjadi saat ini.


Mila menangis sesenggukan setelah Alexander merenggut apa? yang dia jaga selama ini, Mila bahkan tidak menyangka Alexander bisa melakukan itu.


"Maaf kan aku sayang tapi ini demi kebaikan kita,aku tidak ingin kehilangan mu lagi, aku sangat mencintaimu dan sampai kapan pun akan tetap begitu, kamu sudah menjadi milik ku sekarang"ucap Alexander.


Alexander pun langsung membawa Mila kedalam kamar nya dia membaringkan Mila, dan menyelimuti tubuh nya.


Mila tetap terdiam air mata nya menetes.


"Kita akan pindah ke New York mulai besok kita akan menikah di sana dan tinggal di sana, untuk selamanya"ucap Alexander, sambil berbaring di samping Mila memeluk, wanita yang sangat ia cintai itu dan berulang kali mendarat kan kecupan di puncak kepala Mila, Alexander mendekap erat tubuh mula dari balik selimut.


Alexander sudah bangun lebih awal dia bahkan sudah mandi dan berganti pakaian, setelah itu dia ke dapur dan menyiapkan sarapan pagi untuk mereka berdua, meskipun itu hanya sandwich dengan dengan segelas susu di tambah segelas kopi untuk nya dia membawa itu kedalam kamar Mila.


sesampainya di sana Alex, tidak menemukan Mila, tapi Alexander mendengar suara air di dalam kamar mandi, tidak lama Mila pun keluar berjalan perlahan dia masih menggunakan bathrobe, dan lilitan handuk di kepala nya.


"Sayang kamu sudah mandi, kemari lah sarapan dulu"ucap Alexander tapi Mila hanya diam dan tidak menjawab Alex, hanya menatap wajah tampan itu dengan tatapan mata yang tidak bisa diartikan.


"Sayang ayo,,atau sini aku bantu kamu mengeringkan rambut mu"ucap Alex lembut, namun Mila tetap diam seribu bahasa.


hingga Mila mengambil baju dari lemari nya dia langsung membawa baju tersebut kedalam kamar mandi.


setelah beberapa menit akhirnya Mila keluar dan sudah selesai menggunakan dress selutut, tapi handuk masih terpasang di kepala.

__ADS_1


wanita itu langsung duduk di depan meja rias nya dan langsung mengeringkan rambut nya saat itu juga menggunakan pelembab kulit dan juga skincare nya.


tidak lupa mengoles lipstick dengan warna bibir.


setelah selesai dia mendekat ke arah Alex yang kini menatap nya penuh cinta, pria itu bahkan langsung menarik Mila kedalam dekapannya.


"Sayang aku sangat mencintaimu, semoga setelah kita menikah malam ini, kita akan dipenuhi kebahagiaan dengan buah hati kita yang sangat menggemaskan"ucap Alex.


"pulang lah, kamu sudah dapat yang kamu mau"


Deg....hati Alex terasa sakit.


"Apa? maksud nya honey, kamu pikir aku hanya menginginkan sesuatu dari apa? yang kamu miliki yang kamu jaga, jangan gila Mila aku tidak serendah itu, aku sengaja datang dari jauh karena aku sangat mencintaimu, jika kamu pikir hanya karena hal seperti itu, aku bisa mendapatkan itu dengan gampang dari banyak gadis yang menginginkan ku, tapi aku bahkan tidak pernah menyentuh istri ku sendiri, karena hanya ada kamu di sini"ucap Alexander.


"Aku sudah kamu dapat kan, sekarang kamu boleh pergi"ucap Mila yang hendak pergi tapi Alexander menarik lengan nya dengan kasar.


"Mila, kamu boleh membenci ku, kamu boleh menganggap ku pria berengsek, tapi asal kamu tau rasa cinta ku lebih besar dari kebencian mu terhadap ku, dan aku bukan pria pengecut, aku akan menikahi mu, bersedia atau pun tidak,, makan lah sarapan nya setelah itu kita pergi mencari gaun pengantin seperti yang kamu inginkan"ucap Alexander.


Akhirnya Mila pun mengambil sandwich tersebut dan memakan nya perlahan hingga habis setelah itu dia langsung meminum susu yang sudah hangat tersebut.


"Aku harus pergi bekerja, terserah kamu mau ngapain aja di sini, aku pulang larut"ucap Mila.


"Sayang, apa? kamu tidak dengar apa? yang aku katakan tadi heumm"ucap Alexander.


"Alex, kita tidak bisa menikah, tanpa restu dari istri mu, kecuali kamu menceraikan dia terlebih dahulu, dan itu tidak akan pernah mungkin terjadi, jadi anggap saja kita tidak pernah punya hubungan apapun"ucap Mila.


"Kamu ingin tau apa? yang akan aku lakukan"ucap Alexander.


"Aku akan menghabisi nya saat ini juga"ucap Alexander.


"Kamu gila Alex, kamu bisa di penjara"ucap Alexander.


"Aku memang sudah gila, dan itu semua karena kamu, dan jika kamu tetap menolak ku, maka aku akan melakukan hal yang sama pada keluarga mu"ucap Alex tegas.


"Jangan coba-coba Alex, atau aku akan membenci mu seumur hidup ku"ucap Mila.


"Lakukan lah"tantang Alex.


"Baiklah-baik kita akan menikah"ucap Mila.


wanita itu pun duduk dengan terpaksa di atas ranjang nya.


🌹💖💖💖🌹


setelah perdebatan yang cukup melelahkan, untuk Mila, dan dia bahkan tidak diberikan kesempatan untuk memilih, akhirnya Mila mengikuti Alex pergi ke new York, disana mereka tiba sore hari, setelah mencari gaun pengantin, asisten Alex sudah menyiapkan semua nya di sebuah rumah yang baru baru saja Alex beli rumah mewah bergaya minimalis modern tersebut, akan menjadi hunian mereka, saat setelah menikah.


kini Mila, sudah melakukan perawatan khusus, sambil menunggu kedatangan ayah Mila, yang diminta Alexander dibawa ke New York, oleh asisten pribadi nya.


hingga malam pukul delapan waktu New York, akhirnya pernikahan itu digelar, dan hanya disaksikan oleh sahabat Alex orang tua Mila dan beberapa asisten juga seorang asisten rumah tangga yang mengurus rumah tersebut.


Alexander begitu bahagia karena kini dia sudah resmi menjadi suami istri, dan tidak akan pernah terpisahkan dari Mila lagi.

__ADS_1


mereka pun akhirnya menempati kamar utama, sementara ayah ibunya dan asisten nya menghuni kamar tamu yang terdapat beberapa kamar di sana.


Mila hanya menatap wajah tampan yang kini sudah menjadi suaminya itu, meskipun ini adalah malam pertama mereka, tapi mereka tidak melakukan apa-apa karena Alex ingin istrinya itu memulihkan kondisi nya setelah seharian beraktifitas .


sementara itu di lain tempat Gerald, sedang berada di ruang kerjanya, semenjak pulang dari Bali, pria itu menjadi pendiam dan tidak banyak bicara, meskipun dia masih beraktifitas seperti biasa nya, dan dia juga selalu berinteraksi dengan anak istri nya tapi tidak seintens dulu.


Gerald, selalu memikirkan bagaimana nasibnya Alice, padahal wanita itu kini sudah bahagia hidup dengan sang Mommy, yang belum lama ini dia temui Alice bahkan sudah bisa mengurus perusahaan milik ibunya peninggalan kakek dan nenek nya, di new York .


dia kini tidak tinggal lagi di Jerman.


dia tinggal di negara kelahiran sang ibu, Alice dan Aiden, hidup sejahtera begitu juga Aiden yang selalu dimanjakan oleh opah dan Omah nya, saat ini, dia tidak perlu lagi ikut ibunya bekerja dia bahkan bisa istirahat lebih baik, dan itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Alice.


Alice pun mulai bisa menguasai perusahaan yang ia jalankan berkat bimbingan dari asisten pribadi Daddy sambung nya itu yang selama ini mengelola perusahaan tersebut.


kehidupan sosialita nya Alice kini sudah kembali menjadi sorotan bagi para awak media, wanita yang sering tampil di beberapa majalah dan dinyatakan sebagai mantan model papan atas yang sukses menguasai kerajaan bisnis keluarga nya.


hingga saat Alexander, mengantar Mila untuk shopping di mall terbesar, Alexander melihat sebuah magazine edisi terbatas, yang menampilkan sosok mantan kekasih sang kakak, dia langsung membeli itu, dan mengirimkan nya lewat pengiriman paket ke Indonesia, dia tau Kakak nya ingin melihat itu.


hingga keesokan harinya Gerald, sangat berterima kasih atas kiriman dari adiknya itu, lewat jasa pengiriman tercepat, barang itu sudah sampai di tangan Gerald, semua isi dari majalah tersebut merangkum tentang perjalanan karir sang model, meskipun tidak semua nya Gerald tahu tapi disitu dikatakan bahwa Alice, adalah seorang putri tunggal dari keluarga broken home, hingga Gerald mengingat bahwa selama ini Alice tidak memiliki ibu, dan dia tidak pernah bercerita ibunya ada di mana, yang dia tahu Alice menjadi yatim Piatu semenjak bertemu dengan nya, saat itu.


Gerald menarik nafas lega, dia sudah tidak perlu lagi mencemaskan kehidupan Alice, dia juga berpikir bahwa mereka benar-benar tidak berjodoh.


mulai saat ini Gerald, kembali merelakan Alice pergi.


berbeda dengan Anggeline, dia tidak terima Alexander tiba-tiba mengakhiri pernikahan nya, dan hingga saat ini, Alexander menghilang tanpa jejak, bahkan keluarga Alexander sendiri tidak tahu keberadaan putra nya, saat ini, kecuali Gerald, yang memang merahasiakan semua nya, demi kebahagiaan sang adik, dia tak pernah setuju Alexander menikah dengan wanita itu sedari awal.


karena Gerald tau Anggeline, memiliki niat terselubung.


Gerald sudah mencium kebusukan itu sedari awal mereka bekerja sama, karena setelah di selidiki semua perusahaan yang disebut-sebut sebagai milik Anggeline, ternyata itu milik suami Anggeline, yang kini bekerja sama dengan Anggeline, untuk menghancurkan Alexander.


mantan suami Anggeline, adalah musuh dari keluarga Wijaya, musuh Daddy nya Refi.


Alexander sendiri tidak mengetahui itu, tapi Dheandra sengaja menjebak Anggeline, dalam pernikahan, untuk mengetahui siapa? saja dalang dibalik Anggeline.


hingga Alexander menyatakan bahwa dia akan menikah dengan Mila, Dheandra sangat senang dengan itu, karena dia tau Mila, adalah wanita baik-baik dan dia tidak pernah kecewa sekalipun Mila, pernah menolak nya mentah-mentah saat melamar Mila, untuk yang kedua kalinya, saat itu Dheandra mengerti Mila, adalah wanita baik-baik seperti dirinya dulu, yang tidak pernah silau dengan harta, selain itu Mila, juga pekerja keras.


dia tidak memanfaatkan Alexander atau pria maupun untuk kesenangan nya, Mila lebih memilih untuk bekerja keras untuk menghidupi keluarga dari pada mencari yang instan.


Dheandra sendiri bukan tidak tau putra nya menikah di New York, tapi dia tidak ingin Anggeline, menggagalkan rencana mereka.


sampai Alexander meminta dia untuk menceraikan istrinya, Dheandra pun melakukan hal itu atas kuasa dari Alexander saat dia pergi mencari Mila,di Meksiko.


Dheandra berharap Alexander segera mendapatkan momongan, karena Refi, juga menginginkan cucu dari Alexander putra semata wayangnya, bukan dia membedakan antara anak sambung dan anak kandung, baginya keduanya sama di mata Refi, karena dia ikut andil membesarkan ketiga anak Dheandra dari pernikahan nya dengan Andra.


sementara Andra sendiri saat ini sudah memiliki tiga anak dari pernikahan kedua dan ketiga nya.


Andreas bahkan sudah tumbuh menjadi pria dewasa yang usianya kini menginjak 30 tahun, dia sudah memimpin perusahaan milik Andra, yang hingga saat ini masih utuh karena Gerald tidak menginginkan semua itu begitu juga dengan Arinda dan Arina, kehidupan mereka sudah jauh lebih dari sejahtera, bersama harta suami mereka, sementara Gerald juga sudah mengurus perusahaan milik ayah angkat nya Georgio, sudah membuat dia jauh lebih kaya raya, karena Georgio, pun akan membagikan itu pada Gerald dan kedua putrinya.


sementara kedua putrinya dari pernikahan ketiga nya, saat ini sudah menikah dengan pria bule yang usianya lebih tua dari mereka.


Awalnya Andra tidak setuju tapi keduanya keras kepala, Andra pun tidak bisa berbuat apa-apa.

__ADS_1


sementara putra nya Andreas hingga saat ini dia tidak pernah dekat dengan wanita maupun.


__ADS_2