
Agam pun menyuap kan, makanan tersebut dan benar saja rasanya begitu lezat, seperti yang selalu dia rasakan dulu, Agam sempat memejamkan mata sejenak.
"Sayang kamu cobain deh ini benar-benar lezat, kamu memang sangat pandai dalam segala hal dan aku, sangat bahagia memiliki mu"ucap Agam.
"Heumm ini aku sedang makan makanan yang sama loh kak"ucap Ananda.
"Sayang ini lebih-lebih lezat lagi percaya deh karena ada cinta di dalam nya dari ku"ucap Agam sambil tersenyum manis.
"Ya oke"ujar Ananda sambil menerima suapan tersebut, setelah Ananda mengunyah makanan tersebut dia pun langsung tersenyum kearah Agam.
"Aku akan merindukan masa-masa ini"ujar Ananda yang membuat Agam mengerutkan keningnya.
"Ada apa? kita akan selalu bersama sayang hanya tiga hari dalam seminggu aku akan pulang untuk masuk kantor"ujar Agam.
"Aku yang akan jarang di rumah aku akan bekerja paruh waktu lagi seperti dulu"ucap Ananda.
"Untuk apa? sayang kamu sudah punya banyak uang, coba cek saldo rekening Bank milik mu"ujar Agam.
"Apa? maksud kakak"tanya Ananda.
"Aku sudah transfer uang penjualan apartemen milik mu, dan uang nya cukup untuk bekal mu kuliah dan juga biyaya hidup sehari-hari dan jika kamu mau kamu bisa investasi kan uang itu di daerah sini belikan tanah atau rumah mungkin untuk rumah kamu bisa beli Lina atau enam rumah seharga sepuluh milyar rupiah"ucap Agam.
sontak wanita itu membulatkan matanya, apartemen seharga delapan puluh miliar itu adalah uang Agam murni dari hasil kerja keras nya, dan tidak ada campur tangan kedua orang tua nya, tidak hanya itu Agam juga memiliki banyak saham perusahaan atas nama Ananda yang berbeda di beberapa perusahaan asing di berbagai negara, pria itu tidak akan membiarkan calon istri nya diremehkan orang, termasuk oleh orang tua nya.
"Kakak jangan bercanda, jika aku punya uang segitu aku akan berhenti kuliah saja untuk apa? capek-capek kerja ia gak"ucap nya sambil nyengir kuda.
"Aku kan sudah bilang mungkin pendidikan jauh lebih penting tapi jika kamu ingin hidup senang dengan hasil kuliah mu itu tidak berlaku lebih baik kamu tinggal di rumah menjadi ibu dan istri yang baik untuk ku, setelah itu kita akan hidup lebih bahagia,biar suamimu ini yang akan bekerja keras"ucap Agam.
"Belum suami kakak, belum di halalkan"ujar Ananda.
"Tapi akan segera kan sayang apa bedanya tinggal menunggu semua nya selesai, aku akan menikahi mu dengan pesta yang sangat meriah bahkan kamu bisa mengundang seisi kampus"ucap Agam.
"Wah aku jadi matre kaya gini ya, ampun deh"ucap Ananda, sambil tersenyum bahagia.
"Tidak apa-apa sayang sekalipun kamu berbelanja setiap hari, bolak-balik jalan-jalan ke luar negeri dengan jet pribadi pun aku mampu memberikan itu semua, tapi satu hal yang harus kamu tahu, aku tidak akan membiarkan mu pergi jauh dariku"ucap Agam.
"Heumm, jadi aku harus tetap di samping kakak seharian gitu" ujar Ananda.
"Tentu saja tidak sayang, yang aku maksud, jangan pernah punya niat untuk meninggalkan aku"ujarnya.
"Apa? pernah aku melakukan hal itu, tidak bukan, kakak nya saja tidak pernah bisa mengambil keputusan yang tegas"ucap Ananda.
"Satu hal yang harus kamu tahu sayang aku tak bisa membantah ucap kedua orang tua ku, karena mereka adalah hidupku, selain kamu yang terakhir"ucap Agam.
"Aku tau itu, maka dari itu aku lebih baik mengalah aku tidak ingin merusak kebahagiaan kalian"ucap Ananda.
"Tidak sayang, Daddy sudah memberikan kita kesempatan jika kita bisa memberikan dia cucu secepatnya dia akan merestui hubungan kita"ucap Agam.
__ADS_1
"Benarkah, tapi jika itu tidak terwujud apa? kakak akan meninggalkan ku"ujar Ananda.
"Tentu saja tidak tapi mungkin aku akan menduakan mu, untuk mendapatkan keturunan"ucap Agam tegas.
"Aku tidak yakin untuk memberikan itu semua kak, jadi kakak, lebih baik menikah dengan orang lain saja"ujar Nanda pesimis.
"Sayang kamu belum apa-apa sudah menyerah kenapa? harus seperti ini, aku tidak mau kamu menyerah begitu saja kita belum mencoba nya"ujar Agam.
"Aku tidak ingin coba-coba sebaiknya aku pamit pergi"ucap Ananda yang langsung dicekal oleh Agam.
"Kamu tidak akan pernah bisa pergi sayang ku, karena orang-orang ku selalu ada di sekeliling mu"ucap Agam yang kini memeluk gadis itu dari belakang menyandarkan dagunya di bahu Ananda dengan posisi sedikit membungkuk.
"Kamu curang kak"ujar Ananda.
"Aku melakukan semua ini karena aku cinta kamu"ujar Agam.
"Baiklah, aku akan mengikuti mau mu, tapi setelah nanti kamu menikah lagi, kamu harus menceraikan aku"ucap Ananda.
"Tidak akan ada perceraian itu"ujar Agam tegas.
sampai sore hari tiba, mereka masih duduk bersantai dan sesekali mengobrol serius, hingga keesokan paginya, setelah selesai bersiap dan menyiapkan bekal untuk Agam yang akan segera kembali ke Jakarta, gadis itu langsung menyimpan semua itu di dalam mobil Agam, pria itu akan meninggalkan sopir pribadi nya untuk mengantar jemput Ananda kuliah.
"Sayang semua sudah siap, aku pamit pulang"ucap Agam.
Ananda pun hanya mengangguk sudah bisa dipastikan hari-hari nya akan terasa sepi, dan setelah selesai dengan persiapan dia sendiri Agam mendekat lalu mencium puncak kepala Ananda, di susul dengan kecupan di bibir setelah itu Agam kembali memeluk Ananda.
"Hati-hati di jalan dan selalu kunci rumah jika kamu sudah kembali ke dalam,satu lagi jangan terima tamu pria saat aku tidak ada,tapi jika terlalu penting, sebaiknya kamu minta sopir untuk menemani mu"ucap Agam.
"boleh terserah kamu saja sayang jika uang nya kurang aku akan tambah lagi"ucap Agam.
"Tidak sayang ini sudah lebih dari cukup"ucap Ananda, sambil tersenyum manis.
"Heumm aku akan merindukan mu, istri ku yang cantik dan baik hati dan super segalanya"ucap Agam.
"Baiklah sugar Daddy ku, love you, hati-hati di jalan"ucap Ananda menggoda Agam.
"Ingat tidak ada sugar Daddy yang tampan melebihi aku, dan jangan coba-coba mencari nya diluar"ujar Agam sambil kembali mencium bibir Ananda.
"Ya aku tau itu, sudah sana kamu pasti terlambat masuk kantor, Jangan lupa dimakan bekal nya"ucap Ananda iya sayang terimakasih, sudah sana masuk ini masih terlalu pagi"ucap Agam.
🌹💖💖💖🌹
Kini hari-hari Ananda lebih berwarna dia juga sudah membeli tanah yang luas untuk investasi jangka panjang, tidak hanya itu, tanah itu bahkan ditanami berbagai macam jenis kayu dan sebagian nya lagi dia juga mendirikan lapangan pekerjaan bagi para petani sayur, karena Ananda saat ini ingin memanfaatkan tanah yang dia miliki untuk ditanami berbagai macam jenis sayuran dan buah buahan karena tanah yang sangat luas itu dia beli dengan uang hasil penjualan apartemen yang Agam berikan dan jika sewaktu-waktu Agam membutuhkan uang itu, dia bisa menjual tanah nya yang begitu luas itu dengan harga dua kali lipat, karena tumbuh yang ada di sana memiliki nilai jual yang tinggi.
Agam yang belum kembali selama satu bulan itu karena mendadak ada perjalanan bisnis ke luar negeri, dan Ananda, tentu sudah tau itu karena Agam selalu pamit pergi pada dirinya.
Agam benar-benar bangga pada calon istri nya itu, karena dia tidak pernah ber foya-foya dengan uang yang ia berikan.
__ADS_1
Ananda selalu melakukan hal positif.
dia semakin yakin jika suatu saat nanti saat mereka benar-benar resmi menjadi suami istri, Ananda adalah sumber kebahagiaan nya.
tidak hanya itu saat ini Anada memiliki sepuluh orang pekerja untuk mengurus perkebunan yang baru selesai ditanami bibit tersebut.
Agam akan pulang dua Minggu lagi mereka akan langsung bertemu di pelaminan, Agam bahkan sudah menyiapkan semua itu jauh-jauh hari.
sementara itu keluarga Agam bukan tidak tau tapi mereka mencoba memberikan kesempatan kepada keduanya seperti yang Agam, katakan mereka akan muncul sambil memberikan restu kepada mereka setelah mereka memiliki momongan.
setelah dua Minggu berakhir kini Agam, sudah membawa Ananda untuk melakukan perawatan sebelum acara sakral itu di mulai, kini hanya ada Ardan yang selalu mendampingi sang kakak, sementara dari pihak Ananda hanya ada tetangga nya yang baik' hati yang selalu memberikan perhatian pada nya sedari dia kecil wanita paruh baya itu tidak memiliki putri, hanya ada satu orang putra, yang sudah menikah dengan Ani sahabat Ananda.
dan saat akan di rias oleh MUA, semua sahabat nya datang ada lima orang dari kampus, dan dua orang teman masa kecil nya, Ananda memang memiliki banyak teman tapi dia sering menutup diri, karena dia tidak ingin orang lain mengetahui kehidupan pribadi nya selama ini, kecuali kedua sahabatnya itu.
semua yang hadir di ruangan rias pengantin tersebut kini sudah tampil cantik, mereka akan mendampingi Ananda menuju gerbang kehidupan yang baru, pengantin yang jelas akan lebih cantik dari yang lain nya, mereka berjalan menuju tempat yang telah tersedia.
semua tamu yang hadir di sana adalah rekan bisnis Agam, dan sahabat Ananda satu kampus, yang Agam undang untuk hadir di sana dan memberikan do'a, untuk dia dan calon istri nya termasuk dosen dan rektor kampus tersebut.
Agam yang melihat calon istri nya berjalan dengan anggun menggunakan kebaya modern, yang dirancang khusus oleh perancang busana terkenal, saat ini tidak bisa memalingkan pandangannya dari wanita yang paling cantik dan teristimewa baginya.
sementara Ardan juga ikut mengagumi kecantikan calon kakak ipar nya itu, karena memang baru kali ini mereka bertemu.
"Wah Abang benar,calon kakak ipar ku, memang sungguh luar biasa, pantas saja abang ku ini sampai ingin mati bunuh diri, saat mommy meminta nya untuk pergi,jauh dari nya"ucap Ardan.
"Sialan jangan pandangi istri ku"ucap Agam yang langsung menutup mata Ardan dengan tangan nya, sontak yang duduk di sana tertawa hingga Ananda sudah mendekat mereka langsung terdiam.
Ananda langsung di tempatkan di samping Agam dengan tangan Agam yang mencoba meraih tangan gadis nya itu dan membantu nya duduk, seorang pekerja wedding organizer memasang kan selendang di kepala kedua nya, hingga proses ijab qobul berhasil di ucapkan dengan satu tarikan nafas.
dan kata sah pun terdengar begitu menggema Ananda pun mencium punggung tangan Agam dan Agam mencium kening Ananda, mereka pun akhirnya memasang cincin di tangan masing-masing pasangan nya.
setelah itu kedua pengantin itu, menandatangani surat berkas-berkas pernikahan mereka disaksikan oleh hampir seluruh tamu undangan kini, Ananda telah resmi menjadi istri dari Agam dengan mas kawin sebuah Mension yang sudah lama ia bangun untuk dirinya dan Ananda.
kebahagiaan itu sungguh membuat seluruh pasangan jomblo iri, dan kini pernikahan tersebut juga disaksikan oleh awak media, dan tidak kalah megah dengan pernikahan sebelumnya, tidak hanya itu setelah itu mereka pun merayakan pernikahan mereka dengan berbagai acara yang sungguh sangat menghibur dimulai dari lomba karaoke mahasiswa dan mahasiswi yang hadir tebak kata yang semua berkaitan dengan cinta pesta dansa dan lainnya, tidak ada pelaminan yang khusus untuk berdiri dan bersalaman karena kedua pengantin bahkan berbaur dengan tamu undangan.
tidak hanya itu mereka pun bergabung di setiap acara yang sudah dirangkai dalam pesta pernikahan tersebut.
sementara Arinda menitikkan air mata nya, dia sungguh terluka saat melihat putranya menikah tanpa kehadiran dirinya di sisi sang putra, tapi itu harus dia lakukan untuk menguji seberapa besar dan kuatnya cinta mereka berdua, dan Ardan berkali-kali mengirimkan pesan, meyakinkan bahwa menantunya adalah wanita baik-baik, yang memang pantas untuk diperjuangkan oleh Abang nya itu.
hingga sebuah dekapan hangat Argha berikan pada sang istri"Jangan sampai kamu mengikuti jejak mommy mertua mu, yang akan menyadari semua nya saat hari terakhir"ucap nya sendu.
"Aku hanya ingin merasakan bagaimana posisi Mommy dulu, tapi ternyata malah menyesatkan ku, ada atau tidak anak diantara mereka nanti aku akan tetap datang untuk merestui mereka"ujar Arinda yang kini menangis sesenggukan sambil memeluk suaminya erat.
Arinda ternyata menyimpan dendam kepada mertuanya dulu karena dia diperlakukan tidak adil oleh nya hingga akhirnya mertuanya sadar bahwa yang ia lakukan semua nya salah.
Arinda bahkan langsung bergegas menuju kamar mandi dia ingin bersiap dan pergi menemui kedua pengantin baru itu yang rencananya akan pergi berbulan madu ke Bali.
Ananda kini tengah duduk bersantai bersama temannya dimeja yang di susun memanjang khusus untuk teman mereka makan, semua orang kagum pada keberuntungan Ananda memiliki suami yang super tampan dan kaya raya dan tentunya sangat sayang pada nya.
__ADS_1
Agam pun langsung duduk dan merangkul istri di hadapan semua sahabat Ananda.
sementara Ardan duduk anteng sendiri sambil memperhatikan Rena, teman kuliah Ananda yang terlihat beda dari yang lain, Ardan mengagumi kecantikan nya.