
"Hari pertama bekerja Atala, dibuat kewalahan mungkin ini adalah hari pertama nya, bekerja dengan gelar yang dia dapatkan satu tahun yang lalu.
Sampai gadis itu tidak bisa makan siang, saat ini, saking sibuknya, dia sebenarnya ingin pergi makan siang, tapi pasien masih banyak yang harus ia periksa , sebenarnya itu bukan tugas nya, tapi sebagai orang baru sudah jelas dia harus membantu senior nya.
Apalagi setelah melihat ada jadwal untuk melakukan operasi juga.
Atala, sempai ingin menyerah tapi demi menjalankan tugas dia tidak boleh menyerah, hingga dia menelungkup kan wajah nya di atas meja nya, setelah kembali ke ruangan nya, dan saat dia melakukan itu.
"Hi... honey, kamu kenapa?"tanya seseorang yang tidak asing lagi bagi Atala.
"Aku sudah menyerah, lebih baik aku lanjutkan bisnis receh ku, saja"ucap wanita itu.
"Sayang, memangnya kamu itu habis ngapain"tanya pria yang tak lain adalah Bily.
"Senior ku minta aku untuk memeriksa pasien yang rawat inap"ucap Atala.
"Siapa? yang berani mengerjai mu"ucap Bily, langsung murka.
Atala langsung mengangkat wajahnya saat ini juga, dia baru sadar jika dia sedang berbicara dengan Bily, yang selalu pasang badan, untuk melindungi wanita itu.
"T tidak ada y yang mengerjai ku, mungkin karena hari ini adalah hari pertama ku, jadi terasa melelahkan"jawab nya berbohong.
"Jangan bohong Sayang, aku tau kamu sedang berbohong"ucap Bily.
"Ini untuk ku, kebetulan aku juga belum makan siang untuk itu biar aku makan ini"ujar Atala.
"Makanlah sayang biar aku temani kamu makan"ucap Bily, yang kini mengerti bahwa Atala, tidak ingin dia melakukan sesuatu, maka dari itu dia akan diam-diam melakukan itu.
Atala pun mengangguk gadis itu langsung membuka kotak yang berisi makanan tersebut .
"Wah, kamu tau aja yang aku mau, Yang"ucap Atala.
Biarlah dia menahan diri dari rasa lelah agar Bily, tidak berbuat sesuka hati, dia tidak ingin kekasih nya itu, mengistimewakan dirinya.
Atala baru tau kalau ternyata rumah sakit itu milik Brian, kakak dari Bily Anderson, yaitu Brian Anderson, suami dari suster Adeline.
Sementara pasangan itu masih ada di Amerika menunggu Brilian, mengurus kepindahan mereka.
Sementara itu di kediaman Mario, pria itu bahkan menolak untuk pergi bekerja, selain karena masih tidak bisa jauh dari kedua putranya itu, Mario, juga ingin membantu istrinya mengurus kedua jagoan yang selama ini dia impikan.
Kembali, ke rumah sakit, saat ini Atala, sudah akan pulang Bily, datang menjemput Atala, Bily, sudah tampak segar saat ini, mungkin sudah mandi dan berganti pakaian, meskipun tanpa itupun, Bily, sudah tampak keren.
"Sayang sudah siap"ujar Bily.
"Sudah Yang...ini sudah bawa tas"ujar Atala.
"Baiklah sayang, kita langsung berangkat liburan"ujarnya.
"Yang, aku baru masuk satu hari"keluh Atala.
"Kamu bebas masuk atau keluar, kok aku, yang sudah urus izin nya.
"Yang aku pindah kerja saja"ujar Atala.
"Tidak boleh atau tidak usah kerja sama sekali"ucap Bily.
__ADS_1
"Yang, aku juga ingin punya kegiatan"ucap Atala.
"Kamu ikut, saran ku atau tidak usah bekerja pilih yang mana"ucap Bily, lagi .
"Aku, hanya tidak ingin kamu ikut campur, nanti aku dikira tidak profesional"ucap Atala, memonyongkan bibirnya.
"Ih muachh"Bily, mengecup bibir monyong tapi seksi itu.
"Kebiasaan deh Yang"ujar Atala.
"Maaf sengaja"ucap Bily, sambil melajukan mobilnya.
"Sayang liburan dulu ya, baru bekerja, aku janji tidak akan pernah ikut campur dalam pekerjaan mu, tapi jika mereka menyakiti mu, aku bisa hancurkan mereka, sekalian, gedung itu aku robohkan"ucap Bily.
"Baiklah Hulk ku"ujar Atala, sambil terkekeh.
"Tapi tampan kan, biarpun seperti Hulk"goda Bily.
"Bisa iya, bisa enggak"kata Atala, sambil menahan tawa nya.
"Baiklah-baiklah, terima hukuman nya, nanti"ucap Bily.
"Siapa takut, paling juga di tangtangin makan sambal"ujar Atala.
"Tidak sayang kali ini bukan tentang itu"ujar Bily.
Sesampainya mereka di rumah Atala, gadis itu terbengong saat melihat, seseorang tengah duduk bersama dengan kedua orang tua nya, yang entah kapan? mereka datang, jika sudah begitu Jordan pasti sudah mengadu Tetang hal yang tidak-tidak.
"Daddy, mommy... kapan? kalian datang"ucap Atala, yang kini berdiri bersama dengan Bily.
"Ya uncle"jawab Bily, yang kini duduk dengan tenang.
"Apa? benar kalian berdua selingkuh"ujar tuan Sadam,to the points.
"Begini, uncle saya bisa jelaskan"ucapan Bily, terhenti ketika tangan tuan Sadam, terangkat.
"Saya hanya minta kamu Jawab, bukan, minta alasan"ujar tuan Sadam.
"Tidak" jawab Bily tegas, tapi tanpa dia sadari bahwa kata-kata Bily, adalah dianggap tidak pernah punya hubungan apapun dengan Atala.
"Baiklah jika seperti itu, Atala, mulai besok kamu akan segera menikah dengan Jordan"ujar tuan Sadam.
"Itu tidak mungkin Daddy"tolak Atala, sambil menggelengkan kepalanya.
"Tunggu, uncle, apa? maksudnya ini"ucap Bily , tak percaya.
"putri ku, memang sudah seharusnya menikah dengan Jordan, dan keputusan ku, sudah bulat tidak bisa di ganggu gugat"ujar Sadam.
"Tidak Daddy, Atala, mohon jangan lakukan itu, selama ini Atala, tidak pernah memohon untuk apapun, pada Daddy, tapi kali ini saja Daddy, tolong Daddy, tolong jangan nikahkan aku, dengan dia, karena, dia, bukan laki-laki yang baik, dan aku mencintai Bily, tapi jika Daddy, tidak mengijinkan untuk itu, maka, Atala, mohon, biarkan Atala, hidup sendiri selamanya"ucap Atala, sambil berlutut di hadapan Sadam.
"Tidak Atala, tidak ada tawar menawar"ucap Sadam tegas.
"Uncle, kita bisa bicara baik-baik"ucap Bily.
"Tidak. Bily, tolong jangan ikut campur, sebaiknya kamu pulang saja"ujar tuan Sadam.
__ADS_1
"Tidak bisa tuan, saya mencintai Atala, dan saya akan berikan apapun yang tuan Sadam, mau"ujar Bily.
"Jika begitu, berikan semua yang kamu miliki padaku"ujar pria paruh baya itu.
"Daddy, Baiklah Daddy, jika itu yang Daddy mau aku akan menikah dengan dia, meskipun aku harus menderita, asal Daddy, bahagia"ujar Atala, sambil bercucuran air mata.
"Sudah sepantasnya honey"ujar Jordan, yang sedari tadi berpangku tangan.
"Tidak Yang, jangan lakukan itu, aku tidak apa-apa jika harus kehilangan semuanya, tapi tidak dengan dirimu, aku tidak mau, dan aku tidak akan pernah bisa hidup tanpa mu"ucap Bily.
"Hi,,, apa? kau tidak dengar tadi, bahwa tunangan ku, sudah memilihku"ujar Jordan.
"Bily, kamu sudah dengar kan"ucap Nyonya Aprilia.
"Sayang, katakan jika kamu memilih ku, aku tidak apa-apa jika harus kehilangan semua itu, aku bisa mencari semua itu dari nol"ujar Bily.
"Yang aku mohon pulang lah, Daddy, tidak akan pernah bisa puas, dengan itu"ucap Atala.
"Aku akan pulang setelah dia pergi"ujar Bily.
"Aku bebas di sini, sementara kau, apa? kau tidak punya harga diri"ujar Jordan.
Jordan bahkan pergi ke lantai dimana kamar Atala berada.
Bily, mengeratkan kepalan tangan nya, lalu pergi dari rumah Atala, bahkan hampir saja menabrak mobil Jordan yang ada di barisan paling depan.
Tapi ia urungkan karena dia akan bermain cantik, Atala, sendiri saat ini tengah menangis sesenggukan di dalam kamar nya, sampai ketiduran sambil memeluk bantal guling.
Bily, sendiri dia tidak bisa tidur, saat ini, karena dia tidak bisa menghubungi Atala.
Entah kenapa? Atala seakan menutup akses komunikasi dengan nya, hingga keesokan harinya, Atala, bahkan tidak hadir di rumah sakit tersebut, dan Bily, tidak melihat gadis itu beraktifitas di luar rumah nya.
"Yang, dimana kamu heeuh, jangan buat aku khawatir, aku tidak bisa seperti ini, jika memang ayahmu ingin seluruh harta ku, tidak masalah, asal kamu tetap berada di sisiku, aku sangat mencintaimu"ujar Bily, lirih.
Pria itu, bahkan sulit untuk memejamkan mata nya beberapa hari ini, hingga dia memutuskan untuk kembali mendatangi, Atala, di kediaman nya, tapi gadis itu tidak ada di sana pelayan bilang Atala, akan segera menikah di hotel xx di sana bahkan sudah hadir beberapa tamu undangan, Bily, bahkan tidak peduli, dengan itu, dia langsung masuk tanpa undangan tersebut, dan saat melihat Atala, yang baru saja keluar dari sebuah ruangan diapit oleh beberapa orang wanita cantik, dan diikuti oleh MUA.
Bily langsung mencegat langkah nya, dan bahkan menggendong wanita itu ala bridal style, tidak perduli beberapa orang menghalangi jalan nya, bahkan sampai memukul nya.
Tapi Bily masih tetap bisa mengalahkan mereka, pria itu adalah, seorang yang jago ilmu bela diri, hampir semua jenis bela diri terkenal, dia miliki, hingga saat dia tiba di depan mobilnya, Jordan menodongkan pistol pada dirinya, tapi pria itu, hanya tersenyum sinis.
"Kau tidak bisa melawan ku, dalam urusan bisnis, dan juga bela diri, sekarang mau main licik oke, lihat di segala sudut" kau sudah terkunci"ucap Bily, yang membimbing Atala untuk masuk ke dalam mobilnya, sementara Jordan,kini tengah berusaha menghindari senjata api yang ada di mobil Bily, yang terus mengikuti pergerakan nya.
"Baiklah Bily, hentikan itu, aku akan berikan wanita itu padamu"ujar Jonathan.
"Baiklah, tapi juga harus berjanji bahwa, kau tidak boleh muncul lagi di hadapan kami"ucap Bily.
"Iya, Baiklah"ujar Jordan, yang sudah hampir putus asa.
Sementara itu di dalam hotel, tuan Sadam tidak bisa berbuat apa-apa? karena pergerakan nya di kunci, oleh orang-orang, Bily, dan berhasil melumpuhkan, orang-orang yang ingin mencelakai keluarga Sadam.
Sementara itu Bily, sudah pergi bersama dengan Atala, iya, menculik anak gadis orang meskipun demikian ia akan tetap memprioritaskan Atala,
"Maaf Yang, sudah buat kamu sakit hati karena karena telah memilih pria, gila itu"ujar Atala, "Tidak masalah sayang"
"
__ADS_1