Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Duapuluh tahun kemudian#


__ADS_3

setelah perjalanan panjang dalam hidup Dheandra luka, duka, percintaan dan jatuh bangun nya kehidupan kini dia sudah kembali pulang pada sang maha kuasa, wanita berusia enam puluh lima tahun itu, mengalami kecelakaan pesawat, yang benar-benar mengenaskan, di dalam pesawat itu terdapat Refi dan Dheandra Andra dan istri juga kedua anak nya dan juga para asisten pribadi mereka, sepulangnya mereka dari luar kota, setelah menghadiri acara pernikahan anak cucu mereka, tiba-tiba saja pesawat yang mereka tumpangi meledak di udara tanpa diketahui apa penyebab nya, dan tidak ada satu orang pun yang selamat atas kecelakaan maut tersebut, duka mendalam di rasakan oleh kelimanya . Gerald Arinda dan Arina juga Alexander menangis pilu di pemakaman kedua ketiga orang tuanya, terutama Alexander, saat melihat jenazah hanya berupa serpihan.


"Alexander bahkan sudah tidak bisa mengenali mana orang tuanya yang sebenarnya karena semua jenazah hancur dalam ledakan tersebut, hingga tes DNA pun dilakukan dari serpihan para jenazah pun terkumpul, dan teridentifikasi sebagai orang tua mereka , terutama Alexander, yang melihat serpihan tubuh ayahnya secara langsung, dia benar-benar shock terluka dan hampir tak kuasa, begitu juga dengan sang Mommy, pria itu dituntut untuk kuat saat prosesi pemandian jenazah tersebut dilakukan meskipun hanya ritual nya saja karena tubuh mereka sudah terpotong-potong tak beraturan.


Air mata Alexander dan ketiga kakaknya mengiringi proses pemakaman kedua orang tua mereka, jenazah Andra, Dheandra dan Refi dimakamkan secara berdampingan, hingga jenazah tersebut dimasukkan ke dalam liang lahat, tersebut membuat ketiganya berteriak


"Tidak mommy Daddy!"


teriak Alexander yang langsung terbangun dari tidurnya, membuat Mila langsung ikut terjaga sambil bertanya-tanya, kenapa? suaminya bisa sehisteris itu.


"Mas kamu itu kenapa? sih ganggu orang tidur aja nanti anak-anak kebangun gimana,mau begadang"ucap Mila.


"Aku beneran mimpi sayang, owh syukur lah ya Allah cuma mimpi semoga engkau selalu menjaga seluruh keluarga ku"ucap Alexander yang langsung memeluk istrinya, benar-benar serasa nyata bahkan Alexander pun langsung mengambil handphone nya lalu menghubungi sang Mommy.


📱"Halo, Mommy...."ucap Alexander lantang sambil berjalan menuju balkon di saat waktu menunjukkan pukul dua dini hari.


📱"Ada apa? anak manja"jawab Dheandra yang paling tidak bisa mengabaikan putra bungsu nya itu.


📱"Alex, mimpi buruk Mommy, syukurlah jika Mommy baik-baik saja"ucap Alexander.


📱"Makanya, berdoalah sebelum tidur nak, Mommy masih ngantuk"ucap Dheandra.


📱"Tunggu dulu Mommy, ayah mana, Alex mau tinggal dengan kalian mulai sekarang Mommy dan Daddy harus tinggal bersama Alex,titik"ujar pria itu tidak mau di bantah.


📱"Heummm baik'lah na lagipula Mommy dan ayah mu sudah tua, sudah seharusnya kami dekat dengan cucu kami"ucap Dheandra.


wanita itu pun mengakhiri panggilan telepon tersebut karena sudah kebelet untuk ke kamar mandi.


hingga akhirnya Alexander pun kembali ke dalam kamar nya,hal pertama yang dia lakukan adalah mengecup bibir sang istri lalu memberikan senyuman.


"Sayang mulai besok Mommy dan Ayah akan tinggal di sini bersama dengan kita"ucap Alexander begitu riang gembira.


"Heummm, benarkah lalu bagaimana? dengan kak, Arinda mereka juga pasti protes jika Mommy disini"tanya Mila.


"Mereka tidak akan protes karena itu juga keputusan mommy"jawab Alex antusias.


Mila langsung membungkam bibir Alexander dengan bibirnya karena melihat dua buah hati nya terganggu mendengar suara Daddy nya.


Alexander memiliki dua orang putra, mereka kembar keduanya diberi nama Mario dan Maikel dan keduanya bermarga Alexander.


Mario Alexander dan Maikel Alexander.(2M)keduanya kini sudah berusia dua tahun,


sementara ke sembilan sepupu mereka memiliki julukan, seperti putra Gerald, yang diberi julukan (3G) yaitu Gress Alexander berusia sebelas tahun, Geraldine Alexander, berusia sembilan tahun, dan si bontot Gidion Alexander berusia tujuh tahun.


Dan anak Arinda dan Argha, diberi julukan (3A) yaitu, Agam Airlangga dan Ardan Airlangga berusia dua belas tahun dan sikecil Agatha Airlangga, berusia tiga tahun, sungguh jauh usia mereka karena Arinda sempat menolak untuk memiliki anak lagi.

__ADS_1


Arina, ada (3B) yang paling besar Brian Anderson, berusia enam belas tahun, kedua Bianca Anderson, berusia empat belas tahun dan ketiga Bily Anderson.berusia sembilan tahun.


mereka semua selalu terlihat akur tidak pernah cekcok termasuk keempat orang tua mereka.


hingga akhirnya Dheandra dan Refi tiba di Mension utama miliknya yang kini ditempati oleh putra bungsu nya keduanya memutuskan untuk tinggal bersama dengan si bontot.


hari itu juga semua anak cucu mereka berkumpul di sana bahkan saat ini mereka tengah berkumpul menikmati makan siang bersama Refi sebagai yang tertua di sana selalu terlihat berwibawa dan pria tua itu selalu menjadi ayah dan kakek terbaik untuk semua nya.


saat ini terlihat Arinda begitu dekat dengan Refi, karena sedari dulu Refi lah yang selalu menggantikan posisi Andra, merawat dan mendidik keduanya dengan penuh kasih sayang dan perhatian.


bahkan sejak mereka lahir, hingga sampai saat ini tidak ada kecanggungan diantara mereka.


"Ayah ayah harus selalu sehat, agar Mommy juga sehat, aku sangat menyayangi kalian berdua, karena kalian adalah hidup Arinda"ucap wanita itu penuh haru.


"Tentu saja Sayang, ayah Ayah selalu berusaha untuk itu"ucap Refi sambil mengelus puncak kepala putri pertamanya itu.


"Iya ayah Arina juga sangat bahagia memiliki ayah hingga saat ini, ayah harus selalu sehat dan begitu juga Mommy, jadi mulai sekarang tetap lah tinggal di sini agar kami tidak kejauhan lagi jika rindu dengan kalian, biarlah rumah peternakan menjadi rumah tempat kita berlibur"ucap Arina.


keduanya pun mengangguk, setuju'


Dheandra juga sudah memutuskan untuk tinggal bersama dengan anak cucunya menghabiskan hari tuanya saat ini, hingga di usianya yang sudah hampir enam puluh tahun lebih itu, masih terlihat segar bugar, hanya sedikit kerutan yang terlihat di bagian wajah nya karena wanita itu selalu melakukan perawatan.


hari demi hari mereka lalui hanya dengan bermain dengan sang cucu dan beristirahat tidak ada lagi kegiatan yang menguras tenaga mereka, yang mereka lewati saat ini pun hanya kebahagiaan tidak ada lagi yang lainnya.


🌹💖💖💖🌹


Kini anak cucu Dheandra merajai bisnis keluarga mereka, seperti Marko dan Maikel, usianya mungkin baru 22 tahun tapi kedua pria yang menginjak usia dewasa itu sudah mampu memimpin perusahaan.


terutama Agam dan Ardan, yang kini berusia 32 tahun itu, mereka adalah dua orang pria yang super gila kerja dan tidak pernah beruntung dalam cinta, karena mungkin kurang nya waktu untuk mencari pasangan keduanya lebih suka mencari sugar baby.


sementara Agatha, di usia nya 23 tahun itu kini tengah kuliah, menyelesaikan magister di luar negeri wanita yang bercita-cita menjadi dokter tersebut, ingin menjadi seperti sang ayah.


sementara ketiga putra Arina ketiganya sudah berkeluarga, dengan profesi sebagai pebisnis handal seperti sang ayah Bruno, Brian yang sudah berusia 36 tahun itu memiliki satu orang putri cantik yang kini berusia tiga tahun, bernama Berlian, dari seorang wanita yang berasal dari Indonesia yang berprofesi sebagai seorang dosen saat itu, tapi saat ini dia tidak lagi bekerja karena Brian melarang nya.


sementara itu Bianca juga sudah menikah wanita dengan segudang prestasi itu menikah dengan pemuda yang dia temui di jalan, seorang pria yang berasal dari kalangan menengah itu memiliki paras yang begitu menawan, dia bahkan bukan pegawai kantor, saat itu dia masih mahasiswa, salah satu universitas, Bianca selalu mengejar nya saat itu karena Adriyan tidak pernah meliriknya sama sekali meskipun Bianca adalah gadis yang cantik dan seksi, saat itu ada kisah cinta yang unik yang penuh liku diantara mereka.


wanita berusia tiga puluh empat tahun itu memiliki dua anak kembar, yang sangat menggemaskan.


sementara si bontot Bily, pria tampan berusia dua puluh sembilan tahun itu, tengah sibuk mengurus perusahaan, dia juga memiliki kekasih yang berasal dari keluarga sederhana, percintaan mereka menguras emosi dan Air mata.


Berbeda dengan Gress Alexander wanita berusia tiga puluh satu tahun itu hingga kini belum mau menikah, karena lebih suka fokus dengan karier seperti gadis di luar negeri yang ia tahu, mereka semua lebih fokus pada karir, begitu juga dengan Geraldine gadis berusia 29 tahun itu fokus dengan perusahaan sang ayah yang dibangun Gerald dari hasil kerja keras nya mengurus perusahaan Georgio ayah angkatnya.


dan si bontot, Gidion Alexander, pria itu berbeda dengan yang lain nya dia disibukan mengejar cinta seorang janda beranak satu yang saat ini menjadi cinta pertama nya, pria itu juga mengurus perusahaan tapi tidak terlalu fokus seperti yang lainnya pria itu lebih suka mengejar pujaan hati nya, hingga Gerald masih harus turun tangan untuk menyelesaikan masalah perusahaan yang dipegang oleh putra satu-satunya itu, mungkin jika putra pertamanya masih hidup Gerald tidak akan memberikan tanggung jawab itu pada Gidion, yang masih mencari jati diri, seperti saat ini.


mereka benar-benar penuh warna.

__ADS_1


Agam akan bertemu dengan sugar baby nya, saat, malam hari seperti saat ini dia mendatangi apartemen, yang ia belikan untuk gadis berusia sembilan belas tahun itu, yang ia temui di persimpangan jalan beberapa bulan yang lalu, wanita itu berasal dari desa tapi wanita cantik itu mampu membuat seorang Agam, berdebar-debar saat melihat wanita yang saat itu tengah bekerja sebagai asisten rumah tangga di salah satu rumah mewah milik seorang pengusaha.


Agam, langsung menawarkan untuk menjadi sugar baby nya dengan berbagai kemewahan, awalnya gadis itu menolak, keras tapi lama kelamaan akhirnya luluh juga.


Agam, bahkan langsung membawa wanita itu ke apartemen yang baru saja dia beli.


"Baby aku datang"ucap Agam yang terlihat sangat lelah.


"Kemarilah, aku sudah memasak makanan kesukaan mu"ucap gadis itu.


"Terimakasih, kamu memang yang terbaik"ucap Agam.


"Kapan, kamu akan menikah"pertanyaan itu lolos dari bibir Kamelia, setelah selama ini selalu bertanya-tanya, dalam hati karena sering kali melihat, sebuah akun memosting foto Agam dan seorang wanita cantik berasal dari dunia modeling.


"Apa? maksud pertanyaan mu,baby"pria itu langsung menghentikan langkahnya.


"Siapa wanita yang sering memajang kebersamaan kalian di sosmed"ucap Kamelia yang kini terlihat menunduk, sambil meremas ujung kemeja yang dia gunakan.


"Bukan urusan mu, kamu hanya perlu menuruti kata-kata ku, jika kamu ingin hidup layak tanpa perlu bekerja keras"ucap Agam.


kata-kata nya, terdengar seperti sebuah perintah.


"Aku tau aku tidak punya hak untuk ikut campur, setidaknya beritahu kapan kamu akan menikah dengan nya, agar aku bisa siap-siap untuk pergi dari hidup mu"ucap Kamelia.


"Kamelia aku datang bukan untuk berdebat, aku ingin istirahat setelah lelah bekerja"ucap pria itu terdengar sangat dingin.


"Maafkan aku jika aku membuat mu tidak nyaman tuan Agam, silahkan lanjutkan istirahat nya, tapi sebaiknya habiskan dulu makan malam mu, sebelum dingin"ucap Kamelia yang hendak pergi.


"Kamel!... sejak kapan? kamu bersikap seperti ini, apa? kamu sudah bosan dengan ku dan sudah menemukan pria lain yang jauh lebih baik dari ku"tanya Agam dengan nada tinggi.


"Aku tidak pernah mencari pria manapun, aku datang kesini hanya untuk bekerja, karena aku ingin memperbaiki ekonomi keluarga ku di kampung, sambil kuliah"ucap Kamelia.


"Bukan itu yang aku tanyakan"ucap Agam sambil menghampiri Kamelia.


"Aku hanya orang bodoh, dan tidak akan pernah nyambung jika diajak bicara"Ucap Kamelia yang merasa tersinggung dengan kata-kata Agam.


"Kamelia, aku tau siapa kamu, kamu adalah gadis cerdas"ucap Agam.


"Kamu sudah tau jawabannya kak, aku tidak punya siapa-siapa disini, aku hanya mengenal mu, dan aku sudah terbiasa dengan kita, dan karena itu aku belum siap jika tiba-tiba kamu menikah, lebih baik beritahu aku agar aku bersiap untuk pergi dari sisi mu"ucap Kamelia.


"Aku tidak ingin membahas tentang itu, aku juga tidak akan membiarkan mu pergi sampai kapan pun"ucap Agam.


"Apa? kamu tega mengurung ku disini, tanpa masadepan yang jelas, aku punya keluarga di kampung meskipun kehidupan kami tidak seperti kehidupan mu di sini, mereka berharap suatu saat nanti putri nya menikah dengan jodoh nya, dan ibu selalu bertanya apa? aku sudah siap menikah karena ada beberapa orang datang melamar, dan jika kembali ke kampung ibu akan mencari ku,lalu apa? yang harus aku jelaskan, apa? aku harus bicara kan semua nya, dan setelah itu mungkin aku juga sudah mayat"ucap Kamelia.


pria itu terdiam.

__ADS_1


__ADS_2