Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Kekerasan#


__ADS_3

Bruno masih berdiam diri, setelah ia menggempur Arina habis-habisan di ranjang hingga wanita itu pingsan karena kelelahan, tapi dia puas memberikan pelajaran untuk wanita nya, agar tidak lagi membangkang.


pada dasarnya Bruno, sangat menyayangi Arina, namun karena kata pisah yang terucap dari bibir Arina membuat pria tampan itu tidak terima, Bruno tidak ingin Arina nya pergi meskipun suatu hari nanti dia akan menikah dengan tunangan nya, tapi dia tidak akan pernah meninggalkan istri pertama nya itu sampai kapan pun.


sementara itu di kediaman Arinda, gadis itu tengah marah besar karena tadi dia sempat dipanggil oleh dosen, akibat dia dikerjai oleh seorang dokter bernama Argha, yang berkata didepan semua orang bahwa Arinda, tengah mengandung anak nya.


hingga Refi pun harus menghadiri surat panggilan hari itu juga untuk menjamin sesuatu, karena Arinda terancam dikeluarkan oleh pihak kampus karena tuduhan itu.


Argha, bahkan tidak merasa bersalah sedikitpun, dia tetap mengakui bahwa Arinda saat ini tengah mengandung anak nya, bahkan dia memberikan bukti sebuah foto USG, dan surat keterangan pernyataan hamil atas nama gadis itu entah kapan, waktu pembuatan Nya.


"Ayah Arinda masih perawan mana bisa hamil"ucap Arinda tanpa malu karena sudah terlanjur marah.


"Rinda yang sopan bicara dengan orang tua"ucap Dheandra marah.


"Tapi mom... Rinda berkata jujur"ucap Arinda.


"Tante bisa lihat ini"ucap Argha.


Sialnya rekaman saat Arinda, meminta pertanggung jawaban saat di atas jembatan itu ada di ponsel Argha.


"Owh ya ampun Rinda apa-apaan ini!!..."ucap Andra, yang kini terlihat emosi, bagaimana bisa kelakuan putri seorang pria sukses bisa berkelakuan seperti itu.


"Daddy, semua itu hanya sandiwara,aku kesal sama pria gila ini, yang bilang kalau mau bunuh diri itu harus gantung diri biar cepat mati"ucap Arinda.


"Ya ampun Arinda,ayah tidak habis pikir, kamu itu... sudah pasti orang-orang akan mengira bahwa kamu akan bunuh diri, kamu berdiri di atas jembatan setinggi itu"ucap Refi.


"Tapi Daddy bilang mommy selalu melakukan itu jika moodnya sedang buruk"ucap Arinda, sontak keduanya melihat ke arah Arda.


"Apa?...itu sudah kebiasaan kalian berdua kan aku tidak salah"ucap Arda membela diri.


sementara Argha, tersenyum dalam hati ternyata keluarga Arinda, sangat unik.


"Kami melakukan itu bukan di jembatan yang ramai orang berlalu lalang, lagi pula kenapa?...hal itu kamu ceritakan juga padanya"ucap Dheandra kesal.


"honey jangan marah tentang hal itu, tanpa aku kasih tau pun, putri kita watak nya sama-sama keras seperti dirimu" ucap Andra.


"Bang jangan bilang seperti itu pada istri ku, dia keras hanya terhadap orang tertentu, buktinya dia lembut saat bersama ku, jadi baik buruk nya seseorang itu tergantung bagaimana kita memperlakukan nya"ucap Refi tegas.


"Tidak usah sok so an menasehati tuh lihat hasil didikan kalian"ucap Andra yang mulai tersinggung.


"Jangan menyalahkan orang lain, bercermin pada diri sendiri itu lebih baik"ucap Dheandra.


"Stop... bukan nya memecahkan masalah kalian malah berantem,baik jika kalian tidak bisa percaya pada ku, aku lebih baik pergi"


"Diam, kamu tidak bisa memutuskan itu sendiri"ucap Refi.


"Lalu bagaimana?" tanya Arinda.


"Mau tidak mau kamu harus menikah dengan dia"ucap Refi.


"Tidak bisa Arinda tidak mau menikah dengan dia, dia itu pasti sudah memiliki istri dan anak ih..jijik nggak Arin gak mau"ucap Arinda.


"Jangan sembarangan kamu kalau bicara, saya belum memiliki istri bahkan anak selain yang ada di rahim kamu, nantinya" lanjut Argha dalam hati.


"Ah... Lo beneran gila bagaimana cara nya gue bisa hamil anak Lo bahkan gue gak pernah tidur dengan laki-laki lain selain dengan Daddy dan juga ayah itupun kalau gue lagi sakit mereka yang jagain gue, faham"ucap Arinda.


"Argha apa kamu yakin ingin menikah dengan wanita ini"ucap sahabat nya,di sebelahnya berbisik.


"Tentu saja, siapa yang tidak tertarik selain cantik dan berkarakter unik wanita ini menyimpan banyak bakat"ucap Argha.


"Sudah final sekarang kalian harus menikah sekarang juga"ucap Andra dan Refi beriringan.


"Ayah... Rinda masih mau kuliah kok ayah tega sih... hiks hiks hiks"Air mata Rinda mulai membanjiri pipinya, jika biasanya Refi membela nya mati-matian saat ini ayah sambung nya itu, malah bereaksi sama dengan sang Daddy.


"Ini demi kebaikan mu Rinda, ayah tidak ingin putri ayah menanggung malu , dan setelah ini kamu bisa kembali kuliah mengejar cita-cita mu, ayah sudah pernah bilang untuk sukses itu, tidak bisa ditentukan waktunya kapan, karena itu bisa terjadi kapan saja, buktinya ayah bisa sukses setelah menikah dengan mommy mu, dan satu hal lagi Rinda, ayah tidak ingin kamu terlalu bekerja keras, untuk mendapatkan uang, kamu cukup jadi istri yang baik dan menjalani profesi mu nanti nya, setelah mengurus anak dan suami mu, karena untuk masalah uang ayah maupun Daddy mu, tidak akan membiarkan mu hidup kekurangan"ucap Refi lembut.


"Tapi ayah aku tidak mencintai nya, dan aku tidak mengenal nya, siapa yang percaya kepada ku, hiks hiks aku tidak bohong"ucap Arinda.

__ADS_1


"Ayah percaya sayang hanya saja saat ini bukan waktu yang tepat untuk membantahnya orang sudah terlanjur mengira bahwa itu nyata, dan ayah yakin kamu bisa ngejalanin ini dengan baik dan percayalah cinta akan tumbuh seiring berjalannya waktu"ucap Refi sambil mengelus puncak kepala Arinda, sambil mendekap nya, Refi memang benar-benar sangat menyayangi putri sambung nya itu yang sedari lahir dia rawat.


ada perasaan kagum melihat interaksi mereka apalagi kedua teman Arga, yang menjadi saksi pertemuan itu.


"Baiklah jika menurut ayah ini yang terbaik tapi Rinda mohon Rinda ingin tetap tinggal di rumah ini "ucap Arinda memohon.


"Itu tidak mungkin Arinda, aku sebagai seorang suami wajib memberikan mu tempat tinggal meskipun tidak sebesar ini"ucap Argha.


"Aku tidak mau tinggal di rumah kecil ataupun apartemen,aku mau tinggal di Mension"ucap Arinda.


"Baiklah jika itu mau mu"ucap Argha, Tanpa menolak karena dia sendiri punya semua pasilitas itu.


"satu lagi aku ingin semua pasilitas mewah, seperti yang ayah dan Daddy berikan"ucap Arinda.


"Rinda... apa-apaan kamu ini"ini ucap Dheandra yang merasa malu dengan kelakuan putri nya yang seakan tak tau diri itu.


"Kenapa?..mom...itu wajar bukan dan mommy tau sendiri Arinda tidak bisa jauh dari semua kenyamanan ini"ucap Arinda.


"Baiklah, semua bisa saya penuhi"ucap Argha,yakin.


Bagaimana tidak yakin dia adalah anak seorang pengusaha kaya raya di London .


🌹💖💖💖🌹


ijab Kabul pun digelar dengan menggunakan kebaya pernikahan yang Dheandra beli langsung saat itu juga Arinda dinikahkan secara dadakan, sebenarnya hati Dheandra sakit , karena tidak bisa memberikan pernikahan mewah untuk putri nya bukan karena kekurangan uang, tapi pernikahan terpaksa diadakan dadakan untuk menutupi gosip yang beredar tentang putri nya, karena kesalahan keduanya.


sementara itu Arina yang baru saja siuman pada sore hari nya, dia langsung bangkit dan membersihkan diri, saat dia mengecek ponselnya dia langsung berteriak


"Ah... tidak!!...."teriak wanita itu.


Bruno langsung bergegas menuju kamar nya.


"Hey...ada apa honey"ujar Bruno kaget saat melihat Arina bercucuran air mata.


"Semua ini karena kamu mommy dan Daddy juga ayah akan marah besar bahkan mungkin aku tidak diizinkan untuk pergi lagi, dan sekarang Kakak ku menikah aku tidak ada di sisinya"ucap Arina frustasi.


"Baiklah kita akan temui mereka"ucap Bruno.


Bruno langsung tertawa, karena perkataan Arina sangat lucu menurut nya,mana ada anak seorang mafia bisa kalah dengan ancaman itu.


"Aku sudah berbaik hati untuk mengantar mu kesana jika tidak mau ya sudah"ucap Bruno tegas.


"Oke... baiklah-baiklah antar aku kesana sekarang juga"ucap Arina.


"Apa kau akan pergi dengan baju seperti ini"Ucap Bruno sambil mengecup pundak Arina yang terlihat putih mulus tapi saat ini dipenuhi oleh bercak keunguan perbuatan Bruno.


"Ah!... masalah satu belum kelar sekarang sudah di tambah lagi Owh ya tuhan aku harus bagaimana"ucap Arina yang benar-benar putus asa.


"Sudah ganti bajumu dengan yang sedikit tertutup setelah itu kita pergi"ucap Bruno.


"Tentu saja, jika tidak aku mungkin sudah di gorok oleh mommy ku"ucap Arina.


"Bruno hanya tersenyum setelah itu dia juga berganti pakaian dengan pakaian formal dengan menggunakan kemeja berlapis tuksedo berwarna silver metalik dan jas berwarna senada dia terlihat sangat tampan dan gagah berkarisma . sementara Arina menggunakan baju dengan kerah panjang menutupi bagian lehernya bekas percintaan kemarin sore , dan semalaman penuh hingga menyebabkan di kelelahan.


baju itu berwarna hitam dan menggunakan rok panjang selutut berwarna silver, seperti yang dikenakan oleh suaminya dengan pita besar di bagian pinggang nya, pesona gadis yang menginjak dewasa itu, semakin menggemaskan dengan sepatu boot berwarna hitam yang sangat menunjang penampilan saat ini mereka sudah memasuki mobil Lamborghini keluaran terbaru itu.


sementara itu Argha langsung memboyong istri dadakan nya itu ke sebuah Mension, yang sangat megah dan memiliki halaman luas bahkan memiliki garansi khusus mobil-mobil sport dan yang lain nya mobil super mahal pun ada di sana.


Arinda terlihat sangat biasa saja dengan semua itu, karena dia sering melihat semua mobil itu, karena desain nya buatan kakak dari mommy nya.


"Aku sudah tau setiap mobil ini di desain khusus oleh Daddy Randy dan sekarang kakak ku juga"ucap Arinda sontak Argha tertawa.


"Jika kamu tidak percaya tanya mommy dan ayah mereka adalah orang-orang yang ada di dalam pembuatan mobil-mobil ini dan mommy ku adalah CEO cabang perusahaan xx di Jakarta ini"ucap Arinda dengan bangga nya.


Argha langsung terperanjat kaget.


"Jadi ibu mertua adalah Amanda Alexandria"ucap Argha.

__ADS_1


"Tuh tau, lihat kode mobil di depan kap depan itu terdapat inisial nama Daddy dan mommy"ucap Arinda yang menunjukkan sesuatu di bagian kap mobil.


"Kau benar"ucap Argha.


Arinda yang sedari tadi berbicara seperti sudah berdamai dengan suami dadakan nya itu kini langsung terdiam.


"Sekarang dimana kamar ku aku tidak ingin satu kamar dengan mu"ucap Arinda.


"Tidak bisa kita harus tidur satu kamar dengan ku"ucap Argha, tidak bisa di bantah lagi.


"Terserah kau saja jika kau mau babak belur"ucap Arinda yang ikut ke dalam, wanita itu bahkan kaget saat melihat semua perlengkapan di walk-in closed semua baju dan gaun limited edition ada di sana.


" ini barang-barang milik siapa"ucap Arinda yang penasaran.


" itu milik istri ku"ucap Arda.


"A apa aku tidak salah dengar, j jadi kamu bohongin aku"ucap Arinda syok .


"Bohong apa?.... kamu tau sendiri aku sudah punya istri kamu sadar kan"ucap Argha.


"Argha sialan aku akan membunuhmu"ucap Arinda, yang langsung menonjok angin karena Argha, sudah menghindar dengan sangat cepat.


"Arinda hentikan, apa begini cara mu memperlakukan suamimu satu-satunya di dunia ini"ucap Argha.


"Kau yang sudah membohongi ku, jadi kau harus mati ditangan ku"ucap Arinda yang kembali menendang meja dihadapan nya dan meja itu langsung hancur, Argha tidak tau wanita itu di ciptakan dari apa.


"Arinda, kamu sedang salah faham kamu istri ku satu-satunya apa kamu sadar itu ucap Argha, yang kini tengah menahan Arinda.


"Aku menyiapkan semua nya, sesuai keinginan mu,aku bahkan memborong satu butik terkenal di sini"ucap Argha.


"Tidak mungkin semua sesingkat ini,kau bukan pesulap atau pun hantu"ucap Arinda.


"Sayang aku memang bukan keduanya, tapi aku punya mereka"ucap Argha yang langsung meminta semua pelayan berkumpul.


"Sayang jangan sok manis didepan ku dokter "ucap Arinda.


"Ya baik'lah sayang apapun untuk mu"ucap Argha yang kini menatap penuh cinta pada Arinda, dia begitu tertarik dengan apa yang ada dalam diri Arinda.


mereka pun turun ke lantai bawah dengan menggunakan lift.


"Sayang lihat kesana, apa mereka menuntut mu kurang, untuk menyiapkan semuanya itu"ucap Argha pada empat puluh pelayan tersebut.


seketika Arinda membulat kan mata.


"Kau mempekerjakan mereka semua, tapi tidak terlihat satupun tadi jangan macam-macam kamu mau bohongin aku"ucap Arinda.


"Owh ya ampun, kamu masih curiga saja ayo tanya kan mereka jika kamu tidak percaya"ucap Argha.


"Ada apa?...ini ribut-ribut ucap seorang wanita paruh baya yang kini tengah berjalan begitu anggun diikuti oleh beberapa orang asisten nya.


"mommy apa?...kabar ucap Argha yang langsung memeluk dan mencium wanita yang Argha panggil mommy.


"Beri hormat kepada mommy, dia ibu mertua mu honey"ucap Argha.


"Hahaha, sejak kapan selera anak mommy berubah jadi seperti ini"ucap wanita itu mencibir, melihat Arinda yang berpenampilan biasa saja, meskipun gadis itu masih sangat terlihat cantik tanpa polesan make up.


"Mom... dia adalah wanita yang Argha, ceritakan"ucap Argha.


"Kau suka dengan gadis yang urakan, mommy benar-benar tidak habis pikir"ucap wanita itu dengan angkuh nya.


"Aku memang urakan Tante, tapi setidaknya aku tidak munafik seperti cewek lain nya, jika Tante keberatan itu malah lebih bagus,aku bisa pergi sekarang juga,terbebas dari orang-orang aneh seperti kalian"ucap Arinda yang langsung melenggang pergi.


"Sayang Rinda, please jangan seperti ini, maafkan mommy, dia tidak sengaja"ucap Argha, yang kini meraih tangan Arinda.


"Lepas hubungan ini tidak bisa diteruskan"ucap Arinda yang langsung pergi dari tempat tersebut.


"Arinda sayang kamu tidak bisa pergi , berhenti di situ,aku suamimu apa kamu tidak takut dosa membantah ucapan suami mu ini"ucap Argha, yang mencoba untuk membujuk istrinya dengan lembut.

__ADS_1


"Aku punya rumah sendiri, jadi kita tinggal masing-masing saja"ujar Arinda tegas .


"Yang!!....mana bisa begitu suami istri itu harus tinggal bersama sayang"tapi Arinda tetap pergi dengan taksi tidak peduli dengan semua itu.


__ADS_2