
Agatha, itu cantik menarik dan baik hati tapi kisah cinta nya, tidak sebaik itu, berulang kali berusaha untuk menyatakan cinta, tapi akhirnya menuai kecewa karena penolakan dari Dony, menjerumuskan Agatha, untuk menggunakan kekuasaan yang ia miliki untuk menjerat, pria yang berprofesi sebagai dokter di rumah sakit milik sang Daddy yang ada di Jepang.
Hingga akhirnya pria yang sama sekali tidak punya rasa padanya pun, mulai luluh tapi bukan karena dia cinta, melainkan karena dia tidak ingin kehilangan karirnya yang sudah susah payah dia raih.
Pria itu pun menikahi Agatha, dengan catatan Agatha, tidak berhak atas gaji yang ia dapatkan dengan alasan orang tua yang sudah membesarkan nya, dan menyekolahkan dia hingga menjadi dokter juga butuh untuk hidup mereka saat itu, dan Agatha pun mengerti pria itu intinya ingin balas jasa.
Hingga, semua biyaya hidup rumah tangga Agatha, dan suaminya ditanggung oleh Agatha sendiri bahkan pria itu diberikan pasilitas mewah oleh nya, hingga satu tahun berlalu pernikahan mereka begitu terlihat harmonis ditambah lagi dengan kehadiran sikecil Eleanor, Agatha semakin larut dalam kebahagiaan, tapi sayang disaat rumah tangga nya yang terasa semakin erat, dengan kehadiran putri kecilnya itu.
Tapi sayang suami yang selama ini ia kira benar-benar sudah mencintai nya, tiba-tiba membuat kejutan yang tidak terduga, selama pernikahan mereka berjalan, pria itu juga memiliki, rumah tangga lainnya di luar sana, hingga kenyataan pahit itu benar-benar langsung terbongkar saat itu juga, wanita yang menjadi cinta pertama nya, yang telah merenggut kebahagiaan Agatha dalam sekejap, hingga dia sudah tidak bisa lagi percaya dengan Ekin, pria asal Hongkong yang ia temui di Jepang tersebut.
Agatha jatuh, sejauh-jauhnya hingga dia tidak kuat lagi untuk bertahan dengan rasa sakit yang Ekin, torehkan bahkan dengan berbagai kebohongan, ternyata selama ini gaji yang ia dapatkan digunakan untuk menyicil sebuah hunian mewah berharga fantastis. dan uang yang mengalir setiap bulannya dari Agatha ternyata digunakan untuk menghidupi wanita yang berpenampilan glamor, yang saat itu tengah mengandung anak nya.
Dan ternyata bayi yang dia kandung adalah anak dari selingkuhan nya.
Ekin, mungkin berhasil memberikan pelajaran terhadap Agatha, bahwa cinta yang terlalu dipaksakan itu, tidak akan semulus harapan, hingga Agatha, benar-benar hancur, tapi tuhan tidak pernah tidur, nyatanya orang yang membahas kebaikan orang lain dengan kejahatan dia pun mendapat kan ganjaran yang setimpal, hingga akhirnya dia kembali ke lembah hitam yang selama ini dia menaungi nya.
Ekin, yang selama ini menolak untuk hidup di lembah hitam itu, akhirnya dia kembali ke sana, setelah menyadari kehancuran nya akan tiba, meskipun Agatha tidak membalas nya, Ekin pun mengundurkan diri dari pekerjaan nya, dan kembali padanya.
Agatha, sendiri memutuskan untuk pulang ke tanah air kedua orang tua nya, meskipun tanah kelahiran Arinda adalah negara Jerman, tapi sedari kecil Arinda dibesarkan oleh mendiang Refi dan Dheandra, di Indonesia.
Jadi darah yang mengalir di tubuh Arinda, adalah darah Indonesia Italia, karena Daddy Arinda adalah blasteran Italia dan Indonesia, Bogor tempat mendiang Oma nya dilahirkan.
Hingga kini Andra, adalah satu-satunya keluarga tertua ayah dari Arinda, opah Agatha yang masih ada.
Agatha, sama halnya dengan Arinda, wanita tidak terlalu dekat dengan sang Opah, karena Andra tidak sehangat Refi,
Refi, adalah panutan bagi seluruh anggota keluarga besar Dheandra, begitu juga dengan Dheandra sendiri, dia adalah legenda keluarga terhormat.
Dheandra wanita cantik yang dibesarkan di sebuah panti asuhan, padahal keluarga nya adalah seorang yang kaya raya, hanya saja kedua orang tua nya, meninggal dunia bertepatan dengan penculikan itu terjadi.
Dan dia masih sangat kecil, bayi imut dan cantik itu ditemukan di sebuah mesjid yang tak jauh dari, samping , gerbang panti asuhan itu berada.
kini yang tersisa tinggal lah Agatha dan anak cucu Dheandra, karena wanita cantik yang sempurna itu, sudah lama tiada.
Agatha dan saudara sepupunya bahkan seperti orang asing yang tidak pernah saling bertemu, sejak Oma dan Opa nya meninggal dunia.
Mereka tidak pernah berebut harta kekayaan, selama ini, karena mereka semua sudah mendapatkan porsi nya masing-masing, dan kekayaan demi kekayaan itu terus bertambah karena, keturunan Dheandra, semua adalah anak yang berbakat di bidang bisnis.
Dan itu menjadi penyebab mereka hampir tidak pernah lagi bertemu dan berkumpul, seperti saat mereka kecil,sang Oma, selalu membuat acara kumpul keluarga, sesibuk apapun anak cucu mereka harus hadir di rumah peternakan, ataupun Mension utama yang kini ditempati oleh uncle Gerald, kakak tertua dari Arinda dan Arina, juga Alexander.
Agatha, bahkan tidak pernah bertemu dengan uncle nya lagi setelah dia dipindahkan sekolah di Jepang.
__ADS_1
Bahkan, kabar Agatha diam-diam menikah dan punya anak pun mereka semua tidak pernah tau.
Kini wanita cantik itu, kembali ke Jepang, setelah ia menggapai mimpi nya, yaitu cinta pertama nya Dony yang tak lain adalah kakak dari Desy, calon istri Marco, apa jadinya jika mereka tau bahwa mereka akan menjadi sepupu.
Dony, kembali ke Indonesia untuk mengurus visa dan juga kepindahan nya, setelah memastikan Marco, benar-benar menikah dengan Desy , nanti untuk sementara Agatha, akan setia menunggu Desy.
Desy kini sudah bisa menerima semua penjelasan, Marco tentang semua yang terjadi, pada mereka saat berada di hotel dan dengan semua kejadian itu, Desy, akhirnya memutuskan untuk mengubur cita-cita nya, meskipun tidak sepenuhnya berakhir karena Marco masih mengijinkan dia untuk bekerja di bidang yang sama hanya saja dengan, pernikahan itu, Desy harus bisa membagi waktu antara menjalani pekerjaan dan juga keluarga nya.
Akhirnya pernikahan itu digelar, secara sederhana hanya ada acara ijab Kabul dan kumpul keluarga tapi tidak seluruhnya hadir, Alexander menerima pernikahan itu, selain alasan untuk meresmikan sang cucu untuk masuk kedalam keluarga besar nya, Alex juga ingin menebus kesalahan yang dilakukan oleh Maikel, terhadap Desy dan juga Marco.
Karena selama ini, Alexander sadar jika dirinya terlalu memanjakan Maikel dan menekan Marco, sebagai rasa kecewa atas kebandelan yang disebabkan oleh Maikel, meskipun kedua kakak beradik itu selalu akur dan saling melindungi, tapi Marco tetap unggul dari semua nya.
Marco pun menikah dengan Desy, selain karena rasa cinta nya terhadap wanita cantik yang kini berada di hadapan nya, setelah kata sah itu terucap, juga karena dia ingin bertanggung jawab atas kelalaian nya, yang tidak menjaga amanah dari Desy yang tidak menjaga kalung keramat itu dengan baik.
...🌹💖💖💖🌹...
Suasana masih sangat terang ketika kini mereka berdua sedang berada di kantor hotel yang beberapa waktu lalu mereka sambangi, Desy menolak untuk pergi bulan madu setelah pernikahan, karena bagi dirinya tidak ada yang istimewa dari nya, kesucian yang seharusnya menjadi milik Marco, sudah terenggut oleh pria, yang tidak lain adalah adik iparnya sendiri.
Marco, sedang berdiri, di depan kolam renang pribadi yang ada di lantai teratas gedung perhotelan tersebut dengan hanya, menggunakan celana pendek, dan bertelanjang dada, sementara Desy baru selesai selesai mandi wanita itu pun menemui pria yang sudah resmi menjadi suami nya itu.
Desy yang baru melihat pemandangan itu, dia sempat terpaku di tempat saat melihat namanya terukir indah dengan lambang cinta dan sayap lebar di sana, betapa terharunya Desy, selama ini ternyata Marco, tidak hanya mencantumkan nama nya di hatinya tapi juga terukir di kulit mulus nya itu, tepat di depan dadanya.
"Sayang kemarilah"ucap Marco sambil merentangkan tangannya.
Mereka pun seakan melepaskan rasa rindu rasa, sakit yang teramat dalam dari semua yang terjadi.
Marco, benar-benar teramat sangat mencintai wanita yang selama ini begitu ia jaga dengan sepenuh hati, dan selalu berusaha untuk menjadi teman terbaik nya, dikala dia tidak dapat meraih cinta nya, karena tekanan keadaan.
Desy, begitu hanyut dalam suasana yang Marco ciptakan saat ini, dirinya benar-benar merasa dicintai dan sangat beruntung menjadi istri dari pria yang sangat bertanggung jawab atas dirinya dan kedua anak nya.
"Sayang mulai besok kita akan tinggal di Mension, bersama dengan ibu dan anak-anak kita"ucap pria itu menzeda aktifitas, traveling nya itu.
Marco dan Desy, tengah melakukan ritual malam pertama di sore hari, dikala sunset menyinari kamar mereka dengan jendela kaca yang menjulang tinggi itu menambahkan gairah percintaan mereka saat ini.
Sementara itu, semua orang kini tengah, sibuk melarikan ibu Arini ke rumah sakit, karena tiba-tiba saja wanita itu pingsan, dan Dony pun mengangkat tubuh ibunya, dia tau ibunya sudah tiada, sesuai keinginannya saat itu dia ingin meninggal setelah kedua anak nya berbahagia, dan itu sudah terwujud.
Saat ini Desy, sudah menikah dengan pria yang telah ayahnya ramalkan sebelumnya, dan dia pun sudah bersama Agatha, meskipun belum menikah, tapi mereka sudah bertunangan dan Agatha kini sudah siap untuk menikah dengan nya.
Desy yang baru mengetahui hal itu dia menjerit menangis histeris, setelah sebelumnya baru akan makan malam, sekarang jenazah ibunya tengah disemayamkan di kediaman Marco, yang diperuntukkan bagi mereka.
Desy pun langsung dibawa oleh Marco menuju Mension milik nya.
__ADS_1
Sesampainya di sana Desy, kembali menjerit histeris saat dia melihat jasad ibunya sudah terbujur kaku dan ditutup dengan kain panjang, Desy berlari menghampiri nya lalu memeluk erat jasad sang ibu, menangis menjerit meronta-ronta saat Marco dan yang lainnya, melarang Desy untuk menangis di atas jasad sang ibu.
"Ibu...! kembali Bu.... jangan pergi....ibu, biarkan aku memeluk ibu kak ibu pasti bangun jika mendengar suara ku, Bu! aku mohon bangun Bu, hiks hiks hiks bangun Bu aku mohon bangun, kakak bangunkan dia"ucap Desy pada Dony.
"Sabar sayang, ibu sudah pergi dalam keadaan bahagia, setelah melihat mu menikah dengan jodoh mu yang sebenarnya"ucap Dony sambil mendekap sang adik tersayang satu-satunya yang ia miliki di dunia ini.
"Tapi kak, ibu... Bu! bangun Desy janji akan akan membahagiakan ibu, bangun Bu, kak Marco, bangunkan, ibu hiks hiks hiks" akhirnya Desy pun tak sadarkan diri, dan Marco langsung mendepak nya mengguncang pelan tubuh istri nya itu dengan penuh sayang, dia benar-benar tidak bisa melihat istrinya seperti itu, Marco langsung meminta pelayan menghubungi dokter.
"Desy, akan sadar agak lama biarkan saja, dia sedang menemui mending ibu, untuk melepas nya"ucap Dony, yang menghentikan Marco.
"Tapi"
"Jika tidak begitu, adikku akan terganggu pikiran nya, karena Desy teramat sangat sayang kepada ibu melebihi anak lain di dunia ini, dia pernah berjanji jika ibu meninggal dia akan ikut mati dengan cara apapun, apa? kamu mau dia seperti itu"ucapan Dony.
"Sepertinya hidup kalian begitu keramat"ucap Maikel.
"Karena kami selalu menjunjung adat istiadat, turun-temurun, dan apa? kalian tahu, kedua anak kalian memiliki indera keenam"ucap Dony, yang membuat mereka benar-benar tercengang.
"Bagaimana? kau bisa tau"tanya Maikel.
"Aku tau karena aku pun bisa melihat semuanya, terutama melihat orang-orang berhati munafik, saat ini"ujar Dony, sontak beberapa orang diantaranya seakan terlihat ketakutan.
Agatha sendiri menghampiri Dony, dan duduk di samping nya, "Don, ibu harus segera dimandikan bagaimana jika Desy tidak ada saat ibu dimandikan"ucap Agatha yang hadir saat pernikahan Marco, dan yang memberitahu bukan Marco melainkan Dony, yang meminta dia untuk mendampingi nya di hari pernikahan sang adik.
"Ibu, akan dimandikan oleh nya tunggu sebentar lagi"ucap Dony yang baru saja mengambil botol air mineral, dia terlihat sedang membacakan do'a.
Setelah itu dia meminta Marco untuk mengusap kan sebagai air tersebut kepuncak kepala adiknya itu.
Marco pun mengikuti aturan yang diberikan oleh Dony, tanpa banyak bicara, karena dia pernah melihat sebuah ilmu supranatural yang Dony miliki tanpa menyentuh dia bisa membunuh, tapi Marco salut meskipun keluarga Desy pun kekuatan mereka tidak pernah semena-mena menggunakan itu untuk mencapai kekuasaan atau pun kekayaan, mereka tetap hidup sederhana, tetap berjuang keras, karena yang mereka gunakan adalah akal sehat.
Desy langsung terbangun ketika beberapa detik air tersebut ia usapkan.
Hingga saat wanita itu kembali menangis, tapi tangis nya kali ini tidak sehisteris tadi Desy terlihat sudah lebih ikhlas, saat ini.
"Bangun sayang kasihan ibu, saat ini dia sedang menunggu untuk dimandikan oleh mu"ucap Marco sambil memeluk Daisy, setelah memberikan minum dengan air yang sama pada istri nya itu.
"Aku ingin kesana kak"ucap nya lirih.
Marco mengangkat tubuh istri nya mengendong nya ala bridal style, hingga tiba di tempat dimana, ibunya sudah siap untuk ia mandikan.
Desy, pun membacakan doa, setelah itu dia mengambil air dan memandikan jenazah sang ibu di dampingi oleh seorang ustadz dan juga orang yang sudah ahli untuk hal itu, Desy berkali-kali mencium seluruh wajah ibunya yang terlihat berseri meskipun sudah sangat pucat, tak ada tanda-tanda kehidupan di sana.
__ADS_1
"Pergilah Bu, Desy ikhlas, semoga ibu dan ayah berkumpul di surga nya Allah"ucap Desy lirih.