Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Kedatangan Randy#


__ADS_3

Setibanya di rumah Dheandra langsung dibawa masuk oleh Refi,menuju kamar nya dia juga meminta pelayan membawa bubur dan air untuk Dheandra minum obat.


Refi, langsung menghubungi Randy, mengabarkan bahwa Dheandra kembali sakit.


Randy yang mendengar itu benar-benar marah, dia bahkan berdoa agar Andra Mati.


"Dhea, ayo makan dulu"ucap Refi, sambil menyendok bubur.


"Fi, aku takut mereka ingin mengambil anak ku"ucap Dheandra sambil memeluk Refi erat .


hampir saja bubur itu tumpah jika Refi tidak sigap menahan mangkuk.


Dheandra memeluk Refi erat.


"Dhea, kita menikah saja,agar kamu bisa tenang tidak apa jika tidak ada cinta di antara kita aku hanya ingin menjaga mu"ucap Refi.


"Fi aku takut"ucap Dheandra lagi.


"Tenang lah ada aku Dhe, kamu pemberani kamu kuat kamu adalah wanita tangguh pujaan ku sedari dulu aku tau kamu kuat"ucap Refi, yang langsung membalas pelukan Dheandra.


Dhea sedikit tenang Refi, memaksa nya minum obat, dan itu berhasil setelah itu Refi, membaringkan Dheandra yang sudah mulai tertidur, efek obat yang dia minum tadi.


sementara Andra baru keluar dari ruang operasi setelah operasi mengeluarkan peluru yang bersarang di dadanya dan melukai organ dalam nya beruntung masih bisa di selamat kan.


istri Andra yang kini mengetahui apa yang terjadi dia langsung melaporkan kejadian itu ke polisi dan polisi pun menangkap Dheandra yang kini tengah tertidur pulas polisi duduk menunggu Dheandra sadar, meskipun Refi, berulang kali bernegosiasi, bahwa Dhea, tidak sedang baik-baik saja meskipun harus tetap mempertanggung jawabkan perbuatannya, Refi hanya meminta waktu, melalui pengacaranya Refi pun meminta bantuan untuk kembali berbicara dengan pihak kepolisian.


akhirnya setelah perdebatan panjang dan alot Dheandra akan terus menjadi tahanan luar , karena Dheandra terbukti bersalah, meskipun Andra, yang menyebabkan semua itu.


polisi pun masih menunggu Andra,sadar dan mendengarkan kesaksian nya.


Randy langsung terbang menuju Indonesia, dia sungguh sangat marah saat ini bukan hanya karena Dheandra kembali terguncang jiwa nya, tapi juga kasus yang menimpa nya, tidak hanya Randy, Georgio pun turun tangan dengan masalah ini karena dia yang memberikan senjata itu sebagai kado ulang tahun, agar Dheandra bisa menjaga diri.


Dheandra pun sudah bangun tidur,kini beruntung polisi itu tidak ada di rumah nya, Dheandra sengaja tidak diberi tahu oleh Refi, karena Refi, karena dia tidak ingin Dheandra nya tambah terluka parah.


pagi hari nya, Randy, sudah datang dia langsung menemui adiknya itu Dheandra terlihat tidak baik-baik saja, Randy langsung memeluk adiknya yang kini tengah disuapi oleh Refi.


"Sayang ini kakak,kak Randy sengaja datang untuk kamu sayang kamu harus segera pulih"ucap Randy.


"Kakak dia mati polisi bakal tangkap aku"ucap Dheandra polos bak Arinda.


Randy yang mendengar itu dia semakin mengeratkan pelukannya, Rady pun menetes kan air mata nya.


"Mommy Daddy, kenapa?... kalian pergi lebih cepat lihat lah, aku bahkan tidak mampu menjaga Adikku,dia begitu menderita, Refi menghentikan suapan nya pada Dhea , Refi mengelus pundak Randy.


"Abang tenang saja aku tidak akan membiarkan Dheandra, menderita seperti ini lagi"ucap Refi.


"Kau benar Fi, selama ini yang benar-benar menjaga adik dan keponakan ku adalah kamu jadi aku pikir seharusnya kamu lah yang pantas untuk menjadi suami nya"ucap Randy, yang kini tengah bersedih.


Dheandra, mulai tenang saat berada di pelukan Randy, perlahan sifat nya kembali normal tapi Dheandra cenderung diam.

__ADS_1


dan ke esokan hari nya mereka tengah duduk berbincang di ruang keluarga untuk membahas masalah hukum yang menjerat Dheandra, saat ini meskipun dia tidak di tahan tapi adiknya tetap akan di proses jika Andra,sadar nanti.


"Fi, apa si pria pengecut itu sudah sadar"ucap Randy.


"Belum kak, seperti nya sedikit fatal jadi sampai saat ini dia bahkan belum bisa membuka mata"ucap Refi.


"Kenapa?... dia tidak langsung menutup mata saja, sekalian aku benar-benar tidak suka dengan pria plin-plan seperti itu"ucap Randy lagi.


"Mungkin mereka masih berjodoh kak"ucap Refi.


"Segera nikahi Amanda, secepatnya bila perlu saat ini juga jangan beri dia kesempatan"ucap Randy.


"Aku terserah Dheandra saja kak"ucap Refi sambil mengelus puncak kepala kedua putrinya itu.


"Apa?... kalian lapar, kalo laper Om tampan belikan sesuatu mau"ucap Refi.


"Aku mau spaghetti bolognese"ucap Arinda.


"Aku juga"ucap Arina, cepat sementara Randy hanya bisa tersenyum, tidak salah adiknya menjadikan Refi, sebagai sahabat dan saudara sekaligus asistennya, pria itu juga cocok untuk menjadi ayah bagi ketiga anaknya.


"Baiklah Om tampan akan membuat kan nya untuk mu"ucap Refi, sambil beranjak dari duduknya dan pergi menuju dapur tapi keduanya malah mengikuti , langkah Refi dan Refi terpaksa mengangkat keduanya dibawa nya mereka yang kini tertawa di gendongan Refi, sungguh pemandangan yang sangat mengharukan di saat mereka harus kehilangan sosok ayah,Refi selalu berusaha untuk menggantikan nya.


Refi, langsung mengambil dua kotak spaghetti yang sudah dalam kotak kemasan,instan saat ini dia mendudukkan keduanya di kursi pantry mereka bahkan diberikan camilan kesukaan mereka agar mereka anteng saat Refi, memasak.


"Om tampan, aku mau jalan-jalan setelah ini"ucap Arina.


"Tentu saja tuan putri, kita akan jalan sepuasnya"ucap Refi.


"Arinda, kalau mommy, menikah dengan om tampan kalian kalian setuju tidak"ucap Randy.


"Setuju,lagi pula tidak ada Daddy disini"ucap Arinda.


"Kakak, bicara apa?.... bocah ini tidak mungkin bisa menjadi Daddy, bagi mereka dia berhak bahagia dengan wanita pilihan nya diluar sana"ucap Dheandra yang tiba-tiba duduk di meja makan yang tidak jauh dari tempat mereka.


"Dhea, kakak yakin dia bisa menjadi ayah yang baik untuk mereka, seperti saat ini kamu bisa melihat nya, dia lebih bisa diandalkan dari pada pria lain di luar sana"ucap Randy.


"Terserah kakak saja yang pasti aku tidak ingin membuat dia terbebani dia punya masadepan panjang jangan sampai menyesal di kemudian hari"ucap Dheandra tulus.


Refi termenung sejenak benarkah Dheandra sudah kembali pulih, dia tidak ingin mendengar jawaban saat Dheandra sedang dalam kondisi yang tidak stabil.


wanita itu terkena gangguan paranoid, sesaat setelah mengetahui kabar palsu tentang kematian Randy dulu.


"Dhea aku tidak akan menikah jika kamu tidak pernah bisa bahagia, karena bagiku kamu adalah contoh kedua dari mendiang ibuku yang hingga saat ini membuat ku takut untuk menikah karena takut tidak bisa menjadi pria yang tidak bisa bertanggung jawab.


"Tidak semua sama Fi.... buktinya aku baik-baik saja intinya kita harus bisa mawas diri"ucap Randy.


🌹💖💖💖🌹


keesokan paginya Andra, sudah sadar tapi orang yang pertama dia lihat itu bukan Dheandra wanita yang sangat ia cintai melainkan, istri keduanya yang selalu berpenampilan seksi itu.

__ADS_1


"Mas sudah bangun"ucap Dinda, ya perempuan itu mengganti identitas nya menjadi Dinda Maya.


"Seperti yang kau lihat, dimana putra ku"ucap Andra, yang teringat dengan anak bungsu nya.


"Mas tenang saja dia baik-baik saja dan ada di Mension kita"ucap nya tanpa rasa malu mengklaim bahwa Mension yang Andra, bangun untuk Dheandra, saat itu menjadi milik nya.


"Keluar dari Mension itu itu bukan milik mu itu milik Amanda Alexandria, apa??.... kamu tidak punya rasa malu , lagian aku juga sudah membelikan rumah mewah untuk mu,kau tidak bersyukur untuk itu"ucap Andra, sambil menahan sakit bekas operasi.


"Untuk apa memikirkan wanita yang sebentar lagi akan membusuk di penjara"ucap Dinda.


"Apa!!....kau bilang, siapa yang berani-berani melaporkan nya ke polisi"ucap Andra yang langsung bangkit mencengkram erat leher Dinda, hingga hampir kehabisan nafas.


"Setelah melaporkan ku, saat ini kau juga ingin menemaniku di penjara rupanya"ucap Dheandra yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka berdua sontak Andra mendorong wanita itu hingga terjatuh dan terbatuk-batuk.


"Sayang, aku minta maaf ini bukan mau ku wanita kurang ajar ini yang sudah diam-diam berani melaporkan mu, aku akan segera mencabut laporan nya"ucap Andra.


"Tidak perlu bang Andra yang super tampan dan baik hati, dengan segudang wanita penggoda, aku bisa mengurus semua nya tanpa bantuan mu, dan jika pun aku mendekam di penjara kita akan sama-sama berada di sana, karena semua ini berasal dari dirimu, yang kamu harus pastikan adalah keselamatan istri mu dan putra mu yang tampan itu, aku akan menuntut balas atas semua nya"ucap Dheandra dengan tatapan iblis nya.


Andra, langsung memohon kepada Dheandra, untuk tidak melakukan itu dan Andra , meminta nya untuk kembali pada nya dia bahkan berjanji tidak akan pernah mengunjungi kesalahan yang sama sampai kapan pun, tapi nasi sudah menjadi bubur tidak mungkin kembali utuh menjadi nasi lagi.


Dheandra hanya tersenyum mendengar janji Andra, setelah itu dia berbalik hendak pergi, tapi dia kembali lagi berbalik dan berkata.


"Satu minggu lagi aku menikah dengan Refi, jika kamu bersedia untuk hadir silahkan tapi jika tidak pun tidak apa-apa"ucap Dheandra sontak Andra, loncat dari ranjang dia tidak perduli dengan rasa sakit nya dia langsung mengejar Dheandra infus langsung tercabut begitu saja dan semuanya berantakan.


Andra, langsung mendekap erat tubuh Dheandra dari belakang dan berkata "Jangan pernah lakukan itu aku mohon sampai saat nya aku menutup mata nanti setelah itu terserah jika kamu mau menikah dengan siapa pun yang, aku sudah tidak bisa memiliki mu lagi sampai hari itu tiba"ucap Andra, sementara Dheandra hanya bisa memejamkan mata, sungguh dia sendiri tidak tega melihat Andra, yang begitu rapuh tanpa nya, tapi Dheandra sudah berkali-kali memberikan dia kesempatan yang berkali-kali pula Andra langgar, Dheandra juga punya hati yang bisa merasakan sakit dan pedih nya saat di hianati namun Andra, seakan tak pernah peduli.


"Tolong lepaskan aku bang kita sudah sama-sama memiliki jalan hidup kita masing-masing, jadi jangan pernah menyesali apa pun yang terjadi kedepan nya, seharusnya seorang pemain bisa move on dengan kehidupan masa lalu nya"ucap Dheandra.


"Sayang kamu boleh memaki ku sepuasnya kamu bahkan boleh menembak ku sekali lagi bahkan jika aku sampai menutup mata untuk selamanya sekalipun, tapi aku mohon jangan mencari pria lain untuk menggantikan posisi ku"ucap Andra.


"Heuhhhhh..... sungguh menggelikan, seorang Players takut tergantikan, dimana reputasi seorang Casanova, bernama Andra Wijaya yang bahkan tidak pernah berpikir seberapa sakit nya, menjadi wanita yang sudah dia khianati, udah ya bang jangan sampai kamu membuat ku lebih membenci mu karena dengan begitu aku bahkan akan menutup seluruh akses untuk mu menemui buah hati mu,temui mereka jika kamu berkenan dan memiliki waktu senggang, jangan sampai mereka lupa siapa Daddy nya, kecuali bila kamu juga sudah lupa memiliki mereka bertiga, aku tidak akan pernah meminta nafkah untuk mereka karena aku sendiri masih bisa memenuhi biyaya hidup mereka dengan full tidak kekurangan sedikit pun"Dheandra langsung menghempas tangan Andra yang kini menatap sendu kepergian wanita yang sangat ia cintai.


sementara itu Dinda, hanya mematung melihat kepergian wanita yang benar-benar sangat tangguh menurut nya meskipun Dinda, membenci Dheandra hingga ke ubun-ubun, karena rasa iri hati nya, selama ini.


Dheandra adalah wanita yang sangat dicintai oleh suaminya, itu ternyata adalah wanita yang benar-benar sangat mengagumkan elegan dan berkelas, tidak hanya itu dia juga memiliki harta yang banyak.


Dinda, langsung berjalan menghampiri Andra yang langsung menepis tangan nya, padahal kondisi nya tidak sedang baik-baik saja saat ini, Andra banyak mengeluarkan darah dari tangan bekas robekan jarum infus tersebut.


Dheandra hanya bisa mengusap air mata nya, setelah berada di dalam mobil, mungkin ini takdir hidup nya yang harus ia jalani dengan ikhlas, tanpa harus menoleh lagi ke belakang dia langsung menyebut nama Refi, semoga dia menjadi imam yang baik bagi nya.


satu minggu berlalu, pernikahan Dheandra dan Refi pun digelar dan hanya di hadiri oleh kerabat dekat dan rekan kerja nya, tidak hanya itu, Toni dan Sindy pun akhirnya datang untuk menyaksikan itu beserta ibu warteg yang sudah duduk di kursi roda akibat kecelakaan yang menimpa nya, faktor usia juga menyulitkan wanita itu untuk kembali bisa berjalan.


hingga acara,ijab Kabul itu dilakukan Dheandra berulang kali menitikkan air mata nya, bayangan masalalu nya berputar-putar di kepala nya, hingga kata sah itu terucap dari semua orang yang hadir, bayangan itu menghilang, seakan terhapus oleh satu kata itu.


Dheandra menghapus jejak tentang masalalu nya, kecuali satu hal yang tidak bisa ia hapus yaitu anak hasil pernikahan nya dengan Andra.


Refi memasangkan cincin di jari manis Dheandra, dengan nama nya, sambil berkata"Tuntun aku agar bisa menjadi suami yang bertanggung jawab untuk mu dan anak kita, ingat kan aku jika aku salah,tegur aku jika aku lalai dalam menjalankan kewajiban ku, aku tidak akan berjanji untuk membahagiakan mu karena aku takut tidak bisa memenuhi janji itu tapi aku akan berusaha untuk membuktikan ketulusan ku, dan kamu bisa menjadi juri dalam hidup ku mentor yang akan selalu ku ikuti dalam setiap arahan yang kau beri, aku suamimu mulai saat ini dan selamanya"ucap Refi, lembut.


begitu juga dengan Dheandra yang menyematkan cincin di jari Refi, "Aku tidak butuh janji setia yang aku butuhkan adalah, bukti dari rasa sayang mu pada ku"ucap Dheandra.

__ADS_1


mereka pun saling mengecup satu sama lain.


__ADS_2