
Alexander, semakin menangis sesenggukan seakan merasakan penderitaan yang Mila rasakan selama ini, hingga akhirnya Mila di vonis dokter mengalami trauma akut yang mungkin sulit untuk menyembuhkan semua itu, berbagai sarana dari berbagai pakar ahli memberikan saran untuk Alexander dan Mila untuk menghapus semua ingatan istrinya itu tapi Alexander tidak akan melakukan hal itu.
hingga saat ada seseorang yang menyarankan untuk kembali ke sana tapi kali ini dengan pendampingan tim yang ahli di alam sekaligus melakukan hipnoterapi.
Alexander mengambil cara yang terakhir dia pergi dengan kapal yang super besar itu dia melakukan apa yang disarankan oleh dokter tersebut.
Alexander bersama orang-orang nya mendirikan kemah di atas tebing tempat dimana Mila hidup selama satu bulan ini di pulau Mila bahkan beberapa kali turun ke bawah disaat dia mencari bahan makanan atau ranting pohon untuk menyalakan api, yang terus dia sambung dan dia jaga selama itu.
sampai saat api itu padam Mila kembali kehilangan harapan untuk bertahan hidup, tapi kali ini dia dibantu Alexander mengulang semua yang dia alami, tapi dengan terapi khusus, Alex bahkan menangis pilu saat Mila tidur beralaskan daun pisang kering dibawah pohon yang rindang tapi tidak bisa melindungi dari hujan seperti saat ini, Mila bahkan mengambil daun pisang yang ada tapi kini menggunakan pisau dia bahkan memberikan daun pisang itu pada Alexander.
dokter yang ada di sana mengatakan bahwa Mila sudah menunjukkan kemajuan, saat ini.
tapi saat petir itu ada Mila kembali berteriak dan menangis histeris memanggil Alex dan kedua orang tua nya, Alexander memeluk erat tubuh Mila.
kini Mila hanya menganggap Alexander sebagai bayangan yang terlihat nyata, sementara.
"Mas Alex jika Mila mati Mila ingin mati di pangkuan mas Alex"ucap Mila lirih.
"Sayang kamu jangan berkata seperti itu,ini hanya mimpi buruk dan mimpi buruk ini akan segera berakhir"ucap Alexander.
"Aku juga berharap seperti itu selama ini tapi saat membuka atau menutup mata aku tetap berada di pulau ini"ucap nya lirih.
"Segera siapkan speed boat"ucap sang dokter.
"Sayang lihat lah disana ada sebuah kapal besar dan kita akan segera pulang, dan setelah itu kita akan tinggal di istana ternyaman kita ,sayang ayo kita turun "ucap Alexander.
Mila pun mengangguk"Aku selamat dan pulang"ucap Mila.
"Tentu saja Sayang aku sendiri yang menjemput mu, lihat lah itu kapal besar kita dan kita bisa keliling dunia dengan itu"ucap Alexander.
"Tidak mas jangan lewat air, karena aku takut terdampar kembali seperti saat ini"ucap Mila.
"Baiklah kamu lihat itu"ucap Alexander yang kini menunjukan kearah helikopter yang terbang diatas mereka.
"Itu nyata ada helikopter"ucap Mila bertanya
"Tentu saja Sayang, kita akan naik itu dan aku akan terus memeluk mu"ucap Alexander.
"Baiklah aku akan tidur di pelukan mu hingga kita sampai di rumah kita"ucap Mila.
"Tentu saja Sayang, kita akan pulang ke rumah kita bersama dengan kedua putra kita"ucap Alexander sambil mengelus perut rata istrinya itu.
"Apa ada bayi disini"tentu saja ada yuk, kita segera naik helikopter keburu hujan"ucap Alexander.
"Baiklah, tunggu mas tolong ambilkan teman ku itu, dia harus tetap hidup bersama kita"ucap Mila yang menunjukkan genangan air, sisa ikan yang tidak pernah Mila masak dan dialah teman Mila bicara selama ini.
Alexander pun langsung meminta orang nya untuk membawa serta ikan tersebut, hingga dia naik dokter terus mendampingi nya hingga tiba di Mension seluruh keluarga menyambut nya, Mila pun mematung sambil menatap Alexander.
"Mas Alex apa? semua ini nyata kita pulang dengan selamat"ucap Mila .
"Tentu saja Sayang, kita sudah kembali dengan selamat dan mereka semua menantikan kehadiran kita"ucap Alex.
"Mommy... Daddy... Kakak"ucap Mila yang langsung dipeluk oleh semua nya.
__ADS_1
"Semua orang sedang menunggu mu sayang"ucap Dheandra.
"Mas Alex ini nyata tolong cubit aku"uap Mila.
"Sini, sayang mas cubit "ucap Alexander yang langsung mencubit pipi Mila hingga Mila memekik kesakitan, dan Alex tersenyum penuh kemenangan.
"Mas Alex jahat pipi Mila sakit mas"ucap nya sambil menatap sendu.
"Ayo masuk Sayang ku, malam ini kita akan berpesta"ucap Alexander.
Mila masuk ke dalam kamar bersama dengan Mila Alexander bahkan langsung mengajak Mila mandi dengan air super hangat agar mereka tidak masuk angin, dan Alex tidak lupa untuk membantu Mila berkeramas, rambut panjang Mila, saat ini Alex beri shampo yang banyak dan mengucek nya perlahan memberikan pijatan khusus untuk bumil tersebut, Alexander berjanji akan lebih fokus lagi untuk mengurus istrinya itu.
hingga Alexander membantu Mila yang duduk di kursi meja rias nya, dia mengeringkan rambut Mila, setelah itu dia memakai kan pakaian Mila dengan sangat hati-hati, ada rasa sakit saat melihat tubuh kurus istrinya itu.
"Mas, terimakasih sudah menjadi yang terbaik untuk ku"ucap Mila lirih sambil memeluk Alexander.
"Sama-sama sayang terimakasih telah bertahan untuk ku dan kedua anak kita"balas Alexander.
"Yuk bobo dulu sebelum kita makan siang"ucap Alexander.
Guvi teman ku dimana mas"ucap Mila.
ada sayang sebentar lagi dia juga akan tinggal di dalam kamar kita"ucap Alexander.
mereka pun berbaring dan tidur di ranjang empuk tersebut, dia tersenyum dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang Alex yang benar-benar wangi, kini dia percaya bahwa semua itu nyata dan sebuah kecupan sayang mendarat di bibir Mila, saat itu.
sementara itu di Amerika, Alice dan Aslan sudah sah menjadi suami istri setelah tiga Minggu menikah, Gerald pun, berkali-kali mendapatkan undangan untuk datang dari Alice, tapi sayang dia tidak bisa datang karena istrinya baru saja melahirkan satu bulan satu Minggu sebelum Mila hilang.
begitu juga Gerald mengirimkan kado pernikahan yang sangat unik yaitu miniatur pengantin adat, yang terbuat dari kayu jati, patung itu terlihat sangat indah, meskipun sangat cantik dan mirip dengan Alice dan Aslan.
Celsi sendiri sering berkabar dengan Alice selama ini, dia tidak pernah ada rasa cemburu setelah Gerald memberikan pengertian dan penjelasan terhadap nya.
bahkan selalu mengundang Alice untuk datang ke rumah nya, bersama dengan suaminya itu, tapi Alice terlalu sibuk hingga dia tidak punya waktu senggang untuk berlibur barang sehari pun.
🌹💖💖💖🌹
Kini seluruh keluarga kembali berbahagia karena Alex dan istrinya sudah memiliki janin yang tumbuh sehat, meskipun sempat kekurangan nutrisi saat Mila terdampar di pulau tersebut.
Mila kini sering melakukan senam hamil dan juga nafsu makan nya semakin bertambah Mila terlihat semakin cantik dan seksi karena tubuh nya semakin berisi, Alexander bahkan selalu memeluk nya dengan posesif, sudah sejak Mila ditemukan dia telah menjadikan rumah nya menjadi kantor untuk dirinya bekerja.
hingga Mila terkadang protes karena Alexander tidak mau jauh dari nya.
seperti saat ini, Mila masih berada di samping Alex menemani dia meeting online.
Alexander tidak mau kehilangan istrinya barang satu menit pun.
"Mas aku mohon jangan keterlaluan seperti ini kamu sedang bekerja, tetap lah fokus aku dan anak kita ada di sini"ucap Mila.
"Heummm baik'lah sayang, sekarang kamu rebahan saja di sana ok, sambil baca-baca buku atau makan camilan nya sayang ucap Alexander.
"Sayang lihat lah Daddy kalian cepat lah besar dan jangan biarkan dia terus mengurus Mommy, karena Daddy mu juga harus bekerja untuk menghidupi kalian berdua"ucap Mila.
"Tenang saja yang, tabungan ku sudah jauh lebih banyak untuk menghidupi keluarga kecil kita nanti, dan tidak akan kekurangan suatu apapun"ucap Alexander.
__ADS_1
"Iya percaya mas punya banyak uang tapi ada yang lebih penting dari itu,mas masih banyak yang harus mas urus, bukan hanya kita"ucap Mila.
sementara Alexander sedang meraih bahagia, orang suruhan Georgio, tengah memberikan pelajaran terhadap Anggeline, yang saat ini tengah mengirim wanita itu kesebuah pengasingan,jerit tangis permohonan ampun sama sekali tidak didengar oleh mereka.
Anggeline terbukti bersalah telah melakukan sabotase untuk mencelakakan kedua orang tua Mila, dan terakhir Mila dia buang ke pulau terpencil.
tempat pengasingan Anggeline, berada di sebuah negara, yang jarang dikunjungi oleh wisatawan.
Anggeline sengaja mendekati Alexander untuk menjatuhkan perusahaan milik Alexander tapi belum sempat melakukan itu Alexander dan keluarga sudah mencium kebusukan nya.
Alexander sendiri tidak pernah mencintai Anggeline, karena sejak pertama kali dia bertemu dengan Mila, pria telah jatuh cinta hanya saja dia tidak tau cara mengekspresikannya, Mila yang sering menemui Alexander dan selalu berkata cinta setiap bertemu dengan nya, entah itu sekedar candaan atau keseriusan yang jelas Mila selalu mendekat dan mengatakan"Alexander Wijaya aku sangat mencintaimu!"dan Mila tidak peduli jika banyak orang yang menyaksikan itu.
dan Alex akan menjawab"Tante girang jangan ke ganjenan aku tidak tertarik untuk pacaran"itu yang selalu Alexander ucap kan.
"Terserah yang jelas aku tidak akan pernah bosan untuk mengatakan itu"ucap Mila.
Mila bahkan selalu tiba-tiba saja merangkul pinggang Alex, tapi pria itu tidak pernah protes, Alexander bahkan membiarkan Mila mengecup pipi nya saat dia tengah berada di kantin hingga orang yang melihat itu langsung bertepuk tangan.
mereka memang sangat dekat tapi Alexander seolah jual mahal kadang dia menghidar saat Mila mengejar-ngejar dirinya, untuk menyatakan cinta, sebenarnya Alexander adalah cowok terkeren di kampus nya, selain penampilan nya yang branded, wajah tampan nya itu selalu membuat para gadis ngeces.
tidak hanya itu Alexander sering bergonta-ganti mobil sport milik ibu nya atau kakak, padahal Alexander sendiri memiliki mobil pribadi yang berjumlah delapan unit mobil sport keluaran terbaru karena Dheandra sendiri selalu memenuhi keinginan Alexander padahal mobil milik nya juga sering dia gunakan secara diam-diam.
demi putra bungsu nya itu Dheandra rela merogoh kocek hingga ratusan milyar, demi menunjang penampilan nya.
hingga akhirnya Mila tau bahwa Alexander bukan pria sembarangan dan tidak sesederhana sikapnya selama ini, Mila pun mulai menjauh karena sadar perbedaan diantara mereka terlalu jauh.
hingga puncak nya saat Alexander bertemu dengan nya, saat ia bekerja di perusahaan tersebut dan ternyata Alexander adalah CEO baru perusahaan milik Wijaya grup tersebut.
Mila ingin sekali pergi dari tempat tersebut tapi keadaan berkata lain, Alexander bahkan tidak memberikan ruang gerak, pada Mila bahkan melebihi posesif nya Mila dulu.
Alexander bahkan sampai mengancam bahwa akan bunuh diri jika Dheandra tidak bisa melamar Mila saat itu juga, tapi kini mereka telah bersatu meskipun halangan dan rintangan hampir memisahkan mereka.
Alexander tidak pantang menyerah pria itu bahkan terus berjuang akhirnya mereka pun bisa bersama sedangkan di lain tempat Argha tengah menunggui istri nya yang akan melahirkan putri nya, kali ini Arinda hamil anak tunggal.
karena kondisi Arinda yang lemah dan tidak memungkinkan untuk melahirkan normal, akhirnya operasi Caesar pun dilakukan untuk menyelamatkan ibu dan bayi nya.
Argha sendiri yang memimpin proses kelahiran istrinya itu, meskipun dia adalah dokter ahli bedah syaraf, tapi dia adalah ketua tim dokter di rumah sakit tersebut, meskipun rekan nya yang mengerjakan pembedahan tapi dia ikut serta dalam operasi tersebut, selain untuk melihat lahirnya sang putri yang telah lama ia rindukan, Argha juga tidak ingin melewatkan momen tersebut bahkan operasi itu sengaja diabadikan.
bukan tanpa alasan, tapi dia ingin melihat proses kelahiran putri nya itu, karena saat dua putra kembar nya lahir dia tidak ada di sisi mereka.
kini kedua putranya sudah berusia sepuluh tahun, perbedaan usia yang cukup jauh memang tapi Argha berharap, kelak kedua putranya itu bisa melindungi adik perempuan mereka.
pasang pasutri yang keren itu,kini tengah berbahagia meskipun saat ini Dheandra dan Andra belum datang untuk berkunjung, tapi Arinda tidak tinggal di ruang VVIP, tapi dua kali lipat dari VVIP, yaitu ruangan suaminya yang super steril tepatnya ruangan pribadi tempat Argha dulu saat bermalam di rumah sakit tersebut, seperti sweet room di kamar hotel.
Argha selalu ada untuk mereka berdua, sementara kedua jagoan mereka tengah bersekolah di sekolah internasional yang mengharuskan mereka pulang lebih lama karena jadwal pelajaran mereka berbeda dengan SD pada umumnya.
beruntung nya sekolah tersebut dilengkapi pasilitas yang sangat memuaskan, selain makanan yang terjaga kesehatan dan gizi kantin sekolah itu juga bisa menyediakan berbagai macam makanan yang dipesan oleh siswa masih dengan takaran dan gizi yang pas tidak heran jika sekolah tersebut biyaya perbulan nya mencapai puluhan juta perorang.
Agam dan Ardan, sangat suka sekolah disana, bahkan mereka tidak perlu pergi ke luar untuk mencari makan favorit mereka.
Mereka juga adalah anak yang cerdas dan kreatif dalam segala hal.
Argha pun sangat bahagia memiliki mereka semua, pria itu berencana untuk membuat Mension yang jauh lebih luas untuk keluarga kecil nya itu.
__ADS_1