Gadis Tangguh Pujaan Ku

Gadis Tangguh Pujaan Ku
#Karena mu#


__ADS_3

Celsi, sedang duduk bersantai dengan kedua anak nya, dia sedang bertanya hal yang tidak seharusnya dia tanya kan pada mereka berdua karena masih terlalu kecil dan bisa melukai hati kedua anak nya.


"Sayang jika Mommy dan Daddy tinggal terpisah, kalian akan ikut siapa? ucap Celsi


"Honey kamu sedang bicara apa? jangan macam-macam"ucap Gerald yang langsung menarik kedua anak nya meminta mereka untuk pergi bersama dengan pengasuh mereka.


"Daddy biarkan mereka di sini mereka harus tau bahwa semua harus berakhir"teriak Celsi.


"Celsi jangan berteriak kamu ingin merusak mereka heuhhhhh"ucap Gerald yang langsung menarik tangan Celsi membawa dia ke ruang kerja nya.


"Sayang apa? yang terjadi, sehingga kamu seperti orang kerasukan setan begini"ucap Gerald.


"Bukan aku tapi kamu yang kerasukan mantan kekasih mu, hingga kamu menyimpan semua kenangan tentang dia disini, dan disini juga"ucap Celsi.


Celsi pun langsung mendekat ke arah laci dan membuka nya, tapi dia tidak menemukan apa-apa di sana.


"Dimana benda itu kamu sembunyikan "ucap Celsi.


"Celsi jangan bicara sembarangan, tidak ada benda apapun di sana" ucap Gerald.


"Kau sudah menyembunyikan semuanya, heumm bagus, itu lebih bagus"ucap Celsi.


"Ini yang kamu cari"ucap Gerald menunjukan sebuah kota persegi panjang dengan sepucuk surat dari Alice.


"Aku menyimpan ini, ada alasan nya, dan kamu tidak perlu mempermasalahkan hal ini,ini adalah masalalu ku, dan ini adalah sebuah pelajaran untuk ku, karena aku bisa membina rumah tangga bahagia bersamamu, berkat benda ini yang selalu menjadi pengingat betapa aku harus selalu menghargai wanita, dan berkat benda ini juga aku sudah mengambil keputusan terbaik untuk menjadikan mu satu-satunya milikku"ucap Gerald.


Celsi terdiam seribu bahasa setelah mencerna ucapan Gerald saat ini, dia bahkan tidak lagi mau berkata apa-apa.


"Kamu harus tau sayang derita ku, untuk bisa melupakan dia, begitu juga Alice, yang telah lebih dulu mencintai ku, dan apa? kamu tau apa? yang aku perbuat saat itu, aku menolak Alice tanpa sengaja, hingga akhirnya dia menghilang dari hidup ku, saat itu juga, aku bahkan sudah seperti orang gila mencari keberadaan nya yang tidak kunjung di temukan juga, aku mencintai dia setelah dia tidak lagi di samping ku, hingga tiga tahun kemudian kami bertemu lagi dalam kontrak kerja sama Aku tau dia sebenarnya enggan untuk bertemu dengan ku karena rasa sakit atas penolakan yang aku lakukan saat itu tapi saat aku kembali menyatakan perasaan ku dia sudah menjadi calon istri orang lain, dan memberikan surat itu, yang berisi bahwa dia sangat mencintai ku, dan aku adalah rumah nya untuk pulang, tapi aku sudah menutup pintu rumah nya saat itu, dan setelah mendapat kan rumah lain nya, aku malah membuka kembali pintu rumah ku, dan saat itu Alice enggan meninggalkan rumah lain nya"Ucap Gerald.


"Pertama kali aku bertemu dengan nya dia sedang duduk di bawah guyuran hujan, depan gerbang sekolah tepat di samping jalan yang sering aku lewati, dan karena aku merasa iba, aku turun dan memayungi nya tahukah kata yang pertama kali keluar dari bibirnya, tanpa melihat aku siapa,( Daddy) itu kata pertama yang dia ucapkan, aku membawa nya kedalam mobil awalnya dia menolak dan tidak ingin pergi dan akan terus menunggu Daddy nya yang sebenarnya tidak akan pernah datang karena saat kami tiba di sana hanya jasad yang bersimbah darah yang kami temui di Mension tersebut, Alice yang hanya memiliki satu orang terkasih saat itu Daddy nya sudah pergi meninggalkan nya, untuk selamanya"ucap Gerald.


Celsi pun bercucuran air mata, saat mendengar kisah itu, karena kisah nya sama dengan Alice, hanya saja dia kehilangan ibunya, sementara Alice kehilangan Daddy nya.


Gerald, langsung menggenggam tangan Celsi, dia mengelus puncak kepala istrinya lalu berkata"Aku mungkin belum jatuh cinta pada mu, saat awal kita memulai hubungan, dengan mu, tapi Alice menginginkan ku bahagia dan aku juga tidak boleh menyia-nyiakan wanita yang datang dalam hidup ku, apapun keadaan nya, dan Alice berpesan kelak jika aku bertemu dengan bahagia ku aku tidak akan pernah lupa bahwa dulu ada gadis yatim Piatu yang sempat mengemis cinta dan perlindungan padaku, dan jika kelak aku bahagia maka jadikan kesalahan itu menjadi pelajaran berharga agar aku selalu menjaga kebahagiaan ku, bahkan saat aku kembali menawarkan hidup bersama saat dia berada di Bali pun dia menolak ku karena aku bukan Gerald yang dulu, lagi yang singgel yang tidak memiliki keluarga kedua, dia tidak ingin merusak kebahagiaan kita, dan aku menawarkan untuk hidup berdampingan karena aku tidak tega melihat dia kembali hidup sulit seperti saat pertama kali ditinggalkan oleh Daddy nya, aku tidak bisa melihat itu, dan terserah kamu mau beranggapan bagaimana, yang jelas aku tidak pernah mau menyakiti mu, dan aku tidak pernah ingin rumah tangga kita hancur begitu juga dengan alis yang menolak kemewahan yang aku tawarkan bahkan dia meninggalkan rumah yang sudah aku berikan dia mengembalikan semua itu, semua, dan saat dia kembali ke Jerman ternyata ada seorang ibu yang selama ini menunggu kedatangan nya, setelah kepergian Daddy nya, dan kamu tau Alice sebentar lagi akan segera menikah dia mengirim surat undangan untuk kita"ucap Gerald yang memperlihatkan undangan khusus di ponsel Gerald.


"Kau akan datang"tanya Celsi.


"Tentu saja aku akan datang, bersama kalian semua, jika perlu kita akan membeli apartemen untuk tinggal sampai kamu melahirkan cinta ku"ucap Gerald, sambil memeluk erat Celsi.


"Daddy aku tidak bisa bernafas"ucap Celsi.

__ADS_1


"Maaf kan aku honey, maafkan aku yang sudah membuat mu terluka karena menyimpan semua ini, tapi percayalah aku tetap lah milik mu sampai kapan pun, hingga maut menjemput"ucap Gerald, sambil mengecup puncak kepala istrinya itu.


"Selamat tinggal kenangan, kamu sudah bertemu dengan bahagia mu, semoga selamanya bahagia itu ada untuk mu"gumam Gerald dalam hati.


Celsi pun duduk bersandar di sofa ruang kerja suaminya sementara Gerald duduk, sambil mengerjakan pekerjaan nya dari rumah karena dia tidak jadi ke kantor karena gara-gara kejadian tadi.


sampai akhirnya Gerald pun selesai sarapan pagi diruangan tersebut dan dia dengan Celsi memutuskan untuk pergi ke ruang santai, sambil mengelus perut buncit istrinya itu.


"Sayang putra kita akan lahir di Amerika nanti nya dan sampai kamu pulih kita akan menetap di sana"ucap Gerald.


🌹💖💖💖🌹


Sementara itu di Amerika, Alice tengah sibuk mengurus acara prewedding, bersama calon suami nya, yang tak lain adalah ayah dari Aiden, ternyata pemuda itu adalah asisten pribadi mantan suami Alice, yang juga memiliki perusahaan di Jerman, dan malam itu mereka, sama-sama tidak saling mengenal karena mabuk tapi pria itu selalu mengingat malam itu karena dia pun baru pertama kali nya melakukan hubungan itu.


namanya Aslan Javier, tiga tahun lalu pria berusia 27 tahun itu, tiga tahun lebih muda dari alis, saat ini dia berusia tiga puluh tahun, dan Alice tiga puluh tiga tahun.


dia begitu kaget saat melihat foto Alice di media sosial nya, dengan putra nya yang begitu mirip dengan nya, dan dia ingin bayangan malam itu Alice, mantan istri bos nya.


Aslan Javier, sempat mencari keberadaan Alice, tapi tidak juga bisa ditemukan hingga akhirnya ia bertemu di Amerika setelah dia kembali dari Jerman dan perubahan nya ternyata sudah lama bekerja sama.


Aslan, pun melakukan tes DNA diam-diam tanpa sepengetahuan Alice, saat dia mendapat sampel rambut Aiden dan liur dari cup bekas minuman Aiden, dan hasil nya benar-benar seperti dugaan nya, hingga dia mendatangi Alice dan wanita itu pun menerima kabar baik tersebut hingga dia pun menerima lamaran Aslan, seperti janji nya pada Aiden, dia akan membahagiakan putra nya dengan kehadiran Daddy nya kelak dan itulah saat nya.


pagi-pagi sekali setelah dia bangun pagi, dia akan menyiapkan sarapan pagi, setelah itu dia akan membangunkan Alex, dan menyiapkan air dalam bathtub dan juga keperluan Alexander seperti pakaian nya, karena Alexander tidak mengurus perusahaan langsung tapi dia bekerja dari apartemen mereka tetap saja sesekali Alexander harus meeting online.


Alexander pun selalu memprioritaskan Mila, dalam segala hal, seperti menemani isteri nya berbelanja hingga sekedar jalan-jalan keliling kota dan luar kota Alex, juga selalu memenuhi kebutuhan istrinya yang sangat sederhana itu, Mila memang istri dari seorang Alexander Wijaya, tapi dia tidak semena-mena menghambur kan uang suami bahkan Alexander juga yang membeli barang branded untuk istrinya, dia kadang suka kesal sama Mila, yang terlalu irit hingga tidak pernah membeli barang branded satupun selain alasan nya tidak suka dia juga membandingkan fungsi nya yang sama.


"Sayang kamu gak tertarik dengan ini"ucap Alex, menunjukkan sebuah magazine edisi terbaru yang menunjukkan beberapa brand terbaru dari tas sepatu dan yang lainnya.


"Tidak mas, aku tidak mau itu untuk apa coba kalo hanya untuk di pajang dan tidak berguna, lebih baik aku sumbang kan uang nya buat bekal di akhirat"ucap Mila.


"Sayang kamu tau kan suamimu tidak se miskin itu, hingga tidak pernah beramal aku hanya ingin membahagiakan mu"ucap Alexander.


"Belikan aku sebuah pulau yang benar-benar bisa aku huni bersama dengan anak cucu ku nanti nya, dan ada rumah impian ku disana"ucap Mila.


"Heummm baiklah-baiklah cinta ku, kamu tinggal pilih di negara mana yang kamu mau"ucap Alexander.


"Aku, mau di Karibia, tempat itu begitu indah"ucap Mila.


"Jangan disitu sayang , kamu pilih yang ada di negara lain saja atau Indonesia lebih indah"ucap Alexander.


"Begini saja buatan aku rumah impian yang letaknya di Bali"ucap Mila.

__ADS_1


"Baiklah sayang, aku akan langsung membuat nya dari sekarang kamu mau rumah yang seperti apa? ucap Alexander.


"Aku akan memberikan sketsa desain rumah nya nanti"ucap Mila.


Hari ini adalah hari ulang tahun Mila, tapi Alexander sengaja ingin membuat istrinya kesal karena tidak ada ucapan sama sekali dari nya, padahal Alexander, sudah mempersiapkan kado terindah untuk istrinya itu, sebuah pulau cantik yang sudah Alexander beli dengan uang tabungan nya, yang masih tersisa banyak, sebuah pulau yang sangat cantik di xx meskipun pulau itu tidak seluas bayangan Mila, tapi sangat cocok untuk tempat tinggal mereka, Alexander bahkan sudah menyiapkan untuk pembangunan rumah pribadi di sana.


"Sayang kamu bisa baca ini tidak mas, matanya lagi ada gangguan"ucap Alexander yang membuat Mila langsung bergegas menghampiri suaminya itu.


Mila langsung membaca tulisan itu"Pulau terindah untuk yang terindah, dari ku yang sangat mencintai mu, dihari yang spesial ini"ucap Mila.


"Mas,,, apa?? ini" ucap, Mila.


"Itu kado ulang tahun mu sayang"ucap Alexander.


"Hiks hiks, terimakasih mas, tapi mas tidak usah repot-repot, untuk itu Mila hanya bercanda Mila, sudah cukup bahagia hidup disini pun sudah lebih dari cukup, semua kebutuhan Mila, selalu mas penuhi dan Mila, sangat bersyukur mendapatkan suami sebaik mas"ucap Mila, yang kini duduk di pangkuan mas dan memeluk Alexander.


"Mas, selalu ingin yang terbaik untuk istri dan anak mas kelak, apa? masih belum ada kabar baik disini"ucapan lembut Alexander berikan di perut rata Mila, dan wanita itu menggeleng pelan.


"Tidak apa-apa sayang kita baru saja menikah, jadi harus lebih semangat lagi, demi memberikan ayah dan Mommy cucu yang banyak"ucap Alexander dengan semangat.


"Jika mas ingin banyak kita adopsi satu pantai asuhan saja bagaimana"ucap Mila, yang langsung mendapat kan cubitan di hidung mancung nya itu.


"AW...sakit mas, kamu itu kdrt tau mas"ucap Mila.


"Sayang aku hanya gemas, bukan ngelakuin kdrt"ucap Alexander.


"Aku balas ya"ucap Mila.


"Balas saja jika kamu bisa"ucap Mila.


"Owh ya ampun" ucap Alexander yang langsung berlari pergi, mereka pun saling mengejar hingga perang bantal dan juga perang Air, bak anak kecil, hingga seseorang menjerit karena tersiram air, saat dia baru tiba.


"Alexander!.... kamu itu ya sudah durhaka sama Mommy dan Daddy, sudah nikah diam-diam sekarang Mommy datang malah kamu siram anak nakal"ucap Dheandra yang hendak mengejar Alexander, tapi Mila langsung menghentikan langkahnya dan langsung berhambur memeluk ibu mertua nya itu.


"Mommy maaf kan mas Alex dan aku, kami terpaksa menikah diam-diam"ucap Mila yang langsung mendapat sentilan di jidat nya, itu dilakukan oleh Dheandra.


"AW sakit Mommy"ucap Mila.


"kamu memang menantu nakal , bagaimana bisa saat dilamar dengan baik malah menolak dan saat tidak diberi apa-apa malah mau"ucap Dheandra sambil memeluk menantunya itu.


"Maaf kan Alexander mom"ucap Alexander.

__ADS_1


__ADS_2