
Sudah hampir tiga bulan berlalu sejak kedatangan Gerald ke Indonesia, dia selalu bekerja dan bekerja, tanpa memikirkan yang lain nya, bahkan asisten nya yang berada di Indonesia saat ini selalu merasa kagum karena Gerald tidak sedikit pun mengeluh dengan semua pekerjaan yang melelahkan itu.
hingga satu saat Piter sang asisten pribadi harus kembali ke Jerman karena keluarganya sedang sakit, akhirnya Malvin lah yang ditunjuk oleh Gerald, untuk menjadi asisten sementara sebelum Piter kembali.
Gerald dan Malvin,diawal kurang merasa kurang cocok terutama Gerald, yang melihat kinerja Marvin yang tidak se cekatan Piter, pria itu sering mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas, karena belum terbiasa, tapi Gerald, dengan sabar mau mau mengarahkan nya.
hingga akhirnya mereka menjadi cocok, dan Gerald merasa terbantu dengan itu.
satu Minggu kemudian Piter kembali dari Jerman, pria itu bahkan membawakan barang-barang Gerald yang ada di kantor nya,dulu Georgio sengaja mengosongkan ruangan putra nya itu, agar privasi Gerald tidak terganggu.
sebenarnya Gerald merasa rindu dengan keadaan di Jerman, bagaimana tidak Jerman adalah negara kelahiran nya, dan dia lama di besarkan oleh kedua orang tua angkat nya Georgio, teman dari ibunya sekaligus bos di perusahaan tersebut.
"Daddy apa? kabar"ucap Gerald yang kini tengah melakukan video call bersama dengan Georgio dan adik perempuan nya itu.
"Daddy baik boy, kapan kamu kembali ke rumah, disini sangat sepi tanpamu"ucap Georgio.
"Belum tau Daddy, mungkin tahun depan"ucap Gerald, sambil menyunggingkan senyumnya yang menawan.
"Kakak tidak?? kangen aku" ucap Elen.
"Tidak, aku hanya kangen dengan Elen saja"ujar Gerald, sambil tersenyum.
"Ah kakak jahat, aku itu Elen bukan Elena"protes Elen.
"Ah aku lupa"ujar Gerald pura-pura karena sampai kapan pun dia tidak akan pernah lupa dengan kedua adik perempuan nya itu, selama ini mereka tinggal bersama, jadi mana mungkin Gerald lupa.
"Daddy kakak jahat aku sudah dilupakan oleh nya"ujar Elen, mengadu.
"Aku tidak pernah melupakan kalian semua saudariku sayang, aku juga kangen mommy dimana dia"ucap Gerald.
"Mom ada di Amerika, bersama dengan sahabatnya Kakak tau sendiri mommy lebih sibuk lagi dari Daddy selama ini, dia tapi bukan menghasilkan uang melainkan menghambur kan uang kalian"ucap Elen, yang memang tidak terlalu dekat dengan ibunya karena hal itu, wanita paruh baya itu lebih mementingkan sosialita daripada merawat kedua putrinya, kecuali Gerald.
"Jangan bicara begitu mommy juga sangat sayang kalian berdua"ujar Gerald.
sambut Vidio pun diputus, kala Gerald tidak sengaja melihat surat yang Alice berikan satu tahun yang lalu, pria berusia 27 tahun itu, membuka surat yang selama ini ia simpan tanpa pernah ia buka.
🌸My love 🌸
Teruntuk pria yang selama ini aku kagumi,
maafkan aku, karena selama tiga tahun ini
aku menghilang tanpa jejak, aku sudah putus
asa, karena mendengar bahwa kamu hanya
mengasihi ku, sebagai adik mu sendiri.
padahal dulu sejak pertama kali kamu
menolong ku,, dan membawa aku pulang saat
Daddy ku terbunuh waktu itu, aku sudah jatuh
cinta padamu pada Pandangan pertama,
karena di negara ini, tidak ada pria asing yang
peduli dengan orang lain terutama gadis, seperti diriku ini.
tapi kamu datang dengan berani melindungi
ku, yang bahkan saat itu nyawamu pun ikut
terancam karena aku.
aku semakin mengagumi mu, saat aku butuh
dan ingin melihat mu kamu selalu sabar menghadapi ku.
saat itu, aku merasa kamu adalah segalanya bagiku Daddy.
kau adalah sugar Daddy ku, kekasih ku dan kakak ku.
dan aku sangat mencintaimu.
tapi saat itu, hatiku hancur berkeping-keping
saat mendengar bahwa, selama ini kamu
hanya menganggap aku sebagai adik mu saja.
hatiku hancur, sakit hingga aku berniat untuk bunuh diri.
setelah kau menurunkan ku di tempat tersebut.
Aku pikir bahwa kamu akan kembali putar
balik dan mencari ku, menghawatirkan ku.
tapi ternyata aku salah saat itu kamu
benar-benar tidak kembali.
Saat aku hendak bunuh diri, ada seseorang
yang menghentikan mobilnya,
dia ....
menawarkan pekerjaan pada ku, dan aku pun
__ADS_1
tanpa pikir panjang, menerima semua itu,
bahkan aku memulai karir menjadi model
dengan bayaran tak seberapa tapi bagiku, itu
adalah sebuah awal hidup baru di negeri orang.
hingga aku bertemu dengan seorang pria
dewasa yang ternyata mau mengorbitkan ku
untuk menjadi model terkenal dunia, dengan bayaran tubuh ku.
dan aku menjadi simpanan nya.
aku tidak perduli lagi dengan hidup ku, dan
aku menerima itu, meskipun hati tak pernah bisa dibohongi.
Aku sangat mencintaimu Gerald, aku selalu mengingat mu Daddy.
tapi aku sudah merasa tak pantas bersanding denganmu.
aku kotor dan aku tidak sepadan dengan mu,
dan aku tidak ingin kamu kecewa dengan ku
karena aku , sudah tidak sesuai dengan harapan mu.
aku harap setelah ini, kamu tidak lagi
mengharapkan aku kembali, karena aku
mungkin sudah menjadi istri orang lain.
aku juga berharap Daddy, akan bertemu
dengan kebahagiaan lain, jujur ini sangat menyakitkan.
tapi aku tidak punya pilihan lain selain
memilih dimana takdir hidup ku akan membawa aku pulang.
❤️ Happy birthday, Daddy and I love you so much ❤️
ada hadiah kecil dari ku, semoga kamu Sudi untuk memakai nya.
aku membeli itu di sebuah negara dengan gaji
pertama ku, saat aku melihat kalung itu aku mengingat mu.
dunia ku, tapi aku membayangkan mu
menggunakan kalung itu dan kau lebih tampan.
Aku, membeli itu tiga tahun yang lalu, berharap suatu hari nanti bisa bertemu dengan mu.
dan aku bisa memberikan kado itu, saat kau
berulang tahun, jujur ingin rasanya saat itu
aku mengucapkan selamat ulang tahun
padamu tapi aku bahkan tidak memiliki
apapun untuk kuberikan kepada mu, dan saat
itu, aku mengungkapkan perasaan ku.
aku yang tak tau diri itu, sudah berani
mengucapkan sebuah kalimat yang tidak
pernah akan menjadi mungkin.
aku mencintaimu Daddy... aku sangat mencintaimu.
tapi kamu bahkan sudah tidak lagi mau bertemu dengan ku.
tapi tidak mengapa, aku yang salah disini, aku
yang tidak tahu malu ini menunggumu,
selama berjam-jam lamanya, aku berharap
bahwa kamu, akan memaafkan ku, saat ini
tapi akhirnya aku tahu.
kamu begitu membenci ku, untuk terakhir kalinya aku ucap kan.
selamat ulang tahun Daddy, semoga kamu selalu bahagia.
jika kamu ingin membuang pemberian ku,
tidak apa-apa, karena aku tau benda ini tidak bernilai apa-apa untuk mu.
❤️ goodbye Daddy, I love you more ❤️
Gerald, yang sedari tadi bercucuran air mata, dia pun berteriak memanggil nama Alice.
__ADS_1
pria itu menyesal andaikan saja dia tau Alice, ingin dia menemui nya untuk terakhir kalinya, mungkin ini semua tidak akan pernah terjadi, Alice masih sangat mencintai nya.
🌹💖💖💖🌹
Piter dan Marvin, saat ini sedang berusaha untuk membujuk bos nya,agar dia berhenti minum.
karena di situ Gerald, sudah menghabiskan banyak minuman hingga sudah tak mengenali asistennya sendiri.
Marvin dan Piter, langsung membawa Gerald pulang menuju hotel, karena tempat mereka saat ini terlalu jauh dari Mension utama.
Gerald yang sudah tidak sadarkan diri dia bahkan memuntahkan banyak cairan, dari perutnya mungkin karena terlalu banyak minum, hingga pria itu lupa akan kehidupan nya saat ini.
tak ada lagi Gerald yang selalu tampil bersih dan rapi meskipun itu setelah pulang kerja, tapi kini dia begitu berantakan dan bau alkohol menyeruak dari mulutnya.
mereka berdua pun terpaksa harus membantu membersihkan Gerald, dan memandikan bos nya itu dengan air hangat karena sudah larut malam.
hingga dipastikan bahwa Gerald sudah bersih dan rapi sebelum tidur, karena jika tidak keduanya akan dipecat.
dan konsekwensinya akan lebih berat lagi selain itu.
mereka berdua pun pergi menuju kamar mereka masing-masing, tanpa mereka sadari seorang gadis yang sangat membutuhkan pertolongan itu masuk begitu saja kedalam kamar yang bahkan lupa mereka kunci lagi, karena mereka pun tidak menyadari antara Mension dan hotel.
saat wanita itu masuk Gerald masih memejamkan mata nya, hingga wanita itu menyelusup masuk kedalam selimut tebal itu untuk bersembunyi, dia tidak peduli dengan orang yang tidur di ranjang tersebut, yang pasti dia harus selamat dari kejaran pria mata keranjang yang menginginkan tubuh nya.
hingga pagi menjelang tanpa gadis itu sadari dia ketiduran bahkan posisi nya, saat ini mereka saling berpelukan.
"Alice, aku sangat mencintaimu"gumam Gerald, sambil mengeratkan pelukannya.
sontak gadis itu kaget, dan.
"Ahhhhhh.... kenapa? aku ada di sini dan an siapa? kau"ucap wanita yang tidak lain adalah Celsi.
"Kau berisik sekali, siapa yang mengijinkan mu, tidur di sisi ku, apa? kau sengaja ingin memperkosa ku"ucap Gerald.
"Apahhh...kau bilang, hey tuan sombong dimana-mana juga yang suka memperkosa itu adalah laki-laki, karena perempuan tidak akan mungkin memperkosa, bagaimana cara nya?"ucap Celsi yang berucap tanpa berpikir terlebih dahulu.
"Ya begini caranya ucap Gerald, yang langsung membuka selimut memperlihatkan tangan Celsi, yang masih memeluk Gerald yang hanya menggunakan bokser.
"Ahhhhhh!!... kau gila jauh-jauh dari ku, pahit pahit pahit"ucap Celsi yang langsung bangkit dan menjauh.
sementara Gerald langsung bangkit.
"Mau kemana? kamu, saat ini juga kamu harus bertanggung jawab, karena aku sudah ternodai"ujar Gerald yang langsung memepet tubuh Celsi,ke dinding.
"Kau gila sedari awal itu yang sudah ternoda itu, aku karena tanpa sengaja sudah memegang kulit mu yang penuh dengan kuman itu,lagi pula aku tidak memperkosa mu, lihat bajuku masih utuh melekat di badan ku"ucap Celsi tegas.
"Aku tidak mau tau kamu harus bertanggung jawab terhadap ku"ucap Gerald.
"Bagaimana cara nya, pria sombong"ujar Celsi yang semakin kesal.
"Heummm, kau itu ya, jadi pembantu ku, selama dua bulan"ucap Gerald.
"Hello tuan sombong, tidak ada dari sana nya, seorang Celsi, menjadi babu yang ada Daddy ku akan langsung menghabisi mu"ucap Celsi.
"Benarkah itu"ucap Gerald yang malah mengejek Celsi.
"Mau bukti"ucap Celsi.
"Tidak ada yang akan berani menyentuh ku, sedikit pun, kecuali kau istri pura-pura ku, yang akan menjadi istri ku yang sesungguhnya untuk beberapa bulan"ucap Gerald.
"Tidak, itu tidak akan pernah terjadi, aku tidak akan pernah menikah dengan mu, sekalipun dunia ini akan runtuh"ucap Celsi, yang langsung membuat Gerald, yang awalnya hanya main-main menjadi benar-benar marah.
pria itu mendorong Celsi hingga terjerembab di atas ranjang empuk itu, dan Celsi, berteriak begitu kerasnya, dia langsung menangis, Gerald yang tadinya marah dia langsung mendekat dan meminta maaf karena melihat Celsi, benar-benar kesakitan.
Ada darah segar yang keluar dari samping perutnya, dan itu membuat Gerald kaget dia langsung meminta maaf dan segera meraih ponsel nya, juga meraih paper bag yang berisi baju ganti untuk nya, yang Marvin, beli untuk Gerald .
"Hiks hiks hiks sakit sekali kenapa kamu tega, ini baru saja di jahit kemarin sore, hiks hiks hiks sakit"ucap Celsi yang hendak bangkit meskipun dia benar-benar tengah kesakitan.
"Tunggu jangan dulu banyak bergerak dokter akan segera kesini"ucap Gerald.
hingga seseorang masuk dia adalah Marvin.
"Ada apa? bos"ucap Marvin.
"Mana dokter nya!"teriak Gerald yang terlihat Panik.
"Sedang menuju kemari" ucap Marvin.
Marvin langsung mendekat ke arah Celsi, yang kesakitan dia hendak membuka atasan t-shirt yang wanita itu kenakan, tapi seketika itu tangan Gerald, langsung menghentikan nya.
"Kau mau apa? jangan sentuh wanita ku"ucap Gerald tanpa sadar.
"Owh ya ampun tuhan, wanita ku, aku bahkan tidak kenal dengan dia tuan"ucap Celsi.
sementara Marvin menahan tawa setengah mati, karena mendengar pengakuan Celsi, yang terasa begitu menggelikan.
"Kau bilang tidak mengenal ku, heumm baiklah-baiklah aku bisa katakan itu pada Daddy mu"ancam Gerald.
"Ehh, jangan-jangan iya... iya aku wanita nya, anggap saja begitu"ucap Celsi, sambil kembali menangis kesakitan, tidak lama dokter dan seorang perawat pun datang saat itu juga dia langsung memeriksa kondisi perut Celsi, dan betapa terkejutnya Gerald dan juga Marvin, melihat luka bekas sayatan yang cukup panjang dan terlihat lumayan dalam.
"Kamu bertarung lagi"ucap Gerald, yang sering menyaksikan wanita itu berkelahi.
"Aku menolong anak kecil yang akan di jual oleh lima orang preman jalanan yang saat itu baru pulang sekolah, naas mereka menusuk perut ku"ucap Celsi.
"Kau itu bukan cat woman, jadi jangan biasakan mengandalkan diri sendiri kamu itu perempuan"ucap Gerald yang terlihat khawatir.
sementara itu, Celsi hanya menahan rasa sakit karena dokter kembali menjahit ulang di bagian jahitan yang terbuka.
Celsi bahkan sampai mengigit ujung sarung bantal tersebut saking sakit nya.
Gerald langsung menggenggam tangan Celsi, hendak memberikan ke kekuatan pada Celsi tapi wanita itu malah mengigit tangan Gerald, dan Gerald pun menahan itu untuk kebaikan Celsi, sakit bekas gigitan pun ia abaikan.
__ADS_1