Gairah Anak Pak Kyai

Gairah Anak Pak Kyai
bab 111


__ADS_3

"gimana kata Nabila kak? mau nggak dia?" tanya Aulia pada Reno


"nggak, kata nya belum sreg apa gimana gitu, yaudah si, lagian kakak juga nggak yakin bisa LDR "


"yaudah, bagus deh kalo gitu, cari aja cewek disana ngga usah jauh-jauh kesini" kata Aulia Reno mengangguk.


"yaudah ya, kakak berangkat sekarang aja" pamit Reno Aulia pun mengangguk lalu mereka sama-sama menuju mobil Reno,.


"hati-hati loh kak jangan ngebut, kalo ngantuk langsung istirahat" ujar Aulia


" iya lia, peluk dulu boleh kali, lagian jarang ketemu ini apalagi suami kamu lagi ngga ada" Reno tersenyum menggoda serta menaik turunkan alisnya membuat Aulia langsung melotot tapi langsung tersenyum dan segera merentangkan tangannya lalu memeluk Reno erat, lagian Reno ini memang sudah seperti kakak kandungnya jadi ia tidak bisa langsung lepas atau putus hubungan dengan Reno.


"makasih ya, " gumam Reno mengelus kepala Aulia yang di lapisi jilbab. Aulia mengangguk lalu melepaskan pelukannya.


"ati-ati ya kak, pokok nya lain kali kalo kakak kesini lagi aku mau kakak udah ada gandengan nya, salam buat om sama Tante ya" ujar Aulia Reno mengangguk. Reno lalu melihat ke perut Aulia lalu ia mengulurkan tangannya dan mengusapnya perlahan.


"sehat-sehat ya bayi..." kata Reno membuat Aulia tertawa.


"apasih kok ngetawain kakak?"


"ya lucu aja, he-he-he"


"yaudah kakak berangkat sekarang ya" pamit Reno Aulia pun mengangguk lalu Reno masuk mobilnya dan menjalankan mobilnya.


setelah kepergian Reno Aulia menuju ruangannya kembali, ia pun lalu mengecek hp nya apakah suaminya ada menghubunginya lagi atau tidak, dan ternyata tidak ada pesan atau panggilan dari Naufal. Aulia mendengus kesal tapi yang makin membuatnya kesal kala melihat grup kelas sekolah nya lusi mengirimkan tangkapan layar story Bu Alika yang menampilkan jika Naufal suaminya sedang tidur di meja bekas makan malam mungkin Aulia tidak dapat memastikan tapi yang jelas itu bahwa Naufal sedang menelungkup wajahnya di atas meja dengan caption " kasian banget kecapean Sampe ketiduran pas makan malem" dengan emot tertawa manis lalu di tambah emot love warna hijau. tanpa sadar Aulia melemparkan agak keras ponselnya ke meja nya karena kesal.


"maksudnya apa coba?? mau panas-panasin gue Lo??!! dasar perempuan gatel nggak tau diri, emang dasar anj.... astaghfirullah haladzim" hampir saja Aulia kelepasan untung saja langsung teringat jika dirinya sedang hamil.


"amit-amit jabang bayi, ya Allah ... mas Naufal beneran nggak peduliin aku lagi??!!" tiba-tiba air mata Aulia mengalir ia rindu sekali pada Naufal ini kali pertamanya dia di tinggal jauh begini bahkan Naufal masih harus pulang besok lusa, apakah ia sanggup.


Aulia mengambil hp nya lagi lalu menghubungi Fahri dan menyuruh kakaknya itu menjemputnya segera, setelah itu sambil menunggu Fahri datang Aulia keluar dan menunggu Fahri di luar.


saat keluar Aulia harus menunduk karena bekas air matanya masih tersisa di pelupuk matanya, Aulia mengusap perlahan tapi tak melihat jalan sampai menabrak Zidan.

__ADS_1


"aduhh," ujar zidan saat tak sengaja Aulia menabraknya Aulia sontak melihat wajah zidan di hadapannya


"ehh... Zidan, maaf ya , saya ngga sengaja" ujar Aulia.


"iya kak ngga apa-apa, saya tadi juga lagi buru-buru mau anterin minuman lagi" jawab Zidan


" kakak abis nangis??" tanya Zidan setelah melihat ada air mata di sekitar mata Aulia, Aulia sontak menggeleng.


"ngga apa-apa kok dan, kakak nggak apa-apa "


"serius kak, kakak bilang aja siapa yang buat kakak sedih gini, aku ngga terima ya kalo Sampe ada orang yang sakitin kakak" ujar Zidan dengan nada tegas


"eh ngga kok dan, kakak cuma..." air mata Aulia mulai menggenang dan siap terjatuh antara masih tersisa kesedihannya yang tadi dan terharu dengan sikap Zidan.


"cuma apa kak? " tanya Zidan tak sabar


"cuma kangen sama mas naufal" jawab Aulia lalu tersenyum tapi air matanya jatuh di pipinya.


"serius?? kakak ngga bohong kan??" tanya Zidan Aulia menggeleng, dan tepat di parkiran terlihat mobil Fahri sudah datang


"mas .. minum saya mana?" teriak seorang pengunjung membuat Zidan kaget dan langsung berlari menuju meja barista dan membawakan minuman pesanan pengunjung tadi.


"kamu tuh kalo malem ngga perlu kesini dek" ujar Fahri saat sudah menjalankan mobil nya


"kenapa kak?" tanya Aulia


"ya kamu kan lagi hamil, pamali tau pulang malem-malem gini"


"idiih kolot banget sih, kakak masih percaya gituan??"


"ya percaya ngga percaya sih Lia, soalnya dulu pas kak Aisyah hamil sama orang tua nya di suruh gitu, ngga boleh keluar malem, tapi kalo kata ibu terserah aja sih ngga apa-apa juga yang penting ngga aneh-aneh "


"yaudah ikut ibu aja lah kak, lagian juga emang ngga aneh-aneh "

__ADS_1


"yaudah tapi jangan sampe ke kecapean, kamu juga harus jaga diri, makanya juga harus yang sehat jangan banyak stres inget kehamilan yang pertama kan?" Aulia mengangguk.


"siap yang mulia kanjeng Romo"


"dibilangin juga masih bercanda aja" Fahri mengusap kepala Aulia sebentar Aulia hanya tertawa.


"hehehe piece!!!" Aulia menunjukkan dua jari telunjuk dan tengah nya


"eh kak, boleh ngga sih? kalo aku samperin mas Naufal kangen banget.." tanya Aulia dengan wajah yang mulai bersedih.


" dipikir anak TK lagi Pramuka apa dek di samperin segala, kamu nih ada-ada aja lagian besok lusa juga udah pulang" jawab Fahri menertawakan pertanyaan adik nya.


"ya namanya juga kangen gimana dong kak?? lagian kenapa ngga kakak aja sih yang berangkat, aku kan ngga bisa jauh-jauh dari mas naufal" cemberut Aulia


"ya kan kamu tau sendiri kalo kakak yang pergi kak Aisyah nya sendirian, kan kasian kalo dia jaga rayyan sendirian pasti kerepotan" Aulia hanya diam tak menjawab lagi.


"gimana aku bisa tidur kalo ngga cium ketiak mas Naufal, terus di peluk dia?" batin Aulia berkecamuk.


"gimana kalo lusa kita jemput? eh tapi kamu boleh ngga jalan jauh".tanya Fahri membuat Aulia menoleh


"tapi aku males ketemu sama si Bu Alika" jawab Aulia.


"hah kenapa??"


"ya aku ngga suka aja, bawaannya pengen Jambak aja" kesal Aulia .


"kok gitu sih?? kenapa dek??" tanya Fahri penasaran.


"lha itu maksudnya apa tadi fotoin suamiku ketiduran, mana ada yang nge-share ke grup lagi.


"serius??,"


"iya di story' aplikasi hijaunya, Mana caption nya jijik banget pen muntah aku"jawab Aulia mendramatisir

__ADS_1


"heh nyebut, istighfar dek" peringat Fahri


"astaghfirullah haladzim " Aulia mengelus dada nya.


__ADS_2