Gairah Anak Pak Kyai

Gairah Anak Pak Kyai
bab 31 (21+++)


__ADS_3

Nauval segera mengulum bagian ujung dada Aulia yang kanan dan bergantian yang kiri tangannya tidak tinggal diam yang juga memilin, meremas dengan sangat rakus dan bernafsu


Aulia mendesah tidak karuan diperlakukan seperti itu oleh Nauval, bahkan dia sesekali menekan kepala Nauval agar lebih masuk kedalam tangan Nauval satunya Nauval gunakan untuk melucuti boxer yang dipakai Aulia, dan dengan mudah boxer itu terlepas Aulia sudah tidak tau apa yang dilakukan oleh Nauval yang jelas dirinya sangat menikmati perlakuan Nauval ini.


"ahh.. mas .. Nauval.. ini enak mas.. ahhh.."


perlahan ciuman Nauval semakin turun kebawah, keperut, dan sampai di bagian intim Aulia.


"sangat terawat" batin Nauval, karena memang tidak ada bulu sama sekali warnanya putih dan wanginya membuat Nauval ingin segera memakannya.


"mas kamu mau ngapain?" tanya Aulia yang bingung karena Nauval berada didepan bagian intimnya.


tanpa menjawab Nauval langsung mengecup bibir bawah Aulia, dan Aulia kaget tidak menduga Nauval akan melakukannya


"mas .. ahhh .. ahh.. aku nggak tahan mas.. enak mas ... " racau Aulia sekitar lima menit Nauval melakukan itu .


"mas .. Aulia pengen pipis... ahhhhhh.. tanpa menunggu jawaban Nauval Aulia sudah mengeluarkan cairan putihnya" Nauval membiarkannya sebentar karena nafas Aulia masih tersenggal-senggal. Nauval membiarkan cairan itu mengalir di seprei nya dan tidak berniat membersihkannya.


Nauval kemudian melepas kaosnya yang masih dipakainya dan mulai menciumi bibir Aulia lagi, Aulia kini duduk mengimbangi permainan bibir Nauval.


"aku juga akan memuaskan mu mas" bisik Aulia dengan nada yang sangat sexy.


mereka mulai berciuman penuh nafsu, tangan Aulia yang dari tadi mengusap telinga Nauval lembut kini mulai turun ke bawah dengan gerakan erotis, yang membuat Nauval semakin bernafsu.


Aulia mulai menurunkan celana boxer Nauval perlahan, kini ciumannya juga turun ke leher, menyesap penuh nafsu menjilati seluruh bagian leher Nauval sampai ke telinga nya membuat Nauval ingin segera memasuki Aulia, tapi ia tahan, ia ingin malam pertama berkesan sangat romantis.


setelah berhasil melepas boxernya, junior Nauval langsung terlihat menantang dengan warna coklat panjang, besar dan tebal membuat Aulia kaget.


"mas .. kenapa besar sekali" tanya Aulia.


"iya Lia, memang abah ada keturunan dari timur tengah, jadi kamu tau sendiri lah" ucap nauval.


Aulia tanpa aba-aba langsung memasukkan junior Nauval ke dalam mulutnya, Nauval terkejut tapi tidak menghentikan Aulia karena memang rasanya sangat luar biasa.

__ADS_1


"ahh .. Lia... sayang.... " desah Nauval tanpa henti dengan mata terpejam dan mulut menganga dan sesekali menggigit bibir bawahnya.


belum lama melakukan kegiatan itu sepertinya Aulia sudah kelelahan karena memang ukurannya yang sangat besar itu membuat mulut Aulia pegal, Nauval yang tidak tega segera menarik Aulia kemudian ia tidurkan dikasurnya, Nauval kemudian menindih tubuh Aulia .


"kamu siap sayang?" tanya Nauval, Aulia hanya mengangguk pasrah. Nauval kemudian memulai dengan ciuman agar Aulia tidak kaku dan mengarahkan juniornya ke bagian inti Aulia dan menempelkan nya dengan gerakan memutar terlebih dahulu agar Aulia lebih terangsang lagi.


ternyata tidak semudah itu, sekali duakali percobaannya gagal dan hanya masuk kepalanya saja.


"coba lagi mas" kata Aulia Nauvalpun mengangguk kini ia fokus pada junior nya.


setelah masuk kepalanya saja Nauval terus mencoba mendorong sampai lima kali dorongan keras baru ia berhasil memasukkannya tapi masih ada seperempat nya lagi masih tersisa.


"awww massss .." teriak Aulia menahan air matanya agar tidak jatuh.


darah mengalir dari bagian inti Aulia, Aulia sudah tidak bisa menahan air matanya,


"maafin mas sayang, yaudah nggak usah dilanjut ya" ucap nauval yang tidak tega melihat Aulia menangis.


Nauval pun menunggu agar Aulia siap lagi, Nauval mencium bibir Aulia lagi kemudian memilin dan menjilati dua benda kenyal Aulia, dan membuat Aulia terangsang lagi karena perbuatannya.


melihat Aulia sudah mulai merasa nyaman Nauval beru memaju mundurkan gerakan pinggangnya, Aulia yang lama kelamaan merasakan nikmat hanya bisa mendesah.


"ahhh... mas .. enak mas ... ahh ... " racau Aulia.


" kamu juga enak banget Aulia... kamu sempit banget... ahhh... " jawab Nauval


sekitar sepuluh menit Aulia sudah tidak tahan ingin keluar.


" mas .. Lia .. pengen.. pipis.." dan lagi, tanpa menunggu jawaban suaminya Aulia sudah orgasme, Nauval mendiamkan sejenak memberi jeda pada Aulia juga sedang menikmati sensasi junior nya yang seperti dipijat dari dalam oleh inti Aulia, dua menit kemudian Nauval mulai menggoyangkan lagi pinggulnya.


"aku diatas mas" bisik Aulia yang selalu membuat nafsu Nauval membara.


Aulia pun diatas dengan menahan dirinya dengan kedua kakinya.

__ADS_1


"ahh ... Aulia... sayang.. ini ahh.. enak sekali.. kamu sexy.. kamu cantik... " racau Nauval


sampai lima belas menit Aulia orgasme untuk ketiga kalinya dan Aulia merasa lelah Nauval segera membalikkan Aulia di bawah.


kini posisi Aulia tidur menghadap kasur dan membelakangi Nauval, Nauval memasukkan junior nya dari belakang dan memainkannya dengan tempo lambat tapi nikmat, sepuluh menit Aulia mulai menggeliat tak karuan hingga posisinya menungging, racauan Aulia semakin keras dan Nauval yakin Aulia sudah mau keluar lagi, jadi ia mempercepat tempo gerakan nya .


"mas..ahh.. ini gila.. enak banget mas ... Lia gak kuat ...." suaranya melemah seraya cairannya keluar lagi.


kini kembali ke posisi sebelumnya Aulia dibawah Nauval di atas, dengan gerakan cepat lima belas menit Aulia sampai keluar dua kali saking gila enaknya permainan Nauval ini.


"ahh.. maas.. aku keluar lagi..."


masih dengan posisi yang sama Nauval menghujaminya dengan tempo cepat dan kini Nauval sudah akan keluar.


"sayang.. mas mau keluar... " dengan gerakan semakin cepat dan.


"ahhhhh" teriak mereka bersamaan karena Aulia juga orgasme lagi untuk yang ke sekian kalinya.


mereka berdua kelelahan Aulia bahkan langsung tertidur hanya lima belas menit mereka tidur terdengar pintu di ketuk membuat Nauval memakai pakaiannya dan membuka pintu dan ternyata umi yang mengetuk.


"kamu kok nggak ke masjid sih nak, hari ini kan waktunya kamu jadi imam?" tanya umi .


"maaf umi Nauval ketiduran, ini aja baru bangun kalau umi nggak panggil"jawab Nauval jujur


"untung aja tadi Abah langsung gantiin" ucap umi sambil melihat sekeliling kamar putranya itu.


melihat Aulia yang masih tertidur pulas dengan seluruh tubuhnya di tutupi selimut dan dibawah Aulia tidur ada bra warna pink menggantung setengah dan setengahnya lagi tertimpa tubuh Aulia.


"yaudah kamu cepetan sholat mumpung masih banyak waktu, Aulia juga dibangunin ya nak, dan jangan lupa... keramas dulu" goda umi pada Nauval, Nauval hanya tersenyum mendengar umi sudah mengetahui malam pertamanya.


Nauvalpun kembali ke ranjangnya dan membangunkan Aulia.


"Aulia sayang... bangun yuk, kita sholat subuh dulu" ajak Nauval sambil mencium kening Aulia, dan belum mempan Nauval kemudian mencium bibirnya membuat Aulia langsung bangun.

__ADS_1


__ADS_2