
umi langsung bergegas menuju rumah Bu Mira karena khawatir dengan keadaan menantu kesayangan nya.
"assalamualaikum mikir.." panggil umi
" assalamualaikum.." ucap umi Fatimah lagi karena belum ada jawab.
"waalaikumsalam.." bu Mira keluar dari arah dapur
" kenapa mbak ? sini duduk dulu " tanya Bu Mira sambil mempersilahkan besannya duduk, umi Fatimah pun mengangguk dan mengikuti Bu Mira duduk.
" Aulia disini ngga mir? "
"iya mbak seharian ini dia tidur terus"
"tapi nggak apa-apa kan mir? aku takut Aulia kenapa-napa "
"emang kenapa mbak? ada masalah? kayak nya nggak apa-apa tuh, tadi siang juga makan terus tidur lagi"
" ngga tau sih soalnya Naufal tadi telfon tanyain istrinya takut kenapa-kenapa, terus pas aku tanya katanya emang ada masalah"
"tapi Aulia ngga cerita apa-apa sih mbak, semalem juga kesini langsung masuk kamar katanya mau istirahat.
"gitu ya, yaudah syukur kalo Aulia nggak kenapa-napa, "
" iya mbak.. selagi mereka masih bisa selesai in kita ngga usah ikut campur, kalo emang udah perlu turun tangan orang tua baru kita maju"
"iya mir, yaudah aku pulang dulu ya, udah sore ini, titip Aulia ya" kata umi Bu Mira pun mengangguk. setelah mengucap salam umi Fatimah pulang ke rumah nya, karena sudah pukul 4 sore Bu Mira naik ke lantai atas menuju kamar Aulia untuk membangunkan nya.
"nak... Aulia... bangun ayo, udah sore nggak baik loh sore masih tidur apalagi kamu lagi hamil.. Aulia..." dengan sabar Bu Mira membangunkan Aulia sampai Aulia terbangun
"Buu... hooaamm" Aulia perlahan membuka matanya lalu menguap sambil menutup mulutnya.
__ADS_1
"udah yuk,.. mandi terus sholat, nanti waktu ashar nya habis loh"
"hemm.. dikit lagi Bu"
" Lia, kamu ini lagi hamil jangan males-malesan gitu ah, mana dari pagi belum mandi lagi, bau nya jadi sekamar ini" ujar Bu Mira sambil merapikan kamar Aulia.
"baru juga kali ini bu, aku kan juga pengen santai-santai" jawab Aulia dengan mata masih terpejam.
"santai-santai itu bukan tidur seharian gini ya nak"
"iya buk, besok nggak lagi deh"
"yaudah gih buruan mandi,, mau ibu siapin air anget nggak?" tawar Bu Mira
"ngga perlu buk" Aulia lalu duduk merenggangkan otot nya sebentar sambil mengumpulkan nyawa.
"udah ngga usah di beresin kamar nya biar aku sendiri aja Bu" ujar Aulia karena melihat ibu nya merapikan bajunya yang berserakan di sofa sebelum mengganti baju tidur nya kemarin.
"ibukk.." panggil Aulia setelah melewati tangga bawah karena rumah nya sepi sekali.
"ibu kemana ya? masa' masih di masjid sih? tapi emang kayak nya di masjid, pasti belum selesai sholat jama'ah nya" gumam Aulia iapun menunggu sambil duduk di sofa ruang keluarga,.
"mas Naufal gimana ya?? hubungin aku lagi nggak ya dia?" tanya Aulia dalam hati, penasaran tapi bersamaan itu rasa kesal tiba-tiba hinggap dalam hatinya mengingat kejadian semalam.
"ia pun membuang pikiran-pikiran negatifnya tidak lama pintu terbuka ibu dan bapak nya beriringan masuk karena habis pulang dari masjid.
" udah keluar nak? mau makan?" tanya ibu dengan masih mengenakan mukenah nya, Aulia mengangguk, Bu Mira pun masuk kamar nya untuk meletakkan mukenah yang di pakai nya, sedangkan Aulia masih di sofa menyapa dan mengobrol sebentar dengan bapak nya, tidak lama dari dapur Bu Mira memanggil nya Aulia dan pak Salim pun menuju dapur untuk makan malam.
" ayo nak makan yang banyak ya" ujar pak Salim Bu Mira pun begitu sudah beberapa bulan ini mereka makan berdua tanpa kedua anak-anak nya jadi saat salah satu makan di rumah membuat mereka senang. Aulia pun makan dengan lahap karena memang selain lapar masakan ibu nya memang selalu enak dan selalu membuat selera makannya meningkat.
" Alhamdulillah" kata Aulia setelah menghabiskan nasi di piringnya.
__ADS_1
" suami kamu pulang kapan Lia?" tanya Bu Mira saat dirinya mencuci piring sedangkan pak Salim sudah pergi entah kemana tinggal Bu Mira dan Aulia disana.
"ngga tau Bu" jawab Aulia Yang sedang ikut membantu ibunya membersihkan sisa-sisa piring di meja makan.
"kok ngga tau? emang belum kasih kabar?"
"aku belum liat hp sih, tapi ngga tau juga apa mas Naufal hubungin aku apa nggak" jawab Aulia
"kok gitu? lagi ada masalah?"
"ya gitu deh, biasalah Bu, namanya juga suami istri kadang ada ngga cocok nya"
"yaudah tapi jangan berlarut-larut ya nak"
" iya Bu, aku malam ini nginep sini lagi boleh kan?" tanya Aulia
" kok masih nanya sih, ini kan rumah kamu, kamu mau nginep disini Sampe kapanpun juga ngga apa-apa sayang.."
" yaudah kalo gitu Bu, makasih ya buat makanannya barusan, Lia ke atas dulu" pamit Aulia Bu Mira mengangguk,.
sesampainya di kamar Aulia pun penasaran isi hp nya, ia pun meng aktifkan ponselnya setelah menunggu beberapa menit ponselnya pun menyala, ternyata sudah puluhan kali suaminya menelfon nya lewat aplikasi hijaunya, dan banyak chat dari Naufal menanyakan keadaannya.
Aulia hanya membaca nya tidak berniat untuk membalas nya, setelah selesai memainkan ponselnya dan membalasi chat Nabila dan beberapa chat masuk Aulia kembali berbaring, ia masih belum membalas pesan suaminya karena menurutnya kalau salah bicara lagi takut akan menjadi salah faham jadi lebih baik menunggu suaminya pulang saja. Aulia pun menghabiskan waktu dengan menonton tv hingga tanpa sadar Aulia tertidur.
di tengah nyenyak nya tidurnya Aulia merasa ada tangan yang sedang memeluk nya hal itu pun membuat tidurnya terganggu, tadi nya Aulia enggan untuk membuka mata tapi karena terasa makin mengganggu ia pun perlahan membuka mata nya, dan ternyata Naufal sudah berada di sampingnya memeluknya dari samping dengan mata terpejam dan menempelkan hidung nya di pipi aulia.
" mas .. jam berapa sekarang?" tanya Aulia membuat Naufal membuka matanya.
"kok bangun sayang, mas ganggu ya tidur nya?" tanya Naufal Aulia menggeleng, lalu melihat jam di dinding yang menunjukkan pukul dua dini hari.
"kamu baru pulang???" tanya Aulia Naufal mengangguk
__ADS_1