
"Aulia emang bener-bener cantik, badannya juga bagus banget kalau pake bikini gitu, bener-bener kayak orang luar negeri" kata Nabila yang sedang berbaring di ranjang empuk kamar hotel itu.
"tapi kayaknya antara dia sama pak Nauval ada apa-apa deh, obrolan mereka aneh banget, aku penasaran banget, tapi takut dikira ikut campur nanti" lanjutnya.
Aulia sedang tiduran di gazebo kolam renang, ia baru mengaktifkan ponsel nya, puluhan panggilan tak terjawab dari Nauval.
"sayang kita harus bicara"
"kamu dimana?"
"kamar kamu nomor berapa?"
"sayang"
"jangan cuekin mas"
"kenapa belum aktif"
dan banyak lagi pesan dari Nauval, Aulia hanya membacanya. dia hanya membalas pesan Fahri kakaknya yang bertanya sampai mana.
Nauval yang sadar Aulia telah membaca pesannya ia segera menelfon Aulia lagi.
kali ini Aulia mengangkatnya.
"assalamualaikum "
"waalaikumsalam "
"Alhamdulillah kamu mau ngangkat telfon mas sayang.. kamar kamu nomor berapa? mas kesana ya?"
" gak perlu mas, Aulia pengen sendiri, Aulia cuma mau bilang Aulia baik-baik aja, gak perlu di khawatirin, mas bisa tidur tenang, assalamualaikum " kata Aulia langsung menutup telfonnya.
Aulia tertidur Disana hanya berselimut kan handuk Nabila yang bangun jam setengah satu malam melihat Aulia tidak ada di ranjangnya ia segera mengecek kolam benar saja Aulia tidur Disana.
Nabila membangunkan Aulia, Aulia pun bangun dan ganti baju lalu segera tidur lagi sampai jam 6 pagi baru bangun.
Aulia dan Nabila bersiap-siap ke bawah untuk sarapan, di bawah dia langsung bergabung dengan anak kelas B.
tujuan pertama mereka ke pantai, Nabila sangat bahagia karena ini pertama kalinya kepantai.
"ayo Lia kita foto-foto dulu" ujar Nabila sambil terus berselfie dengan hp barunya semalam.
__ADS_1
"jangan pake hp kamu deh, aku jadi cantik banget disitu" kata Aulia berniat bercanda.
" emang kamu udah cantik gini" jawab Risma.
"pake hp aku aja, sekalian bikin Vidio kenang-kenangan buat kita" ucap Aulia mengeluarkan hp nya membuat ke delapan teman barunya melongo.
"idiihh mau pamer aja dia emang, mana ngehina hp kamu lagi bil" ucap Lusi syirik, tapi Aulia benar-benar tidak peduli.
"iya bener Lus, sombong banget emang" tambah Susan.
"lah ngapain Aulia hina hp aku, ini aja baru dibeliin Aulia semalam " jawab Nabila yang sudah tidak tahan pada sikap Lusi dan Susan ini, lama-lama mereka benar-benar keterlaluan.
"hah seriusan bil? inikan hp yang sekarang paling laris, beruntung banget sahabat Aulia, di beliin hp terus semalem tidurnya di kamar suite lagi, aaaa Lia kita juga mau hp" ucap Ririn yang memang agak lebay.
"semalem aku retakin hp Nabila, jadi aku ganti, kalian aja hp nya udah bagus-bagus gini" bohong Aulia
"ohhhh" ujar mereka kompak.
"udah guys yuk lanjut seneng-seneng nya, ntar sore kalau kegiatan kita udah free kalian ke kamar ku aja, main kesana temenin aku" ajak Aulia
"kamu pengertian banget sih Lia.. makasih ya udah ajak kita yang kampungan ini, dan mau temenan sama kita" ujar Nisa. mereka semua memeluk Aulia Aulia jadi terharu. entahlah mungkin perasaan tulus mereka dalam berteman membuat hati Aulia tersentuh.
Lusi dan Susan mendengus kesal, yang tadinya mau nyindir Aulia biar Aulia ngambek lagi malah Aulia makin banyak teman.
"urus aja mukakmu itu, jangan suka ngurusin orang aja, kalau tu kerudung dibukak lehernya malem mukanya siang" kata Ririn ceplas ceplos.
"hahaha, iya banget aku pernah lihat" kata salah satu gerombolan Aulia. membuat yang lainnya tertawa, Lusi dan Susan jadi malu, mereka segera pergi.
"huuuuuuuu" sorak mereka bersama-sama
"udah guys, gausah di peduli in" kata Aulia., mereka pun melanjutkan keliling pantainya.
setelah mengunjungi berbagai wisata mereka kembali ke hotel sore hari, dan seperti ajakan Lia pagi tadi teman-temannya masuk ke kamar Aulia dan di buat takjub, sangat berbeda dengan kamar mereka, benar-benar mewah dan luas, di depannya langsung ada kolam renang pribadi yang langsung mengarah ke laut, mereka tidak menyia-nyiakan itu untuk segera berenang dan tidak lupa untuk foto-foto Disana.
Aulia sangat bahagia karena kamarnya menjadi ramai dan ia tidak merasa sendiri, Aulia terhibur dengan kedatangan mereka.
setelah magrib kegiatan mereka yaitu belanja ke pusat oleh-oleh terbesar di bali.
"lo mau ikut belanja oleh-oleh bil?" tanya Aulia saat mereka sudah berdua.
"iya Lia, aku pengen beliin mereka sesuatu, dan ini berkat kamu beliin aku hp, jadi aku bisa beliin mereka, makasih ya Lia sekali lagi" kata Nabila.
__ADS_1
"iya bil sama-sama, gue minta tolong izinin ya, gue ga ikut, kalo ditanya ntar bilang aja gak enak badan ya" pinta Aulia.
"kamu nggak enak badan lia? kalo gitu aku nggak ikut deh nemenin kamu aja ya" kaget Nabila.
"eh nggak kok, gue cuma capek aja pengen istirahat " kata Aulia membuat alasan.
"oh gitu, yaudah nanti aku izinin, nanti aku ga tidur disini ya Lia, biar kamu istirahat nya nyenyak, lagian aku juga nggak enak sama yang lain lia " izin Nabila.
"oke bil"
Nabila ikut teman-temannya dan guru-guru berkumpul di loby hotel.
"Bu Alika, maaf sebelumnya Aulia izin nggak ikut, dia kurang enak badan " ucap Nabila .
" yaudah, terserah dia aja" jawab Bu Alika.
Nauval menghampiri Nabila.
"Aulia sakit apa ? " tanyanya langsung pada Nabila.
"nggak tau pak, tadi katanya mau istirahat " jawab Nabila. tepat setelah bertanya itu hp Nauval berdenting menandakan pesan masuk.
409 lantai 8
pesan dari Aulia.
Nauval segera pamit ke pak affan tidak bisa ikut, alasannya karena ada urusan. nauval segera menuju kamar Aulia.
tok tok tok
tidak lama Aulia membuka pintu kamarnya, terlihat wajah rindu suaminya yang selama dua hari ini membuat emosinya naik turun, tapi Aulia mencoba tetap tersenyum, karena sekarang dia sudah tenang tidak se emosi kemarin kalaupun mau membahas persoalan nya.
"masuk dulu mas" ucap Aulia tersenyum. Nauval segera masuk mengikuti Aulia dari belakang, Nauval segera memeluk Aulia, dia rindu sekali istrinya, Nauval merasa bersalah karena tidak langsung menolak pemberian Bu Alika kemarin.
Aulia membiarkan Nauval memeluk nya erat, menghirup wangi tubuh Aulia, dia juga rindu dengan suaminya.
"mas udah makan?" tanya Aulia memulai obrolan dan berbalik menghadap Nauval, menatap wajah suaminya lebih dekat.
Nauval menggeleng dan menundukkan wajahnya
"dari pagi belum makan" katanya yang membuat Aulia terkejut.
__ADS_1
"