
sampai rumah Aulia sholat Dzuhur terlebih dahulu, kemudian umi mengajaknya makan siang, tapi Aulia menolak karena Aulia menunggu mas naufalnya.
jadilah ia hanya diam dilamarnya menunggu Naufal datang.
"ternyata Naufal bekerja untuk banyak anak yatim, sedangkan aku disini hanya tau meminta saja, bahkan tanpa memikirkan finansial naufal" batin Aulia.
"bagaimana nanti caranya ia minta maaf pada naufal" pikir Aulia.
ceklek !
naufal membuka pintu kamar, Aulia menoleh arah jam dinding yang terletak di tembok diatas pintu masuk. pukul 14.00
"mas udah pulang ?" tanya Aulia Naufal mengangguk. Aulia menghampiri nya lalu mencium tangannya, lalu ingin memeluk Naufal.
"ehh.. tunggu sayang, jangan peluk dulu, mas mau ganti baju dulu ya, Naufal pun mengganti bajunya dengan kaos dan celana pendek selutut.
selesai ganti baju Naufal menghampiri Aulia yang sepertinya bengong di atas ranjang.
naufal menghampiri Aulia dan langsung menyergapnya dari samping.
"bengong apa sih yang" ujar Naufal memeluk istrinya dan mencium pipinya.
"ihhh ngagetin aja deh "ujar Aulia mencubit gemas hidung Naufal sampai hidung suaminya ini agak merah
"sayang sakit loh ini" ujar Naufal memegang hidungnya yang sudah agak merah.
"sakit ya mas maaf ya" ujar Aulia segera duduk di pangkuan Naufal lalu menghujani wajah Naufal dengan banyak ciuman, terakhir di bibirnya, Naufal malah menahan kepala bagian belakang kepala Aulia lalu membalas kecupan bibir Aulia, Aulia memejamkan matanya menikmati rasa bibir suaminya, Aulia semakin terbawa suasana tanpa sadar ia menggoyangkan bokongnya yang seksi di atas milik Naufal.
bokong Aulia merasakan milik Naufal sudah berdiri, Aulia kemudian berinisiatif membuka kaos Naufal lalu menj*lati dada suaminya yang se*y ini.
"uhh..." des*h Naufal, tapi Aulia tiba-tiba berhenti.
"mas nggak capek? kalau capek gausah di paksain mas, Aulia nggak apa-apa " ujar Aulia tiba-tiba.
"tumben banget, habis kepentok apa kepalanya "batin Naufal tanpa di ucapkan takut Aulia marah.
__ADS_1
"nggak sayang, mas udah pengen" ujar Naufal kemudian meletakkan tangan Aulia diatas juni*rnya yang sudah terasa menonjol seperti ingin keluar.
Aulia pun melanjutkan aksinya kembali, ia kembali mencium dada Naufal bahkan menjilati dua ujung kecil dada Naufal bergantian.
ciuman Aulia semakin ke bawah menuju perut Naufal tapi hanya sesaat karena setelah berhasil melepaskan celana Naufal ia beralih mencium senjata Naufal yang sudah tegak dan sangat keras.
Aulia mengoc*k, menj*Lat, dan mengul*m senjata Naufal dengan sangat bergair*h, bahkan Aulia tidak segan meng*lum dua telur milik Naufal.
"ahh... sayang.. enak ahh.." desah Naufal.
Aulia mengangkat wajahnya karena mulutnya sudah nyilu karena terlalu lama meng*lum milik Naufal yang benar-benar besar itu.
naufal kini bergantian menindih Aulia yang sudah berbaring di ranjang.
naufal mulai membuka satu persatu kancing piyama Aulia setelah berhasil ia segera membuang nya ke sembarang arah, lalu dengan cekatan ia membuka pengait bra Aulia.
setelah terpampang dua bongkahan kenyal Aulia Naufal segera melahap dan merem*snya secara bergantian dan tangan yang lainnya mencoba menurunkan celana dan cd Aulia.
"ahh.. mass.. enak mas.." suara des*h manja Aulia.
"ahh.. mas Naufal.. ini benar-benar nikm*t uhh..."
setelah puas Naufal memasukkan jari tengahnya kedalam dan memaju mundurkan perlahan awalnya, tapi lama-kelamaan temponya jadi semakin cepat, apalagi sekarang ia menambah satu jarinya lagi membuat Aulia berteriak tak karuan, sambil mengoc*k Naufal mengul*m daging kecil di atas lubang Aulia yang sangat menggoda, des*Han dan teriakan Aulia tidak bisa di tahan, ia benar-benar menikmati permainan yang suaminya lakukan.
"ahhhhh.. maasssss.. teruss mass.. ahh .. Lia mau keluaaaar... " teriak Aulia akhirnya.
naufal pun menghentikan kegiatan nya tatkala cairan milik Aulia sudah tersembur keluar dengan sangat banyak.
setelah nafas Aulia mulai normal Naufal kemudian menindihnya, ia kemudian mulai memasukkan juni*r nya dengan sekali tekan karena milik Aulia sudah sangat basah.
awalnya Naufal melakukannya dengan tempo lambat seperti biasa, setelah agak lama dan Aulia sudah mendes*h Naufal baru mempercepat gerakannya.
"ahhh.. Naufal.. shh.." des*h Aulia yang sudah di Landa kenikmat*n hebat karena suaminya yang selalu memuaskan nya.
setelah puas dengan gaya itu Naufal mengajak mempraktekkan beberapa gaya tapi yang pastinya aman untuk Aulia.
__ADS_1
Aulia hanya menurut apa yang di lakukan suaminya, ia tak berdaya di hadapan suaminya jika sudah urusan ranjang.
"mas.. ini sangat nik..ma..t Aulia .. su..ka.." des*hanya dengan suara terbata-bata karena Hujaman Naufal yang sedari tadi menyodok nya dari belakang.
"Lia mau.. keluar mas .. ahhhhh" ujar Aulia yang sudah pelepasan untuk kesekian kalinya.
naufal terus menghujaminya tanpa peduli Aulia sedang pelepasan, Naufal kalau sudah bergair*h juga tidak bisa di tahan-tahan.
lima menit kemudian Naufal sudah tidak dapat menahan pelepasannya lagi
"Lia.. uhh mas.. mau keluar.." ujar Naufal kemudian mereka berdua pelepasan bersama karena Aulia juga mencapai puncaknya lagi.
"ahhhhh" teriak mereka bersama-sama.
naufal dan Aulia berbaring bersamaan karena lelah, Aulia langsung masuk kedalam ketiak Naufal seperti biasa saat mereka selesai bercinta.
"sayang, mas keringetan banget loh, apalagi sebelum kita bercinta mas belum mandi" lagi-lagi Naufal protes karena memang Naufal sebenarnya tidak PD
"mas .. Aulia suka bau keringat mas, enak banget apalagi habis bercinta gini, campur sama keringet aku" ujar Aulia dengan wajah masih di depan ketiak Naufal.
"kamu aneh banget sih ngidamnya" ujar Naufal heran.
"biarin kenapa sih mas, lagian aku ngidamnya ketiak kamu bukan orang lain, ini juga buat anak kamu sendiri" ujar Aulia mulai jurus cerocosnya, Naufal tersenyum.
"iya deh, maafin mas ya sayang " ujar Naufal kemudian mengelus rambut Aulia yang wajahnya masih di depan ketiaknya.
"mas.. Aulia belum makan, laper" ujar Aulia disela kegiatan asyik nya.
"hah kamu belum makan sayang, kok bisa" ujar Naufal ingin bangkit tapi tangan Aulia menahannya di pinggang nya.
"Aulia nunggu di suapin mas" ujar Aulia.
"yaudah ayo bangun sayang, kita bersih-bersih habis itu makan, mas suapin ya" ucap Naufal, Aulia segera bangkit dan mengangguk.
"iya mas, ayo mandi bareng aja biar cepet" ujar Aulia menarik tangan Naufal ke kamar mandi, kemudian mereka melakukan ritual mandinya.
__ADS_1
di kamar mandi Naufal tidak melakukan apapun selain memandikan istrinya, ia takut Aulia semakin lemas karena belum makan.