Gairah Anak Pak Kyai

Gairah Anak Pak Kyai
bab 68


__ADS_3

Aulia duduk di sofa keluarga di bujuk Naufal untuk makan, Aulia menggeleng tidak mau.


"nggak mas Aulia nggak mau makan"ujar Aulia menutup hidung dan mulut nya.


"ayolah sayang biar perut kamu ada isinya" bujuk Naufal memegang sepiring nasi dengan lauk.


"nggak mau mas, Aulia nggak mau makan, cium bau nya aja mual" jawab Aulia dengan mata sudah berkaca-kaca.


"yaudah kamu maunya apa? pengen makan apa?" tanya Naufal mencoba mengalah dan menjauhkan piringnya dari Aulia.


"Aulia mau makan buah aja ya, Aulia pengen buah anggur" tanya Aulia


"kan masih pagi sayang, ntar perut kamu malah mules" larang naufal.


"tau ah, terserah mas aja" kesal Aulia segera pergi menuju kamarnya, umi dan Abah yang baru selesai makan menghampiri Naufal.


"sabar ya nak, orang hamil memang begitu" ujar Abah duduk di samping putra nya


"iya nak, ini belum seberapa, kadang mintanya bisa aneh-aneh " timpal umi yang ikut nimbrung.


"emang dulu umi hamil Naufal juga gini ya mi?" tanyanya penasaran.


"dulu waktu hamil kamu iya, persis Aulia gini, tapi hamil almarhum adek kamu nggak" jelas umi.


"makasih ya mi bah, udah sabar dari Naufal masih di perut umi" ujar Naufal berterima kasih pada kedua orang tua nya. umi dan Abah pun tersenyum.


"iya nak, sekarang kamu yang harus sabar dan siap untuk istri kamu kapan pun dia perlu" ujar Abah menasehati Naufal.


Naufal mengangguk "iya bah, sekarang Naufal ke kamar dulu mau bujuk Aulia lagi" ujar Naufal umi dan Abah mengangguk kemudian Naufal berjalan menuju kamar nya.


ceklek !


saat Naufal masuk terlihat Aulia menutup tubuhnya dengan selimut nya, Naufal segera menghampiri Aulia duduk disampingnya.


"sayang, maafin mas ya" ucap Naufal meminta maaf padahal ia sendiri bingung apa kesalahannya.


Aulia tetap diam


"kamu masih mau buah anggur? mas cariin sekarang ya, stok anggur di kulkas udah habis" tawar Naufal aulia pun membuka selimutnya.

__ADS_1


"mas beliin gih" ujar Aulia singkat.


"apa nggak sekalian kita ke rumah sakit sayang? cek kehamilan kamu?" tanya Naufal


Aulia terlihat semangat.


"ayo mas, aku juga penasaran " ujar Aulia yang langsung turun dari ranjang menuju lemari pakaian.


"sayang pelan-pelan geraknya" ucap Naufal yang khawatir karena Aulia bergerak seperti tidak hamil.


"iya maaf mas Aulia lupa" kata Aulia sambil memilih baju yang akan ia kenakan.


"lain kali hati-hati ya sayang, biar anak kita gak kenapa-napa " ujar Naufal menghampiri Aulia yang sudah membuka baju nya dan sedang menggantinya dengan baju lengan panjang dan celana stylish untuk pergi-pergi.


Naufal memunguti baju Aulia yang tergeletak di atas sofa karena Aulia langsung melempar nya begitu saja, Naufal pindahkan di tempat gantungan baju.


setelah mengenakan jilbab nya Aulia dan Naufal berangkat menggunakan mobil Abah karena Abah tidak ada jadwal mengisi pengajian hari ini.


"cari buah anggur dulu ya mas " ujar Aulia yang tidak sabar Naufal mengangguk mengiyakan.


setelah mendapatkan buah anggur aulia memakannya di mobil sampai di rumah sakit baru Aulia berhenti.


Naufal dan aulia bisa langsung memasuki ruangan dokter obgyn karena memang tidak antri.


"selamat ya, ini baru 4 Minggu, tapi ibu harus lebih berhati-hati karena masih sangat rentan, apalagi baru keguguran dan belum jeda 3 bulan sudah hamil lagi, berdoa yang terbaik buat janinnya ya pak, bu" ujar dokter itu menjelaskan.


Aulia dan Naufal pun mengangguk lalu dokter itu meresepkan beberapa obat anti mual dan vitamin untuk kandungan Aulia dan menjelaskan beberapa hal yang tentang kehamilan.


selesai periksa Aulia dan Naufal menuju jalan pulang.


"mau kemana hari ini sayang?" tanya Naufal di dalam mobil.


"mau di rumah aja, dikamar berduaan sama mas Naufal seharian" ujar Aulia.


"siap, tapi sekarang kan kamu belum makan, mau makan apa sayang, mumpung lagi di luar" tanya Naufal.


"nggak tau mas Aulia nggak pengen apa-apa " jawab Aulia yang perutnya memang sedang tidak menginginkan apa-apa.


"jadi gak beli apa-apa ini?" tanya naufal lagi. Aulia menggeleng, mereka pun langsung pulang.

__ADS_1


setelah sampai rumah Aulia dan Naufal duduk di ruang keluarga untuk menunjukkan hasil pemeriksaannya pada umi dan abah.


umi yang sangat senang segera memanggil bu Mira untuk melihat Aulia yang baru selesai periksa, pak Salim tidak ikut karena masih ada pekerjaan di sawahnya.


"Alhamdulillah semoga lancar sampai lahiran ya nak "ujar bu Mira yang baru sampai di ruang keluarga rumah Naufal.


"iya Bu doain ya semoga sehat semuanya, bilangin bapak juga ya " ujar Aulia minta doa pada ibunya.


selesai mengobrol ringan di ruang keluarga Aulia dan Naufal lantai atas, Aulia masih menenteng buah anggur yang tadi dibelinya dan memakannya di ruang keluarga depan kamar Naufal, tadinya mau Aulia bawa ke kamar tapi kata umi dan ibu nggak boleh makan di kamar ya sudah akhirnya Aulia dan Naufal bersantai di sofa ruang keluarga lantai atas.


"sayang aku makan buah anggur terus sih makan nasi ya? "tawar Naufal agar istrinya mau makan.


"nanti ya mas kalau aulia udah laper, sekarang masih pengen makan anggur" jawab Aulia dengan masih memakan anggurnya di sofa dan menonton televisi.


Naufal kemudian menggeser piring buah Aulia yang ada di pangkuannya dia merebahkan kepalanya di pangkuan Aulia menghadap perut istrinya serta mencium perut Aulia.


Aulia kemudian berhenti makan anggur, ia mengelus-elus kepala Naufal dengan lembut.


"sekolahnya mulai kapan masuknya mas? "tanya Aulia memulai pembicaraan.


"kurang dua hari lagi sayang" jawab Naufal dengan masih menghadap perut istrinya.


"habis ini mah sibuk lagi dong, nggak bisa temenin Aulia lagi" manja Aulia


"bisa kok tapi yang nggak seharian full, sabar ya sayang kan ini tanggung jawab mas ini juga buat kebaikan kamu sama anak kita" ujar Naufal tangannya kini merangkul pinggang Aulia.


"iya mas insya Allah Aulia sabar" jawab Aulia.


Naufal memilih tidur di pangkuan Aulia karena tontonan Aulia di tv tidak sesuai selera Naufal.


setengah jam Aulia kemudian membangunkan suaminya.


"mas.. bangun.. Aulia capek tau" kata Aulia karena kakinya lumayan pegal.


"ehh.. maaf sayang, " kata Naufal yang langsung bangun


"maaf ya, ketiduran " ujar Naufal kemudian mengangkat kaki Aulia ke atas sofa. lalu ia duduk di sofa tunggal sebelah Aulia.


"ke kamar aja yuk mas, Aulia pengen istirahat " ajak Aulia pada naufal, Naufal pun berdiri.

__ADS_1


"tapi gendong mas" pinta Aulia manja.


Naufal tersenyum dan menghampiri Aulia kemudian menggendong Aulia ke kamar.


__ADS_2