
Aulia masih menunggu Naufal karena memang ia lapar jadi tidak bisa tidur apalagi Naufal pergi menggunakan sepeda motor Aulia jadi agak khawatir.
ia menunggu sambil menonton drama Korea di ponselnya, setengah jam menunggu akhirnya suara deru motor Naufal mulai terdengar memasuki garasi rumah Abah, Aulia pun keluar dan turun ke lantai bawah.
"dapet mas??" tanya Aulia yang baru turun dari tangga dan melihat Naufal baru masuk.
"dapet sayang, ini" ujar Naufal menunjukkan dua kantong plastik.
Aulia pun mengambil dari tangan Naufal
"makasih mas" ujar Aulia lalu mencium singkat bibir Naufal.
"sama-sama sayang" jawab Naufal
aulia menuju meja makan, Naufal segera menghidupkan lampu ruang makan takut Aulia belum tau tempat saklar lampu.
"mas kok beli satu-satu sih, kamu nggak beli sekalian?" tanya Aulia setelah duduk di bangku meja makan, sedangkan Naufal mengambilkan piring dan sendok untuk istrinya.
"nggak sayang, emang kamu habis semuanya? kan itu ada nasi goreng sama pecel lele" ujar Naufal
"oiya mas, kita makan berdua aja ya" jawab Aulia Naufal pun mengangguk.
mereka makan berdua setiap bungkusnya.
"Ternyata seru juga ya gini mas, rasanya jadi tambah enak " ujar Aulia di tengah-tengah makan. Naufal tersenyum melihat Aulia yang makan sambil ngomong.
"habisin dulu makanan di mulut nya sayang" kata Naufal mengingatkan Aulia pun mengangguk.
selesai makan Naufal membereskan sampahnya dan mencuci piring nya.
"mas biar Aulia aja ya yang nyuci piringnya " ujar Aulia berdiri di belakang Naufal yang akan menuangkan sabun cuci piring.
"udah nggak apa-apa sayang biar mas aja, kamu ke kamar aja" ujar naufal.
"Aulia tunggu disini ya mas" ujar Aulia Naufal pun mengangguk, Aulia menuju meja makan dan duduk di bangkunya.
di tengah mencuci piring tiba-tiba umi datang.
"ternyata kalian, kirain ada kucing atau tikus. kalian ngapain? tengah malem gini di dapur ?" tanya umi yang seperti nya lega setelah melihat dapur.
__ADS_1
"ini mi, Aulia tadi laper" jawab naufal sembari membilas piring.
"gak perlu di cuci juga nggak papa biar umi aja besok nak" ujar umi lagi.
"nggak apa-apa mi, sekalian " jawab Naufal lagi
"kamu gimana sayang, barusan makannya enak? nggak mual lagi kan?" tanya umi duduk di samping aulia
"nggak mi, barusan laper banget jadi nggak ngerasain mual" jawab Aulia.
"yaudah umi ke kamar dulu ya, kalau udah selesai kalian juga masuk kamar, Aulia suruh istirahat yang cukup ya Naufal " ujar umi sambil berjalan meninggalkan dapur.
"iya umi" jawab mereka berdua.
Aulia dan Naufal sudah duduk di sofa kamar Naufal setelah gosok gigi dan cuci muka bersama barusan dengan Aulia merebahkan kepalanya di dada suaminya.
"mas, makasih ya " ujar Aulia memulai pembicaraan.
"buat yang barusan?" tanya Naufal mengelus rambut istri nya, Aulia mengangguk menjawab pertanyaan suaminya.
"iya sama-sama, tadi kan udah bilang makasih juga" ujar Naufal.
"biasa aja sih" jawab Naufal.
"ihhh" Aulia mencubit pelan lengan Naufal.
"mas kok sekarang pake sarung sih?" tanya Aulia karena melihat Naufal biasanya pakai boxer kalau tidur.
"mas sebelum nikah emang biasa pake sarung kalau tidur, lebih enak" jawab Naufal.
Aulia kemudian menggeser tangannya ke area juni*r Naufal seperti sedang mencari-cari sesuatu.
"sayang tangan kamu ngapain sih" tanya Naufal.
"kamu nggak pake cd mas?" ujar Aulia karena tangannya merasakan menyentuh milik Naufal seperti tanpa pembungkus.
"nggak sayang, emang gini enaknya pake sarung kalo tidur " jawab Naufal menyingkirkan tangan Aulia dari senjata nya yang mulai bereaksi.
"ada-ada aja sih kamu mas" ujar Aulia.
__ADS_1
"besok jangan kemana-mana ya mas, Aulia nggak mau jauh-jauh" lanjut Aulia lalu berbalik menghadap Naufal memeluk suaminya dari depan.
"iya sayang, insyaallah besok mas nemenin kamu aja di rumah, tapi.." Naufal menjeda kalimatnya, membuat Aulia melepaskan pelukannya dan menatap Naufal penasaran.
"tapi apa mas?" tanya Aulia
"malam ini, mau ya?" ujar Naufal menaik turunkan alis nya, Aulia yang mengerti langsung mengangguk karena ia pun sekarang suka dengan kegiatan berdua bersama suaminya yang satu itu, padahal dulu hanya Naufal yang minta tapi sekarang malah Aulia yang lebih sering.
mereka berdua pun memulai di sofa itu, Aulia mencium bibir Naufal dan suami nya membalas dengan tak kalah bergair*h, Naufal menahan tengkuk Aulia dan memperdalam ciumannya, mereka saling mengecup bibir bawah dan atas dengan bergantian, setelah puas ciuman Naufal turun ke leher aulia, ia menjil*t dan mengecup nya, sesekali ia menjil*ti telinga Aulia yang membuat istrinya mendes*h.
"mas.. shhh .."
Naufal kemudian membuka kancing piyama Aulia dengan terburu-buru, setelah bisa di buka Naufal segera membuka pengait br* Aulia yang berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulit putih bersih Aulia.
setelah berhasil membuka br* ia segera melahap ujung kecil pink milik Aulia, Aulia sudah tidak tahan ketika Naufal terus meng*lum ujung dada nya.
Aulia segera mendorong tubuh Naufal menjadi berbaring di sofa, ia melepas kaos yang melekat di badan suaminya dan melorotkan sarung Naufal, sekali tarik langsung terlepas dan juni*r Naufal sudah berdiri tegak, Aulia segera mengul*m dan menjil*ti milik Naufal, Aulia juga memainkan lidahnya di lubang kecil nya, Naufal sudah meracau entah Aulia tidak peduli, setelah puas dan pegal Aulia melepas mulutnya lalu ia dengan cepat melepaskan celana tidurnya, lalu naik ke atas Naufal dan membenamkan senjata Naufal ke dalam miliknya.
Naufal pasrah dengan apa yang dilakukan istrinya ini, ini terlalu nikmat kalau Naufal menolak pesona Aulia apalagi kalau sudah polos tidak pakai apa-apa begini.
setelah Aulia pelepasan dan lemas Naufal membawanya ke ranjang, sekarang giliran nya mengeksekusi istrinya diatas ranjang, Naufal segera memasukkan senjatanya kedalam milik Aulia, Naufal juga mencium bibir, leher serta ujung dada aulia, tangannya juga merem*s dan memil*n ujung dada Aulia. ia mempercepat gerakannya karena kata Aulia ia menyukai gerakan cepat, setelah lama menghujami Aulia yang sudah lepas berkali-kali Naufal pun akhirnya keluar, iapun berguling dari atas dan berbaring disamping Aulia.
"terimakasih sayang " ujar Naufal Aulia hanya mengangguk karena kelelahan.
Naufal akan pergi ke kamar mandi untuk bersih-bersih badannya tapi di tahan oleh Aulia.
"mas.. mau kemana? disini aja" ujar Aulia tangannya menahan lengan Naufal.
"mas bersih-bersih dulu ya sayang, lengket banget, nggak enak" jawab Naufal, Aulia langsung menggeleng.
"mas disini aja, aku mau tidur peluk mas naufal" pinta Aulia
"iya sayang, bentar aja ya, kan habis ini mas peluk" kata Naufal berharap Aulia memperbolehkan.
"nggak mau mas, Aulia suka bau mas kalo keringetan gini" kata Aulia tak mau kalah.
Naufal pun akhirnya mengalah, Aulia tidur di pelukan Naufal, bahkan Aulia tidak jijik mencium ketiak Naufal.
"sayang .. jangan gitu lah, mas kan habis keringetan ntar bau lagi" ujar Naufal agak risih istrinya menghirup-hirup ketiak nya.
__ADS_1
"udah deh mas diem aja" kata Aulia memejamkan matanya dan kepalanya di dekat ketiak suaminya.