Haluan Hidupku

Haluan Hidupku
Tentang El


__ADS_3

Dilike ya guys 😊


Dikomen ya guys 😊


Divote ya guys 😊


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Suasana club terlihat sangat ramai. Beberapa lampu disko berkelap - kelip di langit - langit club memberikan sedikit penerangan. Sarah digandeng oleh Antony menuju lantai buat dance untuk memberikan selamat ke Annastasia sambil mendengarkan musik hip - hop disko yang dimainkan oleh dua orang DJ. Langkah mereka diiringi oleh beberapa bodyguardnya Sarah. Menembus gerombolan para undangan yang telah hadir.


Mereka menghentikan langkahnya ketika berada di depan Annastasia yang sedang bercengkrama dengan El dan seorang wanita muda yang bernama Giselle. Senyuman Annastasia merekah ketika melihat Antony. Sontak El dan Giselle menoleh ke Antony dan Sarah. El dan Giselle menyingkirkan badannya dari hadapan Annastasia. Antony melepaskan genggaman tangannya, lalu menjulurkan kedua tangannya ke Annastasia. Annastasia memeluk lehernya Antony, Antony membalas pelukan Annastasia.


"Selamat ulang tahun ya my sista, hadiah untukmu sudah ada di dalam apartememu," bisik Antony lembut.


"Terima kasih Aa," ucap Annastasia senang karena dia mendapatkan iPhone terbaru dari Antony.


"Aa Andrew sudah datang?" ucap Antony sambil melepaskan pelukannya.


"Belum," ucap Annastasia sambil melepaskan pelukannya.


"Happy birthday Annastasia," ucap Sarah sambil mengulurkan tangan kanannya ke Annastasia.


"Terima kasih calon kakak ipar," ucap Annastasia sambil menyambut uluran tangan kanannya Sarah, lalu mereka cipika - cipiki.


"Ada sesuatu untukmu," ucap Sarah sambil melepaskan genggaman tangannya, lalu membuka resleting clutchnya.


"Nggak usah repot - repot, kamu datang aja sudah membuatku senang," ucap Annastasia ketika Sarah mengambil sebuah kotak dan menutup reselting clutchnya.


Sarah memberikan kotak itu ke Annastasia sambil berucap, "Hadiah untukmu."


"Terima kasih banyak," ucap Annastasia senang sambil menerima kotak itu, lalu dia menaruhnya di kotak khusus kado. "Kalian jangan ke mana - mana dulu ya, sebentar lagi acara segera dimulai."


"Hai hai ... para pengunjung yang terhormat, mari kita berkumpul di arena dance club ini, untuk puncak acara pesta ulang tahun Annastasia Allison. Let's go party!" teriak mc acara di atas panggung dengan semangat.


Tak lama kemudian semua pengunjung club berdatangan dan berkumpul di arena dance sehingga tubuhnya Sarah berdempetan dengan tubuhnya Antony. Antony memeluk erat pinggang rampingnya Sarah dengan erat. Sarah sedikit panik karena selain tubuhnya Antony yang merapat, ada tubuhnya El yang berdempetan dengan tubuhnya. Tiba - tiba El mencium pipi kirinya Sarah.


"I love you," bisik El lembut.

__ADS_1


Bisikan itu tak diindahkan oleh Sarah. Sarah memeluk leher kokohnya Antony dari samping dengan erat sehingga jarak wajah mereka sangat dekat. El merasakan gemuruh cemburu di hatinya ketika melihat kedekatan Sarah dengan Antony. Ingin rasanya El memeluk erat tubuhnya Sarah.


"Mari kita nikmati alunan musik dari disc jockey club ini untuk menemani kalian berdansa sampai jam dua belas malam, setelah menyanyikan lagu happy birthday, pertunjukan dari penari - penari erotis yang terbaik di club ini, dan acara game battle dance dengan para penari erotis, jika menang dalam game ini akan mendapatkan hadiah spesial dari artis kita, ok DJ, musik!" kata pembawa acara yang semangat dan ceria.


Hingar bingar alunan musik yang beraliran elektropop dipadukan dengan alunan musik remix. Lampu - lampu disco yang berwarna - warni dan berkelap kelip menghiasi langit - langit arena dance itu. Para pengunjung menikmati bagian acara pesta ulang tahunnya Annastasia yang ini. Tapi tidak termasuk Sarah, karena dia masih canggung dalam keadaan seperti ini.


Antony menggerakkan sebagian anggota tubuhnya untuk berjoget mengikuti irama musik. Akhirnya Sarah menggerakkan sebagian anggota tubuhnya di depan Antony dengan kikuk mengikuti alunan musik DJ. Akhirnya pukul sudah menunjukkan hampir jam dua belas malam. Suara dentuman keras dari salah satu alat yang dimiliki oleh disc jockey mengagetkan para pengunjung.


"Mohon perhatiannya! Sebentar lagi jam dua belas malam, mari kita berhenti sejenak dari gerakan tubuh kita untuk menghitung mundur sampai jam dua belas malam," ucap pembawa acara sambil menoleh ke belakangnya. "Mari kita perhatikan jam yang ada di dinding belakang saya ya. Mari kita hitung bersama mulai sekarang."


"Lima, empat, tiga, dua, satu!" ucap semua para hadirin.


Duaarrrrr... duaarrrrr... duaarrrrr.... Bunyi letusan kembang api warna warni di belakang panggung memeriahkan suasana pesta ulang tahunnya Annastasia


"Happy birthday to you, happy birthday to you, happy birthday to you, ..., " semua pengunjung menyanyikan lagu untuk Kelly.


Seorang wanita paruh baya membawa kue ulang tahun ke Kelly yang berada di tengah arena dance. Di atas kue itu ada dua lilin berupa angka dua puluh satu.


"Tiup lilinnya, tiup lilinnya, tiup lilinnya, ..., " semua hadiri menyanyikan lagu itu mengiringi wanita paruh baya itu yang membawa kue untuk Annastasia.


"Terima kasih Mommy sudah menyempatkan datang ke acara pesta ulang tahunku," ujar Annastasia bahagia karena Mommynya datang.


Ya Tuhan ku, semoga aku bisa mendapatkan kekasih lagi, kekasih yang setia dan baik hati. Semoga tahun depan karier actingku bisa sukses seperti tahun - tahun sebelumnya. Ameen.


Ucap doa Annastasia di dalam hatinya.


Kemudian Annastasia meniup lilinnya, sorak gembira, dan tepuk tangan menggema setelah Annastasia meniup lilinnya. Setelah itu mengambil pisau kecil untuk memotong kue. Memotong kue dengan pelan - pelan. Satu potongan pertama untuk mommynya.


"Ini untuk Mommy," kata Annastasia setelah memotong kue itu, lalu menyuapi mommynya.


"Terima kasih my princess," ucap Claudia sambil mengunyah kue, lalu dia mengambil piring kecil yang berisi potongan kue.


"Terima kasih para hadirin, saatnya penampilan dari beberapa penari striptis. Mari kita sambut group tari erotis, FLY!!" ucap pembawa acara.


Tak lama kemudian para pengunjung menoleh ke panggung. Ada beberapa staf club mengangkut meja, kotak, hadiah dan kue ke tempat yang aman. Claudia dan Clara melangkahkan kakinya meninggalkan arena lantai dance. Para penari striptis keluar dari belakang panggung yang diiringi dengan dentuman musik yang dimainkan oleh dua orang DJ.


Sarah melebarkan kedua matanya melihat kelompok penari striptis itu. Di group itu ada empat wanita dan empat pria dengan memakai pakaian yang sangat minim. Antony menoleh ke Sarah yang sedang kaget melihat penampilan penari erotis. Antony menarik tangan kanannya Sarah, lalu menuntun Sarah ke tempat duduk yang kosong.

__ADS_1


Langkah kakinya mereka di ikuti oleh para bodyguardnya Sarah. Menerobos sekumpulan para pengunjung. Ada juga para pengunjung yang ingin duduk. Mereka menghentikan langkahnya ketika menemukan meja yang kosong. Mereka duduk di depan meja bulat.


"Aku ke toilet dulu," bisik Antony.


"Iya."


Tak lama kemudian Antony berdiri dan melangkahkan kakinya ke toilet club itu. Sarah mengedarkan pandangannya untuk melihat situasi club yang hiruk pikuk. Sarah mengalihkan pandangannya ketika El berjalan menghampiri dirinya. Dia membuka resleting clutchnya. Mengambil smartphone miliknya.


"Hai!" sapa El lembut ketika Sarah menyentuh beberapa ikon untuk bermain game.


Sapaan El tidak ditanggapi oleh Sarah. El menduduki tubuhnya di samping kirinya Sarah. El menatap wajah cantiknya Sarah. Mendekatkan wajahnya ke wajahnya Sarah. Sarah merasakan hembusan nafas beratnya El di pipi kirinya. Sarah menjadi salah tingkah karena rasa marah, kecewa dan cinta berkecamuk di hatinya ketika berdekatan dengan El. Sarah mengalihkan pandangannya ke sebelah kanan untuk menghindari wajahnya El dengan kikuk. El tertawa kecil melihat sikap Sarah terhadap dirinya. El tahu bahwa Sarah salah tingkah terhadap dirinya dan El melihat pipinya Sarah yang kemerah - merahan.


"El jangan ganggu aku," ucap Sarah tegas tanpa menoleh ke El.


"Dirimu yang selalu menggoda diriku," ucap El sensual.


"Emangnya aku wanita penggoda!" ucap Sarah kesal.


"Siapa bilang kamu wanita penggoda, aku hanya bilang, kamu selalu menggoda diriku," ucap El lembut sambil melihat cincin pemberian dari dirinya yang masih di jari manis tangan kirinya Sarah sehingga El merasakan bahagia.


"Udahlah El, aku mohon menjauhlah dariku."


"Apakah kamu mau memberikan aku kesempatan untuk menjadi kekasihmu lagi?" ucap El penuh harap, lalu dia mencium kepala bagian belakangnya Sarah.


"Tidak, never ever," ucap Sarah tegas sambil merasakan hembusan nafas beratnya El di kepala bagian bawahnya.


"Hanya begini saja dengan dirimu, adikku sudah bangun," bisik El sensual.


"Dasar mesum!"


El hanya tertawa kecil menanggapi ucapan Sarah. Sedetik kemudian El beranjak berdiri. Melangkahkan kakinya ke toilet club. Sarah menoleh ketika El sudah menjauh darinya. Sarah menghela nafas panjang. Sarah kembali bermain game. Sarah merasakan seseorang telah mendekati dirinya. Sarah menoleh ke orang itu.


Bukankah wanita muda itu yang nemani El datang ke acara pesta ini? Apakah dia pacar barunya El?


Batin Sarah.


"Hai Kak Sarah, boleh kita bicara sebentar?"

__ADS_1


"Silakan," ucap Sarah ramah.


Tak lama kemudian wanita itu menduduki tubuhnya di sebelah kirinya Sarah, lalu berucap, "Saya Giselle, saya mau tahu tentang El.


__ADS_2