Haluan Hidupku

Haluan Hidupku
Semoga Kamu Jodohku


__ADS_3

Di like ya guys 😁


Di vote ya guys 😁


Di komen ya guys 😁


Happy reading πŸ€—


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sarah duduk di depan cermin yang besar sambil tersenyum bahagia karena pagi ini dia dilamar oleh Zayn. Melihat wajahnya yang sudah dipoles dengan jenis make up flawless oleh seorang MUA terkenal di ibu kota Jakarta. Menatap pantulan dirinya di depan cermin. Dia kelihatan lebih cantik dari sebelumnya, dia sekarang menggunakan hijab lebar warna biru langit yang dimodifikasi dan balutan gamis batik yang coraknya sama dengan corak kemeja batik yang sekarang Zayn pakai. Dia berharap Zayn menjadi jodohnya di dunia maupun di akhirat.


"Cantiknya," ucap MUA setelah memberikan sentuhan make up terakhir di bibirnya Sarah.


"Terima kasih ya Bu," ucap Sarah sopan.


"Sama - sama cantik, beruntung sekali pria itu mendapatkan dirimu. By the way kenalan di mana Jeng?" ucap MUA sambil membereskan perlengkapannya.


"Kami dijodohin sama kedua orang tua kami, lalu kami ta'aruf Bu."


"Udah berapa lama kalian ta'aruf?"


"Sebulan Bu."


"Wow singkat sekali. Sebenarnya ta'aruf itu apa ya?"


"Proses pengenalan. Jika saling cocok, berlanjut ke khitbah lalu menikah."


"Di dalam proses ta'aruf ada percakapan di antara kalian?"


"Ada Bu, kalau kami ngobrolnya lewat video call Skype."


"Kalian long distance?"

__ADS_1


"Iya Bu."


"Emangnya dia tinggal di mana?"


"Di London Bu."


Sarah melihat Maimunah membuka pintu kamarnya dari cermin. Maimunah menutup pintu itu dengan pelan - pelan. Berjalan cepat menghampiri Sarah. Duduk di tepian sebelah kanan tempat tidur. Menatap Sarah dengan tatapan mata yang serius dan ekspresi wajah yang kesal.


"Ada apa Munah?"


"Si Mei - Mei kelewatan banget dach, masa dia nggak bisa datang ke acara sejarah elu sich," gerutu Maimunah.


"Emangnya kenapa Mei?"


"Dia malah pentingin pacar barunya. Dia datang ke acara konser doinya."


"It's ok Munah, Mei ingin memberikan motivasi untuk pacarnya supaya konser pacarnya sukses. By the way, rombongan keluarganya Zayn sudah datang?"


Sarah ataupun Aisyah beranjak berdiri dari bangku kecil. Melangkahkan kakinya menuju jendela kamar yang terbuka lebar. Tersenyum bahagia melihat Zayn dan beserta keluarganya berjalan ke dalam rumahnya. Laju detak jantungnya Sarah bertambah cepat dan hatinya berbunga - bunga. Tatapan mata Sarah yang berbinar melihat sosok seorang pemuda yang tampan bernama Zayn. Zayn dan keluarganya masuk ke dalam rumahnya.


"Sar, perasaan elu gimana sekarang?"


"Aku bahagia Munah," ucap Sarah sambil memutarkan badannya.


"Kamu sudah bisa melupakan El?"


"InsyaAllah seiring dengan waktu aku bisa melupakan El dan menghilangkan rasa cintaku kepada El."


"Apakah Zayn tahu bahwa sekarang ini elu masih ada cinta untuk El?"


"Tahu, dia juga masih mencintai seorang wanita, tapi dia juga sedang berusaha untuk melupakan wanita itu dan menghilangkan rasa cintanya kepada wanita itu."


"Semoga sebelum kalian berdua menikah, semua itu bisa dilupakan dan dihilangkan."

__ADS_1


"Aamiin Ya Robbal Alamiin. Munah kita dengerin dulu yuk prosesi acara lamaran ini."


"Ayo," ucap Maimunah, tak lama kemudian suasana di dalam kamar hening karena mereka ingin mendengarkan prosesi acara lamaran.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," salam dari Pak Zakaria di atas panggung kecil yang terletak di depan kamarnya Sarah.


"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh," sahut semua orang buang ada di dalam acara lamaran.


"Bismillahirrahmannirrahim sebagai permulaan Kalam. Mari kita panjatkan puji syukur kita atas rahmat dan kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta'alla yang telah memberikan nikmat sehat sehat kita bisa berkumpul pada kesempatan yang berbahagia ini. Shalawat dan salam kepada junjungan kita Rasulullah. Kepada keluarga bapak Rifky Wijanarko dan ibu Annisa Rahma beserta keluarga besarnya yang kami hormati. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya Muhammad Zakaria mewakili ayahnya Muhammad Zayn yang bernama Muhammad Umar dan keluarga ingin menyampaikan secara resmi maksud dan tujuan kami datang ke sini. Namun sebelumnya, kami menghaturkan salam yang diiringi ucapan terima kasih kepada keluarga bapak Rifky Wijanarko dan ibu Annisa Rahma atas penerimaan kami sekeluarga yang telah disambut dengan sangat baik. Pada hari ini, kami hadir di tengah - tengah keluarga bapak ibu, tiada lain dalam rangka bersilahturahmi agar saling mengenal satu dengan yang lainnya, supaya lebih terjalin ikatan hati yang lebih erat. Dan yang kedua, tujuan kami adalah untuk menyampaikan hajat dari ananda anak kami Muhammad Zayn yang sudah cukup lama mengenal putri bapak dan ibu yang bernama Aisyah Humaira. Singkat cerita, ananda kami Zayn telah menyampaikan niatnya dengan tulus dan ikhlas kepada orang tuanya untuk dihantar mengkhitbah ananda Aisyah untuk ananda kami Zayn. Semoga bapak ibu berkenan untuk merestui dan meridho'i niat ananda Zayn dengan menerima lamaran ini. Demikianlah tutur kata dari kami. Hanya inilah yang dapat kami utarakan kepada bapak dan ibu beserta keluarga. Sambil menantikan sambutan dari keluarga bapak Rifky Wijanarko dan ibu Annisa Rahma, apakah lamaran kami ini diterima atau mungkin ditolak. Tidak lupa kami sekeluarga memohon maaf apabila dalam menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan kami ini ada kata - kata yang kurang berkenan di hati. Begitu pula seserahan yang ala kadarnya dan sepasang cincin sebagai lambang pinangan. Akhirnya sekali lagi kami sekeluarga memohon maaf bila penyampaian dan sambutan kamu yang kurang berkenan di hati bapak ibu serta para hadiri yang kami hormati. Wallaahul muwaafiq ilaa aqwamith thoriq. Wabillahi taufik Wal hidayah. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. " lanjut pak Zakaria.


"Ciyeee yang udah dilamar," ledek Maimunah yang hanya ditanggapi dengan sebuah kode agar Maimunah tidak bicara lagi, lalu keadaan hening kembali.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," kata Pak Khalid sambil berdiri di atas podium.


'Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. " balas para hadiri di acara .


"Alhamdulillahi robbil'alamiin wabihii nasta'ain, umuwariddunya waddin wassholatu wassalamu'alaikum sayyidina Muhammadin wa'ala alihii wa sohbihi ajma'in ammaa ba'du. Yang kami hormati keluarga besar bapak almarhum Muhammad Umar dan Ibu Irene Serafina Herdian beserta rombongan. Puji syukur kita ucapkan kehadirat ilahi robbi Allah Subhanahu Wa Ta'alla atas segala rahmat taufik hidayah yang diberikan kepada kita dan juga atas ni'matul iman, ni'matul islam dan tak lupa ni'matus sihhah wal'afiyah. Berkat nikmat tersebutlah kita semuanya bisa hadir di tempat ini yang InsyaAllah dimuliakan Allah Subhanahu Wa Ta'alla. Semoga berkumpulnya kita ini karena menjalankan sunnah ajaran Rasulullah yaitu khitbah Allah Subhanahu Wa Ta'alla akan memberikan keberkahan untuk kita semua, aamiin ya robbal'alamiin. Sholawat ma'as salam senantiasa kita sampaikan kepada pemimpin umat muslim, habibina Wa syafiiyna wa qurroti a'ya'yunina sayyidaa Muhammadin Shallallahu Alaihi Wassalam para keluarga dan sahabatnya hingga akhirul zaman. Hadiri hadirat yang berbahagia, saya mewakili atas nama keluarga besar bapak Rifky Wijanarko dan ibu Annisa Rahma selaku pihak wanita menyampaikan ahlan wa sahlan, selamat datang kami ucapkan atas kehadiran ataupun kedatangan keluarga besar bapak almarhum Muhammad Umar dan ibu Irene Serafina Herdian beserta rombongannya di kediaman kami yang cukup sederhana ini. Syukur Alhamdulillah perjalanannya lancar tanpa halangan dan sampai tepat waktu. Terus terang memang kedatangan bapak ibu dan rombongan serta calon suami telah kami nantikan khususnya saudari Aisyah yang sedari tadi sudah gelisah perihal menunggu kedatangan sang calon imam rumah tangganya. Kemudian perihal maksud dan tujuan yang telah disampaikan, kami sangat berterima kasih menerima kehadiran bapak ibu beserta rombongan yang berniat untuk berkenalan antara kedua keluarga besar. Semoga kehadiran dan kedatangan bapak ibu beserta rombongan menambah kebaikan dan keberkahan bagi keluarga besar kami dan bagi kita semuanya. Selanjutnya menjawab dari tujuan dan maksud keluarga besar almarhum Muhammad Umar dan ibu Irene Serafina Herdian yang berniat ingin mengkhitbahkan putri kami saudari Aisyah Humaira bin Rifky Wijanarko agar lebih jelas jawaban khitbah yang telah disampaikan tadi, mari kita sama - sama simak dengarkan langsung dari jawabannya dari saudari Aisyah, kepadanya kami persilahkan saudari Aisyah keluar dari kamar," kata pak ustadz khalid yang Aisyah dengar dari dalam kamar.


"Bismillahirrahmannirrahim. Ya Allah tenangkanlah perasaan diriku ini yang tak karuan," ucap Aisyah pelan.


Tak lama kemudian Aisyah berjalan pelan ke pintu kamar. Menekan handle pintu kamar ke bawah, lalu mendorong pintu sehingga pintu kamar terbuka. Sedetik kemudian Sarah keluar dari kamarnya yang didampingi oleh orang Maimunah. Berjalan pelan menuju depan panggung. Menatap ke Zayn dengan mata yang berbinar. Zayn juga menatap takjub ke Sarah sehingga tatapan mata mereka bertemu. Seseorang memberikan sebuah mic ke Irene.


MasyaAllah cantik sekali Aisyah.


Puji Zayn di dalam hati sambil melihat takjub ke Aisyah, tak disangka detak jantung Zayn berdebar sangat kencang seakan mau copot.


MasyaAllah ganteng sekali calon imamku. Ucap Sarah di dalam hati.


"Bismillahirrahmannirrahim dengan ridho Allah aku menerima Muhammad Zayn sebagai calon imamku," ucap Sarah lembut.


"Para hadirin telah kita dengar sangat jelas jawabannya bahwa khitbahnya telah diterima, Alhamdulillah. Sekali lagi saya sampaikan mewakili atas nama keluarga bapak Rifky Wijanarko dan ibu Annisa Rahma menerima dengan tulus dan baik khitbah lamaran saudara Muhammad Zayn putra dari almarhum Muhammad Umar dan ibu Irene Serafina Herdian. Semoga menjadi keberkahan buat keluarga besar dan semoga segera berlanjut ke pelaminan dengan mudah dan lancar tanpa halangan. Aamiin Ya Robbal Alamiin. Kemudian kelanjutan pembicaraan mengenai waktu dan proses nikah mungkin nanti akan dibicarakan dan dimusyawarahkan intern keluarga pada lain waktu sesuai dengan kesepakatan dua keluarga besar. Yang terakhir tidak ada gading yang tak retak kami mohon maaf seluas - luasnya atas sambutan penerimaan kami yang kurang dan tidak memuaskan, mulai dari tempat yang sederhana dan jamuan yang seadanya. Kami juga memohon maaf atas ketidaksopanan ataupun kekhilafan dari mulai tingkah laku dan perkataan yang kurang berkenan. Sekali lagi mohon dibukakan pintu maaf yang setulus - tulusnya. Terima kasih atas segala perhatiannya. Wabillahit taufik wal hidayah war ridho wal 'inayah. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," lanjut ustadz Khalid.


Muhammad Zayn, semoga kamu jodohku.

__ADS_1


__ADS_2