
ciiiiit
bruukh
Sebuah motor berhasil mencapai motor Najwa dan Alan , Alan memasang sikap waspada pada motor di samping nya , dan benar saja , saat Alan melihat pengendara motor itu mengangkat kaki nya hendak menendang motor Najwa . Dengan cepat Alan mendahului nya hingga motor di samping mereka jatuh dan mengakibatkan pengendara nya ikut jatuh terguling-guling .
" syukurlah , untung kita tidak terlambat . . ! " kata Bima saat motor Najwa berhenti di samping motor nya . Najwa dan Alan turun dan ikut memperhatikan orang-orang yang menolong teman mereka yang terjatuh tadi .
" Heey , berani-beraninya kalian memasuki wilayah kami tanpa izin , ha . Apa kalian tidak melihat tanda perbatasan wilayah ini. . ? " kata seorang pemuda dengan tubuh yang tinggi dan kekar menunjuk garis merah di jalan .
" maaf , bang . Tapi kami benar-benar tidak melihat tanda ini . .! " kata Bima dengan ramah .
" Memang nya mau kemana kalian , sampai berani ke jalan ini ? " kata pemuda itu lagi .
" kita cuma mau ke air terjun di sana , bang . .! " kata Bima . Alan menarik Najwa sedikit ke belakang nya saat pemuda itu memperhatikan Najwa dengan lekat .
" Tapi tetap saja kalian salah . Kalian masuk ke wilayah kami tanpa izin . Aku mewakili pemimpin geng ini , memerintahkan kalian harus menyerahkan diri kalian pada kami . ! " seru pemuda lain .
" pemimpin geng ? mana orang nya ? kata Laura
" aku . .!! " kata pemuda yang berbadan tinggi dan kekar tadi .
" Elo pikir kita gila nyerahin diri mentah-mentah ? lagian bukan sepenuh nya salah kita , kalau kalian gak mau wilayah kalian ini di masuki , sebaiknya buat papan pengumuman di sini biar orang baru tahu kalau ini wilayah kalian . . ! " kata Laura berkacak pinggang .
" Walau kita sudah masuk ke wilayah kalian , tapi kami tetap lolos , jadi kalian tidak punya hak untuk menahan kami . .ayo kita pergi . ! " kata Bima bergerak menaiki motornya . Tapi sebuah teriakan mengehentikan pergerakan mereka .
" berhenti , kau yang memakai baju biru . ! " seru pemimpin geng menunjuk Najwa . Najwa membalik badan nya menghadap geng itu .
" ada apa ? " kata Najwa datar .
" Kau seperti tidak asing bagi ku . Siapa kau ? " kata pemuda itu menatap Najwa tenang . Najwa berjalan perlahan mendekati pemimpin geng itu .
" Wawa , apa yang ingin kau lakukan . .! " teriak Alan membuat Najwa mengehentikan langkah nya.
" kalian tenang saja , aku akan baik-baik saja . . ! " kata Najwa tanpa menoleh dan melanjutkan langkah nya hingga berdiri beberapa meter dari perbatasan merah itu .
__ADS_1
" Apa kabar . . ? " kata Najwa tersenyum ramah pada pemimpin geng .
" Jawab pertanyaan ku , siapa kamu . . ! " kata nya lirih . Senyum Najwa semakin lebar .
" Jangan berkecil hati , aku akan menjadi teman mu walau mereka menjauhi mu , Kiki . . ! " kata Najwa tersenyum manis , lalu berbalik arah .
" jangan berkecil hati , aku akan menjadi teman mu walau mereka menjauhi mu , Kiki . . ! "
kalimat itu terngiang-ngiang di telinga pemimpin geng hingga kejadian beberapa tahun silam berputar di memori nya .
*flashback on
bukh*
buugkh
" sialan . . berani-beraninya kau mencoba mencuri di toko ayah ku . . ! "
" Dasar pencuri , untuk apa kau bersekolah jika tidak bisa membayar uang sekolah . . ! "
" Hey , pergi lah , jangan dekat-dekat . kau sangat bau seperti sampah . .
" Hey anak pemulung , kau lihat di sana ada tumpukan sampah , pergilah dan cari sisa makanan di sana . Kau pasti sudah terbiasa makan makanan sisa , bukan . .? "
pukulan dan hinaan di lontarkan oleh siswa-siswi berseragam sekolah putih biru pada seorang siswa yang tengah tertunduk menahan amarah nya. Bukan hanya cacian hinaan , kadang ada beberapa siswa-siswi yang melempari nya dengan kerikil atau sisa minuman mereka . Bahkan saat dia ingin memakan bekal nya yang dia bawa dari rumah , ada seorang siswa yang di kenal anak orang kaya, menaburi bekal nya dengan pasir . Karena merasa diri nya tak akan bisa melawan mereka . siswa itu hanya bisa menahan kesal , marah , sedih dan kecewa nya dengan mengepalkan tangan nya .
Disaat hati nya sedih menatap bekal nya yang sudah kotor , dia menghela nafas dengan menahan lapar nya .Tapi dia di kagetkan dengan sebuah roti isi dan sebotol susu kotak di sodorkan di depan nya. Dia langsung mendongak melihat siapa yang memberikan roti itu .
" Ambilah , bekal mu tidak bisa di makan , kan . ? " kata seorang remaja cewek tersenyum ramah . Dengan tangan gemetar dia menerima roti dan susu kotak itu . Dia sedikit tersentak saat remaja itu duduk di samping nya .
" Ke , ,kenapa kau duduk di sebelah ku ? "
" aku ingin makan bersama mu . Nama ku Najwa . . ! " kata remaja cewek itu.
" Nama ku , ,Kiki . terima kasih roti dan susu nya , tapi Sebaik nya kau pergi saja , nanti kau akan ikut di jauhi oleh mereka . . . ! " kata Kiki tertunduk .
__ADS_1
" jangan berkecil hati , aku akan menjadi teman mu walau mereka menjauhi mu . . ! " kata Najwa tersenyum tulus .
" Terima kasih . . ! " kata Kiki ikut tersenyum .
setiap hari Najwa dan Kiki akan bertemu di jam istirahat dan makan bekal atau jajanan mereka bersama-sama . Tapi baru beberapa Minggu mereka akrab , tiba-tiba terdengar kabar kalau Kiki dikeluarkan dari sekolah karena masalah keuangan . Semenjak itu mereka tidak pernah lagi ketemu . Tapi tanpa di sadari Najwa , setiap pagi Kiki diam-diam memperhatikan Najwa yang berangkat ke sekolah .
" Najwa , terima kasih telah menjadi teman ku . Aku tidak akan melupakan kamu sampai kapan pun . Tahi lalat di bawah sudut mata kiri mu ,adalah pengingat ku tentang mu . ! " kata Kiki .
flashback off .
" Najwa . . . !!! " teriak pemuda yang di panggil Kiki oleh Najwa . Najwa menghentikan langkah nya yang baru berkisar dua meter .
" Najwa , apa benar itu kau . . ? " kata Kiki lirih . Najwa membalik badan nya . Dia menatap Kiki lembut dan tersenyum .
" Benar , ini aku , Najwa . . ! " kata Najwa . Kiki tampak berkaca-kaca menatap Najwa . Dia melangkah ingin mendekati Najwa , tapi di halangi oleh pemuda yang mengaku sebagai wakil pemimpin .
" Bos , apa yang akan kau lakukan , jangan melewati perbatasan . . ! "
Kiki terhenti dan menatap Najwa penuh kerinduan . Mata nya sedikit berbinar saat melihat Najwa yang berjalan mendekat .
" Najwa , , aku , ,aku minta maaf , karena waktu itu aku pergi tanpa pamit kepada mu . ! " kata Kiki setelah Najwa berdiri di hadapan nya .
" Kenapa kau tidak pamit . . ? " kata Najwa datar .
" Aku , , sangat ingin menemui mu waktu itu , tapi aku di halangi oleh siswa lain dengan melempari ku batu dan memukul ku . Bahkan mereka mengancam ku , jika aku masih menemui mu , mereka juga akan mengganggu mu . Aku tidak ingin kamu juga merasakan rasa sakit yang aku rasakan di saat mereka membully ku , Najwa . . ! " kata Kiki sayu . Najwa tertegun mendengar penjelasan Najwa . Tanpa dia sadari tangan nya terkepal karena geram pada kelakuan teman satu sekolah nya dulu . Dia menatap Kiki sendu , lalu tersenyum manis.
" aku memaafkan mu . Tapi aku tidak tahu kenapa kau sampai masuk ke geng merah ini . Tapi aku harap kalian tidak menggangu warga kampung ku , karena warga di kampung ku , rata-rata adalah saudara ku . ! " kata Najwa .
" Baik , aku akan memenuhi permintaan mu , tapi jika mereka yang duluan menggangu kami , aku harap kamu gak keberatan jika aku memberi mereka sedikit pelajaran . ! " kata Kiki menatap Najwa lembut . Najwa tersenyum lalu menepuk lengan Kiki pelan .
" Jaga diri baik-baik . . aku pergi dulu . . ! " kata Najwa tersenyum lalu beranjak pergi setelah Kiki menganggukkan kepala nya . Kiki masih memperhatikan punggung Najwa dan yang lain nya yang perlahan semakin menjauh .
" Najwa , akhirnya aku bisa tenang setelah mendapatkan maaf dari mu . . ,! " lirih Kiki .
B E R S A M B U N G
__ADS_1