JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 82 Senjata makan tuan


__ADS_3

Najwa membantu Brian dan Ruby turun dari mobil Alan . pagi ini Alan mengantar Brian ke sekolah karena mobil Najwa masih di rumah makan kemarin .


" Brian sekolah yang rajin ya , biar makin pintar . Ruby jangan nakal , nurut sama mamah . .! " kata Alan


" Iya Daddy . . ! " jawab Brian dan Ruby serempak . Brian mencium tangan Alan lalu berlari menuju Raka dan Tania yang sudah menunggu nya di pintu pagar .


" aku berangkat ke butik . tolong jaga Ruby . . ! " kata Alan datar pada Najwa seraya membalik badan nya.


" Al , , ! " Alan menghentikan langkah nya dan kembali berbalik menghadap Najwa . Alan menatap lekat tangan Najwa yang menadah pada nya . Alan tersenyum miring dengan pemikiran nya .


" Akhir nya sifat asli nya keluar juga . . ! " Batin Alan merogoh dompet di saku belakang nya .


" Berapa . . ? " kata Alan terdengar mengejek .


" apa nya yang berapa . . ? " tanya Najwa mengernyitkan alis nya tidak mengerti . Alan menarik black card lalu menyimpan dompet nya kembali .


" kamu minta ini kan . . !? " kata Alan memberikan kartu itu dengan tangan kiri nya . ketara sekali jika dia tengah mengejek Najwa . Najwa menggelengkan kepala nya dan menghela nafas panjang . Dia langsung meraih tangan kanan Alan dan mencium punggung tangan Alan .


" Aku hanya ingin mencium tangan mu agar dosa ku sedikit berguguran , bukan meminta uang . Jika kau memberikan sesuatu pada ku dengan niat menghina ku , sebaik nya simpan saja untuk mu. Walau kau tak menafkahi ku dan Brian , hidup kami masih baik-baik saja dengan beberapa usaha kecil-kecilan ku . . . Hati-hati di jalan. . . ! " kata Najwa dengan wajah datar tapi Alan bisa melihat matanya yang berkaca-kaca . Dia terpaku di tempat nya melihat Najwa menggandeng tangan Ruby masuk ke halaman sekolah .


" ternyata ingin mencium tangan ku , , hee , , trik murahan lagi . Ternyata kau ingin menarik perhatian mu dengan cara yang halus . . ! " batin Alan .


Dia lalu masuk ke mobil nya dan melajukan mobil nya menuju butik . Sambil menyetir dia meraih ponsel nya dan menelpon seseorang .


" Tolong selidiki latar belakang istri ku . Berikan laporan nya sedetail mungkin . . ! " Alan mematikan sambungan telpon nya.


" kau ingin bermain trik dengan ku , istri dadakan ku . . ? kita lihat saja setelah aku menemukan cela diri mu . . ! " kata Alan sinis .


_________


Di kontrakan Yuni , Andi dan Yuni tampak bersiap akan berangkat kerja . penampilan Andi kini lebih terawat setelah tinggal bersama Yuni karena Yuni selalu mengingatkan nya .


" Abel , papah sama Tante berangkat kerja dulu , ya. Abel baik-baik tinggal sama bude . . jangan nakal . . ! " kata Andi sebelum berangkat kerja .


" Iya pah , nanti beliin Abel cimol ya . . ! " kata Abel


" iya . ini buat jajan . . ! " kata Andi .


" makasih pah . ! "


" Abel Tante berangkat dulu ya . bude titip Abel ya . .! " kata Yuni mencium pipi Abel .


" iya mbak Yuni . tenang aja . . ! " kata wanita paruh baya itu .


Yuni dan Andi berangkat kerja mengendarai motor yang di beli Andi setelah menjual mobil nya . Uang penjualan mobil dia simpan sebagai tabungan untuk Abel masuk sekolah nanti . Abel melanbaikan tangan pada Yuni dan Andi .


" Ayo Abel , , ! " kata wanita paruh baya yang di panggil Bude tadi . Bude baru saja pindah beberapa bulan yang lalu dan membuka warung sarapan didepan kontrakan yang bersebelahan dengan kontrakan Yuni . Bude hanya tinggal sendirian , maka nya dia begitu senang melihat Abel dan bersedia menjaga Abel saat Andi dan Yuni pergi bekerja .


Motor Andi memasuki halaman rumah makan tempat Yuni bekerja . Dia celingukan seperti mencari sesuatu .


" Ada apa ? " tanya Yuni .


" kata kakak rumah makan ini milik Najwa . Najwa nya mana ?? " kok tiap aku ke sini gak pernah lihat Najwa . . ? "


" Ya iyalah gak pernah lihat , Najwa biasa nya datang pas makan siang setelah Brian pulang sekolah . . udah sana berangkat nanti telat . . ! " kata Yuni . Andi melajukan motor nya menuju tempat dia bekerja .


* * *

__ADS_1


bel pulang berbunyi , tak berselang lama Brian dan anak-anak TK lain nya berhamburan keluar menuju mamah masing-masing .


" Mamah , ,adik . .! " teriak Brian .


" kakak . . . ! " teriak Ruby penuh semangat. Mereka berpelukan lalu terlihat Brian mencium pipi Ruby dengan penuh kasih . Najwa tersenyum melihat kedua anak di depan nya saling menyayangi layak nya saudara kandung .


" Ayo kita pulang , . ! "


Najwa menggandeng kedua bocah itu menuju taksi online yang sudah dia pesan .


" rumah makan mamah Brian ya mas . ! "


" baik mbak . .! "


taksi itu melaju dengan santai menuju alamat yang di sebut Najwa . Sepanjang jalan Ruby dan Brian asyik berceloteh ria dengan tawa yang lucu . Tak lama mereka tiba di tempat tujuan , Najwa membantu anak-anak turun lalu membayar ongkos nya .


" ayo kita masuk . . ! " ajak Najwa . Baru saja dia masuk halaman , terdengar suara ribut dari dalam .


" anak-anak , kalian langsung duduk di saung ya , mamah mau pesan makanan . . ! " Kata Najwa .


" Mah ,kita makan di rumah aja yuk . Brian kangen masakan mamah .. ! " kata Brian .


" baik lah , Ayo masuk , mamah ambil kunci mobil dulu . . ! "


Najwa di ikuti anak-anak itu masuk ke rumah makan , Dia mengernyitkan alis melihat kerumunan orang yang ramai di sertai suasana yang tegang


" Devi , ada apa ini ? " kata Najwa pada salah satu karyawan nya. Devi terkejut sekaligus lega saat melihat Najwa tiba .


" Itu mbak , ada pelanggan yang melabrak Yuni. ! " kata Devi .


" Tolong awasi anak-anak ku , ya. ! "


Devi langsung merangkul Ruby dan Brian sedikit menjauh dari kerumunan . Najwa meringsek masuk ke kerumunan orang . Dia melihat Yuni tampak terpojok dengan pakaian yang kotor oleh kuah .


" Jadi orang itu tahu diri Donk , cuma jadi pelayan aja belagu . . masih bagus cuma gue siram pake kuah gule ini , untung gak pake air panas Lo . . !! " teriak seorang wanita yang sangat di kenal Najwa .


" Anda sudah mempermainkan karyawan disini , dan menuduh rumah makan kami dengan kesalahan yang tidak kami buat ! " kata Yuni tegas , wanita itu semakin emosi , dia meraih gelas teh yang masih panas lalu menyiramkan nya ke arah Yuni , Yuni menutup wajah nya dan dada nya dengan tangan nya , tapi . .


" Aaaakh , , panas , panas , ,siapa yang berani ikut campur di sini , , haa ?? " teriak wanita itu mengusap wajah nya yang terkena teh panas akibat ulah nya sendiri , karena saat wanita menyiramkan teh panas tadi , seseorang menahan air itu dengan sebuah nampan hingga teh panas itu terciprat ke arah nya. Yuni yang tak merasakan apa-apa yang mengenai tubuh nya , membuka wajah nya . Dia terkejut melihat orang yang berdiri di samping nya .


" Bu Wawa . ! " kata Yuni formal .


" Bren*sek , , berani-beraninya elo ikut campur. . oowh , , ternyata si pembawa sial ini . . punya nyali juga elo. . ! " kata wanita itu .


" Apa kabar , Cindy ?? " kata Najwa tenang.


" Cih , , siapa elo tanya-tanya gue. . waah seperti nya kalian sudah berteman , ya. Yang satu pencuri yang satu pembawa sial . .hahaha. ! " kata wanita itu yang ternyata Cindy tertawa dengan lancang .


" Kami sudah sama-sama menyadari kesalahan . Jadi apa salah nya jika kami berteman . . ? " kata Najwa santai .


" Jangan ikut campur urusan ku dengan pelayan rendahan ini . .pergi lah , aku tidak mau terkena sial dari mu . ! " kata Cindy angkuh.


" Jika begitu , sebaik nya kau pergi dari sini sebelum kesialan mu datang. . ! " kata Najwa dingin .


" hee perempuan kampung , atas dasar apa elo ngusir gue , ha . . emang rumah makan ini milik elo . . ? " kata Cindy pongah .


" Yah , ini rumah makan milik ku , jadi sebaiknya kau pergi sebelum aku mengambil tindakan tegas . . ! " kata Najwa tegas.

__ADS_1


" Hahahah, pantesan aja rumah makan jelek ini masakan dan pelayanan nya sangat tidak bagus . Bapak-bapak ibu-ibu saya peringatkan pada kalian , pemilik rumah makan ini adalah perempuan pembawa sial , mertua nya dulu meninggal gara-gara anak nya , dan kemarin calon suami nya meninggal akibat anak nya juga dan malah menikah dengan orang lain . Hidup sial perempuan ini akan mempengaruhi hidup kalian jika kalian dekat-dekat dengan dia. Sebaik nya kalian jangan makan di sini lagi , takut nya nanti kalian ketularan sial nya . . !! " teriak Cindy lantah dengan senyum yang sinis.


" Kau sudah menceritakan tentang aku , Lalu kenapa kau tak ceritakan juga tentang kau yang merebut suami ku. . ?? " kata Najwa tenang tapi membuat wajah Cindy memerah .


" Astaga , , ternyata perempuan itu pelakor . . ! "


" pelakor jaman sekarang makin tak tahu diri ya. . udah merebut suami orang , masih aja mengusik mantan istri nya . . ! "


" Hajar aja mbak , bikin perkedel sekalian , kasih nama perkedel pelakor biar pelakor-pelakor di luaran sana tahu diri . . !! "


wajah Cindy memerah mendengar teriakan-teriakan yang sumbang itu , niat hati ingin merusak reputasi Najwa , malah berbalik pada nya . Cindy menatap tajam Najwa yang terlihat tak berekspresi .


" Kurang ajar kau Najwa . . kau harus tahu aku sudah tidak membutuhkan Andi , jika kau menginginkan nya , ambil lah barang bekas ku itu . . ! " kata Cindy tersenyum miring .


" Barang bekas mu ? bukan nya kamu yang udah merampas barang bekas ku ya ?? Butuh atau tidak nya kamu pada Andi , itu bukan urusan ku . Dan aku sudah tidak punya urusan apa-apa lagi dengan kalian . . Pintu nya di sebelah sana , silahkan . . !! " kata Najwa .


Dengan mendengus kesal Cindy meraih tas nya di meja lalu beranjak pergi . Tapi . . .


" tunggu . . . !! " seru Yuni .


" apalagi , janda mandul ..! " kata Cindy sinis .


" Kau telah memesan nasi liwet paket spesial yang paling mahal , dan kau belum membayar nya . Silahkan bayar ke kasir . Satu lagi jaga ucapan mu , aku punya nama .! " kata Yuni .


" Apa kau ingin menipu ku ? aku memang memesan makanan tapi pelayanan kalian buruk dan bahkan ada kecoa di makanan ku ,apa aku harus tetap bayar . ? aku akan sebar berita ini supaya rumah makan mu ini tutup .Lihat , gadis itu sedang merekam kejadian ini . ! " kata Cindy tertawa sinis .


Najwa melihat di meja Cindy tadi , memang benar ada kecoa di dalam Periuk nasi yang hampir habis , Najwa memperhatikan nya lebih intens dan tersenyum .


" maaf , apa kau yakin kau menemukan kecoa ini di dalam Periuk ini ?? " kata Najwa .


" Tentu saja , . , ! kata Cindy


" *jorok banget ya ,masa ada kecoa di dalam nasi itu ..! "


" Iya , berarti nasi kecoa itu sudah masuk ke perut mbak itu . hii* . ! "


Najwa tersenyum mendengar komentar para pengunjung yang lain . Dia melirik semua orang yang sedang sibuk membicarakan soal kecoa itu .


" Seperti nya kalian sudah sangat terlatih melakukan trik ini . . ! " kata Najwa menatap Cindy dan dua teman nya membuat suara bisikan para pengunjung hening .


" Apa maksud mu ? jangan mengelak dari kecerobohan kalian . . ! " teriak Cindy terlihat panik


Najwa mendekati meja yang berisi makanan yang hampir ludes itu , dia mengambil kecoa itu dan meletakkan di atas meja . Dia kembali menatap Cindy dengan tenang .


" nasi liwet di tempat kami selalu di hidangkan dalam keadaan panas . jika kecoa ini sudah berada di dalam Periuk ini sejak nasi di masak . Rasa dan aroma nasi liwet ini pasti akan terpengaruh oleh kecoa ini . Jangan kan nasi nya , aroma uap nasi nya saja akan tercium tidak sedap . Tapi kalian lihat ? nasi di dalam Periuk ini hampir habis . . !! " kata Najwa menunjukan isi Periuk kecil itu .


" kami tidak mencium aroma tak sedap apapun dari nasi ini , bahkan nasi nya sangat wangi . . ! "


" aroma kecoa itu pasti hilang karena bumbu nasi liwet itu . . Sudah lah , karena makanan kalian jorok aku tidak akan membayar nya . Ayo teman-teman kita pergi . ! " ajak Cindy semakin panik .


" saya belum selesai . . ini menyangkut nama baik usaha saya . Tapi baiklah , karena kau seperti nya sangat buru-buru , aku tidak akan banyak bicara lagi. Kecoa ini bukan kesalahan pihak kami , tapi kau sengaja menaruh kecoa ini di makanan kalian , ini adalah trik murahan yang ingin makan enak tapi tidak mau bayar . . ! " kata Najwa gamblang membuat wajah Cindy memerah .


" Jangan asal tuduh ya , , gue bukan gak mampu bayar , tapi gue gak puas dengan pelayanan kalian. . ! " teriak Cindy .


" oh , , Baik lah aku jelaskan lagi . jika kecoa ini memang sudah berada di dalam nasi ini sebelum kalian menyadari nya , kecoa ini pasti ikut matang karena di lihat dari posisi nya kecoa ini berada di bagian paling bawah . Tapi lihat ini . . ! " Najwa memencet kecoa itu dengan tangan nya dan isi perut kecoa itu keluar dengan keadaan masih mentah . Para pengunjung kini akhir nya mengerti .


" Tapi aku tidak tahu kenapa kecoa itu berada di dalam Periuk ini. . ! " kata Cindy pura-pura terkejut .

__ADS_1


" oh ya . .?? mungkin dengan ini kau akan tahu siapa yang menaruh nya . . ! " kata Najwa mengotak-atik ponsel nya sebentar lalu menunjukkan nya pada orang-orang di depan nya . Mereka langsung menatap Yuni tajam setelah mereka melihat di rekaman itu kalau Yuni sendiri lah yang menaruh kecoa itu di dalam makanan nya .


" Sekarang sudah jelas bukan . .? Silahkan bayar ke kasir dan segera pergi dari sini. . ! " kata Najwa . Cindy meraih tas nya dengan kasar lalu pergi di ikuti kedua teman nya yang tak kalah malu . Setelah membayar mereka langsung pergi . Najwa menatap mereka dengan datar , dia meminta kunci mobil nya pada Yuni lalu pulang bersama para bocil .


__ADS_2