JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 21


__ADS_3

" Tunggu . . . ?!


Semua orang yang hadir di ruangan itu menoleh ke arah pintu. Najwa dengan penampilan yang berbeda masuk bersama mang Oyong dan Bima. Penampilan Najwa yang di atur dan di siapkan oleh Bu rita membuat Andi tertegun. Ada getaran halus merambat di hati nya. Najwa tampak cantik dengan polesan make up tipis yang tampak natural, serta terlihat modis dalam balutan dress sepanjang lutut berwarna hitam yang melebar bagian bawah, disertai dengan sepatu hak yang tak terlalu tinggi.


" Najwa . . . ?! " kata Andi dan Cindy pelan. Wajah kedua mempelai tampak memucat.


" Memang benar - benar perempuan tak tahu malu kamu ya. Udah kabur masih berani balik ke rumah ini. . ?! " kata Yuni sengit.


" Aku bukan kabur , tapi aku mencari tempat berlindung dari kekejaman kalian. Lagian aku masih berhak menginjakkan kaki ke rumah ini , karena aku masih menjadi istri sah Andi. Tapi , apa ini ?? kenapa Andi menikah lagi tanpa mengundang ku ?? " kata Najwa membuat Andi semakin menunduk.


" Loh , , kata nya Najwa pulang kampung ?? " kata Bu RT.


" Saya gak pulang kampung kok Bu , saya tinggal di rumah saudara yang tak terlalu jauh dari sini. . ?! " jelas Najwa.


" Jadi Najwa gak pulang ke kampung ??


" Wah , ternyata kita di bohongi. .


" Astaga , Andi benar - benar tega . .Bukan kah mereka baik - baik saja ? kenapa Andi menikah secara tiba-tiba ??


" Atau jangan-jangan calon istri kedua Andi , hamil duluan ??


Ruangan itu menjadi sedikit riuh oleh bisikan para tamu undangan. Terutama ibu-ibu komplek yang mengenal Najwa , mereka sering bertemu saat belanja sayuran tiap pagi. Wajah mang oyong memerah sambil menatap Andi tajam. Sedangkan Bima berdiri di belakang Najwa dengan tenang.


Wajah Cindy memucat saat mendengar bisikan di belakang nya. Tangan nya terkepal erat menahan amarah.


" Sialan kamu Najwa, gara-gara kedatangan kamu semua nya kacau. Pernikahan ini harus tetap berlanjut. . ?! " batin cindy


" Najwa , kalau kamu mau membuat kekacauan , sebaik nya kamu pergi dari sini. Jangan ganggu akad nikah Andi dan Cindy. . ?! " kata Yuni semakin sengit.


" kak Yuni tenang aja , aku datang kesini malah ingin mempermudah urusan kalian. Andi , aku tahu kamu sangat mencintai Cindy , bahkan kamu lebih mengutamakan kekasih mu itu daripada anak mu , darah daging kamu sendiri . Tapi kamu gak usah khawatir , aku gak akan membatalkan pernikahan kalian ini . Justru aku ingin membantu kalian agar proses akad nikah kalian lancar. Tapi dengan satu syarat, kamu harus tanda tangan berkas ini. . ?! " kata Najwa menyodorkan map berwarna merah .


Andi menerima map itu dengan tangan sedikit bergetar. Mata nya terbelalak lebar saat membaca surat gugatan cerai dari Najwa. Andi mendongak kan kepala nya menatap Najwa lekat.


" Najwa . . .


" Tidak usah terlalu banyak bicara , kasihan calon istri kamu capek , karena terlalu lama duduk.. ?! " kata Bima penuh arti.


" Andi saya tagih janji kamu dulu. Jika kamu sudah tidak membutuhkan Najwa lagi , kamu kembalikan pada kami. Tapi apa bukti nya ? Kamu memukul dan menyiksa Najwa . Bahkan kalian menjadikan anak saya sebagai pembantu di rumah ini . Saya tidak terima , Jadi saya akan mengambil anak saya kembali. Sekarang cepat tanda tangan surat itu dengan sukarela. Supaya kalian bisa melanjutkan akad nikah kalian. . ?! kata mang oyong tegas.


" mas , apalagi yang kamu pikir , cepat tanda tangani surat itu . ?! " desak Cindy .


" Dasar pelakor . . ?!! " umpat tamu undangan di belakang Cindy.


" Najwa , apa tidak ada kesempatan lagi ?? " kata Andi merasa berat untuk bercerai dengan Najwa.


" Kesempatan apalagi ?? Semua nya sudah sangat jelas , kamu memusuhi aku hanya karena tubuh ku yang berubah karena sudah tidak sedap dipandang mata lagi. Dan kamu juga langsung memukul aku hanya karena ucapan kakak kesayangan kamu itu tanpa mau mendengar penjelasan ku. . ?!


" Tapi aku hanya ingin memberi kamu pelajaran supaya kamu tidak memukul anak kecil . . ?! " Andi membela diri.

__ADS_1


" Seperti nya otak kamu sudah di cuci bersih oleh kakak mu . Aku bukan wanita gila yang asal pukul , apalagi memukul anak kesayangan ku. Ok , sekarang aku akan memberitahu kamu cerita yang sebenar nya. Luka yang ada di tubuh Brian , itu di buat oleh Yuni , kakak kesayangan kamu. Ibu mana yang rela jika anak nya di pukul sampai terluka. Setakut-takut nya aku , aku tidak akan takut membalaskan rasa sakit anak ku. . ?! " teriak Najwa melampiaskan amarah nya.


" Bohong. , itu tidak benar. Najwa sengaja memukul saya karena saya mencoba menghalangi Najwa memukul anak nya sendiri . . Najwa jangan jadi tukang fitnah. . ?! kata Yuni keras saat mendengar bisikan ibu-ibu di belakang nya .


" Tenang Yuni , tenang. Tidak ada yang percaya dengan ucapan perempuan sialan itu karena tidak ada saksi mata . !!? " batin Yuni menenangkan diri nya sendiri.


" Oh ya ?? Lalu bisakah kamu menjelaskan rekaman ini ?? " kata Bima langsung memutar rekaman CCTV di I-PAD nya yang berukuran cukup besar.


Dalam video yang sedang diputar , rekaman itu menayangkan rangkaian kejadian seperti yang di katakan oleh najwa tadi. Wajah Yuni menjadi pucat.


" Astaga , ternyata Yuni begitu kejam . .


" Dasar tukang fitnah teriak di fitnah . .


" Pantesan dia gak hamil-hamil , ternyata terlalu kejam sama anak kecil. .


" Kasihan banget Brian sama Najwa . Sudah difitnah dipukul lagi . .


Cibiran demi cibiran meluncur dari mulut pedas para tamu undangan. Membuat Yuni merasa terpojok.


" Itu tidak benar , rekaman itu hanya editan agar kalian semua percaya pada tuduhan Najwa. . ?! " Yuni tetap membela diri.


" Ini rekaman CCTV di di kamar Brian. . kenapa rekaman ini bisa sampai di tangan saya ?? karena satpam kalian sendiri yang memberikan rekaman ini pada saya. .Dengan bukti rekaman ini, kami bisa melaporkan kamu ke pihak yang berwajib dengan kasus penganiayaan anak . .?! " kata Bima


Yuni kini terdiam dengan wajah yang pucat pasi. Najwa kembali menatap Andi yang tampak menatap Yuni tajam.


" Silahkan Andi , tanda tangani surat itu. . ?! " pinta Najwa tanpa ragu.


" Mas , kamu ngomong apa sih . cepat tanda tangani surat itu. . ?! " Cindy semakin mendesak.


" Kamu meminta kesempatan ? baik aku akan kasih kamu kesempatan ,tapi dengan syarat kamu harus membatalkan pernikahan kamu dengan wanita ini dan kamu harus melaporkan Yuni ke kantor polisi atas apa yang dia lakukan terhadap anak ku. Kamu sanggup ?? " kata Najwa penuh tekanan.


Sejenak Andi terdiam sambil menatap wajah Najwa yang tampak mempesona Dimata Andi. Andi mengakui kalau pertemuan nya dengan Najwa hari ini , membuat nya sadar kalau Najwa masih tetap cantik dengan tubuh gemuk nya jika dia berdandan.


" Andi , mikir apa lagi ? cepat tanda tangani surat itu . ?! " yuni ikut mendesak Andi karena takut dengan ancaman Bima tadi.


Karena tidak mau kehilangan kekasih dan kakak perempuan nya, Dengan gerakan lambat dan ragu , Andi menanda tangani surat gugatan cerai dari Najwa. Setelah selesai dia memberikan kembali map merah itu ke tangan Najwa. Najwa menerima nya dengan lega. Begitupun dengan mang oyong dan Bima.


" Terima kasih , Silahkan lanjutkan acara nya. Cindy jaga baik-baik kandungan kamu. Dan jangan makan terlalu banyak , nanti kamu jadi gendut . Kalau kamu berubah gendut nanti Andi malah nyari mangsa baru seperti yang terjadi sama aku. . ?! " kata Najwa lalu pergi di ikuti mang oyong dan Bima.


Ruangan itu kembali riuh oleh bisikan para tamu saat mendengar ucapan Najwa.


" Oh astaga . Ternyata benar calon istri Andi hamil duluan . .


" OMG , amit-amit jabang bayi tujuh turunan. Jangan sampe deh . .


Dengan wajah menahan malu . Andi lalu melanjutkan acara pernikahan nya. Setelah ijab Qabul dan pembacaan doa selesai. Para tamu di persilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah di sediakan. Namun ternyata para ibu-ibu langsung pulang tanpa menyalimi dan memberi selamat pada kedua pengantin.


" Ayo kita pulang Bu , gak perlu salaman sama pengantin nya , najis iih. . .

__ADS_1


" Iya , kita langsung pulang aja. . .


Ruangan itu kini menjadi sepi. tinggal beberapa tamu yang terdiri dari bapak-bapak kompleks. Setelah menikmati hidangan dan berbasa basi sedikit , mereka pun pamit pulang.


Dikamar pengantin, Andi sibuk menenangkan istri baru nya yang tengah menangis.


" Gara-gara mantan istri kamu , rahasia kita terbongkar . aku malu mas ,. . . aku malu . . . ?! " ratap Cindy di sela tangis nya.


" Aku juga gak tahu kalau dia bakal datang , Udah kamu jangan nangis lagi ya , kasihan calon bayi kita . Sebaik nya kamu ganti baju lalu istirahat ya . Aku akan buatkan susu . . ?! " bujuk Andi. Cindy mengangguk sambil menyeka airmata nya. Andi mencium kening Cindy lalu pergi kedapur.


" Awas kamu Najwa , suatu saat aku akan balas perbuatan kamu hari ini yang telah mempermalukan aku. . ?! " batin Cindy.


* * * * *


Setelah mendapatkan tanda tangan Andi, mereka langsung menuju kantor pengadilan dan segera menyerahkan berkas nya. Setelah semua berkas lengkap , Najwa di minta untuk menunggu sampai surat panggilan persidangan di keluarkan , dan akan dikirim ke alamat Najwa . mereka lalu kembali melajukan mobil menuju mansion . Najwa masuk bersama mang oyong dan Bima. Tampak Brian berjalan pelan saat melihat mama nya


" ma. . ma. . . ?! " celoteh Brian .


Najwa berlari dan menangkap Brian. mengangkat nya tinggi dan mereka berputar. Brian tertawa riang saat di ajak berputar seperti baling-baling.


" Jagoan mama gak nakal kan ??! " kata Najwa.


" Gah. . . . ?! " kata Brian menggeleng keras.


" Jangan terlalu keras geleng nya , nanti sekrupnya lepas loh. . ?! " goda Najwa dengan menggelitik ketiak Brian hingga Brian tertawa keras. Mereka ikut tertawa melihat Brian dan Najwa yang tampak bahagia. Seperti tak pernah merasakan sakit , walau rumah tangga nya dalam proses kehancuran oleh orang ketiga.


" Bagaimana ?? berhasil kan ?? " kata Bu Rita saat Najwa duduk .


" Alhamdulilah lancar. Sekarang kita tinggal menunggu panggilan sidang . . ?! " jawab mang oyong lega.


" Syukurlah . Najwa kamu yang sabar ya. . Jangan terlalu dipikirkan. Masih ada kami yang menyayangi kalian. . ?! " kata Bu Rita prihatin.


" Ibu tenang aja , pikiran Najwa gak sesempit itu kok . Najwa sekarang lega , karena akhir nya Najwa bisa menjalani hidup dengan tenang bersama Brian. . ?! " kata Najwa dengan ringan sambil mencium pipi gembul Brian.


" Abang sekarang tenang melihat kamu kembali ceria . Kami akan selalu mendukung kamu . .?! " kata Bima tersenyum lega.


" tuan, nyonya , makan siang sudah siap. . ?! kata salah seorang ART.


" Kalau begitu ayo kita makan. . ?!


mereka menuju ruang makan. Najwa memasukkan Brian ke kereta baby walker. Seorang ART menghampiri Brian dengan membawa mangkok berisi bubur untuk Brian dan menyuapi nya. Mereka memulai makan siang dengan tenang.


Setelah makan siang, Najwa membawa Brian bersantai di balkon kamar Najwa . mereka duduk di ayunan gantung rotan sambil Najwa mengajak Brian ngobrol.


" Brian, jagoan mama. Maafin mama ya sayang , mama gak bisa lagi mempertahankan papa kamu. Mungkin waktu kebersamaan kita bareng papa cuma sebatas ini. Kamu jangan benci mama ya sayang. Cuma Brian yang mama punya. Nanti mama akan kerja keras supaya mama bisa beli rumah buat kita tinggal berdua . Doa in mama ya sayang. Semoga mama selalu sehat supaya mama bisa kerja. . ?! " kata Najwa sambil mengusap rambut Brian . Brian tetap asyik dengan mainan nya.


Tanpa Najwa sadari , seseorang tanpa sengaja mendengar ucapan nya dari balik pintu balkon. Niat hati ingin menghibur Najwa namun dia malah mendengar ucapan Najwa yang membuat hati nya gelisah . .


" Apakah Najwa akan pergi setelah perceraian mereka ??? "

__ADS_1


# BERSAMBUNG


MAKASIH YA BUAT YANG UDAH LIKE . AUTHOR JADI SEMANGAT NULIS NYA. BUAT YANG UDAH BACA , JANGAN LUPA TEKAN TOMBOL LIKE YA. BIAR MAKIN RAME . JANGAN LUPA VOTE . MAU NGASIH HADIAH JUGA BOLEH. HADIAH APA PUN AUTHOR PASTI SENENG. . INGAT WALAU KALIAN SUKA BANGET BACA NOVEL, HARUS TETAP JAGA POLA TIDUR YANG SEHAT YA , BIAR GAK GAMPANG SAKIT . . BYEEE


__ADS_2