
" Najwa . . ! "
Najwa langsung menoleh kala nama nya di panggil . Najwa sedikit tegang saat melihat Andi yang berjalan mendekati nya sambil membimbing seorang bocah perempuan yang sangat mirip dengan Andi .
" Andi , kok kamu bisa ada di sini ? " kata Yuni langsung menghadang Andi .
" Tadi si Abel minta datang kesini , kata nya pengen makan ikan bakar . .! " kata Andi tapi tatapan nya tak lepas dari Najwa.
" Duuh , maaf ya sayang , tapi ikan bakar nya udah habis . Tapi kamu jangan sedih , sebentar lagi tante pulang dan kita bisa jalan-jalan bareng papah . . Abel mau . .? " kata Yuni .
" Mau Tante . .hore kita jalan-jalan . . ! " sorak Abel senang .
" Ya udah sekarang Abel sama papah tunggu tante di luar aja , ya . .! " kata Yuni berusaha menjauhkan Andi dari Najwa agar Andi tidak mengganggu Najwa .
" Iya Tante . ayo pah . . ! " ajak Abel . mau tak mau Andi menuruti Abel keluar . Najwa sedikit merasa lega saat melihat kepergian Andi . Dia lalu kembali ke belakang dan ternyata semua orang sudah memulai makan malam .
S
k
i
p
Setelah makan malam , Najwa dan Alan berencana akan langsung pulang . Tapi baru saja mereka keluar , sebuah suara yang memanggil nama Najwa menghentikan langkah mereka . Saat mereka menoleh , ekspresi mereka terlihat berbeda-beda . Ada yang tenang , ada yang terlihat marah dan ada yang terlihat tidak suka .
" Sayang , dia siapa ? " kata Alan pada Najwa yang terdiam .
" papah Andi , Abel . . ! " kata Brian . Brian menoleh Najwa seolah meminta izin pada Najwa untuk mendekati mereka , Najwa hanya tersenyum pasrah melihat keinginan putra nya .
" Pah , kakak itu siapa ? kenapa dia manggil papah juga ? " kata Abel .
" Dia abang Brian , Abang nya Abel . . ! " kata Andi . Brian berjalan mendekati Abel dan memeluk nya .
" Ternyata Abel sudah sebesar ini . . ! " kata Brian mengusap kepala Abel . Abel hanya tersenyum seraya memperhatikan Brian .
" Abang , dia siapa ? " kata Rubby memegang tangan Brian satu lagi .
" Adek , kenalin ini Abel . Dia juga adik Abang . .! " kata Brian senang .
" Hay , aku Rubby . .
" Aku Abel . .
Mereka tersenyum melihat anak-anak yang terlihat akur itu . Najwa menoleh ke arah Alan yang berdiri di samping nya , Najwa kaget melihat tatapan tajam Alan yang memandang lurus ke depan . Najwa mengira jika Alan tidak suka jika Rubby dekat-dekat dengan Abel yang notabene nya adalah adik seayah Brian .
" Al , maaf jika Brian tak meminta izin mu dulu mengenalkan Rubby pada Abel . . ! " kata Najwa sangat pelan hingga hanya mereka berdua yang mendengar nya .
__ADS_1
" Tak masalah jika mereka bisa berteman baik . Tapi mantan mu itu membuat ku muak . . ! " kata Alan juga pelan . repleks Najwa menoleh kan wajah nya pada sang mantan , tak di duga begitu tatapan mata mereka bertemu Andi langsung tersenyum begitu menggoda pada Najwa . Sontak Najwa langsung menunduk mengalihkan pandangan nya . Dia sedikit terkejut saat tiba-tiba sebuah rangkulan mendarat di bahu nya , Alan yang memang tahu bahasa tubuh seorang laki-laki jika menyukai seseorang . Langsung mengeratkan rangkulan nya pada sang istri seakan memberitahukan pada Andi kalau Najwa adalah milik nya sekarang . Benar saja raut wajah Andi seketika berubah menjadi sangat kesal .
" Abang , Adek , mommy seperti nya kecapekan , bagaimana kalau kita pulang sekarang agar mommy bisa istirahat . .?? " kata Alan . Brian dan Rubby langsung menoleh . melihat sang mommy sudah di rangkul oleh Daddy , mereka langsung berlari menghampiri Najwa .
" Mommy sakit ya . . ? " kata Rubby .
" ayo Daddy , sebaiknya kita langsung pulang aja . kasihan mommy . . ! " kata Brian .
" Ayo , kalian duluan masuk ke mobil bareng mommy ya . .! " kata Alan .
" ya , dad . ! " kata Rubby dan Brian .
" Abel , Abang pulang dulu ya . kamu nurut sama papah , ya . jangan nakal . . ! " kata Brian sebelum beranjak menuju mobil .
" Iya , bang . . ! " jawab Abel tersenyum manis . Najwa langsung memalingkan wajah nya kala melihat senyum Abel yang seakan mengingatkan nya pada kehancuran rumah tangga nya beberapa tahun yang lalu . Najwa terpaksa masuk ke mobil karena di tarik oleh duo bocil . setelah anak dan istri nya masuk , raut wajah Alan seketika berubah datar , dengan langkah pelan tapi pasti dia mendekati Andi yang menatap nya remeh .
" Gue peringatin sama elo . jaga pandangan elo sama istri gue . . buang jauh-jauh pikiran kotor elo itu atau elo tahu akibat nya. . ! " kata Alan penuh tekanan lalu langsung pergi tanpa menunggu reaksi Andi yang tampak tidak terima dengan ucapan Alan .
" terserah elo mau bilang apa . yang gue tahu dimana ada kemauan di situ ada jalan . .hehe. . ! " Andi tersenyum licik melihat kepergian mobil mewah itu .
" Papah ngomong apa sih . ? " kata Abel menarik tangan Andi .
" Gak apa-apa kok . ayo kita tunggu Tante di depan . .! " kata Andi . berjalan menggandeng tangan Abel . Tanpa dia sadari dua pasang mata masih memperhatikan nya .
" Mas , kita harus memberitahu Alan deh . mantan suami Najwa seperti nya punya niat buruk sama mereka . . ! " kata Rita .
______________
Waktu terus berlalu . keluarga Alan semakin lama semakin harmonis . Brian yang sudah mulai bersekolah , selalu di antar oleh Sandy . Tak ketinggalan di Adek yang ngotot mau ikut Sandy menemani Brian ke sekolahan . berulang kali Najwa membujuk Rubby agar ikut Najwa dan Alan ke butik saja , tapi Rubby tetap kekeh ingin ikut bersama Sandy . akhirnya Sandy pun mendapat tugas tambahan untuk menjaga Rubby juga .
Tanpa di ketahui Najwa , diam-diam Alan selalu memperhatikan gerak-gerik Najwa dari hari ke hari . Yang dia tahu dulu Najwa sangat menjaga pola makan nya . Tapi sekarang Najwa memakan apa pun yang dia pengen , apapun jajanan yang ada di sekitar butik pasti dia beli dan makan sampai habis . Tapi Alan tak mempermasalahkan itu , asal Najwa senang dia pasti akan memenuhi keinginan sang istri .
" Al , aku gemukan ya sekarang . .? " tanya Najwa yang baru saja kembali dari ruang ganti . Alan yang sedang merapikan dasi nya langsung menoleh .
" Kenapa ? baru kerasa ya . ? " kata Alan .
" Iya nih , perasaan baju-baju lama ku kok sekarang pada sempit . Apa jangan-jangan karena aku udah jarang senam ya . ? " kata Najwa sambil duduk di kursi meja rias nya . Alan tersenyum melihat ocehan Najwa . Dia mengambil sisir dan menyisir rambut Najwa .
" Selain ngerasa BB kamu naik , apalagi perasaan yang kamu rasain . .? " kata Alan .
" aku ngerasa kalau aku sekarang cepat banget lelah . nafsu makan ku juga naik . . Seperti nya aku harus konsultasi ke Karina . .! " kata Najwa .
" kenapa harus konsultasi ke Karina .? " kata Alan meletakkan sisir ke meja .
" Aku takut nanti badan aku gemuk kayak dulu , Karina pernah bilang kalau bahan obat yang aku minum dulu bisa bereaksi kapan saja , aku gak mau kalau rumah tangga ini bakal hancur kayak . . .
" Sssstt , , jangan di teruskan , sayang. . . kamu jangan khawatir ya , mau bagaimana pun keadaan kamu , aku gak akan pernah ninggalin kamu , karena aku gak sama kayak bajingan itu . Mau bagaimana pun bentuk nya kamu , mau kayak Patrick , mau kayak Doraemon , atau tuan crab aku gak akan pernah ninggalin kamu kecuali maut yang memisahkan kita . kamu harus ingat itu . .! " kata Alan mengecup kening Najwa yang terkekeh mendengar ucapan Alan .
__ADS_1
" kamu janji ? " kata Najwa sendu .
" Janji , sayang . . apa kamu udah selesai dandan nya ? " kata Alan .
" Sebentar . . ! " kata Najwa memperhatikan satu persatu alat make up nya . tangan nya meraih sebuah lipstik warna pink soft dan memakai nya .
" Ok selesai . ayo berangkat . ! " kata Najwa meraih tas nya .
" Just it ? " kata Alan memperhatikan penampilan Najwa yang tampak sederhana tapi terlihat mempesona . Tanpa sadar Alan menatap dalam sang istri .
" heloo . . ada apa ? apa ada yang salah dengan penampilan ku ? " kata Najwa .
" Kamu cuma pake lipstik , tapi kok terlihat cantik banget sih . . istri siapa sih ini manis banget deh . . ! " goda Alan .
" hahaha Gombal , , ayo berangkat kata nya hari ini mau ketemu klien penting . . ! " kata Najwa .
skip
Saat mereka tiba di butik , ternyata sudah cukup ramai pelanggan yang datang . Ada yang satu keluarga , ada yang datang bersama teman nya . Mereka tampak antusias berkeliling melihat-lihat berbagai pakaian yang baru saja di pajang . Ibu-ibu banyak yang menjerit gemas saat melihat baju-baju bayi yang terlihat imut dan lucu . Karena melihat para karyawan nya yang tampak sibuk , Najwa memutuskan untuk membantu di butik .
" Al , kamu ketemu klien sendiri aja ya . aku bantuin para pekerja kita , seperti nya mereka sangat sibuk. . ! " kata Najwa .
" Alhamdulilah , pelanggan kita semakin banyak ya . ya sudah kamu di butik aja , tapi ingat jangan terlalu kecapekan , nanti kamu rewel lagi loh nanti malam . .! " kata Alan .
" Iya . . hati-hati ya . . ! " kata Najwa . Alan mengangguk dan langsung pergi .
Setelah Alan pergi Najwa langsung ikut turun tangan membantu para karyawan nya yang tampak sedikit kewalahan . Dengan sabar Najwa melayani setiap pelangan yang datang . Karena terlalu fokus dan semangat dengan pekerjaan nya , Najwa tak menyadari tubuh nya yang semakin lama semakin lemas , dan akhir nya. . .
bruuukh . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
__ADS_1
G