
Di sebuah rumah sederhana bercat Oren, tepat nya di sebuah kamar , Andi mengusap rambut Abel yang tengah tertidur . luka di pelipis Abel sudah di tutup dengan perban .
" kamu sangat ceroboh Cindy , sudah dua kali Abel celaka karena kecerobohan mu . . Semestinya kamu harus lebih siaga menjaga Abel , bukan nya sibuk caper sama laki-laki tadi . ! " gerutu Andi .
" Apa ?? hee bukan nya kamu tadi juga caper sama cewek-cewek model tadi , iya kan ?? ngaku kamu . . !! " kata Cindy tinggi .
" gak usah teriak-teriak , nanti Abel bangun . . !! " kata Andi tajam . Dia lalu keluar dari kamar Abel . tinggallah Cindy yang menemani Abel .
____
pagi hari nya , Najwa dan Abel telah siap dengan motor nya , Najwa ingin menepati janji nya untuk mengajak Brian sarapan buryam di kedai bang Madun . Cindy yang saat itu sedang menyiram bunga di balkon , melihat Najwa dan Brian lewat dan berhenti di kedai buryam yang tak jauh dari rumah nya .
" hmm ,ini kesempatan ku untuk mendekati Najwa , dan membuat dia mempercayai ku , dengan begitu aku punya kesempatan untuk berkumpul dengan para model . !! " gumam Cindy ,dia pun masuk ke kamar nya dan menyambar tas yang berbentuk dompet yang dia pakai ke rumah Najwa kemarin . Tas itu tampak sedikit menggembung .
" Kamu mau kemana ?? " tanya Andi yang sedang menemani Abel .
" Aku mau ke kedai buryam di seberang , sekalian aja yuk kita sarapan di sana . kamu bawa Abel ya . . !! " kata Cindy langsung berjalan keluar .
" tumben , . ! " kata Andi . Dia pun menggendong Abel dan menyusul Cindy .
" bang, buryam nya 3 ya . Yang satu setengah porsi aja . ! " kata Cindy .
" Baik mbak . ! "
" hy Wa , ternyata kamu disini juga . . ! " sapa Cindy sok akrab . Najwa tak menghiraukan sapaan Cindy dan terus menyantap sarapan nya. Cindy sengaja duduk di bangku panjang yang berseberangan dengan Brian dan Najwa , di susul Andi dan Abel .
" Mah , mau sate telur puyuh lagi Donk . !! " kata Brian . Najwa bangkit lalu membawa piring kecil yang sudah kosong ke rak yang menyediakan sate telur puyuh dan dan sate ati ampela sama sate usus . Najwa pun mengambil 5 tusuk lagi telur puyuh.
" Ini sayang , sate telur puyuh nya . Makan yang banyak ya , biar cepat gede . . ! " Brian mengangguk .
" Iya , makan yang banyak ya , hari ini Tante akan traktir kalian . . !! " kata Andi dengan nada yang ramah . Najwa melirik Andi sekilas lalu melanjutkan sarapan nya .
" Bubur ayam bang Madun paling enak . . ! " kata Brian , membuat bang Madun tertawa pelan .
" Brian bisa aja. . !! " kata bang Madun ,tak di pungkiri perasaan bang Madun sedikit senang karena pujian Brian .
bang Madun mengantarkan Bubur ayam ke meja Cindy dan Andi .
" Silahkan . ! "
Najwa dan Andi mulai menyantap sarapan nya , Andi melihat Cindy yang sibuk sendiri tanpa memperhatikan Abel, terpaksa dia yang menyuapi Abel , namun ternyata Abel melepehkan makanan nya , saat Andi kembali menyuapi nya Abel menggelengkan kepala nya . Andi pun Melanjutkan makan nya .
Saat sedang menikmati sarapan nya , Najwa sedikit tersentak saat ponsel nya berdering . Ternyata Chika menelpon lewat video call . Najwa menyandarkan ponsel nya di gelas minuman nya lalu menggeser tombol hijau .
" halo , Wa . . elo dimana ?? "
" Gue lagi di kedai Bubur ayam . lagi sarapan . ada apa Chik ?? "
" gimana keadaan Brian , udah enakan ?? "
" udah , nih lagi sarapan . . ! " Najwa menggeser ponsel nya ke arah Brian .
" Halo Tante . . ! "
" Hallo pacar tante yang unyu-unyu . . lagi sarapan apa ?? "
" Brian lagi sarapan bubur ayam bang Madun . enak banget loh Tante . . ! " jawab Brian imut .
" Waah , Tante jadi penasaran nih sama bubur ayam bang Madun . kapan-kapan Brian harus ajak Tante sarapan Bubur ayam bang Madun ya . . ! "
" Iya Tante . . ! "
" mamah nya tadi mana ?? " Najwa menggeser kembali ponsel nya .
__ADS_1
" eh , Wa , gue boring nih , gimana kalau kita ke salon aja hari ini ?? "
" Tumben elo boring , si Juwi kemana ?? "
" Kemarin abis dari rumah kamu , dia dapat telpon dari adik nya kalau bapak nya masuk rumah sakit . Jadi dia langsung pulang kampung kemarin . Gimana , mau gak ?? "
" Memang ayang mu kemana ? biasa nya elo minta di Anter sama Kendra . ! "
" Dia lagi dapat tugas ke luar kota . . gimana mau gak ?? "
" Gimana ya , soal nya hari ini aku mau belanja bulanan . stok di rumah udah mau habis . . ! "
" ya udah , kalau gitu nanti aku jemput kamu ya . Daripada gue mati bosan di apartemen , mending kita belanja di mall . . Kebetulan Kendra ngasih uang jajan 5 juta , , Brian nanti Tante traktir es krim ya . !! "
" iya Tante . . ! "
" Ya udah deh . gue tunggu ya . . !! "
" Ok . bye .. !
" bye . . "
Najwa kembali menyimpan ponsel nya ke dalam tas ponsel sekaligus dompet . Cindy melirik tas Najwa yang terlihat manis .
visual tas dompet Najwa .
Semenjak Andi jatuh bangkrut , Cindy tak bisa lagi shopping sesuka hati nya seperti dulu. Bahkan sampai sekarang dia belum membeli tas atau sepatu branded keluaran terbaru . Saat melihat outfit yang Najwa kenakan , Semua nya barang branded , membuat jiwa glamor Cindy meronta-ronta . Karena terlalu fokus menatap Najwa , Cindy tidak menyadari kalau Abel membuka tas nya . Melihat warna warni di dalam tas , Abel menarik isi nya sekuat tenaga , hingga . .
*tuk
wuush*
" Maaf semua nya . Anak saya memang jahil , , maaf ya . . !! " kata Cindy malu-malu padahal di dalam hati nya bangga menjadi pusat perhatian orang di kedai .
Brian memungut salah satu uang yang tergeletak di depan nya dan memperhatikan nya .
" Brian , ayo kasih sama Tante . . ! " kata Cindy . Namun Brian melirik Najwa .
" Ada apa sayang ?? kamu mau uang itu ?? sayang ,ini bukan uang mainan . jadi Brian balikin ya , mamah tahu Brian sedih karena uang mainan Brian hilang , nanti mamah beliin lagi ,. . ok . ! " bujuk Najwa . jantung Cindy berdegup kencang saat mendengar ucapan Najwa .
" Tapi mah , inikan uang mainan Brian . . ! " kata Brian serius .
" Masa sih ?? mana coba mamah lihat ?? "
" Brian , balikin uang Tante , ini bukan uang mainan . !! " bentak Cindy .
BRAAKH ..
" JANGAN BENTAK ANAK KU . . !! " Najwa balas membentak Cindy dengan menepuk meja . Dia kembali menatap Brian dengan lembut .
" Mah , ini memang uang mainan Brian . coba mamah lihat . ini gambar robot yang Brian minta cetakin sama uncle David buat uang mainan Brian . . ! " kata Brian membalik uang itu menunjukkan gambar 7 robot yang yang berbaris dengan berbagai pose . Najwa mengambil uang itu dan pura-pura memperhatikan nya . Padahal dalam hati nya , dia tertawa puas .
" Kemarin aku gagal mengungkap uang itu , sekarang malah anak nya yang membongkar nya . . Terima kasih Abel , memperlancar rencana ku . . hahaha . !!! "
" ooh , jadi itu uang mainan Brian , Tante kira tadi uang Tante yang terjatuh tadi . maaf ya Tante gak lihat kalau ada uang mainan Brian di situ . . ! " kata Cindy mencoba mengelabuhi .
" Tapi uang ini memang terjatuh dari tas Tante . Brian gak bawa uang mainan ok , uang mainan Brian kan hilang semua di tas mamah kemarin . " kata Brian polos . Namun membuat jantung Cindy dan Andi berdegup kencang .
" Kamu jangan asal ngomong Brian , ngapain coba uang mainan kamu jatuh dari tas Tante . . hahaha . . Ada-ada aja kamu . . !! " kata Cindy berkilah .
" Tapi saya juga lihat kok mbak , uang itu jatuh dari tas mbak . ! " kata salah satu pengunjung .
__ADS_1
" Eh elo gak usah ikut campur ya . !! " kata Andi
" Saya gak ikut campur kok . memang benar saya lihat uang itu jatuh dari tas mbak ini . . !! "
" Sudah-sudah , jangan ribut . . mbak Najwa , gimana pendapat mbak dengan masalah ini ?? " kata bang Madun menengahi . Najwa menatap Brian .
" Brian mau uang mainan Brian mah . . kan uncle David udah capek beliin uang mainan itu untuk Brian . Lagian Brian juga udah pengen lihat gambar yang lain nya di uang itu . . ! " kata Brian sendu .
" Emang gambar nya gambar apa aja , Brian ?? " tanya Najwa .
" Brian minta di cetakin banyak gambar mah . salah satu nya ini , terus kata uncle ada lagi gambar ultramen , Upin Ipin , kungfu panda , pokok nya film kesukaan Brian mah . . Terus kata uncle David uang mainan Brian semua nya 20 juta . kata nya biar Brian kaya , . . !! " kata Brian polos . Najwa menatap Cindy lekat .
" Cindy , jelaskan semua ini . . !! " kata Najwa
" Je . . jelasin apa maksud elo . . !! " kata Cindy tergagap .
" Udah lah , gak usah ngelak . .Sini tas elo . . ! " kata Najwa meriah tas Cindy.
" Apaan sih loh . jangan kurang ajar ya . . ayo Andi , kita pulang . . !! " kata Cindy dengan wajah yang sudah tegang , dia melangkah hendak keluar dari kedai , namun. .
sreekh .
Dengan cepat ,Najwa menarik tas dompet itu dari tangan tangan Cindy .
" Najwa , jangan kurang ajar ya . balikin tas gue . atau gue lapor ke polisi . . !! " ancam Cindy .
Tanpa menjawab , Najwa langsung membuka tas yang menggembung itu , lalu mengeluarkan setumpuk uang yang di ikat karet . Dia meletakkan tas itu dan membolak balik yang itu. Najwa tersenyum miring lalu menunjukkan sisi belakang uang ya g berada di tangan nya. Para pengunjung bisa melihat gambar-gambar animasi anak-anak tercetak di balik uang itu .
" Terbukti bukan ?? ini uang mainan Brian yang hilang di dalam tas ku kemarin . . heheh . .Cindy , maaf udah bikin kamu kecewa . Kamu pasti mengira kalau ini uang asli kan ?? jadi kamu mengambil uang ini saat aku ke dapur , bukan ?? " kata Najwa terkekeh .
" Huhuuuu . . dasar maling . . !! "
" Hahaha. maling yang malang . di kira bakal kaya mendadak gak tahu nya uang mainan . . hahaha . . !!!
" sayang ya , , cantik-cantik kok maling . . !! "
" waah . . mulai sekarang kita harus lebih hati-hati kalau ada maling di lingkungan kita , uang mainan aja di curi apalagi kalau lihat yang asli . . !!! "
" eh , ibu-ibu yang suami nya kaya , hati-hati ya . . takut nya dia bakal jadi pelakor disini , jaga suami kalian baik-baik . . !! "
Wajah dan telinga Cindy dan Andi menjadi merah mendengar cibiran para pengunjung . Cindy menatap Najwa tajam .
" Elo udah mempermalukan gue di depan umum . awas ya , gue bakal balas dendam sama elo . . !!! " kata Cindy meraih tas nya lalu pergi .
" Najwa , gue gak nyangka kalau elo bisa sejahat ini . Hanya karena uang mainan , kamu berani mempermalukan kami . sungguh kamu tak punya hati . . kamu kejam Najwa . . !! "
" Ini bukan masalah uang mainan nya , Andi . tapi ini berhubungan dengan kebiasaan buruk kalian . Kalian selalu berniat jahat terhadap aku dan Brian . Padahal kami tak pernah mengusik mu . Bahkan rumah itu pun sudah aku kembalikan saat kalian meminta nya kembali . Ok , fine , aku ikhlas kan rumah itu untuk kalian . Tapi sekarang kalian malah berniat mencuri di rumah ku. Untuk kali ini aku tak akan memperpanjang nya . Tapi jika Kalian kembali mengusik ku . jangan salahkan aku jika aku bertindak tegas pada Kalian. Jadi mulai sekarang jangan ganggu kami lagi . Atau kalian akan menerima lebih dari ini . Ingat , aku bukan Najwa yang dulu , yang bisa kalian tindas sesuka hati kalian . !! "
Andi tak bisa berkutik mendengar ucapan Najwa . Dia lalu melangkahkan kami nya keluar dari kedai bang Madun . Tapi . .
" Hey mau kemana , emang kamu udah bayar ?? kata nya mau traktir kami ?? " kata Najwa santai . Andi mengeluarkan uang pecahan berwarna merah dan memberikan nya pada bang Madun .
" Ambil aja kembalian nya . . !! " Andi lalu pergi .
Najwa menghela nafas panjang , Najwa menoleh saat Brian menyentuh tangan nya , dia pun tersenyum .
" Brian jangan sedih lagi ya , uang mainan Brian kan udah kembali . . !! " bujuk Najwa .
" iya mah . ayo pulang . . ! " setelah memberikan uang pada bang Madun .
" maaf ya bang ,udah bikin keributan di sini . ! " kata Najwa tak enak .
" gak apa-apa neng , orang jahat seperti itu memang udah seharusnya di kasih pelajaran . ! " kata bang Madun . najwa dan Brian pun naik motor lalu pulang ke rumah mewah nya .
__ADS_1
BERSAMBUNG