JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 54 DILEMA


__ADS_3

Alex menghempaskan tubuh nya di kasur berukuran king size nya . Dia menatap langit-langit kamar nya dengan hati yang berkecamuk . Hati nya bimbang , di satu sisi dia menyukai Najwa yang energik , cantik dan lemah lembut . Dia sangat ingin menyatakan perasaan nya , yang dulu nya biasa saja , tapi seiring berjalan nya waktu , semakin lama Alex merasa semakin nyaman saat berdekatan dengan Najwa . Tapi dia tidak menyadari perasaan nya . Yang dia tahu dia mengagumi Najwa sebagai sosok ibu yang baik , wanita yang tegar menghadapi orang yang ingin menindas nya dan pekerja keras . Tapi entah kenapa saat di villa di pantai , saat Alex melihat niat lain dari mata Addy saat menatap Najwa , dia tidak suka . Apalagi saat melihat Addy menyusul Najwa ke belakang , Alex berusaha untuk tidak mempedulikan nya , tapi saat bayangan Addy akan menyentuh Najwa . Dia tidak rela , Amarah di hati nya berkobar . Dia tidak pernah merasakan perasaan tidak rela sebelum nya jika teman-teman nya mendekati salah satu Model nya . Tapi kali ini , Alex merasa tidak suka dan tidak rela jika ada pria lain yang mencoba mendekati Alex .


Namun diam-diam David , fotografer sekaligus sepupu nya Alex , memperhatikan ekspresi Alex saat berinteraksi dengan Najwa dan Brian . Dia tersenyum melihat Alex yang bisa mengekspresikan kembali perasaan nya pada seorang wanita setelah kejadian beberapa tahun yang lalu , dimana Alex kehilangan sang istri beserta calon bayi mereka yang terbunuh oleh salah satu orang suruhan musuh nya . Alex sangat terpukul dengan kejadian itu , dia menjadi sosok laki-laki dingin dan kejam dan bersumpah akan membunuh rival nya dengan tangan nya sendiri . Setelah menyusun rencana Serapi mungkin , dia pun menjalankan aksi nya . Bahkan dia rela meninggalkan perusahaan nya demi memburu orang yang telah membunuh orang terkasih nya , dan mempercayakan perusahaan nya pada David , satu-satunya orang yang bisa dia percaya .


" Aku akan membalaskan rasa sakit mu , Melissa . . beristirahat lah dengan tenang . . ! " gumam Alex seraya menggengam kalung berliontin matahari dengan permata biru di tengah nya . ( kalian pasti ingat dengan kalung ini jika Kalian membaca nya dari episode awal ) . Alex menyimpan kalung itu di saku jaketnya . Dia mulai mengintai orang yang telah membunuh istri tercinta nya . Sepertinya Dewi Fortuna berpihak pada Alex , Setelah melihat target nya keluar dari rumah , dia langsung membidik nya dan . . .


TAP


Bidikan pistol Alex yang sudah terpasang alat peredam tepat mengenai dada kiri pria paruh baya itu . Seketika pria itu roboh membuat para bawahan nya heboh . Melihat mereka lengah , Alex keluar dari tempat persembunyiannya namun sayang , seorang anak buah pria tadi melihat nya . Mereka mengejar Alex dengan menembak secara asal . Namun sial nya sebuah peluru mengenai lengan Alex . Alex terus berlari sambil menahan sakit , dan untung nya dia melihat kerumunan orang yang sedang kerja bakti hingga dia melepas jaket nya dan menyambar masker , memasang nya di area mulut dan hidung nya lalu berbaur dengan kerumunan orang . Dia bisa melihat orang yang mengejarnya tadi terlihat bingung . Lalu mereka pergi karena tak menemukan target nya . Melihat mereka pergi , perlahan Alex melangkah menjauh dari kerumunan , dia berjalan dengan gontai karena menahan sakit dan kehilangan cukup banyak darah . Dia berjalan tanpa arah dan akhir nya dia bertemu dengan segerombolan orang yang mengejar seseorang yang menggendong seorang bayi . Dia tahu jika itu penculikan , Melihat seorang wanita yang menangis sambil ikut mengejar , Alex menyakini jika wanita itu adalah ibu dari anak yang di culik . seketika hati nya berdenyut mengingat bagaimana rasa nya kehilangan orang tersayang , Apalagi calon bayi nya yang belum pernah dia temui . Dengan sisa tenaga nya dia mengehentikan penculik itu saat melihat penculik itu terjatuh . Dia hanya tersenyum tipis saat melihat wajah lega dan bahagia wanita bertubuh sintal itu setelah memeluk anak nya . Namun Alex merasa kepala nya terasa berat dan pandangan berkunang-kunang . Hingga akhir nya dia tak mampu lagi menahan bobot tubuh nya dan pingsan .


Saat dia siuman , dia mendapati dirinya berada di ruangan serba putih , dia menyadari diri nya berada di rumah sakit karena aroma obat yang menyengat . Dia menoleh ke sebelah nya , terlihat anak yang di culik tadi juga berbaring di ranjang sebelah dengan ending nya di balut perban . Dia mendudukan tubuh nya , kepala nya terasa berat , setelah cukup rileks , Alex menyambar jaket hitam nya yang tersimpan di atas nakas . Dia memeriksa ponsel nya , ternyata masih ada dia lalu memesan ojek online agar bisa pergi dengan cepat . Setelah itu dia pun pergi setelah menulis pesan untuk orang yang telah membantu nya .


Setelah menempuh jarak cukup jauh , ojek yang di tumpangi Alex berhenti di sebuah rumah sederhana yang di jadikan Alex sebagai rumah singgah nya . Setelah memberikan ongkos , dia langsung masuk dan merebahkan diri nya di sofa .


" Sekarang kalian bisa beristirahat dengan tenang , sayang . Aku telah membalaskan rasa sakit kalian . . ! " gumam Alex dengan senyum puas . Dia merogoh saku jaket nya , namun dia tersentak saat tak menemukan barang yang dia cari . Dia merogoh semua saku yang ada di jaket nya , namun tetap tak menemukan nya . Dia terhenyak , dia mengingat kembali perjalanan nya ,dia menyimpulkan jika kalung itu terjatuh di jalan .

__ADS_1


" sial , aku kehilangan benda berharga pemberian Melisa , Aku harus menemukan nya . ! "


Setelah merasa badan nya cukup kuat , Alex lalu mengganti pakaian nya lalu menaiki motor yang tersimpan di garasi , dia langsung menyusuri jalan yang dia lalui tadi , dia bersikap santai agar anggota musuh nya tadi tak mencurigai nya. Namun sudah berulangkali dia menyusuri jalan yang dia lalui tadi , tetap tak menemukan hasil .


" Apa kalung itu telah di temukan oleh seseorang ?? jika iya , aku berjanji jika yang menemukan adalah laki-laki aku akan menjadikan dia sebagai saudara ku . Tapi jika yang menemukan nya perempuan , aku akan menjadikan dia sebagai istri ku . . ! "


_______


Sejak dia mengucapkan janji itu , dia sedikit menjaga jarak dengan wanita . Dia juga menjaga perasaan nya agar tidak mudah terpengaruh . Dia tidak ingin pusing memikirkan jika suatu saat nanti dia mendapat kenyataan jika yang menemukan kalung itu adalah perempuan .


Beberap tahun setelah kejadian itu .


Saat Alex memeriksa beberapa berkas , tak sengaja dia melihat foto seorang Wanita yang baru bergabung di agensi nya . Dia menatap foto itu dengan seksama . Dia akhir nya menyadari jika foto wanita itu , adalah wanita yang membantunya membawa ke rumah sakit . Dia membaca data pribadi wanita itu dengan teliti .


" Jadi nama nya Najwa . . ! " Alex tersenyum tipis . Dia kembali mengingat kembali kejadian beberapa tahun silam .

__ADS_1


deg


" Aku sudah memeriksa setiap jalan yang ku lalui waktu itu , tapi aku tak menemukan kalung itu . Dan aku sempat pingsan dan saat aku sadar aku sudah berada di rumah sakit . Apa jangan-jangan . . . . .


Hati Alex berkecamuk . Dia seakan mendapatkan sebuah kunci untuk membuka sebuah gembok . Dia lalu meminta David untuk membuatkan jadwal pertemuan dengan para model nya . Alex sengaja menyebutkan seluruh Para Model nya agar David tidak curiga .


Hingga suatu hari , David memberitahukan jika Alex mendapat undangan dari keluarga Sanjaya . Demi menjaga hubungan kerja sama , Alex pun menyempatkan untuk hadir .


Dan teryata di pesta itu Alex bertemu dengan Najwa dan Brian . Alex hanya memperhatikan Najwa dari jauh .Hingga dia melihat sebuah kesempatan . Dia meminta bantuan David . dan ternyata Najwa menerima permintaan David . Mereka mengobrol di balkon . Alex langsung menanyakan apa yang ingin dia tanyakan , namun belum sempat Alex menyelesaikan ucapan nya , terdengar tangis seorang anak laki-laki membuat Najwa langsung berlari ke dalam ruangan .


Hingga sampai sekarang Alex belum menemukan kepastian tentang kalung nya . Setelah pertemuan di pesta nya , Alex lebih sering menyempatkan diri untuk berinteraksi dengan para model yang berada di bawah naungan nya . Bukan tanpa alasan , dia ingin mencari kebenaran tentang Najwa dan kalung itu . Namun ternyata takdir berkata lain . Seiring berjalan nya waktu dan sering nya mereka berinteraksi , Membuat Alex merasa nyaman saat bersama Najwa . Apalagi Brian yang ceria dan gampang akrab , membuat hati Alex semakin menghangat . Awal nya dia hanya mengira jika perasaan nya hanya perasaan biasa . Namun saat melihat Addy yang berniat buruk pada Najwa membuat Alex marah . Hingga David menyadari sikap sepupu nya yang tak biasa , dia pun mencoba untuk menyadarkan Alex tentang perasaan nya . Dan akhir nya Alex pun menyadari jika rasa tidak rela nya pada Najwa yang di dekati laki-laki lain , adalah rasa cinta .


Namun Alex masih terikat dengan janji nya. Untuk memperjelas keadaan , Alex akhir nya memutuskan untuk menahan perasaan nya dan memastikan dulu dimana kalung nya sekarang .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2