JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 88 tamu tak di undang


__ADS_3

Alan dan Najwa kini sudah tiba di rumah . Ruby dan Brian menyambut kedatangan mereka dengan senang , mereka memeluk pinggang Alan bergantian , tapi mereka memperhatikan perban yang menutup mata Alan .


" Daddy , kok mata Daddy di tutup ?? memang nya Daddy lagi ulang tahun ya. .?? " kata Ruby . Alan tertawa mendengar ucapan putri nya .


" adik , Daddy bukan ulang tahun , tapi seperti nya mata Daddy sakit . . ! " kata Brian , Najwa berjongkok di depan anak-anak nya .


" kakak benar , sayang . Mata Daddy lagi sakit jadi di tutup pake perban . Jadi adik sama kakak jangan ganggu Daddy dulu ya. . ! " kata Najwa mengusap kedua kepala anak itu


" Iya , mah . kalau begitu kami main sama kak Sandy aja , yuk dek. .! " ajak Brian menarik tangan Ruby menuju ruang bermain nya .


" Sandy siapa ?? " tanya Alan .


" Maaf sebelum nya aku gak izin dulu sama kamu , kemarin saat aku dapat kabar kalau kamu kecelakaan , aku langsung menghubungi Sandy untuk menjaga anak-anak . Karena aku takut jika aku membawa anak-anak, mereka akan kecapekan dan aku juga akan kerepotan untuk mengurus kamu dan anak-anak di rumah sakit . Kamu tenang saja , Sandy dan Damar adalah orang bang Bima . Mereka juga bisa menjadi bodyguard anak-anak . . kamu gak marah kan ?? " kata Najwa pelan .


" aku gak marah kok . Justru aku senang kalau anak-anak ada yang mengawasi nya di saat kamu sedang tidak bisa menemani mereka . Aku capek , antar aku ke kamar ..! " kata Alan .


" Ayo , pelan-pelan . . ! " kata Najwa repleks memegang tangan Alan untuk menuntun nya . Alan sontak terkesiap saat tangan mereka bersentuhan , ada sesuatu yang menjalar dari genggaman tangan mereka menuju hati Alan yang perlahan menghangat . Tanpa sadar Alan mengeratkan genggaman tangan nya . Najwa yang mengira kalau Alex masih ragu untuk melangkah , membalas genggaman itu seraya memberi arahan pada Alan agar tidak terjatuh .


Setelah menempuh waktu beberapa menit akhir nya mereka tiba di kamar . Najwa menuntun Alan ke kasir dan mendudukkan nya .


" Sekarang kamu istirahat dulu ya. . ! " kata Najwa menaikkan kaki Alan lalu melepas sepatu dan kaos kaki nya , setelah itu dia membantu Alan berbaring .


" Alan ,aku mau menemui anak-anak dulu , kalau kamu butuh apa-apa kamu panggil aja aku , ya . . !! " kata Najwa .


" Baik lah . . .!! " kata Alan . Najwa melangkahkan kaki menuju pintu ,


" Wawa . . !! " panggil Alan .


" Ya , , . . ! " jawab Najwa membalik badan nya .


" terima kasih sudah merawat ku dan anak-anak . . ! " kata Alan tersenyum tulus . Hati Najwa berdebar-debar melihat senyum pertama Alan untuk nya . Dia ikut tersenyum .


" Tidak usah berterima kasih , sudah kewajiban ku untuk merawat dan menjaga kalian . . Beristirahat lah , . ! " kata Najwa dengan suara lembut . Lalu menutup pintu dengan pelan .


" Semoga kau memang benar-benar berbeda dengan wanita pengkhianat itu. ! " batin Alan .


_________


Seorang wanita berambut pirang baru saja menapakkan kaki nya di bandara negara I . Dia menatap sekeliling nya dengan perasan sedikit asing .


" Wajar jika suasana ini terasa asing bagi ku , sudah hampir empat tahun aku meninggalkan negara indo . . Ok, , sekarang sebaik aku langsung menuju apartemen ku , untung saja aku masih memiliki tempat tinggal di sini , jadi aku tidak terlalu repot . . ! " kata wanita berambut pirang itu . Dia mengotak-atik ponsel nya sebentar lalu menunggu di depan bandara . Tak lama sebuah taksi online berhenti di depan wanita itu.


" Maaf , dengan mbak Leni ?? " kata sopir taksi .


" Benar , ke apartemen xxx . . ! " kata wanita pirang yang ternyata Leni itu dengan nada angkuh . Mobil itu melaju dengan santai menuju tempat yang di sebutkan Leni tadi . Leni tampak asyik memainkan ponsel nya , tiba-tiba alis nya berkerut saat melihat berita yang mengabarkan kalau seorang desainer terkenal mengalami kecelakaan . Senyum miring terbit di bibir nya yang tipis .


" seperti nya ini kesempatan ku untuk kembali hidup mewah . Aku akan memanfaat nya keadaan untuk mendekati Alan dan menguasai semua aset dan kekayaan nya. . ! "


_______________

__ADS_1


Alan terbangun dari tidur nya saat mendengar keributan di kamar nya . Dia mempertajam pendengaran dengan sikap waspada .


" Wawa . . ?? " Alan mencoba memanggil Najwa .


" Alan , maaf aku gak sengaja nyenggol vas bunga sampai jatuh , kamu jadi terbangun . . ! " kata Najwa merasa bersalah .


" Sekarang jam berapa ? " tanya Alan .


" Jam 4 sore , , kenapa ? "


" Gak apa-apa . Wa , bisa bantu aku ke kamar mandi . ?? "


" Baiklah . Tapi sebelum itu kamu minum air putih dulu .! " Najwa menyodorkan gelas berisi air putih ke mulut Alan , Alan meminum nya dengan pelan . Setelah itu Najwa memapah Alan ke kamar mandi sampai dia mencapai toilet .


" Kamu butuh bantuan ? " tanya Najwa sedikit ragu .


" Gak usah , aku bisa sendiri kok . . ! " kata Alan membuang muka nya yang terlihat memerah .


" Baiklah , panggil aku setelah selesai . . ! " kata Najwa melangkah keluar . Alan meraba toilet duduk lalu menuntaskan panggilan alam nya . Setelah itu dia meraba sekitar nya dan mencoba mencapai pintu , tapi tidak sengaja dia menabrak wastafel hingga dia jatuh terduduk dan menimbulkan suara gedebuk .


" Alan , , Alan kamu kenapa ? apa kamu terjatuh . . ?? " kata Najwa mengetuk pintu dengan suara cemas .


" Wawa , , !! " panggil Alan . mendengar Alan memanggil nama nya , Najwa langsung membuka pintu ,


" Ya Allah , Alan . . kok kamu bisa jatuh ke lantai kayak gini sih . kan tadi udah aku bilang , kalau udah selesai panggil aku , , jatuh kan jadi nya . . ! " omel Najwa sambil membantu Alan berdiri . Tanpa dia ketahui Alan tersenyum tipis mendengar Omelan Najwa .


" ada yang sakit gak ?? " tanya Najwa .


" Seperti nya gak ada . . ! " kata Alan .


" ya udah , ayo . . ! " Najwa perlahan menuntun Alan keluar dari kamar mandi . Najwa sedikit kaget saat melihat kedua bocil sudah berada di kamar mereka .


" Kakak , adik . . kalian di sini . . ?? " kata Najwa . Alan menajamkan Indra pendengaran nya .


" Ruby sama kak Brian mau main sama Daddy . . ! " kata Ruby berlari mendekati Alan dan memeluk kaki Alan .


" Sayang , Daddy kan masih sakit . Jadi Daddy belum bisa nemenin adik sama kakak main . . ! " kata Najwa mengusap kepala Ruby .


" Tapi kalau Brian sama adik nemenin Daddy di kamar , boleh kan mah ?? " kata Brian .


" boleh kok . . ! " jawab Alan tersenyum . Najwa menuntun Alan naik ke ranjang . Dia menumpuk bantal di belakang Alan agar Alan bisa bersandar . Alan bersandar dengan nyaman . Brian dan Ruby langsung duduk di kedua sisi Alan . Sedangkan Najwa duduk di tepi ranjang di dekat Brian .


" Daddy , kapan mata Daddy sembuh . . Ruby kan pengen jalan-jalan sama Daddy . . ! " kata Ruby menggengam tangan Alan . Alan tersenyum dan mengusap rambut Ruby dengan lembut .


" Maafin Daddy ya , sayang . Selama ini Daddy gak pernah ada waktu buat ajak Ruby jalan-jalan . Daddy selalu sibuk dengan pekerjaan Daddy . Daddy janji kalau mata Daddy sembuh Daddy akan ajak kalian jalan-jalan kemana pun kalian mau . . !! " kata Alan mengangkat tangan nya dan mencari Brian dengan meraba udara . Brian langsung meraih tangan Alan . Alan mengusap puncak kepala Brian lalu memeluk kedua bocil itu .


" Daddy jangan mikirin ucapan adik , yang penting sekarang Daddy harus sembuh dulu . . ! " kata Brian membalas pelukkan Alan . Alan tersenyum dan mengeratkan pelukkan nya pada Brian dan Ruby . Najwa tersenyum melihat Brian yang tampak bahagia dalam pelukan Alan dengan mata berkaca-kaca . Ruby yang melihat Najwa berkaca-kaca , menarik tangan Najwa dan menyatukan dengan tangan Alan .


" Mamah jangan nangis , Daddy juga sayangkan sama mamah. . ?? " kata Ruby menatap Alan . Alan mengeratkan genggaman nya pada tangan Najwa membuat Najwa gugup .

__ADS_1


" Iya . . ! " kata Alan tersenyum tulus .


" sayang , mamah bukan nya nangis , tapi mamah bahagia melihat anak-anak mamah sangat menyayangi Daddy nya . Kita berdoa semoga Daddy cepat sembuh , ya. . ! " kata Najwa . Brian menadahkan tangan .


" Ya Allah , sembuhkan lah mata Daddy , kami tidak ingin melihat Daddy sakit . . ! ratap Brian .


" sembuhkan lah mata Daddy ya Allah , supaya Daddy bisa ajak kami jalan-jalan . Amin . . ! " sambung Ruby . Alan dan Najwa tersenyum mendengar nya .


" Amin . . !! " mereka serempak mengaminkan doa anak-anak .


tok tok tok


Mereka serempak menoleh ke arah pintu saat terdengar suara ketukan . Najwa bangkit dari duduk dan membukakan pintu .


" Bi Sarmi , , , ada apa kok muka nya panik gitu. . ?? " kata Najwa


" Itu , ,anu . . di depan . . anu . .


" Ada apa sih bik . . ?? " kata Najwa semakin heran mendengar ucapan Bi Sarmi yang tergagap


" Tuan , nyonya . . . Anu , di depan ada yang memaksa ingin menemui tuan . . ! " kata bi Sarmi menatap Alan dengan gugup .


" Siapa bik . . ?? " tanya Alan .


" Itu . . .


" Alan , , Ruby . . I' m coming . . .apa kalian tidak merindukan ku. . !!! " teriak seorang wanita berambut pirang .


*DEG


B


E


R


S


A


M


B


U


N


G*

__ADS_1


__ADS_2