
Alan dan Najwa kini sudah tiba di rumah . Ruby dan Brian menyambut kedatangan mereka dengan senang , mereka memeluk pinggang Alan bergantian , tapi mereka memperhatikan perban yang menutup mata Alan .
" Daddy , kok mata Daddy di tutup ?? memang nya Daddy lagi ulang tahun ya. .?? " kata Ruby . Alan tertawa mendengar ucapan putri nya .
" adik , Daddy bukan ulang tahun , tapi seperti nya mata Daddy sakit . . ! " kata Brian , Najwa berjongkok di depan anak-anak nya .
" kakak benar , sayang . Mata Daddy lagi sakit jadi di tutup pake perban . Jadi adik sama kakak jangan ganggu Daddy dulu ya. . ! " kata Najwa mengusap kedua kepala anak itu
" Iya , mah . kalau begitu kami main sama kak Sandy aja , yuk dek. .! " ajak Brian menarik tangan Ruby menuju ruang bermain nya .
" Sandy siapa ?? " tanya Alan .
" Maaf sebelum nya aku gak izin dulu sama kamu , kemarin saat aku dapat kabar kalau kamu kecelakaan , aku langsung menghubungi Sandy untuk menjaga anak-anak . Karena aku takut jika aku membawa anak-anak, mereka akan kecapekan dan aku juga akan kerepotan untuk mengurus kamu dan anak-anak di rumah sakit . Kamu tenang saja , Sandy dan Damar adalah orang bang Bima . Mereka juga bisa menjadi bodyguard anak-anak . . kamu gak marah kan ?? " kata Najwa pelan .
" aku gak marah kok . Justru aku senang kalau anak-anak ada yang mengawasi nya di saat kamu sedang tidak bisa menemani mereka . Aku capek , antar aku ke kamar ..! " kata Alan .
" Ayo , pelan-pelan . . ! " kata Najwa repleks memegang tangan Alan untuk menuntun nya . Alan sontak terkesiap saat tangan mereka bersentuhan , ada sesuatu yang menjalar dari genggaman tangan mereka menuju hati Alan yang perlahan menghangat . Tanpa sadar Alan mengeratkan genggaman tangan nya . Najwa yang mengira kalau Alex masih ragu untuk melangkah , membalas genggaman itu seraya memberi arahan pada Alan agar tidak terjatuh .
Setelah menempuh waktu beberapa menit akhir nya mereka tiba di kamar . Najwa menuntun Alan ke kasir dan mendudukkan nya .
" Sekarang kamu istirahat dulu ya. . ! " kata Najwa menaikkan kaki Alan lalu melepas sepatu dan kaos kaki nya , setelah itu dia membantu Alan berbaring .
" Alan ,aku mau menemui anak-anak dulu , kalau kamu butuh apa-apa kamu panggil aja aku , ya . . !! " kata Najwa .
" Baik lah . . .!! " kata Alan . Najwa melangkahkan kaki menuju pintu ,
" Wawa . . !! " panggil Alan .
" Ya , , . . ! " jawab Najwa membalik badan nya .
" terima kasih sudah merawat ku dan anak-anak . . ! " kata Alan tersenyum tulus . Hati Najwa berdebar-debar melihat senyum pertama Alan untuk nya . Dia ikut tersenyum .
" Tidak usah berterima kasih , sudah kewajiban ku untuk merawat dan menjaga kalian . . Beristirahat lah , . ! " kata Najwa dengan suara lembut . Lalu menutup pintu dengan pelan .
" Semoga kau memang benar-benar berbeda dengan wanita pengkhianat itu. ! " batin Alan .
_________
Seorang wanita berambut pirang baru saja menapakkan kaki nya di bandara negara I . Dia menatap sekeliling nya dengan perasan sedikit asing .
" Wajar jika suasana ini terasa asing bagi ku , sudah hampir empat tahun aku meninggalkan negara indo . . Ok, , sekarang sebaik aku langsung menuju apartemen ku , untung saja aku masih memiliki tempat tinggal di sini , jadi aku tidak terlalu repot . . ! " kata wanita berambut pirang itu . Dia mengotak-atik ponsel nya sebentar lalu menunggu di depan bandara . Tak lama sebuah taksi online berhenti di depan wanita itu.
" Maaf , dengan mbak Leni ?? " kata sopir taksi .
" Benar , ke apartemen xxx . . ! " kata wanita pirang yang ternyata Leni itu dengan nada angkuh . Mobil itu melaju dengan santai menuju tempat yang di sebutkan Leni tadi . Leni tampak asyik memainkan ponsel nya , tiba-tiba alis nya berkerut saat melihat berita yang mengabarkan kalau seorang desainer terkenal mengalami kecelakaan . Senyum miring terbit di bibir nya yang tipis .
" seperti nya ini kesempatan ku untuk kembali hidup mewah . Aku akan memanfaat nya keadaan untuk mendekati Alan dan menguasai semua aset dan kekayaan nya. . ! "
_______________
__ADS_1
Alan terbangun dari tidur nya saat mendengar keributan di kamar nya . Dia mempertajam pendengaran dengan sikap waspada .
" Wawa . . ?? " Alan mencoba memanggil Najwa .
" Alan , maaf aku gak sengaja nyenggol vas bunga sampai jatuh , kamu jadi terbangun . . ! " kata Najwa merasa bersalah .
" Sekarang jam berapa ? " tanya Alan .
" Jam 4 sore , , kenapa ? "
" Gak apa-apa . Wa , bisa bantu aku ke kamar mandi . ?? "
" Baiklah . Tapi sebelum itu kamu minum air putih dulu .! " Najwa menyodorkan gelas berisi air putih ke mulut Alan , Alan meminum nya dengan pelan . Setelah itu Najwa memapah Alan ke kamar mandi sampai dia mencapai toilet .
" Kamu butuh bantuan ? " tanya Najwa sedikit ragu .
" Gak usah , aku bisa sendiri kok . . ! " kata Alan membuang muka nya yang terlihat memerah .
" Baiklah , panggil aku setelah selesai . . ! " kata Najwa melangkah keluar . Alan meraba toilet duduk lalu menuntaskan panggilan alam nya . Setelah itu dia meraba sekitar nya dan mencoba mencapai pintu , tapi tidak sengaja dia menabrak wastafel hingga dia jatuh terduduk dan menimbulkan suara gedebuk .
" Alan , , Alan kamu kenapa ? apa kamu terjatuh . . ?? " kata Najwa mengetuk pintu dengan suara cemas .
" Wawa , , !! " panggil Alan . mendengar Alan memanggil nama nya , Najwa langsung membuka pintu ,
" Ya Allah , Alan . . kok kamu bisa jatuh ke lantai kayak gini sih . kan tadi udah aku bilang , kalau udah selesai panggil aku , , jatuh kan jadi nya . . ! " omel Najwa sambil membantu Alan berdiri . Tanpa dia ketahui Alan tersenyum tipis mendengar Omelan Najwa .
" ada yang sakit gak ?? " tanya Najwa .
" Seperti nya gak ada . . ! " kata Alan .
" ya udah , ayo . . ! " Najwa perlahan menuntun Alan keluar dari kamar mandi . Najwa sedikit kaget saat melihat kedua bocil sudah berada di kamar mereka .
" Kakak , adik . . kalian di sini . . ?? " kata Najwa . Alan menajamkan Indra pendengaran nya .
" Ruby sama kak Brian mau main sama Daddy . . ! " kata Ruby berlari mendekati Alan dan memeluk kaki Alan .
" Sayang , Daddy kan masih sakit . Jadi Daddy belum bisa nemenin adik sama kakak main . . ! " kata Najwa mengusap kepala Ruby .
" Tapi kalau Brian sama adik nemenin Daddy di kamar , boleh kan mah ?? " kata Brian .
" boleh kok . . ! " jawab Alan tersenyum . Najwa menuntun Alan naik ke ranjang . Dia menumpuk bantal di belakang Alan agar Alan bisa bersandar . Alan bersandar dengan nyaman . Brian dan Ruby langsung duduk di kedua sisi Alan . Sedangkan Najwa duduk di tepi ranjang di dekat Brian .
" Daddy , kapan mata Daddy sembuh . . Ruby kan pengen jalan-jalan sama Daddy . . ! " kata Ruby menggengam tangan Alan . Alan tersenyum dan mengusap rambut Ruby dengan lembut .
" Maafin Daddy ya , sayang . Selama ini Daddy gak pernah ada waktu buat ajak Ruby jalan-jalan . Daddy selalu sibuk dengan pekerjaan Daddy . Daddy janji kalau mata Daddy sembuh Daddy akan ajak kalian jalan-jalan kemana pun kalian mau . . !! " kata Alan mengangkat tangan nya dan mencari Brian dengan meraba udara . Brian langsung meraih tangan Alan . Alan mengusap puncak kepala Brian lalu memeluk kedua bocil itu .
" Daddy jangan mikirin ucapan adik , yang penting sekarang Daddy harus sembuh dulu . . ! " kata Brian membalas pelukkan Alan . Alan tersenyum dan mengeratkan pelukkan nya pada Brian dan Ruby . Najwa tersenyum melihat Brian yang tampak bahagia dalam pelukan Alan dengan mata berkaca-kaca . Ruby yang melihat Najwa berkaca-kaca , menarik tangan Najwa dan menyatukan dengan tangan Alan .
" Mamah jangan nangis , Daddy juga sayangkan sama mamah. . ?? " kata Ruby menatap Alan . Alan mengeratkan genggaman nya pada tangan Najwa membuat Najwa gugup .
__ADS_1
" Iya . . ! " kata Alan tersenyum tulus .
" sayang , mamah bukan nya nangis , tapi mamah bahagia melihat anak-anak mamah sangat menyayangi Daddy nya . Kita berdoa semoga Daddy cepat sembuh , ya. . ! " kata Najwa . Brian menadahkan tangan .
" Ya Allah , sembuhkan lah mata Daddy , kami tidak ingin melihat Daddy sakit . . ! ratap Brian .
" sembuhkan lah mata Daddy ya Allah , supaya Daddy bisa ajak kami jalan-jalan . Amin . . ! " sambung Ruby . Alan dan Najwa tersenyum mendengar nya .
" Amin . . !! " mereka serempak mengaminkan doa anak-anak .
tok tok tok
Mereka serempak menoleh ke arah pintu saat terdengar suara ketukan . Najwa bangkit dari duduk dan membukakan pintu .
" Bi Sarmi , , , ada apa kok muka nya panik gitu. . ?? " kata Najwa
" Itu , ,anu . . di depan . . anu . .
" Ada apa sih bik . . ?? " kata Najwa semakin heran mendengar ucapan Bi Sarmi yang tergagap
" Tuan , nyonya . . . Anu , di depan ada yang memaksa ingin menemui tuan . . ! " kata bi Sarmi menatap Alan dengan gugup .
" Siapa bik . . ?? " tanya Alan .
" Itu . . .
" Alan , , Ruby . . I' m coming . . .apa kalian tidak merindukan ku. . !!! " teriak seorang wanita berambut pirang .
*DEG
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G*
__ADS_1