JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 58 Terima kasih Tuhan


__ADS_3

PLAAKH


Cindy terdiam dengan wajah yang tertoleh ke kanan . Dia meraba pipi nya yang terasa perih dengan telinga yang berdengung . Dia mengusap sesuatu yang terasa mengalir pelan di sudut bibir nya .


" darah ?? " batin Cindy saat melihat darah di jari nya . Dia menatap Andi yang tampak sangat marah , dia melirik Yuni yang terlihat pucat .


" Kau . . kau memukul ku . . ?? " lirih Cindy dengan perasaan hancur .


" iya , aku memukul mu , karena kau berani menghina kakak ku . . !! " kata Andi menunjuk wajah Cindy .


" TAPI ITU KENYATAAN NYA , KALAU BUKAN DIA MENCURI UANG PERUSHAAN DULU , KITA GAK AKAN JATUH MISKIN , ANDI . . !!! " Teriak Cindy kencang hingga membuat Abel menangis .


" TAPI KAKAK KU BUKAN PEMBAWA SIAL . . !!! " Andi balas membentak . Yuni memberi kode pada Abel untuk mendekat . Perlahan Abel menjauh dari Cindy dan langsung menghampiri Yuni . Yuni langsung memeluk Abel yang tampak gemetar karena ketakutan.


" HAHAHAHAH . . .


Suara tawa Cindy menggelegar memenuhi ruang tamu itu . Andi dan Yuni menatap Cindy dengan bingung . Tapi hitungan detik selanjut nya mereka semakin heran melihat Cindy menangis .


" Hiks . hiks . hiks . . kamu tega Andi . . kamu tega nyakitin aku . . huhuuuuuu . . ! " Cindy terduduk ke lantai dan menangis dengan pilu . Andi terhenyak melihat keadaan Cindy yang tampak kacau , dada nya terasa sesak . Dia melangkahkan kaki nya mendekati Cindy .


" Cindy , maaf . . maafkan aku , aku . . aku terlalu emosi sampai aku tidak bisa mengontrol emosi ku . .maafkan aku , sayang . . ?! " Andi memeluk Cindy erat . namun bukan nya tenang Cindy malah semakin tak terkendali .


" KAMU JAHAT ANDI , KAMU JAHAAAT . . KAMU TEGA NAMPAR AKU DEMI MEMBELA KAKAK MU . . KAMU JAHAT . . . !!!! " Cindy terus memberontak dan memukul dada Andi dengan brutal . Andi semakin mengeratkan pelukkan nya untuk membatasi gerak Cindy . Cindy menangis tergugu dalam pelukan Andi . Andi mengusap punggung Cindy untuk menenangkan nya seraya membujuk nya . Tangis Cindy perlahan mereda , hingga dia benar-benar berhenti menangis . Andi melerai pelukan nya , di lihat nya wajah Cindy yang sembab . Dia melihat di pipi kiri Cindy yang masih tersisa cap lima jari yang dia berikan tadi . Perlahan dia mengusap bekas tamparan itu .


" Maaf . . aku khilaf . Tapi kau harus mengingat satu hal , Dia adalah kakak kandung ku . Dia keluarga ku satu-satunya . Dan kau adalah istri ku , jadi tolong jangan buat aku dilema di antara kalian . . ! " kata Andi dengan rasa penuh penyesalan . Cindy hanya diam dengan masih tersedu-sedu . Dia menuntun Cindy untuk berdiri , lalu membawa nya ke kamar . Sedangkan Abel di ajak Yuni untuk bermain di luar , di bangku yang di buat cukup lebar di bawah pohon mangga yang kini sudah mulai kembali rimbun .


" Tante , papah kenapa mukul mamah ?? " tanya Abel polos . Yuni terdiam sejenak , dia memikirkan kata-kata yang akan dia buat untuk menjelaskan nya pada anak kecil yang masih polos ini .


" Itu karena mamah Abel lupa cuci piring , jadi papah marah . . Kalau Abel sudah besar nanti , harus jadi anak yang baik , rajin bantu mamah beres-beres , rajin belajar supaya papah gak marah . . ! " kata Yuni pelan .


" Ooh . . tapi tadi Abel dengar kalau mamah bilang Tante pembawa sial . Apa Tante sama kayak kak Brian yang selalu mamah sebut pembawa sial ??? " kata Abel dengan mata lebar nya . Yuni menahan nafas nya sejenak mendengar ucapan Abel . Dada nya terasa sesak saat mengingat nama itu . Yuni menghela nafas pelan .


" Abel pernah ketemu kak Brian ?? " tanya Yuni dengan perasaan bercampur aduk .


" Pernah . papah sama mamah pernah ajak Abel main ke rumah kak Brian . Rumah kak Brian gedeee banget . . ! " kata Abel merentangkan kedua tangan nya . Yuni menoleh saat melihat Andi berjalan menuju mereka .


" Gimana keadaan Cindy ??? " kata Yuni .


" Dia sekarang sedang istirahat . . . hhfft , , maaf kakak harus melihat pertengkaran ini . Ini semua gara-gara dia yang sudah menghina kakak di depan aku .. ! " kata Andi masih sedikit emosi .


" Andi . . redakan emosi kamu dulu . . ! " kata Yuni mengusap lengan adik nya . Andi terlihat menghela nafas panjang beberapa kali untuk menenangkan hati nya .


" Pah , mamah dimana ?? " tanya Abel .


" Mamah ada di kamar , sayang . ! " jawab Andi .


" Abel mau nemuin mamah . . ! " kata Abel .


" Boleh , tapi jangan ganggu mamah istirahat , ya . ! " kata Andi . Abel mengangguk , Andi lalu menurunkan Abel ke tanah . Dia langsung berlari masuk kerumah .


" Maaf kak . . . ! " kata Andi tertunduk .


" Jangan minta maaf sama kakak . Minta maaflah sama istri kamu , kamu sudah menyakiti fisik dan hati nya . Andi , jangan ulangi lagi kesalahan kamu sebelum nya . kakak minta sama kamu , jangan main tangan dengan perempuan . ingat lah , aku perempuan , Abel juga perempuan, Bagaimana perasaan kamu kalau salah satu di antara kami di perlakukan oleh pasangan kami seperti kamu memperlakukan Cindy dan Najwa . ! " kata Yuni tegas .


" Tapi kak , dia sudah keterlaluan karena udah nyebut kakak sebagai pembawa sial . aku gak terima kak . . !! " kata Andi dengan wajah memerah .


" Seperti itu juga hal nya dengan keluarga Najwa dulu . Terutama Bima , dia lah yang selalu memperhatikan Najwa . Dia pasti merasakan hal yang sama dengan mu saat ini , saat ada orang yang menyebut adik dan keponakan nya sebagai pembawa sial . . . ! " kata Yuni dengan suara bergetar . Andi melirik kakak nya yang terlihat berkaca-kaca .


" Andi , , kau ingin tahu kenapa kakak tidak membalas Cindy tadi . . ?? karena Kakak menyadari satu hal , ini adalah karma kakak . . karma untuk Kakak karena telah menyebut Brian sebagai anak pembawa sial . . selama ini kakak tidak pernah memperlakukan Najwa dengan baik sebagai adik ipar . kakak . . . .


kalimat Yuni terpotong karena dia tidak sanggup lagi meneruskan ucapan nya . Dia menangis pilu dengan penuh penyesalan saat mengingat perlakuan nya pada Najwa . Andi membiarkan Yuni menangis hingga dia merasa puas . Setelah menangis cukup lama , Yuni menatap adik nya.


" Andi , sebelum nya tolong maafkan Kakak . . kakak ingin mengakui satu hal . . Tapi tolong jangan jauhi kakak , karena cuma kamu satu-satunya keluarga yang kakak miliki . . ! " kata Yuni menggengam erat tangan Andi .


" Aku gak akan pernah menjauhi kakak . sampai kapan pun . Dan aku gak akan biarin Kakak pergi lagi meninggalkan aku . . sekarang hanya tinggal kita berdua , . ! " kata Andi mantap .


" Kau masih ingat saat kejadian Najwa memukul Kakak di kamar Brian . . ?? "


" Iya aku masih ingat , , lalu ?? "

__ADS_1


" Sebenarnya . . . Sebenarnya , bukan Najwa yang mukul Brian . .tapi . .tapi Kakak yang mukul Brian , maka nya Najwa mukul kakak dengan brutal untuk melindungi Brian . . . maaf. . maafkan kakak , Andi . Gara-gara kakak , kamu dan Najwa berpisah . . maaf . . !! " kata Yuni kembali menangis .


DEG


Jantung Andi berdetak lebih cepat mendengar pengakuan Yuni . Dia menatap kakak nya dengan perasan kacau . Tanpa dia sadari genggaman tangan perlahan terlepas dari tangan Yuni .


" jika kamu ingin marah , marah lah Andi . jika kamu ingin memukul kakak , pukul lah Andi , pukul . . !! Tapi tolong jangan jauhi kakak . kakak mohon . !! " kata Yuni bersimpuh dan menangis lirih di depan Andi yang masih termenung . Yuni bisa melihat setetes airmata Andi jatuh melintasi pipi Andi . hati Yuni semakin hancur melihat adik nya menangis .


" Kak , bangun lah . . ! " kata Andi menuntun Yuni berdiri dan duduk di samping nya lagi . Mereka tampak sangat kacau dengan wajah yang merah akibat menguras emosi .


" Semua sudah terjadi . Kita tidak bisa mengembalikan waktu die masa lampau . Sekarang yang harus kita pikirkan bagaimana cara nya agr hidupnkita kembali seperti dulu lagi . " kata Andi menghela nafas berat .


" Andi , Abel bilang kalau kau pernah ke rumah Najwa ?? " kata Yuni .


" Iya ,. kenapa ?? apa kakak mau ke rumah Najwa ?? " kata Andi .


" Kakak ingin menemui Najwa dan Brian . Kakak ingin meminta maaf pada mereka secara langsung , dengan begitu , mungkin hidup kakak akan terasa lebih tenang . . ! " kata Yuni menyusut airmata nya .


" Baiklah . Nanti malam , kita akan ke rumah Najwa . . semoga saja dia ada di rumah nya . ! " kata Andi .


s


k


I


p


Andi menepati janji nya pada Yuni . Selepas shalat magrib Andi memacu mobil nya menuju rumah Najwa . Yuni sempat terpukau dengan rumah yang tampak indah di malam hari dengan lampu warna-warni yang berkedip bergantian yang menghiasi taman di pekarangan rumah Najwa .


" Ini rumah Najwa ?? " kata Yuni belum percaya .


" iya , ini rumah Najwa . Dia sekarang sudah menjadi fotomodel . Dan kabarnya dia sekarang di promosikan menjadi seorang model pakaian di salah satu butik terkenal . . ! " kata Andi


" Dunia sungguh berputar dengan cepat . Dulu kita selalu menghina dia , sekarang dia bangkit dan sukses dan kita yang terjatuh . . ! " kata Yuni .


" Ada apa ?? " kata nya dengan wajah datar saat melihat Andi tanpa berniat membuka pintu pagar .


" Kami ingin bertemu Najwa . Apa Najwa nya ada ?? " kata Yuni sopan .


" Maaf , nona kami belum pulang . ! " kata pria itu tegas .


" Kira-kira jam berapa dia tiba di rumah ?? " kata Yuni .


" Tidak tahu . . ! "


" baik lah , kalau begitu kami permisi . ! " kata Andi . Damar langsung kembali masuk tanpa menoleh kedua orang itu . Yuni tampak kecewa .


" Jangan bersedih , jika nanti aku melihat Najwa sedang di rumah , aku akan hubungi kakak . ! " hibur Andi .


" Memang pria yang tadi siapa ?? " tanya Yuni penasaran .


" Dia bodyguard Najwa . Bima menempatkan dua bodyguard di sisi Najwa dan Brian . . ! " kata Andi .


" Bima sangat menyayangi adik dan keponakan nya , tapi kita malah menyakiti nya . . ! " kata Yuni penuh penyesalan . Hati nya terasa ada yang mengganjal karena belum bertemu dengan Najwa . Andi pun mengajak Yuni pulang .


____________


Najwa tersenyum lega setelah SIM nya keluar . Dia menyisipkan SIM beserta STNK ke dalam dompet yang menjadi gantungan kunci mobil nya . Dia menghela nafas ringan , lalu perlahan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang . Dia masih belum berani memacu mobil nya dengan kencang . Biar lambat asal selamat , itu motto Najwa dalam berkendara . Sandy yang duduk di samping nya tampak tersenyum ringan melihat Najwa yang tampak lega .


" Setelah ini aku akan mengajak Brian jalan-jalan kemana pun dia mau tanpa khawatir kehujanan atau kepanasan . ! " kata Najwa sumringah .


" oh iya , besok Brian akan mulai kelas PAUD kan ?? " kata Sandy .


" Iya . . gak terasa sebentar lagi putra ku akan bersekolah . . ! " kata Najwa . Najwa mengemudi dengan santai . Dia bersenandung kecil mengungkap kan suasana hati nya yang sedang baik . Najwa menghentikan mobil karena lampu merah . Para pengemis dan tukang cangcimen ( kacang kuaci permen ) mulai menyerbu mobil untuk memulai aksi nya . para pengemis akan bernyanyi dari pintu ke pintu mobil , begitu pula dengan tukang cangcimen , mereka menjajakan dagangan mereka dari mobil ke mobil lain . Najwa membuka sedikit kaca mobil nya saat seorang wanita muda sambil menggendong bayi nya yang berprofesi sebagai tukang cangcimen mendekat ke mobil nya .


" Bu , kacang nya , tahu , kerupuk . . ! " kata wanita itu menawarkan dagangan nya .


" Berapaan ?? " tanya Najwa .

__ADS_1


" Cuma seribuan bu . . mau berapa ?? " kata wanita itu penuh harap .


" Memang udah laku berapa mbak ?? " kata Najwa .


" Baru laku 10 ribu Bu . ! "


" Memang tadi bawa berapa banyak ?? "


" saya cuma di kasih 100 biji sama bos saya . . ! "


" terus kamu dapat nya berapa perbungkus ?? " tanya Najwa penasaran .


" bos saya ngasih harga 900 perak , saya jual seribu , jadi saya dapat nya 100 perak perbungkus . ! "


" Setiap hari dagangan kamu habis ?? " kata Najwa .


" Nih orang mau beli apa cuma nanya-nanya sih ?? " batin wanita itu .


" Wa , udah lampu kuning . ! " kata Sandy memperingatkan Najwa .


" Kadang habis , kadang masih banyak . ! "


" Tadi kamu bilang bawa 100 bungkus ,baru laku 10 bungkus . Jadi sisa nya berapa ?? " pancing Najwa .


" Masih sisa 90 bungkus . ! " kata wanita itu harap-harap cemas .


" ya udah , sini saya borong semua . . ! " kata Najwa memberikan kan uang pecahan berwarna merah muda . wajah wanita itu tampak sumringah .


" Tapi uang nya asli kan Bu ?? " kata wanita itu ragu . Najwa tersenyum . Dia salut dengan kewaspadaan nya.


" Asli kok . Kamu bisa cek dulu . ! " kata Najwa . wanita itu mengecek keaslian uang tadi .


" Benar , uang nya asli . maaf ya Bu saat jadi su'udzon sama pembeli . ! " kata nya tidak enak .


" Tidak apa-apa . Memang seharusnya kamu harus teliti dan waspada dalam berdagang . ! " kata Najwa . wanita itu mengulurkan semua dagangan nya lalu mengangsurkan uang kembalian nya .


" kembalian nya buat dedek nya aja . ! "


" Waah , sekali lagi makasih ya Bu . Semoga rejeki nya makin lancar . . ! "


" Amin . . tapi kamu harus hati-hati sama uang kamu ya . ! " kata Najwa .


" Iya Bu . . ! " wanita itu menepi karena lampu sudah berganti hijau . Najwa tersenyum senang saat melihat raut wajah bahagia wanita tadi . Ada kepuasan hati tersendiri saat bisa melihat orang lain bahagia dengan berbagi rejeki .


" jajanan sebanyak ini mau di apain Wa ?? " kata Sandy yang masih menenteng jajanan tadi .


" untuk di makan lah . Kalau gak dimakan mau di apain ?? Damar sama Bayu doyan ngemil , Brian sekarang malah ikut-ikutan suka ngemil . Tenang aja , jajanan ini akan habis dalam sekejap jika sudah berada di depan Damar dan Bayu . . ! " kata Najwa .


" aku baru tahu kalau Damar dan Bayu suka ngemil jajanan beginian ?? " kata Sandy menatap jajanan di tangan nya .


Mobil Najwa tiba di depan rumah nya , Dengan sigap pak Jupri membuka pintu pagar agar mobil Najwa bisa masuk . Sandy turun dengan menenteng belanjaan Najwa tadi , di ikuti Najwa .


" CANG CI MEN , , CANG CI MEN . . ! " teriak Najwa saat masuk ke ruang tamu . Damar dan Bayu yang sedang menemani Brian nonton langsung menoleh , saat melihat apa yang ada di tangan Sandy , mereka langsung melompat dan menyambar nya . Sandy mematung melihat kelakuan minus teman nya itu . Damar dan Bayu tampak mencomot cukup banyak jajanan dengan berbagai jenis jajanan dan meletakkan nya di meja di depan Brian , mereka bertiga asyik menikmati jajanan itu .


" Sarah . .. ! " teriak Najwa .


" Iya mbak . . ! " Sarah muncul dari belakang .


" Tuh ada jajanan . Mumpung belum di abisin sama tiga bocah itu . . ! " kata Najwa menunjuk Damar , Bayu dan Brian yang tampak asyik mengunyah . Sarah langsung merebut jajanan yang masih tersisa . Sandy semakin melongo . Najwa tertawa pelan melihat Sandy .


" Kamu gak mau cicip San ?? " kata Najwa mencomot tahu yang di bungkus berisi 3 biji dan sebuah cabe rawit . Sandy menatap mereka memakan jajanan itu dengan nikmat . Dia mencomot tahu yang sama dengan Najwa , Dia memakan satu tahu dan mengigit cabe setengah nya seperti yang di lakukan Najwa . Dia mengunyah nya dengan pelan, tapi kemudian dia mengunyah dengan semangat lalu memasukkan tahu lagi ke mulut nya laku mengigit cabe lagi . Dia terlihat sangat menikmati jajanan nya. Najwa tertawa pelan melihat reaksi Sandy .


" gimana ?? enak ?? " kata Najwa .


" ternyata enak banget . . aku mau lagi . ! " kata Sandy mencomot jajanan lain nya . Najwa tertawa melihat Damar dan Bayu merebut jajanan di tangan sandy hingga membuat Sandy melotot .


" terima kasih Tuhan , kau mengirimkan mereka lewat Abang Bima untuk mengisi kesepian ku . . ! " batin Najwa tersenyum bahagia melihat rawa mereka .


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2