
Namun di depan rumah Najwa tampak Bayu sedang bersitegang dengan dua orang laki-laki dan perempuan . setelah mobil Damar berhenti , Najwa turun dari mobil sambil menggendong Brian di ikuti Damar . Bayu sempat terkejut melihat penampilan Damar yang berbeda .
" Bay , ada apa ini ??? " tanya Najwa menatap tajam dua orang tadi .
" Maaf nona , mereka memaksa ingin masuk dengan alasan ingin menemui Brian . Saya sudah mengatakan kalau nona dan Brian belum pulang , tapi mereka ngotot ingin masuk . .!! " jelas Bayu . Sarah datang tergopoh-gopoh dan mengambil Brian dari gendongan Najwa lalu membawa Brian masuk .
" mau ngapain lagi kalian ?? " kata Najwa melipat tangan nya di dada .
" Kami kira Brian sudah pulang , jadi kami ingin menjenguk Brian . . ! " kata Andi menatap Damar yang berdiri di belakang Najwa dengan tatapan tidak suka .
" oh . . Brian sekarang sudah tidak apa-apa , dan Kalian tadi juga sudah melihat nya bukan ?? jadi ada keperluan apa lagi ?? " kata Najwa . tampak wajah Andi dan Cindy tidak puas .
" Najwa , izinkan kami masuk , kami sangat ingin menemui Brian dan berbicara dengan nya . tolong terima niat baik kami ini . . ! " kata Cindy dengan penuh harap .
" apa ?? berbicara dengan Brian ?? haha . . . Kalian gak salah minum obat kan ?? " kata Najwa mulai curiga .
" Apa salah jika aku ingin menemui anak ku ?? Najwa jangan egois kamu . . . !! " kata Andi kesal .
" Aku egois ?? Andi aku rasa kamu belum lupa , dan bahkan mungkin kamu selalu mengingat hal ini . KAMU TIDAK PERNAH MENGANGGAP BRIAN SEBAGAI ANAK MU . DAN APA KAU LUPA ?? KAU BAHKAN MENGANGGAP BRIAN SEBAGAI ANAK PEMBAWA SIAL DAN MENJAUHKAN ANAK MU DENGAN WANITA INI YANG MASIH DALAM KANDUNGAN DARI BRIAN KARENA TIDAK INGIN KETULARAN SIAL . SEBENARNYA APA MAU KALIAN , HAA ?? BELUM PUAS KAH KALIAN MEREBUT RUMAH KAMI DAN SEKARANG INGIN MENGUSIK KAMI KEMBALI ??? JAWAB . . !!!! " teriak Najwa dengan penuh emosi . Bayu dan Damar saling pandang melihat Najwa yang tersulut emosi .
" Najwa , aku . aku minta maaf . . aku akui aku salah . Tolong Beri aku kesempatan untuk menebus kesalahan ku . aku mohon . . izinkan aku untuk menemui Brian dan menjadi ayah yang bertanggung jawab untuk Brian . . . !! " kata Andi dengan wajah memelas .
" Benar , Najwa , kami minta maaf atas sikap kami selama ini . . tidak ada salah nya kan jika kita memulai hubungan yang baik demi anak-anak kita bukan . . ?? " kata Cindy dengan wajah sendu .
Najwa menatap kedua manusia di depan mata nya . Ada sedikit rasa tersentuh melihat wajah mereka yang terlihat sendu dan raut penyesalan . Najwa menghela nafas panjang menetralkan emosi di hati nya .
" Najwa , tolong izinkan aku menemui Brian . Beri aku kesempatan menebus kesalahan ku di masa lalu . . !? " kata Andi penuh harap , bahkan Najwa bisa melihat mata Andi yang berkaca-kaca . Sekali lagi Najwa menghela nafas panjang .
" Ya sudah . . ayo masuk . . !! " kata Najwa akhir nya . wajah Andi dan Cindy tampak lega .
" Terima kasih Najwa . . !!? " kata Andi dengan wajah senang .
" Semoga keputusan ku ini tidak keliru . . !! " batin Najwa .
Bayu membukakan pintu gerbang . mereka semua lalu masuk , Cindy menatap rumah mewah Najwa dengan berdecak kagum . Andi pun terlihat takjub .
" rumah mu sangat bagus Najwa , tapi sayang , rumah kalian terlihat sepi karena hanya Kalian yang menempati nya . . !! " kata Cindy . Namun Najwa masih sempat melihat Andi menyikut siku Cindy .
deg
hati Najwa berdenyut saat melihat gelagat Cindy dan Andi . Najwa melirik Damar yang berdiri tak jauh dari nya , terlihat Damar mengangguk pelan .
" Sepertinya mereka punya niat lain datang kesini . . !! " batin Najwa .
Tatapan Cindy semakin melebar saat masuk keruang tamu . Bahkan Cindy menganga dan memutar badan nya sakingkan takjub nya dengan desain rumah Najwa yang elegan .
" Silahkan duduk . . Sarah tolong buatkan minuman ya . sekalian untuk Damar dan Bayu. . . ! " kata Najwa duduk di sebelah Brian yang asyik menonton tv . Damar dan Bayu tampak berdiri di belakang Najwa dan Brian .
" Baik mbak . . !! " Sarah langsung ke belakang .
Andi menatap Damar dan Bayu dengan tatapan tidak suka . Namun berbeda dengan Cindy yang menatap Damar penuh kekaguman .
" Najwa ,mereka siapa ?? " tanya Andi
" kami adalah bodyguard nona Najwa dan bos kecil . . jadi saya harap anda jangan pernah berniat jahat pada nona bos dan bos kecil kami . Atau kalian tanggung akibat nya . . !! " tegas Damar . Membuat Andi menelan Saliva nya .
" Bodyguard ?? kata Cindy .
" Ya . Mereka bodyguard ku . . ?! " kata Najwa santai .
terlihat tatapan Cindy berubah sinis .
" Sialan . ternyata hidup Najwa benar-benar berjaya . Bahkan sekarang dia memiliki 2 bodyguard tampan . . Ini tidak bisa di biarkan . Seharusnya aku dan anak ku yang berada di posisi nya . . !! " geram Cindy dalam hati. Tanpa dia sadari , tatapan Cindy berubah tajam dan sinis pada Najwa dan Brian . Damar dan Bayu bisa menangkap maksud tatapan Cindy , mereka sudah di latih bertahun-tahun , jadi mereka bisa membedakan ekspresi tulus atau pura-pura dari sorot mata saja .
Tak lama , Sarah datang membawa baki berisi minuman dan makanan . Sarah menyajikan nya di meja . Andi menatap satu Sarah dengan lekat .
" Ada apa Andi , apa kau mengenal asisten ku ?? " kata Najwa melihat Andi menatap Sarah .
" Asisten ?? dia asisten rumah tangga mu ?? " kata Andi tidak percaya.
" ya , Sarah asisten ku . apa kau mengenal dia sampai kau menatap nya seperti itu ?? " kata Najwa .
" Tidak . aku tidak kenal . . ! " jawab Andi mengalihkan tatapan nya . Najwa tersenyum miring .
" Gila , asisten Najwa bisa secantik ini . . !! " batin Andi .
__ADS_1
Brian menatap Abel yang seperti ingin mengambil sesuatu . Namun Cindy seperti nya sibuk sendiri .
" Sarah , tolong siapkan makan siang ya . masak menu yang spesial , supaya Brian lebih berselera makan . ! "
" Baik mbak . saya pamit ke belakang ..! " Najwa mengangguk .
" Damar , Bayu . kalian duduklah . apa kalian tidak capek berdiri terus ?? " kata Najwa . Damar dan Bayu saling pandang . Najwa melirik mereka dengan tajam . Dengan cepat Damar dan Bayu langsung duduk di sofa sebelah Najwa .
Najwa lalu menatap Brian dan tersenyum seraya mengusap rambut Brian penuh rasa sayang .
" Mah , itu adik Brian kan ?? " kata Brian .
" Iya , ini adik Brian, nama nya Abel . . !! " jawab Andi . Andi mengendong Abel lalu membawa Abel duduk di sebelah Brian . Brian tampak antusias , dia menoel pipi Abel yang cubby lalu mencium nya . Najwa tertawa melihat Brian yang tampak berbinar . Andi pun tersenyum senang , dia merasa senang bisa duduk berdekatan dengan Najwa . Dia menatap Najwa lekat membuat Cindy yang melihat nya mengepalkan tangan nya .
" ehem , ehem . . walau Brian anak kalian , tapi kalian harus tetap menjaga jarak . Ingat kalian adalah mantan suami istri . . !! " kata Cindy dengan sinis . Najwa tertawa pelan .
" Sana , dampingi istri mu . Jangan membuat dia cemburu . . ! " kata Najwa .
" Kamu apaan sih , disini juga ada Brian dan Abel . gitu aja kok cemburu . ! " gerutu Andi . Dengan berat hati Andi kembali membawa Abel ke dekat Cindy dan menaruh Abel di pangkuan Cindy . Najwa tersenyum miring . ponsel Najwa berdering . Najwa meraih tas tangan nya yang terletak di atas meja . Cindy kembali melotot saat melihat tas tangan branded Najwa .
" Halo Alex . . . kamu tahu darimana kalau Brian kecelakaan ?? . . ooh . keadaan Brian sudah membaik , dan kami sekarang sudah pulang ke rumah . . . . iya kami memang gak tinggal lagi di rumah lama . . . ok aku sharelock ya . . !! " Najwa mengotak atik ponsel nya sebentar lalu meletakkan nya lagi di atas meja .
" Silahkan di minum . . ! " kata Najwa mengangkat gelas minuman nya .
" Mah , Brian boleh kasih Abel nastar ?? " kata Brian .
" Coba tanya Tante itu ,. . ! " kata Najwa .
" Tante Brian boleh ngasih Abel nastar ?? "
" Abel belum boleh sembarang makan , Abel kan baru umur 2 tahun . nanti Abel nya tersedak . . ! " kata Cindy sedikit sinis . Najwa mengangkat alis nya sebelah melihat sikap asli Cindy yang mulai nampak .
" Wa , apa kamu gak berlebihan , membiarkan bodyguard kamu duduk satu meja dengan kita . ! " kata Andi .
" Memang nya kenapa ?? kucing saja aku ajak makan satu meja . Apalagi mereka manusia , yang bisa ku andalkan . . !! " jawab Najwa enteng .
" Tapi . .
" Bayu , kamu ganti baju kamu dengan pakaian biasa , aku gak suka lihat kamu berpakaian seperti anggota gengster seperti ini . Berpakaian lah sesuai keinginan kalian , lalu bantu pak Jupri untuk berjaga di depan . . ! " kata Najwa memotong ucapan Andi .
" Najwa . .
" Damar , kamu jaga Brian , aku akan membantu Sarah memasak . .! " kata Najwa kembali memotong ucapan Andi , membuat Andi kesal .
" Baik nona . . ! " kata Damar tegas . Najwa menyambar ponsel nya di atas meja lalu beranjak dari ke dapur . Damar berpindah tempat duduk ke sebelah Damar , Andi terlihat kesal saat melihat Brian yang tampak akrab bermain dengan Damar .
Cindy diam-diam menatap lekat tas Najwa yang terbuka . Dari cela yang cukup besar , Cindy bisa melihat uang yang bertumpuk cukup tebal . Cindy memperkirakan jika uang itu berjumlah sekitar 20 juta . Dalam hati nya , muncul niat jahat untuk mencuri uang itu , dia memperhatikan sekeliling nya , Damar tampak asyik bermain dengan Brian .
" Om , Brian mau ke dapur mau minta bikinin susu sama mamah . . ! " kata Brian . Damar langsung menggendong Brian ke dapur . Melihat kesempatan emas itu , dengan cepat Cindy langsung merogoh tas Najwa dan mengambil uang tadi lalu memasukkan uang itu ke tas nya . Andi terkejut melihat perbuatan Cindy .
" Cindy . .
" Sssttt , diam . Lumayan buat shopping sama perawatan . Uang Najwa banyak , dia pasti tak mempermasalahkan uang yang sedikit ini . . !! " bisik Cindy .
" Jangan dihabiskan cuma buat shopping sama perawatan aja . Uang itu di bagi dua , sebagian buat aku. . awas kalau kami habiskan sendiri . . !! " balas Andi berbisik .
" Iya . iya ., bawel . . !! " sunggut Cindy . Mereka pun mengatur nafas mereka dan bersikap biasa aja .
Namun tanpa mereka sadari , Seorang pria yang bersembunyi di balik dinding , telah merekam semua perbuatan mereka . pria itu tersenyum miring lalu menghentikan rekaman nya dan pergi dari tempat nya dengan gerakan cepat .
Disisi lain , dia dapur tampak Sarah dan Najwa sibuk berkutat dengan peralatan memasak , tapi dering ponsel Najwa mengalihkan kesibukan nya .
" Halo . .
" Nona , tebakan kita benar , mereka datang kesini dengan niat yang tidak baik . . !! "
" hmm . ternyata begitu . .baiklah . lanjutkan tugas mu . jika seseorang datang mencari ku . segera beritahu aku . !! "
" *Baik nona .. ! "
Tut Tut* .
Sambungan telpon terputus . Najwa meletakkan ponsel nya kembali . Dia tersenyum miring setelah mengetahui niat sepasang manusia tak tahu diri itu .
" Baiklah jika kalian ingin bermain dengan ku . Aku akan menemani kalian . Ternyata ada manfaat nya juga mainan Brian . . !! "
__ADS_1
s
k
I
p
Saat Andi dan Cindy sibuk memperhatikan setiap sudut ruangan , Bayu tiba-tiba masuk dan langsung ke dapur . Tak berapa lama , Bayu kembali keluar , dan tak berapa lama masuk lah seorang pria tampan berpakaian kasual . Cindy tak berkedip memandang pria itu .
" Alexander ?? " gumam Cindy tak percaya .
" Kau kenal dia ?? " kata Andi . Cindy mengangguk dengan masih menatap Alex lekat .
" Uncle . . !!! " teriak Brian yang baru keluar dari dapur bersama Najwa , berlari ke arah Alex dengan wajah ceria.
" Hey boy , hati-hati . . . !! " kata Alex langsung menangkap tubuh gemoy Brian dan menggendong nya .
" Brian sudah sembuh uncle . . ! " kata Brian .
" Baiklah , baiklah . . Tapi luka di kepala Brian belum sembuh . kalau Brian berlari terus terjatuh lalu kepala Brian terluka lagi , maka mamah akan sedih . .Brian gak mau kan lihat mamah sedih ??? " omel Alex . Brian menggeleng .
" Brian gak mau lihat mamah sedih . . maafkan Brian . . !! " kata Brian menunduk .
" Ok . tapi lain kali jangan di ulangi lagi . jika luka Brian sudah benar-benar sembuh baru Brian boleh main lari-larian lagi . . !! " bujuk Alex . Brian mengangguk .
" Ayo silahkan duduk Al . . ! " kata Najwa .
Alex dan Najwa duduk di satu sofa dengan Brian berada di tengah-tengah mereka . Melihat pemandangan itu , Andi merasa tidak suka .
" Maaf , aku tidak tahu jika ada tamu . ! " kata Alex melirik Andi dan Cindy .
" Ah , kenalkan saya Cindy . saya sudah lama sekali mendengar berita tentang anda , dan saya beruntung bisa bertemu langsung dengan anda di rumah teman saya ini . . !! " kata Cindy dengan wajah antusias . Najwa menaikan alis kiri nya mendengar Cindy menyebut rumah teman nya .
" Siapa teman mu ?? " kata Najwa dengan wajah tanpa bersalah . ( mereka memang tidak berteman bukan ?? )
" Najwa , bukan kah kita teman sekarang ?? jangan membuat ku sedih dengan berbicara seperti itu ?? " kata Cindy dengan wajah sedih .
" gak . aku gak ngerasa kita berteman . kalian datang kesini kan mau menemui Brian karena merasa bersalah sudah menabrak Brian dan mengabaikan Brian . . . !? " kata Najwa dengan wajah polos . Membuat wajah Cindy memerah .
" Jadi mereka yang menabrak Brian ?? " kata Alex tampak marah .
" Mereka tidak sengaja menabrak Brian . udah lah gak usah di bahas . . !! " kata Najwa .
" oh iya Alex , apa bisa aku juga jadi model di agensi kalian seperti Najwa ?? aku juga punya bakat model loh . . !! " kata Cindy penuh percaya diri .
" mah . . tas mamah kok kebuka ?? " kata Brian menarik tas Najwa yang memang terbuka .
" Oh , mungkin tadi mamah lupa menutup tas mamah saat ngambil ponsel tadi . . !! " kata Najwa menutup tas nya .
" Wawa , . . kau selalu ceroboh . bagaimana kalau ada orang yang berniat jahat . Jangan kan tas yang kau taruh di atas meja , sertifikat rumah yang kau simpan di lemari dalam kamar mu saja bisa hilang . . !! " kata Alex sengaja . membuat wajah Andi memerah .
" Najwa , aku rasa kami sudah cukup lama bertamu disini . karena kamu masih punya tamu lain . Kami permisi dulu . . ayo Cindy . . !! " kata Andi langsung berdiri .
" Tunggu . . . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
__ADS_1