
" Alan . . .! "
Najwa dan Alan sontak menoleh ke sumber suara . Raut wajah Alan seketika berubah saat melihat Leni yang berdiri tak jauh dari mereka . Alan merangkul bahu Najwa saat melihat Leni berjalan mendekati mereka .
" Aku gak nyangka kalau kita ketemu lagi di sini . . ! " kata Leni . Najwa tampak buru-buru merogoh tas nya dan menarik tisu yang memang selalu dia bawa dan menutup hidung nya .
" Leni , sebaik nya kamu jaga jarak dengan Najwa , dia tidak suka dengan bau parfum mu . . ! " kata Alan mengingat kejadian waktu itu . Leni sontak menghentikan langkah nya dan menatap Najwa tajam .
" Dasar norak . . ! " gumam Leni tapi masih bisa di dengar oleh Alan .
" Ayo sayang , kita menyusul anak-anak . . ! " kata Alan langsung menuntun Najwa pergi . Ternyata Leni mengikuti langkah Alan dan Najwa menuju taman . Sesampai nya di taman tampak Brian dan Rubby asyik bermain bersama Sandy . Najwa ikut tersenyum senang saat melihat kedua anak itu tertawa riang bermain lempar bola . Alan menuntun Najwa ke sebuah bangku kosong , tanpa di duga ternyata Leni juga ikut duduk bahkan duduk di sebelah Alan hingga Alan di apit oleh kedua wanita itu .
" kau bisa duduk di bangku lain , Leni . .! " tegur Alan tidak suka .
" aku hanya duduk di sini , dan tidak akan mengganggu kalian . apa aku salah . .? seperti nya istri mu tidak keberatan jika aku duduk di sini bukan begitu , Najwa . .? " kata Leni . Najwa menatap Leni cukup lama tanpa menjawab .
" aku anggap kamu setuju . . ! " kata Leni tanpa malu .
" Jika kau ingin duduk di sini , silahkan . . sayang , di sana bangku nya terlihat nyaman , ayo kita kesana . . ! "" kata Najwa bangkit di ikuti Alan dan menuju bangku yang tak jauh dari tempat anak-anak bermain . Leni mengepalkan tangan seraya menatap penuh kebencian pada Najwa .
" berani-beraninya kau menjauhkan Alan dari ku. . awas saja kau , .! " gumam Leni .
Najwa ikut tertawa melihat keriangan anak-anak , Brian dan Rubby pun semakin semangat bermain mendengar sorakan dari mommy mereka . Dengan lincah Sandy mengimbangi keaktifan kedua anak itu , bermain perosotan , jungkat - jungkit , bermain panjat dinding , ayunan , melompati ban warna warni dan hampir semua permainan mereka coba . Sat ini Brian mengangkat bola tinggi-tinggi dan melempar nya ke arah Rubby . Karena terlalu bersemangat Brian tidak sengaja melempar bola cukup keras membuat Rubby melompat-lompat untuk menangkap nya . Tapi sayang karena kurang hati-hati bola jatuh tepat mengenai wajah Rubby hingga membuat nya terjatuh .
" Rubby . . !!! " teriak Leni berlari menghampiri Rubby yang sudah lebih dulu di hampir oleh Najwa dan Alan .
" hiks hiks hiks . . sakit mom . . ! " Rubby menangis . Hidung nya terlihat merah akibat terkena bola tadi .
" Adek , maafin Abang . Abang gak sengaja . .sakit ya . sini Abang tiup . . ! " kata Brian terlihat merasa sangat bersalah . Brian meniup dan mengusap lembut hidung Rubby , hingga Rubby sedikit tenang .
" Minggir , , dasar anak s!alan . berani-beraninya kau mencelakai anak ku . .!! " kata Leni seraya menarik tangan Brian kasar dan mendorong nya hingga terjatuh .
" Brian . . ! " teriak Najwa dan Alan . Sandy langsung menghampiri Brian dan membantu nya berdiri .
" Abang gak apa-apa kok mom . . ! " kata Brian tersenyum seraya bangkit dan menepuk-nepuk tangan nya yang kotor .
" Rubby , sayang . kamu pasti kesakitan kan . . sini sama mommy biar mommy obati . ! " kata Leni menarik Rubby hendak memeluk nya . tapi . .
" Mommy Leni jahat . . ! " kata Rubby langsung memeluk Najwa .
" Sayang , mommy sayang sama Rubby maka nya mommy datang nemuin Rubby . mommy kangen sama Rubby . . ! " kata Leni berkaca-kaca .
" mommy Leni jahat . gara-gara mommy tangan Abang terluka . . ! " teriak Rubby lalu berlari menghampiri Brian .
" Astaga , Abang . tangan Abang terluka . ayo kita ke klinik terdekat . .! " kata Alan terlihat panik .
__ADS_1
" Sandy , bawa anak-anak ke mobil . .! " kata Najwa dengan wajah memerah menatap Leni . Sandy buru-buru membawa anak-anak ke mobil karena tahu maksud Najwa .
" Sayang , ,
PLAAAKH .
" aaakh . . ! " Leni menjerit saat sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiri nya .
" Dasar pelakor . . gue balas elo . . !! " teriak Leni memancing perhatian orang-orang yang juga tengah berlibur di taman . Leni mengangkat tangan nya hendak menampar Najwa tapi tangan nya terhenti oleh sebuah cekalan keras yang tak lain adalah Alan .
" Sedikit saja kau menyentuh istri ku , maka kau tanggung akibat nya. . ! " kata Alan dingin seraya menghempaskan tangan Leni hingga Leni hampir terjatuh .
" kamu gak apa-apa , sayang . ? " kata Alan
" aku gak apa-apa . .! " kata Najwa masih terlihat kesal . Dia menatap Leni tajam .
" itu belum seberapa dengan apa yang kau lakukan pada putra ku . .! " kata Najwa . Leni membuka mulut nya hendak membalas Najwa tapi terhenti karena Najwa lebih dulu bersuara .
" Tadi kau bilang aku apa . ? Pelakor . ? ku rasa kau tahu betul kalau Alan menikahi aku dengan status duda . kalian bercerai sebelum Rubby umur satu tahun . Dan sekarang Rubby sudah berumur 5 tahun , setelah Alan menikahi ku , sekarang kau kembali mendekati Alan . aku rasa orang-orang sudah pasti bisa melihat siapa pelakor sebenar nya disini . . ! " kata Najwa tersenyum sinis pada Leni .
" Ternyata dia yang pelakor .. ! "
" dasar tidak tahu malu . .! "
" Pelakor kok teriak pelakor .malu wooy . .!! "
" Pelakor jaman sekarang semakin meresahkan ya . . ! "
Sindiran dan cacian bergema di sekeliling Leni di sertai dengan tatapan sinis . Najwa pergi di ikuti Alan meninggalkan Leni yang kini tampak tertekan .
" dasar perempuan s!alan . . lihat aja aku akan membalas perbuatan mu hari ini . .! " batin Leni pergi dengan wajah kesal .
___________
Beberapa waktu sudah berlalu . Saat ini Najwa tengah terduduk lemas di sofa ruang tamu . wajah nya tampak pucat seraya mengusap pinggang nya pelan . Alan datang dari arah dapur dengan membawa segelas susu bumil .
" sayang ayo di minum dulu susu nya . . ! " kata Alan lembut . Najwa menerima susu hangat rasa stroberi dan menyesap nya pelan lalu meletakkan nya di atas meja .
" Apa ada yang tidak nyaman . .? " kata Alan mengurut pelan pinggang Najwa yang .
" Pinggang ku rasa nya pegal banget , Al . . ! " keluh Najwa lemas .
" kamu sih , kan aku udah bilang kamu gak usah kerja terlalu capek . kalau ngeyel begini kan jadi nya . .! " omel Alan . Najwa tersenyum geli melihat Alan yang sekarang semakin cerewet . Semenjak USG beberapa hari lalu Alan terlihat sangat antusias dan sakin bersemangat saat melihat hasil foto USG yang menggemaskan . Semenjak itu juga butik dan tempat usaha mereka yang lain semakin ramai dan maju pesat . Mereka bersujud syukur atas rejeki yang mereka terima . Terdengar derap langkah kecil menghampiri mereka .
" Mommy , lihat Abang bikinin jus mangga buat mommy dan Adek kembar . .! " kata Brian semangat .
__ADS_1
" Rubby juga bikinin mommy camilan buat mommy dan Adek kembar . tapi dibantu sama Bi Sarmi , kata bi Sarmi ini khusus buat bumil . . tapi bumil itu apa sih mom . . ? " kata Rubby polos . Najwa dan Alan tertawa seraya mengusap lembut puncak kepala Rubby .
" Bumil itu arti perempuan yang perut nya besar . . ! " jelas Alan Selena nya .
" oh , ,jadi mang Sapri bumil juga Donk . . ! " kata Rubby menyebut satpam penjaga mansion . Alan tertawa terbahak-bahak sedangkan Najwa tersenyum geli mendengar ocehan Rubby .
" Coba sini mommy pengen cobain camilan buatan Rubby . .! " kata Najwa . Rubby mendekatkan piring berisi cookies jahe , Najwa mengambil sepotong dan menggigit nya .
" Hmm , ,enak banget . cabain deh . .! " kata Najwa .
" Tapi kata bi Sarmi tadi ini khusus untuk bumil . ! " kata Rubby .
" Semua boleh makan kok . ayo Adek sama Abang cobain deh . .! " kata Najwa . Brian dan Rubby pun mengambil sepotong dan memakan nya .
" Hmm , enak . .! " kata Rubby . ketika sedang asyik menikmati camilan tiba-tiba Najwa meringis seraya mengusap perut nya .
" sayang , ada apa . ? " kata Alan khawatir
" perut ku tiba-tiba terasa begah . .! " kata Najwa terlihat
" Kita ke rumah sakit sekarang ya . aku takut nanti ada apa-apa sama di kembar . .! " kata Alan panik .
" Daddy cepat siapin mobil , biar Abang sama adek yang bantu mommy jalan . .! " kata Brian bijak . Alan segera pergi menyiapkan mobil .
" Sandy tolong ambilkan tas ku di kamar . ! " kata Najwa lemas . Sandy langsung berlari menuju kamar Najwa dan segera meraih tas yang biasa di bawa Najwa . Saat kembali ke ruang tamu , Alan tampak menggendong Najwa ala bridal menuju mobil dan Sandy pun mengikuti mereka dari belakang .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G*
__ADS_1