JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 120 keributan kecil


__ADS_3

Semakin hari Leni semakin gencar mendekati Rubby . Dari jam sarapan dia selalu datang secara rutin ke mansion Smith dan selalu berusaha mencari perhatian Alan dan menarik hati Rubby . Najwa kadang jengkel melihat kedatangan Leni yang notabene nya adalah mantan dari suami nya , tapi dia juga tidak bisa melarang Leni mengunjungi Rubby selaku anak kandung nya .


Alan sebenarnya juga merasa risih melihat Leni setiap hari datang ke kediaman mereka . Apalagi Leni selalu berusaha menunjukkan perhatian nya pada Alan . Seperti membuatkan kopi untuk Alan , bahkan mengambilkan sarapan untuk Alan . Tapi untung nya Alan tak menghiraukan apapun yang di lakukan Leni untuk menarik perhatian nya membuat Najwa sedikit tenang . Tapi semakin di diamkan , sikap Leni semakin berani . Hingga Alan memberikan teguran keras pada Leni . Alan berniat ingin menutup pintu rumah nya untuk Leni , tapi dia juga berpendapat sama dengan Najwa , dia tidak bisa melarang Leni menghabiskan waktu nya bersama Rubby . Lain lagi dengan Brian , Brian yang sudah terbiasa selalu bermain dan belajar di temani adik nya . Kini terlihat murung melihat Rubby yang tengah bermain di temani Leni . Beberapa kali Rubby pernah memanggil Brian untuk bermain bersama , tapi Leni selalu mengusir nya secara halus dengan alasan yang tepat.


" Brian , sebaiknya kamu kembali kamar kamu dan membuat PR . .! "


" Brian , sekarang sudah jam istirahat siang , Rubby tidur siang dulu ya . .! "


" Rubby , biarkan Brian bermain sendiri , permainan cowok dan cewek itu berbeda loh . .lagian cowok gak boleh main bareng cewek . .nanti kebiasaan sampai gede akhirnya jadi cowok gemulai alias banci . .! "


Alasan demi alasan di lontarkan oleh Leni untuk menjauhkan Rubby dan Brian . Dia tidak suka melihat Brian yang tampak menyayangi Rubby , dia berpikir jika Brian di manfaatkan oleh Najwa untuk mendekati Rubby agar di saat mereka dewasa nanti , Rubby terbiasa bergantung pada Brian dan Najwa bisa memanfaatkan nya untuk menguasai harta Alan . Sungguh pemikiran yang terlalu jauh .


Diam-diam Najwa memperhatikan Brian yang tampak tidak bersemangat setelah Rubby sedikit demi sedikit menjauh dari nya setelah kedatangan Leni . Perlahan Najwa membuka pintu kamar Brian , tampak Brian termenung di kamar nya seraya memegang mainan monopoli yang biasa dia mainkan bersama Rubby . Najwa menghela nafas pelan , dia bisa merasakan rasa kesepian dari Brian yang memang sudah terbiasa bermain bersama adik sambung nya . Najwa terperanjat saat sebuah tepukan peluk mendarat di bahu nya . Dia langsung menoleh ke belakang dan ternyata Alan .


" ada apa ? " kata Alan pelan .


" Brian terlihat murung , .! " kata Najwa sendu . Alan melihat Brian yang masih termenung tanpa menyadari ada yang mengintip nya .


" Ayo kita masuk . ! " ajak Alan .


tok tok tok


Brian menoleh saat mendengar ketukan . Najwa tersenyum melihat putra nya .


" apa mommy sama Daddy boleh masuk ? " kata Najwa .


" boleh . . ! " jawab Brian lesu . Alan dan Najwa masuk dan duduk mengelilingi nya .


" mommy perhatiin , Abang sepertinya sedih , ada apa ? " kata Najwa . Brian tampak menghela nafas panjang .


" Abang sedih , mom . Sudah beberapa hari ini Abang gak pernah main lagi sama adek . Biasanya kan Abang sama dek selalu main bareng . . Tapi . . . . " Brian menunduk tidak melanjutkan ucapan nya . Najwa mengerti apa yang dirasakan anak nya , dan Najwa juga tahu apa yang ingin di katakan anak nya . Najwa meraih Brian dan mengusapnya pelan .


" Abang jangan mikirin yang bukan-bukan , ya . Adek sayang kok sama Abang , tapi Tante Leni adalah ibu kandung Rubby . Dan mereka udah lama banget gak ketemu . Jadi wajar kan kalau mereka saling merindukan . Beri mereka sedikit waktu untuk melepaskan kerinduan mereka . Nanti kalau kangen-kangenan nya udahan , kan Abang bisa ajak adek main lagi . .! " kata Najwa dengan sabar . Tapi Brian sepertinya belum puas dengan jawaban Najwa , dia menoleh Alan seperti meminta penjelasan lain .


" hmm , , Daddy gak tahu harus jelasin seperti apa . . Gini aja , Daddy akan atur waktu untuk kita liburan , biar Abang sama adek bisa main bareng lagi , gimana . ? " kata Alan .


" beneran , dad ? " horeeee . . Daddy janji ya . .! " sorak Brian terlihat senang .


" iya . . ! " Alan mengusap kepala Brian dengan lembut . Sedangkan Najwa tersenyum melihat Brian yang tampak senang .

__ADS_1


* *


" mommy , mommy gak bohong kan kalau di rumah mommy banyak mainan dan ice cream . ? " kata Rubby seraya melihat gerakan Leni memasukkan beberapa pakaian Rubby ke dalam tas ransel .


" gak donk . Mommy udah siapin semuanya buat Rubby . Gimana Rubby senangkan. . ? " kata Leni .


" asyiiik . . ! " seru Rubby bertepuk tangan .


" ayo sekarang kita bilang ke Daddy kalau Rubby bakal nginap ke rumah mommy . ! " kata Leni menarik tangan Rubby pelan . Kedua pasangan anak dan ibu itu menuruni tangga dengan tertawa riang .


" non Rubby , ayo makan siang dulu , mommy sama Daddy sama Abang nya udah nunggu di ruang makan . . ! " kata bi Sarmi . Tanpa menjawab Leni langsung menuntun Rubby ke ruang tamu .


" Siang Daddy , mommy , Abang . . ! " kata Rubby seperti biasa .


" Selamat siang , tuan putri . Ayo duduk , sini mommy ambilin nasi sama lauk . ! " kata Najwa mengangkat piring Rubby yang berada di sebelah nya . Tapi . . .


" Biar aku aja . .! " kata Leni ketus seraya merebut piring dari tangan Najwa . Najwa terbengong sesaat dengan apa yang terjadi , namun dia hanya menatap Leni sekilas setelah sadar apa yang terjadi barusan . Najwa pun kembali duduk . Rubby menatap Najwa yang tampak terdiam dan menatap Leni yang tampak terlihat kesal .


" mommy Leni kok kasar banget sama mommy Najwa . padahal kan mommy Najwa gak pernah jahat mommy Leni . .! " batin Rubby .


" ini makan siang nya , ayo dimakan , sayang . .! " kata Leni terlihat riang .


" mommy , kok nasinya dikit banget . Sayur nya juga kebanyakan . .Rubby suka nya ayam goreng bumbu . .! " protes Rubby .


" Rubby , seorang anak perempuan itu harus menjaga tubuhnya agar tetap ideal . Kamu gak ngerasa kalau badan kamu itu udah gemuk loh . .gak etis kalau Rubby lagi jalan sama mommy . Masa mommy nya cantik dan langsing anak nya gendut . Ayo di makan , gak boleh protes , ya . ! " kata Leni tersenyum .


" Tapi mom , ,


" Rubby , nurut ya . .! " kata Leni dengan tatapan tajam . Rubby menoleh pada Najwa seperti sedang mengadu . Najwa mengambil sepotong ayam goreng bumbu dan meletakkan nya ke piring Rubby .


" makasih mommy . . ! " kata Rubby senang dan langsung menggigit ayam nya .


" Najwa , apa-apaan kamu . Aku melarang Rubby untuk tidak terlalu banyak memakan daging , tapi kamu malah memberikan nya. Kamu mau Rubby semakin bertambah gemuk , haa . !! " kata Leni dengan suara tinggi .


" Turunkan nada bicara mu , Leni . . !! " kata Alan dengan tatapan tajam .


" terlalu banyak ? Ini hanya sepotong , Rubby dalam masa pertumbuhan , biarkan dia makan dengan cukup . . ! " kata Najwa berusaha menahan emosi nya .


" Tapi coba kamu lihat , badan nya sudah penuh dengan lemak . Apa kata orang kalau dia lagi jalan bersama ku . Mommy nya cantik dan langsing sedangkan anak nya gemuk dan cubby . .Huuu , , memang ya , orang yang gak ngerti penampilan itu selalu sesuka dia aja , gak ada aturan . .! " kata Leni kesal .

__ADS_1


" kalau begitu gak usah ajak Rubby kemana-mana , biarkan dia berjalan bersama kami . .! " kata Alan tegas . Leni menatap Alan dan Najwa dengan bergantian .


" lagian Rubby itu gak gemuk . Tapi berisi dan montok . terlihat sangat cantik dan sehat . .! " kata Najwa menatap Rubby penuh kasih sayang .


" sialan , mereka menegur ku di depan Rubby . Bagaimana Rubby akan menuruti perkataan ku kalau mereka membela nya . Hmm , ,sebaiknya aku biarkan saja dia bertindak semau dia di sini . Setelah dia berada di rumah ku nanti . Aku akan lebih leluasa mengatur nya . .! " batin Leni .


" Rubby , maafin mommy ya . Mommy bukan gak bolehin Rubby makan banyak . Cuma ini demi kebaikan Rubby. Maafin mommy ya , sekarang kamu makan aja apapun yang kamu mau . ! " kata Leni .


" makasih mom .! " kata Rubby senang .


Skip


" Apa ? Kamu mau ngajak Rubby nginap di rumah kamu ? " kata Alan kaget .


" iya , aku sama Rubby baru saja baikan , aku harap kamu ngerti dengan perasaan kami . kami sudah lama terpisah , dan sekarang kami akan menebus waktu yang sudah banyak terbuang . Kamu tolong izinin Rubby tinggal sama aku beberapa hari aja , ya . Please . . ! " bujuk Leni . Alan mengalihkan tatapan nya pada Rubby .


" Rubby , ini keinginan Rubby atau keinginan mommy Leni . ? " kata Alan dengan tatapan intimidasi .


" Daddy , ini keinginan Rubby sama mommy . Rubby juga pengen tinggal bareng mommy Leni . Tapi kan mommy Leni gak bisa tinggal di rumah kita . Jadi Rubby pengen nginep di rumah mommy Leni . Bolehkan , dad . ? " kata Rubby . Alan menatap Rubby lekat . Dia sontak menoleh saat merasa sebuah sentuhan di lengan nya ,


" Sayang , biarkan mereka bersama untuk beberapa hari agar mereka bisa saling mengenal lebih jauh . Tidak ada salah nya ya kan , Leni juga ibu kandung Rubby . Gak mungkin kan Leni akan menyakiti Rubby , anak kandung nya sendiri . Benarkan Leni . . ? " kata Najwa penuh arti .


" Tentu saja , Rubby anak kandung ku . Aku yang melahirkan nya . Jadi gak mungkin aku akan menyakiti dia . .! " kata Leni ketus pada Najwa . Rubby menatap Leni dan Najwa bergantian , dia mengangguk pelan , saking pelan nya hanya dia yang mengetahui kalau dia sedang mengangguk .


" Baiklah , aku beri kamu waktu 3 hari untuk merawat Rubby . Dan pastikan Rubby baik-baik saja selama berada di tangan mu . Jika terjadi sesuatu pada putri ku , kau tanggung akibat nya. .! " kata Alan penuh tekanan .


" what ? 3 hari ? Kamu gak salah Alan . Gak , Rubby akan nginap di rumah ku selama dua minggu titik . .! " kata Leni ngotot .


" jangan keterlaluan kau , Leni . . ! " bentak Alan .


" kamu yang keterlaluan . Kamu sudah bertahun-tahun bersama Rubby . Sedangkan aku baru kali ini bisa berdekatan dengan Rubby , dan kamu membatasi ruang dan waktu kami . ? Jangan egois kamu Alan . . ! " kata Leni dengan wajah garang .


" Kamu yang egois . Itu bukan salah ku kamu terpisah dengan Rubby , tapi itu salah kamu sendiri . Kamu sendiri yang memilih meninggalkan kami demi pria bajingan itu . . .!!! " teriak Alan tak terkendali hingga membanting vas bunga yang berada di atas meja sofa .


praaang


" tidak . . ampun . . Ampun . . Jangan pukul aku . . . Ampun . . Sakit . . . !!!!! "


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2