JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT

JANGAN REMEHKAN WANITA GENDUT
BAB 35 KEMARAHAN NAJWA


__ADS_3

" mamah . . . ?! " panggil Brian .


" iya sayang . . Astaga Brian . makan nya kok berantakan gini . . ?! " kata Najwa mendudukkan Brian di samping nya . Selin dan Karian tertawa melihat pipi Brian yang belepotan coklat . Najwa mengambil tisu basah yang selalu dia bawa . Lalu mengelap mulut dan tangan Brian.


" Brian udah wangi lagi kan mah ?? " kata Brian .


" Coba sini anty cium , wangi gak ?? " kata Karina menarik Brian ke samping nya lalu mencium pipi Brian .


" hmmmm udah wangi . .?! " kata Karina mencubit pipi Brian yang cubby.


" HY wa , maaf ganggu .boleh ikut aku sebentar ?? " kata David .


" oh ok . Bentar ya . Brian tunggu mamah disini ya . . ?! " kata Najwa . Dia lalu mengikuti David .


David berjalan menuju balkon . Disana tampak berdiri seorang pria yang membelakangi mereka .


" Lex . . ?! " panggil David .


Alex menoleh , dia menatap Najwa lekat.


" Jadi gini wa , Alex pengen bicara sama kamu . . ?! " kata David . Najwa melirik Alex yang berwajah dingin itu.


" bicara soal apa ya ?? "


" Silahkan kalian ngobrol . Aku pergi dulu . . ?! " kata David berlalu . Tinggallah Najwa dan Alex .


" nona , apa kau masih ingat dengan ku ?? " kata Alex datar . Najwa menatap Alex lekat .


" Apa kita pernah bertemu ?? " kata Najwa bingung.


" Pernah . . ?! "


" Dimana ya ?? perasaan ini pertama kali nya kita bertemu . . ?! "


" Dulu saat anak mu di culik oleh seorang gelandangan . . ?! "


Najwa terdiam , dia mengingat-ingat kejadian satu tahun yang lalu . Dia kembali menatap Alex lekat seraya membongkar ingatan nya .


" Memang nya anda di mana waktu itu ?? " kata Najwa masih bingung.


" Waktu itu anda menolong saya membawa ke klinik . . ?! " kata Alex.


" Ooh . . jadi anda yang menghentikan penculik itu. Terima kasih ya pak Alex . Waktu itu saya gak sempat ngucapin terima kasih karena bapak keburu pergi . . ?! " kata Najwa.


" Maaf waktu itu saya pergi tanpa pamit karena ada urusan mendadak . . ?! " kata Alex sedikit berekspresi.


" Gak apa-apa pak . . ?! "


" Oh iya . Maksud saya memanggil anda kesini . Saya ingin menanyakan sesuatu. Apa anda menemukan barang milik saya ?? " kata Alex dengan tatapan tajam membuat Najwa bergidik .

__ADS_1


" Barang apa ya ?? " kata Najwa sedikit tercekat .


" ka. . . .


Ucapan Alex terputus saat terdengar suara gaduh dari dalam di sertai suara tangis Brian yang kencang . Najwa langsung berlari ke dalam . Terlihat Cindy yang terjatuh ke lantai dengan penampilan yang sudah berantakan. Di depan nya tampak Karina berkacak pinggang menatap Cindy tajam . Najwa menghampiri Selin yang memeluk Brian yang tengah menangis .


" Brian sayang . Ini mamah. . ?! " kata Najwa mengambil Brian dari pelukan Selin . Namun jantung nya berdegup kencang di sertai mata nya yang terbelalak melihat wajah Brian yang bersimbah darah yang berasal dari pelipis nya yang terluka .


" Astaghfirullah , Brian kamu terluka nak . . ?! " jerit Najwa tanpa sadar . Dia langsung mengambil saputangan lalu menempelkan nya ke pelipis Brian .


" Sakit mah . hiks hiks . . ?! " kata Brian masuk ke pelukan Najwa . Najwa memeluk Brian dengan lembut .


" Brian , Brian lihat mamah . Siapa yang buat Brian terluka . Bilang sama mamah . . ?!! " kata Najwa . Brian melirik kebelakang Najwa . Najwa menuruti arah pandangan Brian yang ternyata tertuju pada Cindy .


" Dia yang melukai Brian ?? " kata Najwa berusaha tenang .


" iya mah . Tadi. hiks . hiks . . Brian . . hiks . .mau ambil . .hiks . . minum . tapi tiba-tiba . hiks . .hiks . Tante itu dorong . .hiks . .hiks . .Brian , karena Brian gak . hiks . hiks . sengaja . hiks .hiks . . tumpahin minuman ke baju nya . .hiks . hiks . . ?! "


Wajah Najwa seketika merah padam mendengar ucapan Brian . Dia mendorong pelan tubuh Brian pada Selin. Selin langsung menenangkan Brian dan mulai membersihkan luka Brian dengan cairan antiseptik yang di bawakan pelayan tadi beserta kotak P3K .


Najwa membalik tubuh nya , tampak tatapan nya sangat tajam hingga membuat mereka yang melihat merasa sedikit ngeri. Bima sedikit tertegun melihat perubahan wajah Najwa . Bari kali ini dia melihat Najwa yang tampak marah besar. Perlahan dia melangkah kan kaki nya mendekati Cindy . Karina menyingkirkan tubuh nya memberi jalan untuk Najwa .


" Elo punya hati gak sih , haa ?? hanya gara-gara hal sepele elo nyakitin anak kecil sampai berdarah . Dimana perasaan elo sebagai ibu . . ?! " kata Najwa geram


" Siapa suruh dia ngotorin gaun gue . Asal elo tahu , gaun gue ini mahal . . ?! " kata Cindy dengan sombong seraya berdiri .


" ooh . memang berapa harga nya ?? " kata Najwa melipat tangan di dadanya .


" gue bakal ganti rugi , Tapi Dengan satu syarat . . ?! " kata Najwa


" Syarat apa ?? " kata Cindy penuh harap akan mendapat ganti rugi.


" Gue ganti gaun elo seharga 10 juta , tapi elo harus minta maaf sama Brian dan juga harus ngerasain seperti apa yang dirasakan Brian . . ?! " kata Najwa tersenyum miring.


" Ciih . . dasar wanita gila . Elo pikir gue bodoh kayak elo ?? jangan sok merasa terhormat cuma karena elo sekarang menyandang nama Sanjaya di belakang nama elo . Elo itu tetap perempuan sialan . . ?! " kata Cindy pongah.


" Cindy . Jaga ucapan mu . Cepat minta maaf sebelum terlambat . . ?! " tegur Andi dengan gemetar .


" cuuiih . . ?! " Cindy meludah hampir mengenai gaun Najwa membuat para tamu terkejut dengan sikap Cindy yang sangat berani.


" Baik . Aku akan bekerja dengan cara ku sendiri . . Karin, ambilkan ponsel ku . . ?! " kata Najwa . Dengan cepat Karina mengambil ponsel Najwa di tas tangan milik Najwa . Najwa mengotak atik ponsel nya . Terdengar suara berdetut tanda panggilan tersambung yang sengaja di loud speaker.


" Halo selamat malam dengan kantor polisi disini . Ada yang bisa kami bantu . . ?? " terdengar sahutan dari panggilan Najwa.


" Selamat malam pak . Pak saya Najwa , saya ingin melaporkan bahwa telah terjadi penganiayaan anak di sebuah gedung yang beralamat jln. Dahlia no 5. . . ?! "


" Baik Bu , kami akan segera kesana untuk menangani nya . . ?! "


" Baik pak . kami menunggu kedatangan bapak . Terima kasih . . ?! "

__ADS_1


Najwa menutup telpon nya . Tampak wajah Cindy seketika memucat . sedangkan Andi menatap Najwa penuh kekhawatiran .


" Najwa , tolong , jangan penjarakan Cindy . . ?! " mohon Andi .


" Terlambat . . ?! " kata Najwa datar .


" Najwa , Cindy masih menyusui . Bagaimana nasib Abel jika Cindy benar-benar masuk penjara . . ?! " kata Andi .


" hee , kau mengkhawatirkan anak kalian , apa kalian tidak lihat keadaan anak ku yang terluka ?? Lagian Aku sudah memberi dia keringanan , namun ternyata istri mu ini lebih suka memilih jalan lain. Ok lah . Aku hanya menuruti keinginan nya . ?! " jawab Najwa santai.


" Cindy , cepat kamu kamu minta maaf sebelum polisi datang . . ?! " kata Andi dengan wajah ketakutan .


Namun belum sempat Cindy bereaksi. Mereka mendengar sapaan dari arah pintu .


" Selamat siang . . ?! " kata seorang polisi dengan name tag Abimanyu .


" Selamat siang pak . Saya Najwa , saya yang menelpon bapak tadi . ?! " mereka berjabat tangan . Andi dan Cindy bungkam dengan wajah memucat.


" Selamat malam tuan Sanjaya . ?! " sapa polisi itu menjabat tangan opa.


" Tangkap wanita itu pak . Dia sudah melukai anak saya . . ?! " kata Najwa .


" Anda kami tangkap karena sudah melakukan penganiayaan terhadap anak di bawah umur . Ini surat perintah nya . Ayo bawa dia . . ?! " perintah Abimanyu pada dua orang anak buah nya .


" Siap . . ayo ikut kami . . ?! " mereka langsung menarik Cindy .


" Lepaskan . Pak ini hanya kecelakaan . . ?! " kilah Cindy meronta .


" Anda bisa memberikan penjelasan anda di kantor nanti . . ?! " kata Abimanyu.


" Cindy . Pak tolong lepaskan istri saya . Dia masih harus merawat bayi kami pak . . ?! " mohon Andi .


" Maaf pak . Silahkan besok anda datang ke kantor polisi untuk mengurus segala sesuatu nya . Baik kalau begitu kami permisi , maaf menganggu acara pesta nya . Selamat malam . . ?! " Abimanyu lalu keluar . Tinggallah Andi yang tampak gusar , lalu dia pun ikut keluar .


Najwa buru-buru menghampiri Brian yang masih sesegukan . Tambah wajah nya sudah bersih dari noda darah . Pelipisnya tampak sudah di perban .


" Sayang , ayo kita ke rumah sakit . ?! " kata Najwa menggendong Brian pelan-pelan.


" Kalau begitu izinkan saya untuk mengantar kalian ke rumah sakit . Karena kebetulan saya juga ingin ke rumah sakit membesuk saudara saya . . ?! " kata Alex melirik Bima seperti meminta izin.


" Baik lah. Najwa kamu di antar Alex ya . Nanti kami menyusul . Tak enak jika meninggalkan tamu . . ?! " kata Bima yang di benarkan oleh keluarga nya .


" Baik lah , kalau begitu kami berangkat dulu , . ?! " kata Najwa . Najwa berjalan dengan cepat , Alex lalu mengangguk pada Bima dan keluarga nya lalu menyusul Najwa .


 


# BERSAMBUNG


HY GUYS GIMANA KABAR KALIAN ?? SEMOGA KALIAN SEHAT SELALU DAN BAHAGIA TERUS YA .

__ADS_1


MAKASIH YANG UDAH LIKE , JANGAN LUPA VOTE BIAR OTHOR MAKIN SEMANGAT .. MAKASIH 😘😘😘


__ADS_2