
Kalian pasti bertanya-tanya , kenapa Zaki tidak muncul lagi kan ? Waktu itu. saat Zaki pamit untuk dinas ke luar kota , dia mengatakan akan keluar kota selama 3 atau 4 hari pada Yuni . Namun ternyata pekerjaan nya selesai dalam waktu 2 hari. Hari itu juga dia memutuskan untuk langsung kembali ke kota J. . Saat sudah tiba di kota J dia mampir ke toko roti, dan membeli beberapa roti , untuk buah tangan saat tiba di rumah. Setelah selesai, dia melajukan mobil nya. Namun saat berhenti di lampu merah , dia melihat bayangan mirip Yuni di dalam sebuah cafe. Karena penasaran , dia menghentikan mobil nya lalu memperhatikan wanita yang di yakini nya adalah yuni , yang saat ini sedang makan siang bersama seorang pria dewasa . Dia mencoba menelpon no istri nya sambil melihat gerak gerik wanita tadi. Jantung nya berdegup kencang saat melihat gerakan wanita tadi meletakkan ponsel nya ke telinga , bersamaan dengan jawaban dari telpon nya.
" Halo . .
" Halo Yuni, kamu dimana sekarang ?
" Aku lagi makan siang bareng teman aku . tumben kamu jam segini nelpon ??
" Oh teman. . Dimana ?
" Di kafe . .
" Oh . .kamu yang pake baju pink kan ??
Seketika Yuni menoleh saat mendengar suara asli Zaki terdengar di samping nya.
" Zaki ,?? Ka. .kamu disini ?? kata Yuni tergagap.
" Siapa dia ? tunjuk Zaki pada laki - laki di seberang meja Yuni.
" Dia. .dia . .
" Kenalin, gue Aldi , pacar Yuni . .
Buukh
Sebuah pukulan tinju melesat di pipi kiri laki - laki yang mengaku pacar Aldi, hingga dia terjatuh ke lantai dengan sudut bibir berdarah.
" Aldi . .!! " jerit Yuni menghampiri Aldi dan membantu nya bangun.
" Kamu apa - apaan sih mas ??? "
" kamu yang apa- apaan . . sudah bersuami masih saja jalan Sama pria lain. . ayo pulang. . . ?! " Yuni merontah saat di tarik paksa oleh Zaki . Lalu Zaki mendorong Yuni kedalam mobil dengan kasar. Zaki melajukan mobil nya dengan kencang. Membuat Yuni bergidik ngeri .
Sesampai nya di rumah. Zaki masih menampakkan wajah marah nya. Kebetulan saat itu Bu Imas dan pak Kadir sedang menikmati teh di ruang tamu . Zaki masuk dengan menarik kasar tangan Yuni dan melempar Yuni ke lantai dekat pak Kadir.
" Aawww . .sakit mas. . ?! " rintih Yuni
"Zaki , apa - apaan kamu . . ?! " sentak Bu Imas dan pak Kadir.
" Kalian bisa tanyakan langsung pada Yuni. .?!
"Yuni , ada apa ini ? kenapa Zaki sangat marah sama kamu ? apa yang kamu lakukan. ?. " kata pak Kadir
__ADS_1
Yuni hanya bungkam tanpa berani menjawab .
" hee. . .Tidak mau menjawab ?? baik sekarang akau tanya , sudah berapa lama kamu berhubungan sama laki - laki itu ?? " kata Zaki penuh emosi
" Laki - laki ?? apa maksud nya.?? " kata Bu Imas tak mengerti
" Yuni tertangkap basah sedang nongkrong berdua di cafe dengan pria yang bernama Aldi .!! " jelas Zaki.
" Aldi ?? pacar kamu dulu ?? jawab Yuni ??! " bentak pak Kadir.
" papa kenal dia ?? "
" Iya , Aldi adalah pacar Yuni sebelum dia nikah sama kamu Zaki. Dan mereka terputus karena Yuni menikah dengan mu . . .?! jawab Bu Yuni.
Zaki mendengus jengkel . Melihat yuni hanya diam. Zaki semakin emosi .
" Baik ,karena kamu masih sangat mencintai pria itu. Yuni Sridevi Mulai hari, kamu buka istri ku lagi . aku TALAK 3 kamu. . ?! putus Zaki
" Zaki , sabar nak jangan mengambil keputusan dalam keadaan marah. Kamu tenang dulu , yah . . ?! " bujuk Bu Imas.
bukan nya menjawab , Zaki malah pergi ke kamar dan mengemas semua barang - barang nya. setelah selesai dia langsung keluar. Di ruang tamu , keadaan Yuni tampak mengenaskan , seperti nya dia habis dipukuli oleh pak Kadir. Terbukti dengan telapak tangan kanan pak Kadir yang memerah.
" Selamat bertemu lagi di persidangan. ?! " ucap Zaki tanpa menghiraukan tatapan Yuni yang memelas.
Setelah dirawat selama 5 hari, keadaan Brian semakin membaik. Selama di rumah sakit.,hanya Bima, Oma dan opa yang sering menjenguk Najwa dan baby Brian. Andi sekali pun tak pernah menjenguk keadaan anak nya.
Hari ini ,Brian sudah di perbolehkan pulang. Tadi pagi Bima sudah menelpon kalau dia tidak bisa menjemput Najwa karena dia harus dinas keluar negeri karena ada masalah . Najwa pun memaklumi nya, dan memutuskan untuk pulang menaiki taxi. Setelah mengurus administrasi . Brian dan najwa keluar dari rumah sakit. Najwa menyetop taksi dan menyebutkan alamat rumah keluarga Baskara.
Setelah menempuh perjalanan cukup lama , taksi itu akhirnya tiba di alamat yang disebutkan Najwa tadi. Setelah membayar ongkos. Najwa menggendong Brian dan menjinjing tas . Saat memasuki pintu utama , rumah tampak sepi. tapi saat akan menapaki tangga menuju kamar nya. Terdengar tepuk tangan dari arah belakang Najwa.
" wah . .wah. .masih berani pulang ke rumah ini ?? sungguh tebal wajah mu Najwa . . .!! " sinis Yuni berjalan mendekati Najwa dan Brian.
Najwa mundur 2 langkah dan memeluk Brian lebih erat. Firasat nya mengatakan akan terjadi hal buruk. dan ternyata . . .
plaak
Yuni menampar pipi Najwa keras hingga wajah Najwa tertoleh ke kanan .
" Berani - berani nya kamu menginjakkan kaki lagi ke rumah ini ?? apa belum puas kalian membawa kesialan ke rumah ini ,, haaa ????! " bentak Yuni sambil memukul Najwa . karena Najwa kurang siap , dia terduduk ke lantai dengan Brian masih di pelukkan nya. Brian menangis keras Karena pukulan Yuni sempat mengenai kepala nya .
" Ampun kak. .ampun. . jangan pukul lagi. . kasihan Brian. . .??!! " ratap Najwa berusaha melindungi Brian dari pukulan Yuni yang di tujukan nya pada najwa.
" Ya Allah non Yuni. berhenti non. kasihan den Brian. dia baru pulang dari rumah sakit. . berhenti non Yuni. .??!!! " kata Bi Surti menarik tangan Yuni agar menjauh.
__ADS_1
" Dasar pembawa sial. .Pergi dari rumah ini. .?! " hardik Yuni.
" Tapi kak. aku istri nya Andi . Aku gak bisa pergi tanpa izin dari Andi.. .?! " kata Najwa berusaha bangun.
" kalau begitu gue akan minta Andi untuk menjatuhkan talak buat elo . .?! " kata Yuni.
Serasa di sambar petir, Najwa menggelengkan kepala keras.
" Enggak kak , baik kan itu maksud ku .. " kata dengan panik.
" Lalu apa ?? "
" kak tolong kak. Jangan ngomong seperti itu , kasihan anak ku . ?! " ratap Najwa. Brian di pelukkan nya pun semakin menangis kencang.
" Membiarkan dia pergi dari rumah ini aku rasa itu hukuman terlalu ringan . Hmmm. .bagaimana kalau kita bermain - main dulu dengan 2 orang pembawa sial ini ?? seringai licik menghiasi wajah Yuni.
dia lalu pergi meninggalkan ini dan anak itu.
Melihat Yuni pergi. Najwa buru - buru menenangkan Brian . setelah Brian diam, dia langsung membawa nya ke kamar Brian. Karena terlalu capek dan begadang , mereka ber - 2 pun tertidur pulas.
------
Andi pulang dengan wajah yang tampak lelah.
" Andi , .
" Ada apa kak ?
" Istri dan anak mu pulang. "
" apa ? kurang ajar , masih berani dia pulang ke rumah ini ? akan ku usir mereka . ."
" eeh tunggu Andi. Biarkan mereka pulang ke sini . ? "
" Apa maksud Kakak ? kita kehilangan orangtua kita gara - gara anak sialan itu. .?! "
" Kakak tahu , tapi jika mereka dibiarkan keluar begitu saja dari rumah ini. aku rasa itu hukuman terlalu ringan. Biarkan mereka disini dan jadi mainan kakak ?! "
" hhh. . terserah kakak saja. tapi kalau kakak sampai melewati batas , jangan menyeret ku . . ? sudah aku capek . . .?! " Andi pun pergi ke kamar nya. Yuni tersenyum licik. . .
" Baik lah , manusia pembawa sial , permainan akan segera di mulai . . " kata Yuni dalam hati.
@ kira -kira bagaimana kelanjutan nya ???? tunggu di kisah selanjut nya. Makasih ya othor ucapain buat yang udah ngasih like . .di tunggu vote nya. bye bye
__ADS_1
#