
" mommy . . Abang di terima di sekolah yang abang mau . . . !! " teriak Brian senang seraya berlari di ikuti Alan menghampiri Najwa dan Rubby yang tampak sibuk memasak di dapur .
" Oh ya , , waaah selamat jagoan mommy . . ! " kata Najwa menundukkan badan nya dan memeluk Brian .
" Selamat Abang . .! " kata Rubby ikut memeluk Brian .
" makasih , dek . .! " kata Brian balas memeluk Rubby . Mereka melerai pelukkan nya .
" karena Abang sekarang sudah masuk SD , jadi Abang harus lebih rajin lagi belajar , ya . .! " kata Najwa merapikan rambut Brian
" Iya mom . Abang janji Abang akan lebih giat lagi belajar supaya Abang bisa jadi juara . .! " kata Brian mantap . Najwa tersenyum lembut untuk putra nya .
" Abang , mommy gak nuntut Abang untuk jadi juara . Yang penting Abang belajar dengan baik dan memahami pelajaran yang guru berikan . Mau juara berapa pun mommy akan tetap bangga . Karena setiap orang itu punya batas IQ masing-masing . . dan jangan lupa setiap ilmu yang Abang dapat . Abang bisa bagi sama adek , ya . . " nasehat Najwa .
" Iya , mommy . oh iya , mom . Anty Sandy kapan balik ke sini ? " kata Brian .
" Tadi mommy udah telpon , kata nya udah di jalan , seperti nya sebentar lagi anty Sandy pasti nyampe . ! " kata Najwa .
" Yeee , asyik . akhir nya bisa main lagi bareng anty Sandy . . ! " teriak Rubby heboh . Najwa tertawa pelan. melihat tingkah Rubby .
" Oh iya , dek . Ayo ikut Abang , tadi di jalan Abang minta beliin mainan baru sama Daddy . .! " kata Brian menarik tangan Rubby menjauh .
" oh iya , mainan apa bang ? buat Adek ada kan ? "
" pasti donk. masa cuma buat Abang aja . .Ayo kita ke ruang main . .! "
Najwa tersenyum seraya menggelengkan kepala nya mendengar celotehan kedua bocil itu yang semakin menjauh . Najwa menoleh Alan yang ternyata sedang menatap nya .
" Mau di bikinin kopi ? " tawar Najwa .
" Boleh . . ! " kata Alan seraya duduk di kursi meja makan .
" Tunggu sebentar , ya . ! " kata Najwa melanjutkan memasak untuk makan siang sambil memasak air . Alan tetap memperhatikan aktivitas Najwa , walau Najwa bergerak dengan cepat tapi tetap terlihat anggun membuat Alan terkagum melihat nya . Di tambah raut wajah Najwa yang tampak serius dalam mengerjakan pekerjaan nya , membuat Alan semakin terpesona .
" ini kopi nya , awas masih panas ..! " kata Najwa
" Makasih sayang . . ! " kata Alan
" Sama-sama , ,! " kata Najwa tersenyum .
" Tadi aku lihat ini , coba kamu lihat . . ! " kata Alan mendorong paperbag kecil berwarna merah ke arah Najwa .
" apa ini ? " kata Najwa
" Untuk kamu . coba kamu lihat , bagus gak ? kalau kamu gak suka nanti kita cari yang lain . . ! " kata Alan . Najwa mengambil isi paperbag itu , tampak sebuah kantong kecil berwarna biru , Najwa melirik Alan yang di balas dengan anggukan . Najwa menarik tali pengikat nya dan merogoh isi tas kecil itu . Sontak Najwa tercengang saat melihat sesuatu yang kini sudah berada di tangan nya .
" A, Al . . ini . . . " Najwa tergagap melihat kalung yang dia ketahui adalah salah satu perhiasan termahal di dunia .
" Kamu suka ? " tanya Alan menyesap kopi nya .
" Al , siapa yang gak suka dengan kalung legendaris ini . tapi ini . .
" Kamu pantas memakai nya , Wawa . ! " kata Alan bangkit dan berdiri di samping Najwa . Dia mengambil kalung itu dan memakai duakan nya ke leher Najwa . Setelah terpasang sempurna , Alan membalik badan Najwa dan menangkup wajah Najwa .
" kamu wanita yang tangguh , penyayang , penyabar dan pembawa keberuntungan . Kamu membawa keberuntungan dan kebahagiaan ke dalam rumah ini . Bukan kah istri adalah jantung rumah tangga ? Sebuah kebahagiaan rumah tangga , berasal dari seorang istri . Jadi aku harus membahagiakan ratu ku ini agar semua kebahagiaan masuk ke rumah kita ini . . Selamat ulang tahun , ratu ku . ! " kata Alan . Tampak Najwa berkaca-kaca mendengar ucapan suami baru nya ini . Baru kali ini dia mendapatkan perlakuan istimewa dari yang nama nya suami .
__ADS_1
" Terakhir aku mendapatkan ucapan ulang tahun , sebelum ayah dan ibu ku meninggal . Setelah itu , ,aku . . . . . . hiks , hiks . .! " Najwa tak bisa lagi melenjutkan ucapan nya . Alan langsung memeluk Najwa dan membiarkan Najwa melepaskan emosi yang selama ini dia pendam sendiri .
" Menangis lah , sayang . lepaskan semua kecewa , kesal , dan amarah dari masa lalu mu . keluarkan , jangan biarkan mereka terus menorehkan luka kelam dalam hidup mu . Buanglah mereka semua . Biarkan hati mu kembali kosong seperti kertas putih , dan kita tulis sejarah baru . Sejarah yang penuh cinta dan kebahagiaan . . ! " kata-kata Alan mampu membuat emosi Najwa kembali memuncak kala mengingat masa lalu nya yang penuh dengan rasa sakit . Tangis Najwa semakin keras dan dia luapkan semua emosi nya .
Setelah cukup lama menangis dalam pelukkan Alan , perlahan tangis Najwa mereda , Alan melerai pelukkan nya dan menghapus sisa airmata di wajah Najwa yang berantakan .
" Sudah lebih baik ? " kata Alan . Najwa mengangguk .
" Makasih , Alan . ! " kata Najwa tersenyum manis .
" Terus lah tersenyum , itu lebih baik . Jika ada yang mengganggu mu , katakan pada ku . Biar aku yang memberi mereka pelajaran . .! " kata Alan . Najwa kembali mengangguk dan masuk ke dalam pelukkan Alan .
" Akhirnya , kau menemukan kebahagiaan mu , Najwa . ! " lirih Sandy yang tak sengaja melihat adegan haru itu .
_________
ceklek
" taraaaaaaa . . . . .. !!! "
" anty Sandy . . . !! " teriak Brian dan Rubby bersamaan saat Sandy sengaja mengagetkan mereka . Sandy merentangkan tangan nya menyambut Brian dan Rubby yang berlari kearah nya .
haaap
Sandy menangkap kedua bocil itu dan mengangkat nya lalu berputar seperti baling-baling membuat mereka berteriak heboh .
" aaaaaah , , , lagi , lagi . . waaaaaaah hahahahahhaha. . ! " Brian dan Rubby tertawa riang .
" Brian , Rubby . . kalian kenapa . .??! loh Sandy , kapan kamu nyampe ?? " kata Najwa yang baru datang dan tampak panik , di belakang nya juga berdiri Alan dengan wajah panik .
" Saya baru saja nyampe nona . .! " kata Sandy menurunkan duo bocil .
" Daddy kirain ada apa . . ! " kata Alan .
" Hehe . . ! " Brian dan Rubby terkekeh .
" kalau begitu ayo kita makan siang dulu . abis itu kita belanja untuk keperluan sekolah Abang . . ! " kata Najwa .
" Adek ikut kan , mom .? " kata Rubby .
" pasti Donk . .! "
" yeeee . ..! " teriak duo bocil heboh .
" yuk kita makan dulu . .! " kata Sandy .
S
k
i
p
Keluarga kecil Smith kini sedang berada di sebuah mall besar . Najwa menggandeng Rubby , dan Alan menggandeng Brian . Sedangkan Sandy berjalan di belakang mereka dengan senyum simpul . Diam-diam dia memotret keluarga kecil itu dari arah belakang .
" Kita lihat ke toko itu dulu yuk . ! " ajak Najwa menunjuk sebuah gerai berderet tiga yang menjual semua keperluan sekolah dan kantor . Mereka mengikuti Najwa yang sudah masuk bersama Rubby .
__ADS_1
" Waaah ,, Daddy lihat tas itu , keren banget ..! " kata Brian menunjuk sebuah tas yang berkarakter sebuah animasi .
" Abang suka ? " kata Alan
" Suka , dad .! "
Alan lalu meminta pada seorang penjaga toko yang menghampiri mereka untuk mengambilkan tas yang di maksud Brian . Brian tampak senang saat tas yang dia inginkan sudah berada di tangan nya .
" Mommy . . lihat Abang udah dapat tas yang bagus . .! " kata Brian pada Najwa yang tak jauh dari mereka .
" Adek juga dapat sepatu yang bagus ,lihat . . ! " kata Rubby menunjukkan sebuah sepatu kets warna pink .
" wah bagus banget sepatu Adek . . ! " puji Brian membuat Rubby tertawa senang . Alan tersenyum senang melihat Brian yang selalu membuat Rubby senang .
" sungguh aku beruntung bisa memiliki Najwa dan Brian hingga melengkapi kebahagiaan ku dan Rubby . maafkan aku Alex , karena pernah menyesali keputusan mu . Dan kali ini aku ucapkan terima kasih banyak , adik ku . kau menitipkan anugerah terindah untuk ku dan Rubby . .! "
* * * * *
" Akhirnya , semua perlengkapan sekolah Abang udah lengkap . . ! " kata Najwa .
" Sudah hampir masuk waktu Maghrib , ayo kita sholat dulu ke masjid seberang sana , abis itu kita cari makan . . ! " kata Alan .
Mereka lalu beranjak , Alan membantu Najwa membawakan barang belanjaan , sedangkan Brian dan Rubby di gandeng oleh Sandy . Setelah menyimpan belanjaan ke bagasi mobil mereka langsung menuju masjid di seberang mall bertepatan dengan suara adzan berkumandang .
s
k
i
p
Setelah menunaikan kewajiban sebagai umat muslim , Alan lalu mengajak mereka menuju restoran yang tak jauh dari masjid . Saat masuk ke restoran ternyata semua kursi sudah penuh , untung nya ada pengunjung yang sudah mau keluar hingga Sandy buru-buru berlari dan langsung mengklaim meja itu .
" silahkan , nyonya , tuan . ! " kata Sandy .
" Kau juga duduk lah , Sandy .! ' kata Najwa . Karena sudah mendapatkan izin dari Alan sebelum nya , Sandy tanpa ragu ikut bergabung dengan mereka . Tapi baru saja seorang pelayan datang menghampiri mereka , tiba-tiba . . . .
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
__ADS_1