
"Tunggu . . . !! "
Andi dan Cindy yang sudah berjalan beberapa langkah, menghentikan langkah nya saat mendengar suara Najwa yang menghentikan nya . Dengan sedikit tegang , Andi dan Cindy membalikkan badan nya .
" A . . ada apa , Najwa ?? " kata Andi terlihat gugup .
" Kenapa kau terlihat sangat gugup ?? " kata Najwa dengan wajah bingung . Padahal di dalam hati nya , Hana tertawa puas melihat ekspresi Andi dan Cindy yang seperti maling yang tertangkap basah .
" Tidak ada apa-apa . Ada apa kau menghentikan kami ?? " kata Andi berusaha tenang .
" kenapa kalian terburu-buru pulang ??? apa Kalian . . . . .
Najwa sengaja menggantung kalimat nya. tampak wajah Andi dan Cindy semakin tegang . bahkan Cindy menelan kasar Saliva nya . Najwa menatap Andi dan Cindy bergantian dengan menahan tawa nya .
" Apa . . " kata Andi tercekat
" ada apa , Najwa ?? " kata Cindy dengan wajah sedikit memucat .
" Apa Kalian . . . . . . tidak makan siang dulu ?? " kata Najwa dengan sengaja menjeda kalimat nya . wajah Andi dan Cindy tampak sedikit tenang mendengar ucapan Najwa .
" Tidak , terima kasih . kami masih ada urusan . jadi Kami pulang dulu . . ! " kata Andi . Tapi baru beberapa langkah mereka di kejutkan dengan suara yang ramai dari arah luar , tampak beberapa orang masuk dengan di pimpin oleh David . Wajah Cindy kembali tercengang saat melihat beberapa model wanita yang cukup terkenal berkumpul di rumah Najwa .
" Najwa , Brian . . Hay . . !! " teriak Juwita heboh .
" Haay . . kok kalian bisa tahu rumah ku ?? " kata Najwa sambil cipika cipiki dengan teman-teman model nya .
" David yang mengabari kami kalau Brian kecelakaan setelah pak Alex menelpon nya , karena kami lagi free , jadi kami memutuskan untuk ikut David ke rumah mu . . !! " jelas Chika . Najwa mengangguk mengerti .
" Brian , . gimana keadaan Brian ?? Tante dengar dari om David kalau Brian kecelakaan ?? " kata Chika langsung mengambil Brian dari gendongan Alex .
" Brian , udah sembuh kok Tante . Tante jangan khawatir . . ! " kata Brian . Chika tersenyum dan mencium kedua pipi Brian .
" Hey , gantian . . ! " kata Juwita mengambil Brian dari gendongan Chika , membuat Chika cemberut .
" Juwita kebiasaan deh . aku kan masih kangen sama anak ku . . !! " kata Chika .
" Hey , hey , bangun , ini udah siang . Jangan bermimpi .. ?! " ledek David . mereka tertawa sedangkan Chika semakin cemberut .
" uncle David . . !! " seru Brian senang . David mendekati Brian dan menggendong nya .
" Halo jagoan , gimana , masih sakit luka nya ?? " kata David .
" Gak uncle , gak sakit lagi . . Brian senang , uncle dan tante-tante cantik main ke rumah kami , rumah kami jadi rame . . !! " kata Brian tersenyum manis . membuat Chika yang begitu menyukai Brian , langsung mencium Brian dengan gemas .
" Eh , kebetulan kalian Dateng , tadi aku masak banyak , tapi kedua tamu ku itu pamit pulang , jadi kalian harus menghabiskan masakan ku. . . !! " kata Najwa .
Serentak mereka menoleh Andi dan Cindy yang masih berdiri di tempat nya . Cindy tersenyum semanis mungkin . Sedangkan Andi memasang tampang cool .
" Berhubung kalian ada urusan penting , jadi aku tidak akan menghalangi kalian . . !! " kata Najwa .
" Kebetulan tadi aku dapat pesan kalau pertemuan hari ini di batalkan , jadi kami punya waktu senggang . . !! " jawab Andi dengan memasang gaya se-cool mungkin .
" Ooh . , lalu ?? " pancing Najwa mengernyitkan alis nya .
" Kami akan tetap disini . . !! " jawab Cindy tanpa ragu .
Najwa tersenyum tipis .
" Kalau begitu ayo kita makan . . !! " ajak Najwa .
Mereka berjalan ke dapur mengikuti langkah Najwa . Di meja makan yang panjang , sudah tersedia berbagai hidangan yang menggugah selera , Cindy hampir meneteskan air liur nya .
" Ayo silahkan duduk . . !! " kata Najwa mendekati bangku utama yang biasa di duduki oleh kepala keluarga . namun tanpa di duga , Andi langsung menduduki nya , membuat Najwa terdiam .
" Maaf saudara Andi , seperti nya anda salah posisi . . !! " tegur Alex . mereka langsung menoleh Andi .
" Salah posisi ?? " kenapa ? biasa nya kan laki-laki yang duduk di kursi utama . ! " kata Andi tidak suka di protes .
" Ucapan anda memang benar , Andi . Tapi anda sadar ??? anda bukan kepala keluarga di rumah Najwa . apa anda pantas duduk di sana ?? " kata Alex dengan tajam . Membuat wajah Andi memerah . Tapi dia berusaha mempertahankan wibawa nya di depan para model cantik .
" Anda benar , tuan Alex . Tapi saya rasa Najwa tidak akan keberatan jika saya duduk di kursi utama ini , bukan ?? " kata Andi menatap Najwa dengan sedikit melotot , membuat Najwa tidak senang .
" Maaf tapi ini kursi saya . . !! " jawab Najwa tegas .
__ADS_1
" Najwa , tolong hargai saya . . !! " kata Andi dengan sedikit paksaan . Dia merasa malu di depan para model cantik jika harus berpindah duduk seakan dia tidak di hargai .
" Hahah . . Andi seharusnya kau yang menghargai aku sebagai tuan rumah disini . Kau bukan siapa-siapa di rumah ini . Sedangkan aku adalah pemilik rumah ini . . !! " kata Najwa tidak mau kalah . Karena merasa terpojok , dengan gerakan kasar Andi bangkit dari kursi itu dan berpindah duduk di sebelah David yang duduk paling ujung di sebelah kanan . Sedangkan para wanita duduk di sebelah kiri . Brian di dudukan oleh Alex di kursi tepat di sebelah Najwa .
Najwa melihat Cindy yang sibuk mengambil nasi dan lauk dengan gerakan cepat . Saat Cindy akan memasukan makanan ke mulut nya . . .
" Sebelum kita memulai makan siang , marilah kita berdoa agar makanan yang kita makan semakin berkah . Berdoa di mulai menurut kepercayaan masing-masing . .! kata David . membuat suap Cindy mengambang . Najwa dan yang lain nya menundukkan kepala membaca doa .
" Selesai . . ! " kata David memecah keheningan .
" Silahkan Alex , . . ! " kata Najwa , karena Alex adalah bos mereka , jadi Najwa meminta Alex mengambil nasi dan lauk duluan sebagai tanda penghormatan nya .
" Boleh minta tolong , Wawa ?? " kata Alex menyodorkan piring kosong . Dengan sigap Najwa mengambil piring dari tangan Alex dan mengambilkan nasi ,
" Bapak mau pake apa ?? " kata Najwa .
" Apa aja . . !! " kata Alex .
Najwa sedikit bingung . Dia menatap hidangan di meja . Lalu mengambil sepotong daging rendang berukuran cukup besar , lalu sesendok sayur . dan sepotong ayam goreng .
" Silahkan pak . Kalau kurang silahkan di tambah . . !! " kata Najwa meletakkan piring di depan Alex .
" Terima kasih Wawa . . !? " kata Alex tersenyum tipis .
" Ehem . ehem . . Dav , kayak nya kutub Utara mulai meleleh deh . . !! " kata Chika membuat David terkekeh .
" Dav, mau di ambilin sekalian ?? " kata Najwa .
" Boleh deh . . ! " kata David menyerahkan piring kosong .
" Mau pake apa ?? " kata Najwa
" apa aja . . !! " kata David .
Najwa mengisi piring dengan nasi lalu menambah sesendok sambal dan meletakkan nya di piring , lalu menaruh piring di depan David . David terbelalak melihat isi piring nya lalu menatap Najwa yang terlihat menggigit bibir nya menahan tawa .
" Hahahaha . . . . .
tawa Chika dan Juwita pecah melihat isi piring David di susul tawa Najwa .
" Ok . ok . maaf . . ! " kata Najwa mengambil sepotong daging rendang dan meletakkan nya di piring David . lalu menyendok SOP telur puyuh dan memasukkan nya ke mangkuk kecil dan meletakkan nya di dekat piring David .
" apa Sudah cukup ?? " kata Najwa .
" Cukup . terima kasih Wawa . ! " kata David tersenyum . Cindy yang melihat keakraban Najwa dengan orang-orang penting itu , membuat hati Cindy iri .
" Dasar Najwa ganjen . Bisa-bisanya dia menggoda pria-pria tampan dan kaya ini . Mumpung ada kesempatan aku akan mencoba mendekati mereka . Siapa tahu mereka tertarik dengan ku dan menjadikan aku salah satu model mereka . . ! " batin Cindy .
Cindy bangkit lalu menuangkan air putih ke gelas lalu meletakan nya di depan Alex dan David . mereka hanya melihat sekilas lalu melanjutkan makan nya .
Najwa mengambil piring Brian , mengisi dengan nasi dan opor ayam .
" Makan yang banyak ya sayang .Biar cepat gede . . ! " kata Najwa meletakan piring di depan Brian .
" makasih mamah . . ! " kata Brian mencium pipi Najwa . Najwa tersenyum manis .
" Mau mamah suapin ?? " tawar Najwa . Brian mengangguk . Najwa mulai menyuapi Brian, setelah mulut Brian terisi , Najwa meyuapkan makanan nya ke mulut nya . Alex tersenyum melihat Najwa yang telaten merawat anak nya .
" Sungguh wanita idaman . ! " batin Alex .
Mereka makan dengan tenang setelah sedikit gurauan tadi . Sesekali Andi melirik Chika dan Juwita yang makan dengan gaya elegan . dia melirik Cindy yang makan dengan lahap tanpa mempedulikan Abel yang merengek-rengek di pangkuan nya . Najwa pun melirik Abel yang tampak tidak tenang di pangkuan Cindy.
" Abel diam dulu ,mamah mau makan dulu . . ! " kata Cindy kesal .
" Tante , mungkin Abel juga lapar . maka nya dia menangis . . ! " kata Brian . Namun Cindy tak menghiraukan nya , dia melanjutkan makan nya .
" Mbak , sini biar saya yang suapi Brian . ! " tawar Sarah mendekati Brian .
" Brian gak apa-apa di suapin mbak Sarah ?? " kata Najwa . Brian mengangguk .
" Eh ,Najwa. mending pembantu kamu suruh jagain Abel aja , Brian kan udah gede jadi sudah bisa makan sendiri . sedangkan Abel kan masih kecil , masih perlu di jaga ketat . . ! " kata Cindy tanpa ragu .
" Kenapa kamu gak sewa baby sitter aja buat jaga anak kamu ?? " kata Najwa sambil terus menyuap makanan nya tanpa menoleh Cindy .
__ADS_1
" Maaf mbak , saya di gaji oleh mbak Wawa , jadi saya harus mendahulukan keperluan kedua majikan saya daripada orang lain . . ! " jawab Sarah tegas .
" Baru jadi babu aja belagu . . ! " sentak Cindy .
" Jaga ucapan anda , Cindy . Dia bukan babu , tapi dia asisten saya . Ingat , asisten bukan babu . . !! " kata Najwa menatap Cindy tajam . Cindy menatap Najwa sedikit ngeri .
Alex meletakkan sendok dan garpu secara menyilang di atas piring nya , lalu dia mengambil gelas minum milik Najwa . Najwa tak memprotes nya , dia tahu jika Alex tak mudah percaya dengan kebaikan seseorang yang sudah dia kenal . Apalagi seperti Cindy yang baru pertama kali bertemu , tapi sudah menunjukkan sebuah kebaikan yang secara tiba-tiba . Sedikit banyak nya , Najwa mengetahui sifat Alex setelah sering berinteraksi dalam ruang kerja atau pun dalam ruang santai .
Setelah menyelesaikan makan siang . Mereka kembali ke ruang tamu . Brian tampak selalu menempel pada Alex , dan Alex pun tampak senang dengan Brian , membuat Andi menatap tidak suka . Brian tertawa terbahak-bahak saat Alex menggelitik pinggang Brian .
" Eh , Wa . udah lama nih gak shopping , mumpung lagi kumpul nih , gimana kalau kita hangout malam ini ?? " ajak Juwita .
" eeum . . Sebenarnya aku pengen sih . Tapi Brian masih sakit . gimana Donk . . !! " kata Najwa .
" mamah mau pergi bareng tante-tante cantik ini ?? mamah pergi aja . Brian gak apa-apa kok tinggal di rumah . kan ada mbak Sarah ,sama om Damar dan om Bayu . Jadi Brian ada teman . . !! " kata Brian penuh pengertian .
" Beneran gak apa-apa , sayang ?? " kata Najwa mengusap rambut Brian . Brian mengangguk . Najwa tersenyum lalu mencium puncak kepala Brian .
" iiih . gemes nya . . pengen deh punya anak ganteng , pengertian lagi . . !! " kata Chika gemas .
" Nanti Brian mau titip apa sayang ?? kata Najwa .
" Apa aja deh mah . . !! " kata Brian .
" Eh Dav ,nanti antar kita ke mall ya . . ! " pinta Chika .
" ship . . ! " kata David .
" Najwa , aku ikut kalian , ya . . ! " kata Cindy tanpa rasa malu . sontak membuat ketiga model cantik itu menoleh . Cindy memasang wajah akrab pada mereka .
" Dia sebenar nya siapa sih Wa ?? " kata Chika risih .
" Kamu yakin ?? " kata Najwa .
" Tenang aja . aku punya uang kok . !! " kata Cindy pede .
" Ya udah . . !! " kata Najwa tersenyum miring .
Alex menangkap gelagat aneh dari senyum Najwa . Dia penasaran , apa yang di rencanakan oleh model terkenal nya ini yang berhasil melejitkan nama perusahaan nya ini .
" ya udah karena kalian sudah mempunyai rencana . Saya pamit terlebih dahulu . ! " kata Alex bangkit , Najwa pun ikut bangkit dan .
" Uncle mau pulang ?? " kata Brian .
" Iya . uncle ada urusan , jadi harus pergi . Brian baik-baik di rumah ya . . ! " kata Alex .
" Iya uncle . . ! " Alex mengusap Rambut Brian .
" Ayo aku antar . . ! " kata Najwa. Alex dan Najwa berjalan beriringan menuju pintu .
" Wawa , aku harap kamu hati-hati dengan kedua orang itu . .! " kata Alex .
" Iya pak . . makasih . ! " kata Najwa . Alex masuk ke mobil , pak Jupri membukakan pintu gerbang . Setelah mengklakson sekali, mobil Alex melaju keluar . pak Jupri kembali menutup pintu gerbang . Najwa lalu kembali masuk .Saat Najwa masuk , dia melihat Abel menangis dengan kencang .
" Ada apa ini ?? " kata Najwa menghampiri Cindy . mata nya terbelalak melihat pelipis Abel terluka dan berdarah .
" Astaga . . kenapa Abel bisa terluka seperti ini ?? " kata Najwa .
" Dia terjatuh dari pangkuan ibu nya dan pelipis nya membentur sudut meja . !! " kata Sarah menenangkan Brian yang tampak ketakutan .
" Andi, ayo kita ke rumah sakit . ! " kata Cindy menggendong Abel lalu mereka keluar .
Najwa melihat Brian yang membenamkan wajah nya ke dada Sarah . dia langsung mengambil Brian dan menenangkan nya .
" Sayang . . jangan takut ya . ada mamah . . !! " kata Najwa mengelus punggung Brian .
" Wa , sepertinya Brian trauma sama darah setelah dia kecelakaan . . !! " kata David ikut menenangkan Brian .
" Iya , aku juga berpikir seperti itu . . guys , seperti nya aku gak bisa ikut hangout . Lain kali aja ya . . !! " kata Najwa merasa tidak enak .
" Iya gak apa-apa Wa . Sebaiknya kamu temani Brian . kita bisa Hangout lain kali aja . . ! " kata Chika pengertian.
Mereka akhir nya pamit pulang . teman-teman nya pulang , Najwa membawa Brian ke kamar nya . Dia membaringkan Brian dan memeluk nya . Brian masih memeluk Najwa erat .
__ADS_1
" Tidur lah , sayang . . mamah akan menemani Brian . . !! " kata Najwa menepuk-nepuk bokong Brian agar dia tertidur . Tak lama Brian pun terlelap tidur bersamaan dengan Najwa yang ikut terlelap .
BERSAMBUNG . .